Sampul Novel Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin

Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin

9.3 / 10.0
Aisyah hanyalah gadis sederhana yang menjalin kasih dengan Krisna, seorang pria dari kalangan bangsawan. Namun, hubungan mereka terhalang restu ayah Krisna karena perbedaan keyakinan serta status sosial yang sangat kontras. Demi mempertahankan cintanya, Krisna nekat melawan kehendak sang ayah dan memilih pergi menjauh bersama Aisyah. Apakah perjuangan mereka mampu meluluhkan hati sang ayah hingga restu akhirnya diberikan bagi masa depan mereka berdua?

Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin Bab 1

"Terima ... terima ...." Sorak-sorai para remaja berseragam putih Abu-abu memberi dukungan kepada kedua remaja yang berada di tengah lapangan bola, pria berbaju kaos bola sedang berlutut dan tangannya memegang bunga mawar putih beserta pot dari bahan plastik.

"Siti Nur Aisyah, maukah kamu menerima cintaku dan menjadi kekasihku?" tanya pria mengulangi pernyataannya kepada sang pujaan hati. "Jika kamu menerima cintaku maka terimalah bunga ini, dan jika kamu menolak kamu buang aja bunga ini," sambungnya.

"Iya," jawab sang gadis pelan.

"Iya apa nih?" tanya pria itu. "Iya mau jadi pacarku atau iya menolak?" tanya sang pria yang masih setia berlutut menunggu jawaban.

"Iya, aku mau jadi pacar Kak Krisna," sahut sang gadis dan langsung mengambil pot beserta bunga mawar yang ada di tangan pria itu.

"Yeeehhhhh ... selamat, ya," ucap semua penonton yang menyaksikan adegan tersebut.

"Cieee ... cieeee ...bosku akhirnya jadian juga," goda teman si pria.

"Kak Krisna romantis banget sih, pengen deh ditembak cowok ditempat kayak gini," ucap gadis berambut keriting.

"Emangnya ada yang mau sama kamu?" balas pria berbadan gemuk

"Adalah suatu saat nanti," ucap gadis itu sambil melengos.

"Romantis kok ga modal," ucap gadis berambut sebahu.

"Widia,mending kamu diam deh jangan ikut campur." Kata Krisna

"Gimana ga ikut campur, itu bunga kesayangan mama, kalo dicariin mama, gimana?" tanya Widia.

"Sudah itu jadi urusan kakak nanti, yang penting kan cinta kakak sudah diterima," jawab Krisna sembari bangkit dari posisinya dan berdiri tegap dihadapan gadis pujaan hati sambil tersenyum.

Hati Krisna kini berbunga karena setelah berkali-kali mengatakan cinta selalu ditolak, dan sekarang akhirnya diterima juga entah karena si cewek kasihan atau terpaksa, itu tak menjadi pikiran untuk Krisna karena baginya memiliki Aisyah gadis yang selama ini telah mengisi hati dan pikirannya.

"Tapi kok sama pot nya sih, Kak?" tanya Aisyah heran.

"Karena aku mau kamu merawat bunga ini, dengan begitu berarti kamu juga merawat cinta yang aku berikan ke kamu agar tumbuh subur dan kuat," jawab Krisna santai.

"Huuueeekk ... ternyata Kakak aku bucin juga, pengen muntah aku dengernya," kata Widia yang malas mendengar bucinan dari kakaknya.

"Siapa juga yang suruh kamu denger. Ini tuh khusus untuk pujaan hati, Aisyah seorang," goda Krisna sambil mengedipkan mata.

Aisyah yang digoda tersipu malu-malu, wajahnya merah merona membuat gadis itu makin cantik.

***

Sebuah motor KLX hitam melaju membelah jalan. Hamparan pohon sawit yang luas menghiasi disetiap sisi jalan raya, kondisi jalan yang lengang membuat si pengemudi menambah kecepatan laju motor hingga tibalah dia di depan gerbang sekolah menengah atas.

"Maaf, Sayang, aku telat," ucap si pria yang turun dari motor sambil melepas helm dan menghampiri gadis yang duduk di bangku panjang pinggir ruang kelas.

"Kok lama banget sih, Kak?" tanya Aisyah kesal, jika saja dia pulang bersama teman-temannya mungkin sekarang dia sudah rebahan di kamar, tetapi ini dia justru masih berada di halaman sekolah karena permintaan sang pacar yang akan menjemput dan mengantarnya pulang.

"Soalnya tadi ada urusan mendadak yang ga bisa ditunda," jelas Krisna.

"Sampe lupa jemput aku, dan biarin aku di sini nunggu sendirian. Kalo aku diapa-apain sama orang gimana, atau diculik?" Aisyah tampak sangat kesal.

"Ga akan ada yang bakal berani nyentuh kamu sayang, selain aku." Krisna tertawa kecil.

"Enak aja main pegang-pegang." Aisyah menepis tangan Krisna yang menyentuh punggung tangannya, dengan cepat Aisyah bangkit dari tempat duduk.

Krisna segera mengikuti langkah kaki Aisyah yang menuju ke arah motor. Krisna mempercepat langkahnya dari Aisyah dan memberikan helm merah muda untuk sang kekasih.

"Sini aku pakeiin," pinta Krisna sambil memasangkan helm ke kepala Aisyah.

"Makasih," balas Aisyah malas.

"Huuh gini amat, ya, dicuekin sama pacar," gumam Krisna.

Dalam perjalanan pulang Aisyah hanya diam, padahal Krisna sudah banyak bicara tetapi tak satu pun yang dijawab Aisyah. Hingga tiba di rumah kediaman keluarga Aisyah, gadis itu berusaha membuka helm yang dikenakan, tetapi entah kenapa kali ini sangat susah. Krisna yang melihat itu langsung membantu Aisyah untuk membuka helm tersebut.

"Susah banget sih di buka ini helm, Kakak kasih lem, ya," cibir Aisyah.

"Kalo, iya, emang kenapa?"

"Nyebelin!" Sesaat tatapan mata mereka beradu, mata indah milik Aisyah terpanah menatap mata hitam milik Krisna, tatapan yang begitu teduh dan menenangkan siapa pun yang melihat pasti akan demikian. Tanpa mereka sadari seorang wanita paruh baya memperhatikan mereka sedari tadi saat mereka turun dari motor.

" Heem." Deham ibu Mariam, ibundanya Aisyah yang membuat keduanya segera mengalihkan pandangan masing-masing.

"Tante, apa kabar?" tanya Krisna sambil meraih tangan Mariam dan mencium punggung tangan dengan takzim, begitupun dengan Aisyah. Keduanya terlihat canggung saat Mariam melihat mereka dalam posisi saling berdekatan.

"Alhamdulilah, tante baik." jawab Mariam.

Setelah kehadiran ibu Aisyah, Krisna segera pamit undur diri. Aisyah terus memandangi bayangan motor beserta sang pengemudi yang telah menghilang.

"Sudah jangan dilihatin terus, ayo masuk," ajak Mariam sembari menepuk pelan pundak sang putri hingga membuat Aisyah tersentak kaget. Sambil mengelus dada, Aisyah dan Mariam melangkah masuk ke rumah.

"Om, Swastyastu." Salam Krisna ketika tiba di kediaman rumah orang tuanya, tak ada sahutan dari dalam entah ke mana para penghuni rumah pergi. Krisna langsung masuk tak lupa melepas sepatu hitam yang dikenakan, kemudian melangkah menuju kamar.

"Kenapa bayangan Aisyah selalu muncul di mata aku, senyum manisnya, mata indahnya, ah semua yang ada pada diri Aisyah aku suka", gumam Krisna pada diri sendiri dan masih dalam posisi yang sama yaitu duduk di pinggir ranjang empuk. Tak henti-hentinya Krisna tersenyum.

"Kamu adalah ciptaan Tuhan yang sempurna Aisyah, sampai kapan pun kamu hanya akan menjadi milik aku, apa pun caranya akan aku lakukan asalkan kamu selalu ada bersamaku," gumam Krisna dalam hati sambil memandangi foto mereka.

***

Udara pagi yang masih berkabut tak menyulutkan semangat pemuda yang tengah asik berlari ringan di jalan raya yang masih sepi oleh penduduk. Sambil meregangkan Otot-otot ke dua tangan, jalan yang masih lengang membuat Krisna senantiasa bergerak untuk melatih Otot-otot kaki dengan cara berlari setiap pagi sudah menjadi rutinitas Krisna semenjak dia masuk menjadi anggota kepolisian. Krisna kerap berlatih tak kenal waktu demi meraih cita-cita yang kini sedang dia perjuangkan, tanpa lelah Krisna terus berlari hingga matahari menampakkan pesonanya.

"Astaga," ucap Krisna melirik arloji di tangan kiri yang menunjukan pukul 06:30.

Dengan tergesa-gesa Krisna segera berlari pulang tak peduli keringat yang terus turun membasahi kaos hitam miliknya. Rambut hitam yang basah oleh keringat membuat Krisna makin menambah kadar ketampanannya yang alami.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ayahmu Tidak Setuju Karena Aku Miskin

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil yang polos menemukan sebuah patung beruang di jalanan dan memutuskan untuk membawanya pulang. Ia merawat benda itu dengan penuh kasih sayang tanpa menyadari identitas aslinya. Tak disangka, patung tersebut merupakan inkarnasi sosok pria muda yang perkasa. Hingga Melinda tumbuh menjadi gadis cantik, wujud beruang itu tetap bertahan sampai muncul ketegangan yang mengubah segalanya. Akankah hubungan unik antara manusia dan dewa ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan