Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Belenggu Ceo Bastard

Belenggu Ceo Bastard

Nica terperangkap dalam penderitaan saat Dave, sang miliarder kejam, memaksakan kehendaknya tanpa rasa iba. Meski Nica menangis kesakitan akibat perlakuan kasarnya, Dave justru merasa puas dan terus menyiksanya dengan tindakan yang merendahkan. Bagi Dave, air mata Nica adalah hiburan, sementara Nica hanya bisa merintih dalam belenggu kekuasaan pria yang menganggapnya sebagai pemuas nafsu semata. Hubungan penuh paksaan ini menjadi awal dari trauma yang mendalam bagi Nica.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aaaaarrrrggghhhhttt!!!."

Dave berteriak panjang saat mencapai puncak seraya m3ny3mburkan kan cairan lengket di wajah seorang gadis yang menemani nya pagi ini.

"Oh yes Baby.." Balas gadis berambut blonde yang bernama Jenni seraya membersihkan cairan lengket milik Dave dengan jemarinya dan memasukan nya kedalam mulut.

Dave lantas bangkit menuju kamar mandi dan mengguyur tubuh, setelah selesai ia pun keluar dan memakai kembali pakaian nya, setelah itu pergi meninggalkan Jenni yang tertidur dengan lelap di Hotel tempat mereka menginap.

Tepat nya salah satu hotel yang ada di Ibukota.

Dave berjalan menuju ke parkiran kemudian melesak membawa mobil nya menuju ke Bandara. Sesampai nya di Bandara ia segera memesan tiket penerbangan menuju ke pulau dewata.

Ya...terlahir sebagai anak konglomerat membuat nya dengan mudah pergi kemanapun yang ia suka dan mau, apa lagi ia adalah seorang anak tunggal.

Dan kakek begitu memanjakan Dave sedari ia kecil.

Duduk di sebuah bangku pesawat seraya menutup telinga dengan earphone dan mendengarkan lagu dari salah satu band luar negri favorite adalah kebiasaan Dave saat menunggu pesawat Take off.

duduk dengan santai memejamkan mata tanpa perduli dengan sekitar nya.

Meski terlahir kaya, bukan berarti Dave tipe pria yang suka pamer naik pesawat kelas bisnis atau sejenis nya, bagi nya yang terpenting saat itu juga ia bisa pergi dan mendapatkan tiket untuk segera sampai di tempat yang ingin di tuju.

Seseorang duduk di sebelah bangku nya,jika di hirup dari bau parfum nya dia adalah wanita, Dave hanya diam tanpa menoleh ke arah penumpang lain di sebelah yang baru saja duduk.

Setelah menunggu beberapa saat pesawat pun Take off.

Perjalanan yang tak memakan waktu lama, karna hanya dari Jakarta ke Bali namun penumpang di sebelah nya tiba tiba menyandarkan kepala nya dan tertidur di bahu Dave. Terang itu semua membuat mata Dave melirik ke arah penumpang di sebelahnya.

Dan ternyata benar seorang wanita cantik dan sexy dengan pakaian panjang yang ketat tertidur dengan lelap di bahu Dave.

*Rasa nya benar benar memuakan, bagaimana bisa ia menyandarkan kepala nya pada orang yang belum ia kenal. * batin Dave dalam hati.

"Oi bangun lo berat." Ucap Dave pada si perempuan. Wanita itu pun mengerjapkan mata nya dan bangun.

"Sorry..gue ngantuk." Balas nya seraya bangun kemudian menyandarkan kepala nya di bangku dan kembali tidur. Dave melirik ke arah nya, jika di pandang pandang lumayan cantik juga batin Dave dalam hati.

"Jangan di lihat, jika tak mau jatuh hati bung."

Tiba tiba wanita di sebelah nya dengan absurd berkata demikian.

"Heh, gue bahkan tidak sudi menodai mata gue cuma untuk melihat cewek modelan seperti lo." Balas Dave ketus seraya memakai kembali kacamata nya yang sempat ia naikan dan memalingkan pandangan nya melihat keluar jendela di mana awan tampak begitu indah.

"Heh sombong, bahkan modelan seperti gue pun gak sudi jika di pandang oleh mata minus lo." Balas wanita di samping Dave tak kalah ketus. Entah mengapa Dave terpancing untuk menanggapi celoteh si wanita, dan ini adalah kali pertama di mana seorang wanita mentah mentah mengejek ia, di saat yang lain dengan suka rela melepaskan tubuh nya kepelukan Dave. Ia pun memiringkan badan nya, melepas kaca mata dan memandang ke arah si wanita.

"Ckckck..jadi wanita seperti ini yang tak sudi di pandang oleh mata indah ku."

Ucap Dave pada nya yang menyilangkan tangan di dada dengan mata terpejam, membuat dua gundukan yang membusung itu menyembul dari belahan kaos stret panjang yang di pakai.

"Berhentilah mengajak ku berdebat, aku tak memiliki waktu untuk melayani celoteh mu."

Balas si wanita yang membuat Dave sedikit geram namun kemudian memilih untuk diam dan tak mengganggu nya, malas juga rasa nya membuang buang waktu hanya untuk berdebat dengan wanita yang hanya kebetulan duduk berdampingan dengan nya itu.

Tak lama kemudian pesawat pun landing, Dave dengan sengaja turun terlebih dahulu dan dengan sengaja pula menggeser duduk nya dengan terburu buru menggunakan kaki nya.

"He e ...eh bisa sabar dikit gak si."

Kesal wanita itu pada Dave, namun Dave tak menghiraukan nya, dan hanya menyebikan bibir sexy nya serta menaikan satu alis meledek si wanita.

Setelah itu ia pun turun dan segera keluar dari bandara menuju ke sebuah hotel yang telah di pesan melalui aplikasi biru.

Sesampai nya di dalam kamar hotel ponsel miliknya berdering, sebuah panggilan masuk dari Jenny.

(Apa.)

(Lo kemana sih,kok gue bangun udah gak ada)

(Gue ada di Bali) Jawabnya singkat

(What!!! Lo tega tau gak ninggalin gue sendirian)

(Udah nanya nya?) Tanya Dave seraya melepas sepatu dan merebahkan tubuh nya ke ranjang.

(Dave lo...keterlaluan tau gak!!.) Balas Jenny dengan geram sedang Dave segera mematikan sambungan telfon dan tanpa perduli dengan kemarahan Jenny.

Jenny sendiri adalah perempuan yang menyukai Dave sejak masih duduk di bangku kuliah.

Meski Dave sering mengabaikan nya namun ia terus menerus mengejar Dave bahkan di beberapa pertemuan ia dengan suka rela melemparkan tubuh nya dalam pelukan Dave, Dave sendiri tak menyukai Jenni lantaran ia adalah tipe wanita liar dan manja yang senang menuntut.

sejauh ini hubungan nya dengan Jenni hanya sebatas pemuas nafsu saat ia tengah malas pergi ke club malam untuk berkencan dengan para j4l4ng di luar sana.

Dave adalah tipe laki laki yang menyukai kebebasan dan tak mau terkekang lantaran sebuah ikatan hubungan. Dave lantas mencoba memejamkan matanya karena ia begitu lelah setelah menempuh perjalanan, ia juga belum sempat beristirahat setelah sebelumnya sempat berolahraga bersama dengan Jenni.

"Kapan wanita sialan itu akan pergi menjauh dari hidup gue.'' ucap nya lirih, ia merasa begitu frustasi karena Jenni tidak juga berhenti mengejarnya meski sudah sering kali ia abaikan dan hanya ia dia siakan. Dan sialnya Jenni selalu saja datang tepat di saat ia butuh pelampiasan karena malas pergi. Di tempat lain ayah Dave tengah marah pada istrinya karena putra semata wayang yang ia harapkan bisa menjadi penerus nya justru senang sekali membuat onar dan tidak pernah mau sekalipun datang ke kantor dan belajar mengelola perusahaan. Dave justru terus menghabiskan waktunya untuk berpergian kemanapun ia suka dan bermain wanita sepuasnya. Andika merasa begitu frustasi menghadapi kelakuan putranya dan selalu menyalahkan istri serta papanya yang teramat memanjakan Dave sedari kecil. Dave sendiri masih ingin memuaskan masa mudanya dan sedikitpun belum terlintas dalam benaknya untuk turut mengelola perusahaan sesuai dengan permintaan sang ayah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BLIND HEART
9.7
Silvana, mahasiswi tingkat akhir yang terdesak biaya wisuda, terpaksa mencari pekerjaan sampingan demi membantu ayahnya. Alih-alih menjaga anak kecil, ia justru harus mengasuh Max Elgort, miliarder buta yang sangat temperamental. Di tengah bentakan Max, benih cinta mulai tumbuh di hati Silvana. Namun, Max masih terbelenggu bayang-bayang mendiang kekasihnya yang tewas dalam kecelakaan pemicu kebutaannya. Akankah Silvana bertahan saat Max masih setia pada janji masa lalunya?
Sampul Novel Bukan Bonekamu Lagi
9.4
Sejak kecil, Vivian dijodohkan dengan Adriel, pewaris takhta Keluarga Mahendra. Namun, malam penyerahan dirinya yang dianggap suci justru menjadi lelucon bagi Adriel. Setelah mendengar Adriel merendahkannya dan berencana menikahi wanita lain demi ambisi, hati Vivian hancur. Sadar dirinya hanya dianggap mainan, Vivian menolak menjadi boneka lagi. Ia segera menghubungi Indra Wijaya untuk dipindahkan sejauh mungkin dari Adriel sebelum upacara promosi tiga hari lagi, bertekad memulai hidup baru.
Sampul Novel Dikejar Lagi oleh Istri CEOku
8.7
Setelah tiga tahun menjalani biduk rumah tangga, hubungan suami istri ini berakhir di ambang kehancuran. Sang istri yang kini telah mencapai puncak kesuksesan memilih untuk melayangkan gugatan cerai. Dia memandang rendah suaminya, menuduhnya sebagai pria pemalas yang tidak memiliki masa depan dan tidak berguna. Namun, di balik keangkuhannya, wanita itu sama sekali tidak menyadari sebuah kenyataan besar: seluruh pencapaian, kekayaan, dan kesuksesan yang ia banggakan saat ini sebenarnya adalah pemberian rahasia dari suaminya sendiri.
Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
Julian Evans, CEO tampan nan kaya, menghadapi satu penolakan besar dari sekretarisnya sendiri, Mia Sanders. Meski saling mencintai, Mia yang merupakan anak pelayan keluarga Evans memilih memendam rasa demi balas budi dan status sosial. Ia menganggap hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak menyerah dan menantang keraguan Mia untuk membuktikan keseriusannya. Mampukah kegigihan Julian meluluhkan hati Mia dan meyakinkannya bahwa cinta mereka layak diperjuangkan?
Sampul Novel Kita Tidak Akan Pernah Berpisah Lagi
9.6
Pasca tewas tragis akibat cinta buta, Maeve terlahir kembali dengan tekad menjalani hidup baru yang bebas. Ia pun menghancurkan ambisi rival lamanya di dunia musik melalui bakat yang tak tertandingi. Sambil meniti puncak karier, Maeve tetap menunjukkan sisi lembut pada pria yang dicintainya. Di balik ketegasannya, ia tak ragu menggoda sang kekasih hingga pria itu membalasnya dengan bisikan penuh gairah yang menjanjikan malam tak terlupakan.
Sampul Novel Mengejar cinta Kayana
8.5
Rafandra Wirautama, pewaris tunggal kaya raya berusia 30 tahun, menolak perjodohan demi mencari pasangan idealnya. Takdir mempertemukannya dengan Kayana Tantri, wanita 28 tahun yang cerdas namun sangat ketus. Meski awalnya terlibat adu mulut yang sengit, pesona Kayana justru meluluhkan hati Rafandra. Demi memenangkan cintanya, Rafandra nekat menyamar menjadi pria sederhana. Jika penyamarannya gagal, ia terpaksa menyerah dan menerima pernikahan pilihan keluarganya.