Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Billionaire

Belenggu Cinta Sang Billionaire

Demi membiayai pengobatan sang adik, Krystal terpaksa meminta bantuan finansial kepada Kaivan Bastian Mahendra. Namun, dukungan dana dari sang miliarder tidaklah cuma-cuma. Krystal harus membayar mahal dengan kesediaannya menjadi istri kedua pria tersebut. Terjebak dalam pernikahan yang rumit dan penuh tekanan, mampukah Krystal bertahan menjalani kehidupan barunya? Sebuah kisah tentang pengorbanan dan cinta yang terbelenggu oleh sebuah syarat berat.
Bab
Bagikan

Bab 3

Resmi menjadi istri kedua Kaivan Bastian Mahendra adalah suatu hal yang menjadi mimpi buruk bagi Krystal. Di dunia ini tidak ada yang menginginkan menjadi istri kedua. Tidak. Tepatnya Krystal hanya menjadi istri simpanan sampai dirinya bisa hamil dan melahirkan anak untuk Kaivan. Setelah Krystal melahirkan anak maka kesepakatan antara dirinya dan Kaivan berakhir. Ya, hari ini Krystal dan Kaivan telah resmi menjadi sepasang suami istri. Sungguh, air mata Krystal tak mampu tertahan kala dirinya sah menjadi istri Kaivan. Tentu Krystal menangis bukanlah air mata kebahagiaan.

Hal yang membuat Krystal tidak mampu menahan air matanya kala di ujung sana, Krystal melihat seorang wanita yang sangat cantik dengan balutan gaun berwarna maroon terus menatapnya. Sepanjang proses pernikahan wanita itu tidak henti melihat dirinya dan Kaivan. Pernikahan yang hanya disaksikan tidak lebih dari lima orang.

“Krystal, ikut aku. Aku akan mengenalkanmu pada seseorang.” Kaivan berucap tegas sontak membuat Krystal yang melamun sedikit terkejut.

Krystal menganggukan kepalanya pelan seraya menghapus sisa air matanya. Dia tidak ingin menunjukan wajah kerapuhannya pada orang lain. Sejak tadi Krystal tidak mau berucap sepatah kata pun. Dia melangkah mengikuti Kaivan. Balutan kebaya putih dengan sanggul sederhana yang Krystal kenakan tetap membuatnya terlihat sangat cantik dan anggun. Sama halnya dengan Kaivan—pria itu memakai jas formal berwarna hitam, membuat pria itu terlihat gagah dan mempesona.

“Krystal kenalkan dia Livia, istri pertamaku.” Kaivan berucap memperkenalkan sosok wanita cantik yang ada di hadapannya. Tampak raut wajah Kaivan tetap dingin dan datar kala memperkenalkan istri pertamanya.

Seketika Krystal membeku kala diperkenalkan langsung oleh istri pertama Kaivan. Tenggorokannya tercekat. Lidahnya begitu kelu. Rasanya Krystal tidak mampu berucap sedikit pun. Tampak wajah Krystal begitu gugup. Kini Krystal saling beradu pandang pada Livia. Ya, Krystal mengakui Livia, istri Kaivan sangatlah cantik. Wajahnya anggun dan begitu berkelas.

“Livia Mahendra.” Livia mengulurkan tangannya pada Krystal. Wanita itu memperkenalkan diri dengan suara yang lembut namun tersirat tegas. Pun Krystal akhirnya menyambut jabatan tangan Livia. Krystal tetap berusaha untuk memberikan sebuah senyuman.

“Krystal.” Krystal berucap pelan kala memperkenalkan dirinya. Dia hanya menyebutkan nama depannya. Meski sekarang sudah resmi menjadi istri kedua Kaivan, rasanya Krystal merasa tidak pantas jika menyebutkan nama “Mahendra” di belakang namanya. Terlebih Krystal berkenalan langsung dengan istri pertama Kaivan.

Livia tersenyum. “Terima kasih kamu menerima kesepakatan dari suamiku. Aku sangat menghargai keputusanmu, Krystal.”

Krystal terdiam sejenak mendengar kata-kata lembut Livia. Dari cara bicaranya Livia adalah wanita yang lembut dan baik. Rasanya dirinya begitu berdosa. Tentu Krystal tahu, Livia sangat terluka pada dirinya yang telah menjadi istri kedua Kaivan. Walau itu hanya demi sebuah kesepakatan. Mulut mungkin bisa berbohong mengatakan baik-baik saja. Sayangnya mata tidak pernah bisa berbohong. Krystal bisa melihat tatapan kesedihan di mata Livia. Sejak selama proses pernikahan berlangsung, Livia terus memberikan tatapan penuh arti padanya dan Kaivan.

Hingga kemudian, Krystal hanya memberikan senyuman hangat merespon ucapan Livia. Dia tidak tahu harus menjawab apa ucapan Livia.

“Aku tidak bisa berlama-lama di sini. Kamu pulanglah, Livia. Sopir akan mengantarmu,” ucap Kaivan dingin dengan raut wajah tanpa ekpresi pada Livia.

Setelah mengatakan itu, Kaivan langsung merengkuh bahu Krystal membawanya meninggalkan Livia yang masih bergeming dari tempatnya. Tatapan Livia terus menatap punggung Kaivan yang mulai menghilang dari pandangannya.

***

Krystal melangkahkan kakinya memasuki sebuah kamar megah. Kamar yang bahkan sepuluh kali lipat lebih besar dari kamar pribadinya di rumahnya. Sesaat raut wajah Krystal tampak begitu gugup. Beberapa kali Krystal menelan salivanya susah payah kala memasuki kamar itu.

Kaivan membuka jasnya, dan dengan santai Kaivan meletakan jas yang tadi dia pakai ke sofa yang tak jauh dari mereka. “Apa kamu tidak mau ganti pakaianmu?” tanyanya dingin dengan raut wajah datar.

“T-Tuan, saya—”

“Tuan?” Alis Kaivan terangkat kala Krystal memanggilnya masih dengan sebutan “Tuan” Gadis di hadapannya itu bahkan telah resmi menjadi istrinya, tapi masih saja memanggilnya dengan sebutan itu. “Kenapa kamu masih berbicara formal denganku? Aku rasa kamu tidak lupa ingatan. Kita telah resmi menjadi suami istri. Kamu cukup panggil namaku. Dan berhenti berbicara formal denganku.”

Krystal menelan salivanya susah payah. “Iya, Tuan. M-Maaf. Maksudku Kaivan,” ucapnya terbata-bata. Ini pertama kali Krystal memanggil nama Kaivan hanya dengan sebutan nama. Rasanya sangat aneh. Dia belum terbiasa akan itu.

Kaivan membuka kancing kemeja di pergelangan tangannya. Dia melangkah mendekat pada Krystal yang wajahnya tampak pucat itu. “Kamu gugup karena ini malam pertama kita?” tanyanya dengan tatapan tak lepas menatap mata Krystal.

Wajah Krystal kian pucat kala Kaivan kembali mengingatkan dirinya bahwa malam ini adalah malam pertamanya. Degup jantung Krystal berpacu kencang saat Kaivan melangkah mendekat ke arahnya.

“A-Aku—”

“Rileks, Krystal.” Kaivan membelai sedikit kasar pipi Krystal. Membuat Krystal semakin gugup. “Kapan terakhir kamu tidur dengan mantan pacarmu?” tanyanya yang sontak membuat Krystal terkejut.

Raut wajah Krystal tampak kian gugup dan bingung menjawab pertanyaan Kaivan. Didetik selanjutnya, Krystal menggelengkan kepalanya dan menjawab pelan, “A-Aku belum pernah.”

Alis Kaivan bertautan, menatap lekat Krystal. Wajah dingin dan arogannya tetap diam, namun tersirat keterkejutan. “Apa maksudmu belum pernah?”

Krystal menelan salivanya susah payah. “Aku belum pernah melakukannya.”

Sepasang iris mata cokelat gelap Kaivan tampak semakin terkejut. Dia tetap diam, menatap lekat Krystal. Tersirat mata Kaivan menunjukan tatapan tak percaya. Pasalnya, Krystal sudah lebih dari 20 tahun. Bahkan saat dulu Kaivan menikah dengan Livia, istri pertamanya itu sudah tidak lagi perawan. Bagaimana mungkin di jaman seperti ini masih ada wanita yang perawan? Rasanya itu benar-benar mustahil.

“Maksudmu, kamu masih perawan?” Kaivan bertanya dengan nada dingin dan tatapan yang tak lepas menatap Krystal. Dia mulai melangkahkan kakinya mendekat pada Krystal.

Krystal mengangguk dalam wajah yang panik kala Kaivan semakin mendekat padanya. Dengan pelan, Krystal melangkahkan kakinya mundur ketika Kaivan terus mendekat ke arahnya.

Seringai di wajah Kaivan terlukis melihat anggukan kepala Krystal. Dia langsung mendorong tubuh Krystal ke ranjang luas. “Kalau begitu aku akan menunjukannya padamu, Krystal.”

Wajah Krystal semakin pucat. Dia mencengkram kuat sprei. Berkali-kali Krystal menelan salivanya susah payah saat dirinya sudah terbaring di ranjang megah itu.

“Rileks, Krystal. Aku tidak akan menyakitimu.” Kaivan berbisik kala dirinya sudah memenjarakan Krystal di bawah tubuhnya, di atas hamparan ranjang yang megah itu.

Sudut mata Krystal mengeluarkan air matanya. Dia hendak membuang wajahnya kala Kaivan mulai melucuti pakaiannya. Sayangnya, Kaivan tidak membiarkan itu. Pria itu menarik dagu Krystal memaksa gadis itu untuk melihatnya.

Hingga saat tubuh keduanya telah polos tanpa sehelai benang pun, terdengar suara jeritan Krystal memenuhi kamar megah itu. Krystal merasakan pusat tubuhnya terbelah. Dia mencengkram kuat sprei. Bulir air matanya tak henti berlinang.

Ya, pada akhirnya Krystal menjatuhkan dirinya pada sosok pria yang memberikan sebuah kesepakatan. Kesepakatan yang Krystal tahu kelak dirinya akan menyesali semua ini. Namun, Krystal menyadari tidak ada jalan untuknya kembali.

“Kaivan…” Suara Krystal begitu lembut di telinga Kaivan. Pria itu hanya tersenyum samar melihat gadis yang ada di bawahnya hanya pasrah dan tak berdaya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95FPC" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95FPC
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
9.8
Selama tiga tahun, pengabdian Giselle hanya dibalas kebencian oleh Lucian. Setelah menyerah pada pernikahan yang menyesakkan itu, Giselle bangkit menjadi CEO saingan dengan berbagai identitas rahasia sebagai peretas hingga desainer ternama. Lucian yang awalnya meremehkan justru terobsesi untuk mengejarnya kembali saat rahasia Giselle terungkap. Meski Lucian memohon kesempatan kedua dengan segala cara, bagi Giselle, penyesalan suaminya sudah sangat terlambat.
Sampul Novel Cinta Terhalang Ukuran
9.4
Dhipta Wisnu Pratama tampak memiliki segalanya sebagai pewaris kaya raya dengan wajah tampan. Namun, di balik kemewahannya, ia menyimpan kekurangan fisik yang membuatnya ragu akan ketulusan cinta. Tantangan terbesarnya muncul saat ia jatuh hati pada Anandhila Prameswary, seorang aktris dan model papan atas yang mempesona. Mampukah Dhipta memenangkan hati Dhila dan meyakinkannya untuk menikah meski ia tidak sempurna? Inilah perjuangan Dhipta mengejar cinta sejati.
Sampul Novel Diary Istri CEO
9.5
Aisyah, lulusan Manajemen Pendidikan Islam, merantau ke Jakarta demi berdakwah. Namun, ia justru dihina saat melamar kerja di perusahaan milik Rahman. Rahman adalah CEO sukses yang berubah nakal setelah batal menikah dengan Cindy akibat masalah kesuburan. Takdir membawa Aisyah mendengar rahasia Rahman hingga ia bersedia menikah demi kehormatan. Meski ragu akan kondisinya, Rahman mencoba menerima syarat Aisyah untuk berikhtiar bersama demi masa depan mereka.
Sampul Novel DIBUANG MANTAN TUNANGAN, DICINTAI MANTAN AYAH MERTUA
8.6
Reza berniat menepati janji pada sahabatnya dengan menjodohkan putranya, Krisna, dengan Vivi. Namun, Krisna justru mengkhianati Vivi dengan melamar wanita lain di hari ulang tahun gadis itu. Demi melindungi Vivi dan membalaskan rasa sakit hatinya, Reza mengambil langkah drastis yang mengejutkan seluruh keluarga. Ia melamar Vivi, mantan calon menantunya sendiri, agar wanita itu bisa merebut kembali martabat serta hak yang seharusnya ia miliki selama ini.
Sampul Novel Kehidupan Istri Seorang Milyarder
8.4
Demi imbalan seratus juta, seorang wanita menyelamatkan pria yang ternyata miliarder paling berpengaruh di kota. Sang presiden kaya yang terobsesi mulai mengejarnya dan menawarkan mahar fantastis untuk menikah. Meski ditagih janji uangnya, sang wanita tegas menolak lamaran karena tidak tertarik pada sosoknya. Namun, pria dominan itu justru menaikkan tawaran menjadi satu miliar dan dengan berani mengajukan dirinya sendiri sebagai hadiah tambahan hadiah.
Sampul Novel Magnet Cinta Sang Penguasa
9.5
Evelyn adalah desainer berbakat yang kesulitan mewujudkan mimpinya karena modal terbatas. Saat pameran di New York, ia bertemu Alexander, miliarder ambisius yang menawarkan bantuan karier. Di balik sosoknya yang kaku, Alexander ternyata humoris dan penyayang hingga membuat Evelyn jatuh hati. Meski cinta mereka bersemi, perbedaan status dan rasa iri dari pihak luar mulai mengancam. Kini, keduanya harus berjuang mempertahankan hubungan dari badai rintangan.