Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!

AYO, Kawin Kontrak!

Chilla adalah wanita karier sukses yang mapan, namun nasib asmaranya tak seindah pekerjaannya. Trauma melihat kegagalan pernikahan sang kakak membuatnya pesimis akan cinta. Meski begitu, keinginan kuat memiliki anak mendorongnya mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Rencana yang semula murni demi keturunan ini berubah rumit saat nafsu dan perasaan cinta mulai tumbuh, membawa Chilla ke dalam pusaran emosi yang tak terduga dalam hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Namira Indira.

Itulah nama wanita yang lebih muda enam tahun dariku. Ia gadis muda yang berusia 21 tahun. Gadis itu menuduh dan tidak berani menatap wajahku apalagi mataku. Ia saat ini benar-benar hancur dan terpojok. Harga dirinya sebagai seorang perempuan telah sirna bersama urat malunya yang sudah putus.

Dengan beraninya gadis eh...bukan gadis lagi. Ia memang belum menikah tapi sudah tidak gadis lagi seperti apa yang ia niatkan datang ke rumahku dalam rangka meminta pertanggung jawaban atas kehamilannya kepada suamiku.

Aku Nirwana, wanita biasa yang saat ini hatinya sudah hancur lebur. Rasa sakit yang teramat aku rasaku membuat aku seolah mati rasa. Tatap dingin dan acuh tersaji sejak wanita muda di hadapanku ini hadir.

Ia muncul pagi hari setelah suamiku berangkat kerja. Aku akui keberaniannya yang muncul sendirian.

“Lalu apa yang kau inginkan?” tanyaku sambil menatap testpack positif yang sekarang ia letakkan di atas meja tamu di antara kami duduk.

“Maafkan aku mba, aku tahu perbuatan aku sangat fatal dan menyakiti hati mba. Tapi aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa, ini sudah terjadi dan... tolong aku mba. Sebagai sesama perempuan tentu saja mba tahu apa yang paling aku inginkan saat ini.”

“Jika aku bilang tidak, bagaimana?”

Ia mengangkat wajahnya dan menunjukkan wajah itu penuh dengan air mata.

Ciih, aku alih-alih kasihan malah aku jijik melihatnya.

“Kau muda dan cantik yaa, tapi ternyata sangat murahan,”

Wajahnya memerah dan pias, ekspresi terluka ketara ia tunjukkan. Apa-apa kenapa ia menunjukkan Seolah akulah pemeran antagonis dan ia sebagai protagonis yang saat ini aku tindas. Air matanya mengalir deras sambil tubuhnya gemetaran.

“Kenapa? Kau tidak terima dengan ucapanku,”

“Tolong aku mba,” pintanya memelas. Aku menatapnya sinis.

“Saat kau dengan murahnya di tiduri oleh suamiku, apa saat ini kau tidak memikirkan perasaan aku, memikirkan konsekuensi atas perbuatanmu ini. Kau dan suamiku yang berbuat, kenapa meminta tolongnya kepadaku? Yang saat itu sama sekali tidak kalian hargai,”

“Mas Wisnu, akan menikahiku bila mendapat izin darimu mba,”

“Oh, begitu. Kenapa belum aku beri izin kau sudah menyerahkan tubuhku untuk di sentuhnya?”

“Mba, saat itu kami khilaf. Aku salah mba dan aku sudah minta,”

Ciiih, inilah jijiknya bagiku kata maaf. Seolah semuanya selesai bila kata itu sudah di ucapkan.

“AKU...TETAP TIDAK AKAN MEMBERIKAN IZIN!” jawabku tegas dan dingin.

Air matanya kian tumpah.

“Mba, kau masih memiliki adik perempuan yang masih gadis. Bagaimana jika itu terjadi padanya seperti yang saat ini aku alami. Bisalah kau melihat sesuatu dari sudut pandangan orang lain bukan hanya dari dirimu saja,”

Wahhh, pintar sekali dia. Bisa-bisanya dia mengatakan itu. Wajahku memerah karena marah.

Chilla, adikku jelas berbeda jauh darinya.

“Tutup mulut kotormu, jangan samakan adikmu dengan wanita murahan seperti dirimu. Aku tidak ada urusan denganmu. Pergilah selagi aku masih memperlakukanmu seperti manusia meskipun aku melihatmu seperti binatang, pergi!” sentakku marah.

“Mba, tidak bisakah kau bermurah hati padaku mba, memafkan aku, marilah kita saling mengasihi, bantu aku, terimalah aku mba, hidupku sudah hancur. Aku benar-benar meminta maaf dan memohon padamu mba,”

“Sekali tidak tetap tidak!”

“Mba, aku mohon jadikanlah aku adik madumu, tolong nikahkanlah aku sama suamimu, terimalah aku mba, keluargaku sudah mengetahui kehamilanku dan aku sudah di usir oleh orang tuaku,”

“Aku tidak sudi berpoligami dan tidak tertarik untuk menjadimu maduku. Bukan urusanku soal nasibmu. Hadapilah hasil dari perbuatanmu sendiri,”

“Tapi ini anak mas Wisnu mba, darah dagingnya mba. Mba... sudah 2 tahun kalian menikah tapi belum juga memiliki anak. Kami baru dua bulan bersama tapi aku sudah hamil mba. Bukankah seharusnya mba menerimaku. Mba tidak bisa memberikan keturunan pada mas Wisnu. Jadi apa salahnya mba jika aku yang mengganti peran itu. Bukan di perbolehkan poligami jika istrinya memiliki kekurangan. Mba kan mandul jadi biar aku yang memberikan keturunan banyak untuk keluarga ini.”

Aku terperangah mendengarannya. Wahh...inikah yang di sebut dengan wanita akhir zaman. Membuat perbandingan antara dirinya yang hamil dari hasil zina dengan wanita baik-baik dan istri sah yang belum memiliki.

“Pergilah, aku tidak bisa membantumu. Aku tetap pada pendirianku. Kalau aku tetap tidak mau di madu, dan menentang pernikahan kalian,”

“Mba, tolonglah. Ayo kita coba. Jadikan aku adik madumu. Nikah siri pun aku tidak masalah kak. Yang penting aku mendapatkan tanggung jawab atas bayiku dari ayah kandungnya,” melas wanita muda itu.

Sekali lagi, aku menunduk. “Pergilah, sudah cukup. Selesaikan masalahmu sendiri. Hadapi, kau yang dengan suka rela membiarkan tubuhmu di jamah sama pria yang bukan suamimu. Jadi apa pun yang terjadi hadapilah, jangan bawa-bawa orang lain menjadi tumbal penderitaanmu yang mana ikutan menderita dan sakit hari karena ulahmu,” cerca ku dengan amarah yang susah payah aku tahan.

Malamnya selesai suamiku berberes baru pulang kerja dan makan malam. Kami duduk berdua membicarakan masalah Namira.

Aku termasuk orang yang amat tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh masalah yang ada, sangat berusaha untuk menghadapi dan memecahkannya.

Wajah mas Wisnu kelam dan menundukkan. Ia tahu malam ini adalah persidangan atas kesalahannya yang amat fatal.

“Semuanya bisa mas jelaskan..,”

“Maaf mas, aku tidak butuh penjelasanmu yang aku butuhkan adalah solusi apa yang mas Wisnu inginkan, mas sudah tahukah apa yang sudah terjadi. Mas Wisnu melakukan kesalahan yang amat fatal dalam pernikahan kita mas. Kenapa?”

“Dek Wana, maafkan mas, mas benar-benar khilaf malam itu,” tatapannya sendu mohon pengertian.

Aku menghela nafas panjang, “Ini bukan waktu yang tepat untuk membahas itu. Aku mau tahu apa solusi yang mas Wisnu inginkan dari permasalahan ini?”

“Dek, maafkan mas. Mas tahu ini sangat menyakitimu. Mas benar-benar minta maaf sedalam-dalamnya padamu dek. Maaf mengharapkan keridhaan mu untuk mas menikah lagi,”

Aku menutup mataku dengan perih. Hantaman tajam menghunus hatiku. Ini benar-benar amat sakit.

“Dek, maafkan mas,” lirih Wisnu sambil menggenggam kedua tangan ku.

“Dek, bantu mas Wisnu menjadi bertanggung jawab atas dosa yang sudah emas perbuat. Mas ingin bertaubat, mas khilaf, dek. Tolong mas yaa, tolong ridhoi mas, dek,”

Air mata itu telah tumpah ruah, aku tidak mampu lagi membendungnya.

Mas Wisnu langsung memelukku dan mencium keningku. Beribu-ribu kata maaf ia bisikkan. Bahkan saat kami sudah berpindah ke tempat tidur. Mas Wisnu tetap memeluk dan membisikkan kata-kata permintaan maaf.

Wisnu tidak bisa tidur nyenyak semalaman, hatinya amat gundah dan ketakutan. Nirwana adalah wanita yang amat sangat baik, lembut dan penurut. Tapi ia sangat mengenal istrinya ini. Wanita pendiam tapi memiliki Wajak yang amat keras, dan kemarahannya bagai bom waktu yang bila sudah meledak amat mengerikan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95PCB" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95PCB
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dosa Yang Indah - Zina
8.8
Zina lahir dari rahim seorang wanita yang penuh noda masa lalu. Sebagai anak yang tercipta dari perbuatan terlarang, ia tumbuh di tengah penderitaan hidup yang tiada henti. Sang Ibu, yang menyimpan luka mendalam akibat siksaan seorang pria, bertekad melakukan segalanya demi membalas dendam. Dalam kisah romansa modern ini, Zina menjadi simbol dari dosa indah sekaligus alat untuk menuntaskan amarah ibunya terhadap sosok yang telah menghancurkan mereka.
Sampul Novel Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat
8.4
Setelah dicampakkan suaminya, Deon, saat hamil tua demi wanita lain, Elara memilih pergi dan melahirkan anaknya sendirian. Pengorbanan tulusnya selama delapan tahun hancur seketika. Namun, lima tahun kemudian, Elara bertransformasi menjadi miliarder cantik yang sukses dan dikagumi banyak pria. Saat Elara menuntut kejelasan hukum atas status mereka dan bersiap memulai hidup baru dengan pria lain, Deon yang menyesal justru menolak melepaskannya dan mulai terobsesi untuk merebutnya kembali.
Sampul Novel ID-PD76
9.0
Selama tiga tahun, Evelyn merawat Aidan yang amnesia dan menjadi kekasih rahasianya. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Aidan hanya berpura-pura lupa ingatan. Lebih tragis lagi, Aidan dan cinta masa lalunya ternyata terlibat dalam kematian ayah Evelyn. Tak tinggal diam, Evelyn mengumpulkan bukti dan menjebloskan mereka ke penjara tepat di hari pernikahan. Saat Aidan menyadari cinta sejatinya, Evelyn sudah menutup hati dan memilih pergi selamanya.
Sampul Novel Istri Dadakan
9.5
Skandal cinta satu malam yang terungkap oleh sang ayah memaksa Dave untuk menikahi Rachel secara mendadak. Dave yang merasa kebebasannya dirampas seketika menaruh kebencian mendalam pada istri barunya tersebut. Padahal, Rachel sendiri sebenarnya sudah memiliki kekasih hati sebelum perjodohan paksa ini terjadi. Di tengah rasa benci dan keterpaksaan, akankah pernikahan tanpa dasar cinta antara Dave dan Rachel ini mampu bertahan menghadapi konflik yang ada?
Sampul Novel Istri Tomboy
8.8
Roy adalah mahasiswa populer yang dikagumi banyak wanita. Namun, takdirnya berubah drastis setelah ia kalah taruhan dari sahabatnya, Bram. Akibat kekalahan konyol tersebut, Roy terpaksa menikahi Gea, seorang gadis tomboy yang sangat disegani di lingkungannya. Kehidupan pernikahan yang tak terduga ini pun dimulai. Apakah perbedaan karakter yang kontras di antara keduanya akan memicu konflik abadi, atau justru menumbuhkan benih cinta yang tulus seiring berjalannya waktu?
Sampul Novel Kesemptan Kedua Juna
8.9
Penyesalan mendalam menghantui Juna tepat setelah sidang perceraiannya selesai. Dalam sebuah insiden tragis, Dara justru mengorbankan diri demi menyelamatkan nyawa Juna dari maut. Peristiwa memilukan ini menjadi awal terungkapnya berbagai rahasia besar yang selama ini tersembunyi rapat. Juna akhirnya mengetahui identitas asli di balik nama pena D'SecretAdmirer, sosok misterius yang selalu mengiriminya puisi cinta selama ini. Kini, kebenaran mulai terkuak.