Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ayahku Menikahi Pelakor

Ayahku Menikahi Pelakor

Elvira harus merelakan kehidupan glamornya usai perceraian pahit kedua orang tuanya. Ia memilih tinggal bersama Miranda, ibunya yang terluka, sementara sang ayah hidup mewah dengan wanita yang menghancurkan keluarga mereka. Dari sosialita manja, kini Lia harus berjuang hidup sederhana di pinggiran kota. Bersama pelayan setia, Mbok Rini, ia belajar memasak dan berjualan kue. Di tengah kesulitan ekonomi, Lia justru menemukan arti kebahagiaan sejati yang tak terbeli.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pagi itu, udara dingin pagi di pinggiran kota menyambut Lia dengan kesunyian yang berbeda dari hiruk-pikuk kehidupannya dulu. Kabut tipis menyelimuti jalan setapak menuju sekolah, dan aroma tanah basah menyentuh indera penciumannya. Sebuah dunia yang jauh dari pesta-pesta glamor dan gedung tinggi kantor ayahnya.

Namun, pagi ini bukan pagi biasa. Di dalam rumah kecil yang mulai berjejal dengan aroma kopi dan kue panggang, Lia berdiri di depan cermin tua. Matanya yang cerah tapi penuh beban menatap bayangannya sendiri, mencoba membangkitkan keberanian yang kini semakin rapuh.

"Lia, jangan lupa bawa kue ini," suara lembut ibunya, Miranda, mengingatkan. Miranda mengenakan pakaian sederhana, rambutnya yang dulu selalu rapi kini agak kusut, menandakan malam tanpa tidur yang terus menerus menghantuinya.

Lia mengangguk sambil menyelipkan nampan kue di tasnya. "Iya, Bu. Aku akan berhati-hati."

Sejak pindah, aktivitas harian Lia menjadi padat dan melelahkan. Ia harus bangun sebelum fajar untuk membantu ibunya menyiapkan kue dan sarapan, kemudian berangkat sekolah, dan setelah pulang langsung berjualan di jalanan. Rutinitas yang dulu tak pernah ia bayangkan.

Hari-hari Lia di sekolah pun berubah. Dulu, ia dikenal sebagai gadis dari keluarga terpandang, dengan seragam rapih, wajah yang selalu tampil sempurna, dan teman-teman yang selalu membuatnya merasa diterima. Kini, dengan pakaian yang sederhana dan sedikit lusuh karena aktivitasnya, Lia menghadapi tatapan dan bisik-bisik teman-temannya yang tak lagi hangat.

"Ada yang bilang Lia sekarang jualan kue, ya? Dulu kan anak orang kaya," bisik seorang teman sekelas dengan nada sinis.

Lia menahan sakit di dadanya, berusaha mengabaikan komentar itu. Ia tahu, dunia baru ini tak semudah yang ia bayangkan.

Di sisi lain, ada seorang siswa baru yang tak pernah Lia sangka akan memperhatikan dirinya. Namanya Darren, seorang pemuda yang baru saja pindah dari kota lain karena orang tuanya bekerja di perusahaan ayah Lia. Darren berbeda dengan teman-teman Lia yang lain; ia ramah, tanpa prasangka, dan selalu memberi dukungan diam-diam.

"Lia, kau kuat, kan? Kalau butuh bantuan, bilang saja," katanya suatu hari saat mereka berbincang di perpustakaan sekolah.

Lia tersenyum tipis, merasa sedikit hangat di hati yang selama ini dingin.

Sementara itu, di rumah kecil mereka, ibunya Miranda mulai berusaha bangkit dari keterpurukan. Meski sedih dan terkadang tak berdaya, ia selalu berusaha kuat demi Lia. Malam-malam panjang yang penuh air mata menjadi saksi perjuangan mereka bersama.

"Miranda, kau harus makan. Kau tidak boleh lemah seperti ini," Mbok Rini mengingatkan dengan suara lembut saat melihat Miranda yang hanya duduk terpaku di kursi dengan tatapan kosong.

"Aku... aku hanya takut, Rini. Takut kehilangan Lia," jawab Miranda dengan suara bergetar.

Mbok Rini memeluknya erat. "Lia gadis kuat. Dan kau juga harus kuat, Bu. Untuknya dan untuk dirimu sendiri."

Kata-kata Mbok Rini seakan menjadi lentera kecil dalam kegelapan yang menyelimuti Miranda.

Waktu terus berlalu. Kehidupan Lia penuh perjuangan yang tak kunjung usai. Suatu sore, saat berjualan kue di dekat pasar, Lia bertemu dengan seorang wanita tua yang tampak lelah dan kelaparan.

Tanpa pikir panjang, Lia menawarkan sepotong kue gratis.

"Terima kasih, Nak," wanita itu tersenyum dengan hangat. "Kau baik sekali."

Pertemuan singkat itu mengingatkan Lia bahwa kebahagiaan sederhana bisa ditemukan dari memberi dan berbagi, bukan dari kemewahan yang dulu ia miliki.

Namun, bayang-bayang masa lalu belum sepenuhnya pergi. Suatu hari, Lia mendengar kabar bahwa ayahnya, Jonathan, mengadakan pesta besar bersama wanita barunya yang bernama Clara-wanita yang dulu membuat keluarganya hancur.

Hati Lia bergemuruh. Ia tak tahu harus merasa apa: marah, sedih, atau justru ingin membuktikan bahwa dirinya bisa lebih baik tanpa bantuan ayahnya.

Malam itu, Lia menatap langit yang penuh bintang dari jendela kamar kecilnya. Ia berjanji pada diri sendiri bahwa suatu hari, ia akan membangun kehidupannya sendiri, lebih kuat dan bahagia, tanpa harus bergantung pada kemewahan atau nama besar keluarganya.

janji Lia kepada dirinya sendiri, sekaligus membuka peluang konflik baru di bab selanjutnya-pertemuan kembali dengan ayah dan wanita barunya, serta hubungan Lia dan Darren yang mulai tumbuh.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Become True
9.2
Gadis berlesung pipi itu tertegun saat sebuah suara berat yang sangat ia rindukan tiba-tiba memanggilnya. Meski air mata kembali membasahi pipinya dengan deras, kali ini ada binar kebahagiaan yang terpancar. Sosok yang selama ini ia nantikan dalam doa dan harapan akhirnya benar-benar berdiri tepat di hadapannya. Pertemuan tak terduga ini membawa kembali kenangan lama yang sempat hilang. Dia telah kembali, mewujudkan segala impian yang selama ini dipendam.
Sampul Novel Budak di atas Ranjang
8.3
Demi melunasi utang judi ayahnya yang nyaris membuat mereka gelandangan, Izabelle terpaksa menyerahkan kesuciannya kepada Jordan Heron. Sang bos mafia kejam itu telah menunggu untuk menghancurkan kehormatan Belle dalam sebuah transaksi haram yang penuh luka. Meski merasakan kenikmatan di balik rasa sakit, Belle harus menerima hinaan keji dari Jordan usai malam panas mereka. Terjebak dalam sandera sang bajingan, akankah Izabelle mampu bertahan menghadapi masa depan yang kelam?
Sampul Novel Cinta untuk Yessie
8.6
Yessie Montghomory, guru SMA berumur 25 tahun, terjebak pesona Austin McDowell hingga mengandung anaknya. Ia terkejut saat tahu Austin hanyalah siswa nakal yang brengsek. Demi sang bayi, mereka menikah dan tinggal di apartemen Atlantic Ave. Namun, Austin tetap bandel dan masih menjalin hubungan dengan Erica. Di tengah konflik tanpa cinta, Yessie mulai menuliskan kepedihan hidupnya ke dalam sebuah novel tanpa judul yang emosional.
Sampul Novel Istri Rahasia CEO Arogan
9.3
Evely gemetar ketakutan saat menolak pernikahan dengan Megantara, seorang CEO arogan yang terbiasa mendapatkan segalanya. Megantara yang murka merasa dihina oleh gadis miskin tersebut. Ia mencengkeram dagu Evely dan menekannya dengan ancaman keras untuk memberi pelajaran tentang kekuasaannya. Meski Evely mencoba melawan dan memohon agar dilepaskan, Megantara terus mendekat dengan senyum sinis, memojokkan gadis itu dalam situasi yang mencekam.
Sampul Novel Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus
9.4
Saat mendaki gunung, Chloe Winata mengalami hipotermia hingga penyakit jantungnya kambuh. Namun, dua sahabat masa kecilnya justru mengabaikan kondisinya demi melindungi Lucia, putri sopir mereka. Alih-alih menolong, mereka malah menuduh Chloe cemburu. Setelah diselamatkan oleh tim SAR dan dirawat di rumah sakit selama seminggu tanpa dijenguk, Chloe mengetahui bahwa mereka justru sibuk merayakan ulang tahun Lucia. Sadar persahabatan belasan tahunnya sia-sia, Chloe memutuskan menyerah dan menyetujui perjodohan dengan putra Keluarga Januar.
Sampul Novel Kutukan Selingkuhan
9.5
Rhino mengakhiri perselingkuhannya dengan Risa demi kembali ke pelukan sang istri. Namun, Risa yang murka melontarkan kutukan agar Rhino tewas dalam penderitaan. Tak lama, Rhino terserang berbagai penyakit misterius, mulai dari gangguan lambung hingga impotensi yang mengerikan. Di tengah keputusasaan, Rena sang istri mencoba menyelidiki latar belakang Risa. Ia justru menemukan fakta mengejutkan tentang sosok Risa yang sebenarnya jauh di luar nalar.