Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Apa Kamu Kurang Istri?

Apa Kamu Kurang Istri?

Dua minggu menjelang pernikahan, Felix Darmaji kembali menunda hari bahagia mereka demi Shifa Adnan. Ini adalah penundaan ketiga, setelah sebelumnya Felix pergi ke luar negeri dan menemani Shifa melukis di gunung. Kehabisan kesabaran, sang protagonis langsung melamar teman masa kecilnya, Callen Harlan, putra mahkota konglomerat properti. Saat Felix menyadari kesalahannya, ia hanya bisa menatap siaran langsung pernikahan megah mantan tunangannya dengan penuh penyesalan mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 4

Aku menatap kedua orang ini dengan tatapan bosan, tetapi mulutku juga tidak diam saja.

"Maaf, aku nggak bermaksud apa-apa. Kalian jangan terlalu sensitif, oke?"

"Lagi pula, perhiasan itu baru akan terlihat bagus kalau dipakai dalam satu set. Gelang yang kamu berikan ini dibuat dari sisa bahan rubi itu, jadi sebaiknya kamu mengambilnya kembali saja."

Shifa menggigit bibirnya. "Kak Frany, kamu tenang saja. Meskipun Kak Felix mengatakan akan memberikannya padaku, aku tahu ini adalah hadiah pernikahan kalian. Aku nggak akan mengambilnya. Setelah pameranku selesai, aku akan mengembalikannya padamu, oke?"

Teman-teman Felix ikut mengambil kesempatan untuk membela, "Frany, apa kamu masih belum puas? Lihatlah, Shifa sampai terlihat ketakutan begitu. Ini hanya kalung saja, apakah harus seserius itu? Shifa akhirnya pulang, tapi sekarang semuanya jadi begini. Apa kamu baru merasa puas setelah membuat semua orang merasa nggak senang?"

"Benar, Nona Frany. Kamu berasal dari keluarga terpandang juga, 'kan? Kenapa kamu memperebutkan sebuah kalung seolah keluargamu akan bangkrut?"

Beberapa teman dekat Felix ini memang selalu tidak menyukaiku. Di dalam hati mereka, hanya dewi Shifa yang pantas bersanding dengan Felix, sahabat mereka ini.

Selama bertahun-tahun bersama Felix, tak peduli apa pun yang aku lakukan, mereka tidak pernah menerimaku. Entah itu terang-terangan atau pun diam-diam, mereka merasa aku tidak pantas untuk Felix.

Shifa segera berkata, "Jangan bicara begitu. Kak Frany nggak tahu kalau Kak Felix memberikan kalung ini secara langsung padaku. Sekarang semuanya sudah jelas, Kak Frany pasti nggak akan menyalahkanku."

Felix menatapku dingin, lalu berujar, "Kalau tahu semuanya akan begini, lebih baik kamu nggak perlu datang. Kamu jadi merusak suasana."

Aku bangkit dengan lincah, lalu berkata, "Kalau begitu, aku akan pergi dulu."

Begitu aku sampai di pintu ruang VIP, aku tiba-tiba teringat akan sesuatu. "Oh ya, kamar tamu di rumahmu terlalu sempit, sepertinya Shifa nggak akan nyaman tinggal di sana. Bagaimana kalau kamar utama diberikan padanya saja?" ujarku.

Felix mengerutkan kening. "Apa yang kamu bicarakan? Rumahku apanya? Itu adalah rumah kita. Apa kamu masih merasa marah padaku sampai sekarang? Bisakah kamu memiliki sedikit kesadaran sebagai menantu Keluarga Darmaji?"

"Setelah kamu menikah dan menjadi bagian keluarga kami, apa kamu juga akan bersikap begitu pada orang tuaku?"

Aku tersenyum sambil mengangkat alis, lalu berujar, "Menjadi bagian keluargamu? Pernikahannya sudah dibatalkan. Kita bicarakan lagi tentang pernikahannya nanti."

Felix tampak panik. Dia menarikku sambil berkata dengan penuh amarah, "Apa yang kamu bicarakan? Pernikahan batal apanya? Bukankah aku mengatakan untuk menundanya? Apa kamu marah padaku hingga ingin membatalkan pernikahannya hanya karena sebuah kalung?"

Kebetulan sekali, telepon dari Callen masuk pada saat itu. Aku langsung mengangkatnya di depan Felix.

"Frany, desainer bertanya, batu permata apa yang ingin kamu gunakan sebagai batu utama di perhiasanmu?"

Aku teringat batu zamrud di tongkatnya, lalu menjawab, "Zamrud saja."

Ketika Felix mendengar potongan percakapan itu, dia menatapku dengan tatapan meremehkan. "Zamrud apa? Kamu nggak bisa mendapatkan rubi, jadi sekarang kamu memesan zamrud sendiri? Apa kamu begitu takut kalah dari orang lain?"

Shifa yang ada di samping tampak hampir menangis. "Kak Felix, kamu .... Apa kamu akan menikah?"

Felix tidak sempat menjawab pertanyaannya, hanya terus memarahiku, "Frany, aku harap kamu memahami satu hal. Aku memang setuju mengadakan pernikahan denganmu, tapi kita belum mengurus surat nikahnya. Kita belum menjadi suami istri yang sah secara hukum. Jangan berpikir kalau kamu sudah berhasil memaksaku menikah denganmu, itu berarti kamu sudah menjadi bagian dari Keluarga Darmaji!"

"Kamu diam-diam mempersiapkan perhiasan pernikahan sendiri? Apa lagi tadi? Gaun pengantin? Tempat juga? Untuk apa kamu mempersiapkan semua ini? Apa kamu akan memaksaku untuk menikah? Apa kamu begitu ingin menikah? Apa Keluarga Sanaz nggak sanggup menafkahimu?"

Aku merasa pria ini makin gila. Aku benar-benar tidak ingin bicara lebih banyak lagi dengannya. Namun, aku tidak bisa melepaskan tanganku yang dicengkeram olehnya.

"Lepaskan! Siapa yang ingin memaksamu untuk menikah denganku? Aku membeli apa pun yang aku suka. Apa hubungannya denganmu?"

Felix tertawa sinis, lalu membalas, "Kamu masih mengatakan kalau kamu nggak ingin memaksaku menikah? Kalau nggak menikah denganku, dengan siapa kamu akan menikah? Jangan berpura-pura. Orang itu tadi menelepon ke ponselmu, kenapa kamu masih berpura-pura?"

"Awalnya, aku ingin memberimu kehormatan karena mengingat hubungan baik kedua keluarga kita. Tapi kalau kamu masih bersikap gila dengan melakukan hal yang memalukan seperti ini, jangan salahkan aku kalau aku bersikap kasar!"

Pintu ruang VIP terdorong terbuka, lalu suara dingin terdengar.

"Lepaskan dia."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B49026" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B49026
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Lima Anak Kembar
9.4
Isabella Ardhani mengalami nasib tragis setelah terjebak di kamar Rafael Damar, bos mafia penguasa bisnis. Insiden tersebut membuatnya hamil lima anak kembar jenius. Diusir dari rumah, ia kabur ke luar negeri demi membesarkan mereka. Bertahun-tahun berlalu, Isabella kembali sebagai wanita berkuasa. Takdir membawanya bertemu Rafael lagi, namun kali ini kelima anaknya telah menyiapkan rencana balas dendam besar terhadap ayah kandung mereka.
Sampul Novel Gadis buta Milik CEO
8.8
Dunia Laras mendadak gelap setelah insiden tragis merenggut penglihatannya. Mantan mahasiswi ceria ini kini hidup menderita akibat perundungan penggemar fanatik Damar, CEO yang dulu ia cintai. Damar sempat menjauh demi kebaikan Laras, namun keputusannya justru berujung kehancuran bagi sang gadis. Kini, Damar kembali dengan penyesalan mendalam. Ia bertekad menebus kesalahan masa lalu dan berharap Laras mampu melihat ketulusan hatinya di balik kegelapan abadi.
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka hampir kehilangan kesuciannya akibat ulah tetangganya, sebuah tragedi yang bisa mendatangkan kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah kemelut itu, ia bertemu CEO arogan yang sedang mencari istri perawan. Pria kaya tersebut harus memenuhi wasiat sang kakek di ulang tahun ke-80. Bagi keluarga besar Hamzah yang berkuasa, menikahi gadis yang masih suci adalah kehormatan mutlak. Kini, nasib Devanka terikat pada ambisi keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel Hasrat Terlarang dengan Atasan
8.8
Hidup Venina Anastasya berubah drastis setelah satu malam terlarang dengan atasannya, Erlangga Krisdiantoro. Terjebak dalam pesona pria itu, Venina mengabaikan kenyataan bahwa Erlangga telah memiliki wanita lain. Hubungan penuh gairah ini mengancamnya dengan skandal besar, namun ia tak berdaya melepaskan diri. Di sisi lain, Erlangga bimbang memilih Venina atau kekasih lamanya yang kembali. Apakah Venina hanya pelarian sementara tanpa ada cinta sejati bagi Erlangga?
Sampul Novel JENUH
8.0
Kehidupan pernikahan Lisa dan Toni tampak sempurna dengan kekayaan dan ketenangan tanpa konflik. Namun, kedamaian itu justru memicu rasa jenuh yang mendalam bagi Lisa. Meski Toni adalah suami idaman yang tampan dan royal, Lisa merasa hambar. Kehadiran seorang pria lajang baru kemudian menggoda kesetiaannya hingga ia terjerumus dalam perselingkuhan. Akankah pengkhianatan ini menghancurkan rumah tangga mereka atau menjadi akhir dari kejenuhan yang ia rasakan?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Istriku yang Seorang Taipan
9.5
Tiga tahun menikah, Stephanie hanya menerima sikap dingin dari Erik. Saat harapannya hancur oleh niat buruk sang suami, ia bangkit menjadi wanita terkaya di dunia. Erik yang terkejut melihat transformasi sang mantan istri pun berusaha mengejarnya kembali. Namun, Stephanie kini memegang prinsip bahwa pria hanya penghambat kesuksesan. Erik Palmer yang angkuh kini rela merendah di hadapan publik demi membujuk Stephanie agar bersedia membangun mahligai rumah tangga bersamanya lagi.