Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Angkatku Tak Tahan

Anak Angkatku Tak Tahan

Kehidupan mewah seorang istri dari keluarga miliarder mendadak berubah menegangkan. Meski memiliki segalanya, ia kini terancam oleh perubahan sikap anak angkatnya yang semula perhatian menjadi sangat posesif. Kecurigaan bermula dari tatapan aneh hingga sentuhan berani saat ia sedang yoga. Puncaknya, sang anak yang tidak bisa lagi menahan diri nekat menjebaknya dengan segelas air yang telah dicampur obat, membawa hubungan mereka ke batas yang berbahaya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Itu jelas nggak bisa! Jangan sampai ada nyawa yang melayang gara-gara ini!"

Aku menatap Ezra dengan kaget dan buru-buru menghentikan ide gilanya.

Meski begitu, kesetiaan Ezra membuat hatiku terasa hangat.

Melihat tekad di wajah Ezra, aku tahu usahaku selama ini tidak sia-sia. Dia memang orang kepercayaanku.

"Ibu, tenang saja! Masalah ini nggak ada hubungannya sama Ibu. Aku nggak akan menyeret Ibu ke masalah ini."

Ezra berkata dengan serius, wajahnya penuh ketegasan.

"Ezra, jangan bahas ini lagi."

Nada bicaraku tetap tegas, menunjukkan ketidaksukaanku.

Perasaanku pada Asyer sudah lama hilang. Tidak perlu mengorbankan diri demi hubungan yang sebenarnya sudah hancur.

Namun, melihat Asyer yang masih berpura-pura peduli, tiba-tiba muncul keinginan dalam diriku untuk bercerai.

Sayangnya, kalau hanya bercerai rasanya terlalu mudah buat Asyer, si brengsek itu!

Mataku melirik ke arah Ezra yang muda dan bertenaga.

Sebuah rencana perlahan muncul dalam pikiranku.

"Ibu, aku tadi buru-buru ke sini. Boleh aku ke kamar mandi dulu?"

Ezra tampak bingung melihat tatapanku, lalu menunduk dengan ekspresi agak canggung.

"Silakan."

Aku meliriknya sekilas, lalu melambaikan tangan untuk menyuruhnya pergi.

Sepuluh menit kemudian, Ezra datang membawa semangkuk kopi.

"Ibu, coba minum kopinya."

Ezra berkata dengan nada datar.

"Ya."

Aku menjawab dengan lirih.

Aku mengangkat cangkir dan menyesap sedikit. Rasa pahit langsung menusuk kepalaku.

Namun, setelah itu, rasa pening di kepala mulai mereda dan tubuhku terasa agak ringan.

"Ezra, menurutmu bagaimana kalau aku cerai dari suamiku?"

Aku menyesap lagi dan bertanya lirih.

"Ibu, apa pun keputusan Ibu, aku akan dukung. Ibu suruh apa, aku siap."

Ezra menatapku dengan penuh kekaguman.

Mendengar itu, aku yakin dalam hati. Memang, Ezra tak bisa disamakan dengan Asyer.

Saat aku sedang berpikir bagaimana menjalankan rencanaku, tiba-tiba ada rasa hangat membuncah dari dalam tubuhku.

"Panas."

Tanpa kusadari, rona merah merebak di wajahku, dan pandanganku mulai tak fokus.

"Ibu, terasa panas di sana?"

Ezra mendekat sangat dekat dengan wajahku, menyeringai penuh maksud.

"Ezra, kamu menaruh sesuatu dalam minumanku, ya?"

Aku menatap wajahnya dengan marah dan tajam menyelidik.

Menghadapi pertanyaanku, Ezra tetap tenang dan menjawab dengan nada datar, "Ibu, aku ini sedang menolong Ibu. Ibu nggak akan menang dari Pak Asyer. Kalau Ibu mau selamat, Ibu harus menjauh dari dia."

"Ezra! Dasar anak durhaka!"

Tubuhku mulai terasa hangat dan lemas, wajahku makin merah. Dengan sekuat tenaga, aku berteriak.

Aku benar-benar tidak menyangka, anak angkatku ini justru mengkhianatiku.

Saat aku ingin melontarkan lebih banyak makian padanya, tubuhku tak lagi bisa kukendalikan, panas, gelisah, dan tak tenang.

"Ibu, sejak kecil, aku sudah terpesona pada sosokmu."

Ezra berkata dengan nada datar, tanpa ragu.

Saat ini, dia tak menyembunyikan apa pun lagi.

Belum selesai bicara, tubuhnya yang kekar sudah menekanku ke meja kerja kayu itu.

Gaun tidur hitam dengan tali tipis ini, benar-benar tak mampu menutupi tubuhku.

Salah satu talinya bahkan sudah melorot, memperlihatkan kulit putih mulus di bagian dada, beserta gunung yang tampak penuh dan menggoda, sepenuhnya tertangkap oleh mata Ezra. Di dalam hatinya, muncul dorongan liar yang menghantam pikirannya dengan kuat.

Saat ini, tatapannya membara, pikirannya dipenuhi hasrat, dan otaknya dalam kondisi sangat terangsang.

"Haha, memang Pak Asyer yang paling sayang sama aku. Tugas mendampingi Ibu seindah ini sampai dipercayakan padaku. Seperti kata orang-orang, yang enak-enak memang sebaiknya dinikmati sendiri!"

Ekspresi wajah Ezra berubah drastis dari biasanya yang tampak lembut, kini, dia terlihat seperti seseorang yang tersesat dalam obsesinya, mata dipenuhi niat gelap, senyum seringai tergurat di bibirnya, dan aura dingin menyelimuti wajahnya.

"Ezra, jangan ...."

Kesadaranku mulai kabur dan aku hanya bisa memohon padanya dengan lemah.

"Ibu, aku mulai."

Tatapan Ezra membara saat tangannya bergerak bebas di tubuhku, tanpa sedikit pun menahan diri.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B90726" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B90726
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Kadaluarsa
9.6
Setelah sepuluh tahun sia-sia mengejar Kevin Sentosa, Diana Karin akhirnya menyerah dan berpaling kepada Adrian Wisak, pria yang melamarnya di sebuah pulau pribadi dengan kemegahan kembang api. Namun, menjelang pernikahan, Adrian mendadak hilang. Saat melacaknya, Diana justru mendengar rencana busuk Adrian yang hanya memanfaatkannya demi membuat Kevin jijik dan berniat kabur di hari pernikahan mereka. Menolak dipermalukan, Diana memilih melarikan diri lebih dulu, meninggalkan Adrian yang kini frustrasi mencari pengantinnya yang hilang di seantero Kota Jama.
Sampul Novel DERITA PERNIKAHAN PAKSA
9.3
Hidup Vivian hancur setelah terikat pernikahan paksa dengan Maximilian Windsor. Setiap hari ia harus menanggung siksaan fisik dan batin yang meninggalkan trauma mendalam. Di tengah penderitaan tersebut, muncul River, pria lembut yang menjadi pelindung sekaligus penyemangat hidupnya. Namun, obsesi Max yang kian gila memicu insiden tak terduga hingga Vivian mengandung anak dari pria yang paling ia benci. Kini ia terjebak di antara cinta tulus River atau Max yang merupakan ayah dari bayinya.
Sampul Novel Dilema Sang Sekretaris
9.2
Grace adalah sekretaris berdedikasi yang dunianya jungkir balik saat kakak sang bos mulai mendekatinya secara intens. Meski semula bersikap acuh, satu malam tak terduga mengubah segalanya hingga ia sulit menampik pesona pria itu. Kini, Grace terjebak dalam dilema besar antara menjaga profesionalisme atau mengikuti kata hati yang membara. Di balik kemewahan hidup penuh rahasia, ia harus memilih arah masa depannya dalam pusaran cinta yang rumit.
Sampul Novel Maduku Putri Konglomerat
9.4
Kehidupan yang serba kekurangan mendorong Hilman untuk mengkhianati janji suci pernikahannya. Demi mengejar harta dan kemewahan, ia nekat menikahi seorang wanita dari keluarga konglomerat di belakang istrinya. Kini, sang istri harus berjuang menghadapi kehancuran hati dan kepedihan mendalam akibat pengkhianatan lelaki yang sangat ia cintai itu. Sanggupkah ia bertahan saat suaminya lebih memilih kekayaan daripada kesetiaan mereka?
Sampul Novel Menaklukan CEO Mesum
8.2
Bianca terjepit utang satu juta dolar akibat penggelapan dana ibunya. Demi membebaskan sang ibu dari penjara, ia menemui Steve Dvalton, CEO pusat di Singapura. Namun, negosiasi itu berubah menjadi tawaran gelap: Bianca harus menjadi pemuas nafsu Steve. Di tengah dilema antara kesetiaan pada kekasihnya dan keselamatan ibunya, Bianca terpaksa memulai hubungan panas yang penuh tipu daya. Steve merasa tertantang oleh kegilaan Bianca yang menggairahkan di ranjangnya.
Sampul Novel Perangkap Dendam Tuan Miliarder
7.9
Karir Angela Jones hancur seketika akibat skandal besar. Di tengah pelariannya ke Santa Barbara, ia justru bertemu Aaron Carter, pria yang dahulu pernah ia fitnah. Aaron kini telah bertransformasi menjadi miliarder dingin yang haus akan balas dendam. Ia menjerat Angela dalam permainan kekuasaan untuk menebus dosa masa lalunya. Kini Angela terjebak dalam pilihan sulit: melawan dunia yang kejam atau menyerah pada pria yang ingin sekaligus mampu menyelamatkannya.