Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya

Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya

Evelin selalu dianggap sebagai itik buruk rupa yang diasingkan keluarga. Saat Paramita, saudari tirinya yang sempurna, hendak menikahi CEO Carlos, kejutan besar terjadi ketika Carlos justru memilih menikahi Evelin. Di tengah cemoohan publik, Evelin membongkar rahasia besarnya sebagai ahli keuangan, genius AI, hingga penyembuh ajaib. Saat para pembencinya bersujud memohon maaf, Carlos memamerkan kecantikan asli Evelin yang memukau dunia tanpa perlu persetujuan siapa pun.
Bab
Bagikan

Bab 3

Ketika pewaris Keluarga Ernanda menikah, setiap aspek pernikahannya sangatlah mewah—dia memancarkan kemewahan dari setiap sudut, dipenuhi berlian dan kekuasaan.

Gaun seharga dua ratus miliar rupiah, bertabur lebih dari 400.000 berlian dan mutiara, menjadi permata mahkota upacara tersebut. Paramita telah bermimpi tentang berjalan menuju altar dengan gaun itu selama yang bisa diingatnya.

Menyadari perbedaan besar antara Keluarga Januardi dan Keluarga Ernanda, Kirani dan Darwin berusaha keras untuk menjaga penampilan. Mereka telah menyiapkan satu triliun rupiah sebagai mas kawin, dengan tujuan menikahkan Paramita dalam sebuah tontonan megah yang akan membuat seluruh kota merasa kagum. Namun, pada akhirnya, semuanya menjadi milik Evelin.

Gaun pengantin yang didatangkan langsung dari merek gaun ternama di luar negeri kini dikenakan Evelin. Kirani, Darwin, dan Paramita hanya bisa menyaksikan bagaimana semua yang mereka kumpulkan selama separuh hidup mereka jatuh pada gadis yang salah—kemarahan hampir membuat mereka muntah darah.

Evelin hampir tidak dapat menahan tawanya, tetapi dengan Carlos yang berdiri tepat di sampingnya, dia menahan diri dan menjaga ekspresinya tetap datar. Reputasi Carlos tidak diragukan lagi—berbahaya, tegas, dan mustahil diprediksi. Dia tahu, sebaiknya dia tidak bersikap ceroboh. Dia masih tidak tahu bagaimana dia bisa menjadi istrinya, tetapi dia harus menyelidikinya sampai jelas.

Segerombolan wartawan berkerumun di luar vila Keluarga Januardi, haus akan informasi apa pun terkait cerita itu. Alih-alih membuat keributan, Carlos malah menghindari mobil pernikahan dan terbang bersama Evelin dengan helikopter pribadi.

Air mata mengalir di wajah Paramita saat helikopter itu meninggalkan vila Keluarga Januardi. "Bu, apakah impianku menjadi istri orang terkaya benar-benar hilang?"

"Tidak akan!" Suara Kirani dipenuhi dengan kebencian saat dia berkata, "Bagaimana mungkin Carlos bersedia menikahi wanita jelek dan dijebak seperti ini? Evelin didorong ke dalam hidupnya. Siapa tahu? Evelin mungkin akan meninggal sebelum malam pernikahannya berakhir."

Secercah percikan cahaya muncul di balik air mata Paramita. "Bu, Ibu pikir Carlos benar-benar akan menyingkirkannya?"

Kirani tersenyum dingin. "Begitu Evelin sudah mati, Carlos pasti akan kembali mencarimu. Pertahankan posisimu sebagai sosialita nomor satu Uto. Cepat atau lambat, kamu akan menjadi istrinya."

Karena Kirani dan Paramita mampu membayangkan Carlos mungkin akan mengatur rencana menjadi duda, Evelin, dengan pikirannya yang tajam, sudah pasti mempertimbangkan kemungkinan itu.

Meskipun Evelin belum pernah bertemu Carlos secara langsung sampai hari ini, dia sudah mendengar setiap rumor yang ada tentang pria itu. Orang-orang menggambarkannya sebagai orang yang berdarah dingin, bahkan kejam. Dia adalah tipe pria yang menghancurkan siapa pun yang berani menghalangi jalannya. Mereka yang menyinggung perasaannya akan mati atau menjalani kehidupan yang lebih buruk daripada kematian. Dia tidak ingin menyinggung atau menguji kesabaran pria seperti itu.

Evelin menundukkan kepala sepanjang upacara pernikahan. Begitu mereka melangkah ke kamar tidur, Evelin duduk di tepi tempat tidur dan tetap diam.

Di seberang ruangan, Carlos melepas jasnya dan menjatuhkan diri ke sofa. Sorot mata tajamnya tertuju ke arahnya—intens, seolah-olah dia bisa membaca pikirannya hanya dengan satu tatapan.

Beberapa jam yang lalu, Evelin tampak seperti orang yang hancur—eyelinernya belepotan, rambutnya kusut, dan riasan wajahnya membuatnya tampak sepuluh tahun lebih tua. Namun kini, di balik cadar lembut yang menutupi wajahnya, dia tampak anggun dalam gaun berkilauan itu. Kulitnya bersinar, sosoknya halus dan tenang. Dia menakjubkan.

Evelin memiliki legendanya sendiri, yang gelap dan berliku-liku. Pada usia lima tahun, menurut rumor, dia telah menyalakan api yang membunuh ibunya dan membakar wajahnya sendiri. Beberapa orang menyebutnya terkutuk. Yang lain menyebutnya pembunuh. Pokoknya, tak ada seorang pun yang melihat kepolosan saat mereka memandangnya.

Mereka menjulukinya bodoh dan jelek, tetapi Carlos tidak melihat satu pun hal itu. Matanya yang tajam, licik, dan penuh cahaya mengungkap jati dirinya. Evelin bukan tidak tahu apa-apa. Wanita itu cerdik. Apa pun permainannya, Evelin memainkannya dengan baik. Ketika Paramita menerjangnya sebelumnya, Evelin telah menyelinap di belakangnya dengan sangat mudah. Orang lain mungkin mengabaikannya sebagai naluri, tetapi Carlos melihat kendali sempurna dalam gerak kakinya. Ketepatan seperti itu tidak datang dari rasa takut—melainkan datang dari latihan.

Namun, semua hal itu tidak berarti apa-apa baginya jika dibandingkan dengan satu hal yang penting—bagaimana namanya terikat dengan nama wanita itu dalam sebuah pernikahan. Siapa yang punya kemampuan sebesar itu? Dia dinikahkan dengan seorang wanita tanpa sepengetahuannya? Apa tujuan mereka melakukan hal seperti itu? Apakah Evelin benar-benar tidak tahu apa-apa tentang itu?

"Kamu tidak kesulitan berbicara sebelumnya. Kenapa begitu diam sekarang?" Nada bicara Carlos mengiris keheningan bagai beling.

Evelin menegang, hawa dingin menjalar ke tulang punggungnya sebelum dia bisa menghentikannya. "Pak Carlos, bukannya aku berencana untuk menikah ... aku benar-benar tidak bisa menghilangkan rasa bersalah ini."

Tinggal di rumah tangga Keluarga Ernanda disertai dengan aturan-aturan, dan Evelin memahaminya dengan cepat. Senyuman lembut di sini, kata-kata yang tepat di sana—itu bisa menjadi pembeda antara bertahan hidup dan bencana.

Tawa kering keluar dari bibir Carlos. Evelin sedang bersandiwara, dan dia tidak mau memercayainya sedetik pun. Sebelumnya, wanita itu memanggilnya "suamiku" di hadapan Paramita seolah-olah itu adalah hal yang paling wajar di dunia. Tidak ada sedikit pun tanda-tanda rasa bersalah dalam suaranya. Dia hanya akan menunggu untuk melihat seberapa lama Evelin bisa meneruskan sandiwara itu.

Evelin tahu pria itu tidak memercayainya. Dia tidak mengharapkannya. Dia hanya perlu menghindari memberinya alasan untuk menyerang.

Saat dia masih memikirkan langkah selanjutnya dalam benaknya, Carlos bangkit tanpa peringatan dan melintasi ruangan dengan langkah santai dan hati-hati.

Tanpa sepatah kata pun, dia membungkuk dan merengkuhnya ke dalam pelukannya sebelum dia sempat memahami apa yang sedang terjadi.

Digendong ala tuan putri seperti ini membuatnya kaget sampai hatinya berdebar kencang. "Pak Carlos, apa ... apa yang sedang kamu lakukan?"

Carlos meliriknya, senyum licik muncul di sudut bibirnya. "Katakan padaku—menurutmu apa yang seharusnya dilakukan pasangan pengantin baru pada malam pernikahan mereka?"

Tiba-tiba dunia seolah-olah menjadi terasa miring saat Carlos melemparkannya ke tempat tidur, tubuh pria itu menutup ruang di antara mereka seperti awan badai yang bergulung datang.

Kasur bergoyang di bawahnya, aroma pria itu menyelimutinya sepenuhnya, dan Evelin pun terdiam. Dengan rambut palsu dan riasan wajahnya yang mengerikan, apakah Carlos benar-benar sanggup melakukannya?

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Chasing Vampire
9.1
Julian Donyoung, vampir berusia dua abad, mengembara demi membalas dendam atas kematian ibunya sejak perang klan tahun 1822. Meski enggan berurusan dengan manusia, ia justru jatuh hati pada Elena Karenina yang ceroboh. Namun, situasi berubah mencekam saat identitas Elena terungkap sebagai keturunan musuh bebuyutannya, klan Oyster. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam masa lalu memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih ini?
Sampul Novel Ghost At School
9.0
Yui dan sahabatnya bertekad membebaskan arwah penasaran yang terjebak di sekolah. Namun, kenyataan pahit menghantam saat Yui menyadari melalui mimpi bahwa korban pertama adalah teman dekatnya sendiri. Penyelidikan mereka mengungkap fakta kelam bahwa dalang di balik teror ini merupakan anggota keluarga mereka yang mencari keadilan atas masa lalu. Di tengah tekanan batin dan misteri yang mencekam, mampukah mereka mengakhiri kutukan ini selamanya?
Sampul Novel Gita Sukma : Lagu Dari Jiwa
9.4
Narendra Wilaga terjerat dalam pesona melodi misterius yang mengusik hidupnya. Kekuatan magis lagu itu menuntunnya kembali pada Oceana Bluesha, sosok dari masa lalu yang ternyata menyimpan rahasia besar. Pertemuan ini menjadi awal tersingkapnya simpul takdir, mulai dari rekonsiliasi luka lama hingga petualangan berbahaya yang melibatkan benda-benda gaib. Kini, mereka harus menghadapi misteri semesta demi menentukan nasib di masa depan.
Sampul Novel Immortal and The Beast
9.1
Pasca perang berdarah 100.000 tahun silam, Theodore bangkit melalui mantra kuno. Namun, alih-alih pulih dalam 10.000 tahun, roh sang Immortal justru terbangun di masa depan dalam tubuh pemuda lemah yang sering dirundung. Di dunia yang kini terancam monster, ia bertekad menjadi Hunter, pahlawan pembasmi makhluk buas. Meski raga barunya rapuh, pengalaman tempur dari masa lalu akan membantunya menaklukkan tantangan demi mengubah nasib malang sang pemilik tubuh.
Sampul Novel Legenda Sage Pengendara Phoenix
9.3
Kiran, pemuda dari Qingchang, tak sengaja bertemu The Flame, Phoenix legendaris milik Sage Putih Alaric yang gugur melawan Kaisar Warlock. Demi bertahan hidup, Phoenix yang sekarat itu melakukan ritual penyatuan jiwa berbahaya dengan Kiran. Ingatan tersebut dikunci hingga Kiran dewasa dan dikenal sebagai jenius ilusi di Institut Magentum. Namun, rahasia besar terungkap saat ia dituduh sebagai pengkhianat dan penerus Klan Phoenix Merah, memicu pengejaran maut oleh Kekaisaran Hersen.
Sampul Novel PANGERAN AGUNG
9.6
Kerajaan Mandala memiliki sosok pemimpin luar biasa bernama Pangeran Agung. Sebagai raja yang sangat dihormati, ia dikenal luas karena kearifan serta keadilannya dalam memerintah rakyat. Keberaniannya yang tak tergoyahkan saat menghadapi berbagai rintangan menjadikannya teladan bagi semua orang. Cerita ini mengikuti jejak sang penguasa bijaksana dalam menjaga kedamaian wilayahnya melalui dedikasi dan keteguhan hati yang luar biasa di tengah tantangan.