Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah

Amanah dari Sang Ayah

Rahel terjebak dalam pernikahan dengan pria lebih tua yang belum pernah ia temui sebelumnya. Modalnya hanyalah sebuah foto kecil seukuran kartu identitas. Tepat di malam sebelum akad nikah dilangsungkan, ayahnya tersenyum penuh syukur atas kesediaan Rahel menuruti perjodohan itu. Namun, setelah memberikan pelukan dan kecupan perpisahan di kening sang putri, ayah Rahel mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan amanah besar bagi masa depan Rahel.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Beresin gih. Kalau perlu jangan sampai ada sisa baju kamu di lemari." Ucapan ketus dan menohok membuatku berhenti menatap foto sang Ayah pada layar ponsel. Rupanya Ibu tengah mengusirku secara yah ... begitulah. Kadang berpikir, aku ini anak kandung beliau apa bukan.

"Tenang aja, gak usah khawatir soal baju." Imbuhku mematikan benda pintar, kemudian memasukan ke dalam tas. Setelan baju dari atas hingga bawah sudah dikemas, ditaruh dalam koper pemberian Ayah dua tahun lalu. Warna putih gading--warna favoritku.

Persoalan baju sudah semua. Tinggal perintilan sandal, sepatu, minyak wangi, juga lain-lainnya. Membutuhkan waktu setengah jam. Itu pun diburu-buru sama Ethan.

Keluar kamar seraya menarik koper ukuran besar, tas jinjing, tas selempang, headphone yang melingkar di belakang leherku. Kening mengkerut manakala tidak menemukan keberadaan Ethan.

Dia sengaja ninggalin aku?? Batinku tak sadar mendecak ketika Ibu lewat.

"Kenapa mendecak begitu? Gak sopan banget jadi anak." Cebik Ibu sengaja mengipasi wajah menggunakan kipas portable.

Mulutku diam, namun hatiku sangat berisik.

Bebas dong beliau. Enggak ada so s ok parasit lagi di rumah dia, bukan-bukan, lebih tepatnya rumah peninggalan Ayah, "Warisan gak usah dipake buat semena-mena, Bu. Pikirin acara tujuh harinya Ayah, empat puluh hari, satu tahun... "

"Mulutnya encer bener, Neng? Mau serasa jadi orang maha benar, hah?" Lah, dia kali yang pertama gitu.

"Rahel?" panggil Ethan menghentikanku mengomel balik sang Ibu.

Ditungguin sedari tadi ternyata baru nongol bos?

"Hm." Ethan mencium punggung tangan Ibuku, "kita pergi dulu." Senyuman Ibu terpancar manis, beda jika berhadapan denganku beberapa menit lalu.

"Manusia muka dua." Cibirku tetap takdzim mencium tangannya, "tujuh harinya Ayah, aku ke sini lagi, boleh?" Tanyaku kepada Ethan. Enggak pakai embel-embel, Mas atau apalah itu. Masih agak canggung. Malah ikutan dingin bila berdekatan sama Ethan. Alias terlampau dingin.

Ethan tampak mengangguk, "Boleh. Asal jangan menginap." Timpalnya menatap dua detik wajahku. Setelahnya dia melihat sembarang arah.

"Selamat atas pernikahan kalian ya. Hati-hati di jalannya." Lalu Ibu memegang erat lenganku, "semoga betah di sana, Nak." Senyuman lembut itu, kurasa hanya acting aja.

"Iya, Bu." Memberi salam, kami berdua gegas masuk dalam mobil BMW hitam keluaran terbaru.

Bahkan aku tahan mati-matian supaya tidak membuka mulut apalagi menetes air liur, saat sudah duduk sempurna di dalam sana. Satu kata dariku, mewah!! Dibuat tidur enak kali. Please, gak usah hujat! Iya tau kok aku kampungan. Baru sekali ini merasakan hawa dingin kendaraan milik Ethan.

"Di pakai jaketnya kalau merasa dingin." Ethan menyuruhku ambil jaket yang dia taruh paper bag putih atas dasbhoard.

Masih ada cap nya masa. Gila sih!! Susah ditebaknya. Sampe bela-belain beli jaket dadakan? Duh, jadi terharu.

"Tadinya mau saya kasih ke seseorang. Karena kamu lebih membutuhkan, ya silahkan dipakai. Enggak perlu melototin saya." Mengerjap mata tiga kali, aku menghadap depan sepenuhnya. Kepedean dong aku? Merutuk diri sendiri, pun nggak sadar menghentakan kedua kaki.

"Kita makan siang bentar di restoran." Alhamdulillah, malu deh perutku keroncongan. Apakah suara perut mungilku tidak menembus indera pendengarannya Ethan?

"Jika tidak lapar, tunggu sini. Tapi akan saya kunci otomatis mobilnya." Udah dingin, irit ngomong, ngeselin pula.

Jahat kali Ethan. Berasa jadi orang ketiga.

Bagaimana tidak!! Ethan rupanya ada janji makan siang bersama seseorang. Pakaian mereka serasi. Keduanya sama-sama memakai baju formal warna biru gelap. Sementara aku? Kaus putih polos dibalut jaket yang warnanya nabrak, atau tidak sesuai. Jadi, bukan merasa orang ketiga. Melainkan ba bu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Sang Pewaris Genius
9.7
Yuvina kembali ke keluarganya sebagai pewaris sah yang terabaikan. Meski telah menyerahkan identitas dan karyanya demi saudari angkatnya, ia justru dibalas dengan pengabaian. Kecewa, Yuvina memutus ikatan emosional dan bangkit sebagai sosok jenius. Kini ia menguasai bela diri, medis, desain, serta delapan bahasa. Dengan kekuatan barunya, ia bersumpah tidak akan membiarkan siapa pun di keluarga itu meremehkannya lagi. Dendam sang pewaris kini dimulai.
Sampul Novel Gairah Perempuan Bergaun Merah
8.8
Ruby adalah wanita berusia pertengahan tiga puluh tahun yang tetap menjaga bentuk tubuh indahnya dengan sempurna. Meski telah mengenyam beragam pengalaman asmara dan kehidupan ranjang, ia akhirnya terjebak dalam sebuah obsesi cinta yang membutakan nuraninya. Perasaan ini menjungkirbalikkan logika dan kewarasan Ruby karena sosok yang ia kejar adalah orang yang sangat terlarang. Ia nekat menerjang batasan tabu demi meraih cinta yang seharusnya tidak pernah ia miliki.
Sampul Novel Gairah Pesta Birahi
9.5
Yenka Linggarwarna muak dikhianati Taran selama empat tahun pernikahan. Terhina karena disebut bodoh lantaran setia, ia nekat membalas dendam dengan cara serupa. Lewat bantuan Ian, sahabat masa kecilnya, Yenka menyusup ke pesta topeng rahasia yang penuh gairah demi mencicipi kebebasan seksual. Tak disangka, pesonanya justru memicu obsesi banyak pria hingga mengubah sikap Taran. Kini Yenka terjebak antara memperbaiki rumah tangga atau tenggelam dalam permainan panasnya.
Sampul Novel Hanin & Wahyu
8.0
Hanin dan Wahyu adalah saudara kembar yang selalu seiring sejalan hingga mereka dewasa. Namun, perbedaan mencolok muncul saat mereka memilih pasangan hidup. Suratman sukses menjadi konsultan bank dengan istri sekretaris hotel yang ambisius. Sebaliknya, Suratmin hanya bekerja sebagai petugas kebersihan dengan istri ibu rumah tangga biasa. Perbedaan status dan pola asuh anak yang kontras ini akhirnya memicu konflik besar yang mengorbankan masa depan anak-anak mereka.
Sampul Novel Keturunan Rahasia
8.5
Akibat jebakan licik pamannya, Rajendra Antariksa melakukan kesalahan fatal terhadap Amara Lucia Haidar di masa lalu. Setelah sepuluh tahun hidup dalam penyesalan mendalam, pewaris Antariksa Group ini terkejut saat mengetahui Amara mengalami trauma berat dan telah melahirkan putranya secara rahasia. Namun, upaya Rajendra untuk menebus dosa tidaklah mudah. Ia justru menghadapi penolakan keras dari Amara, orang tuanya, bahkan anak kandung yang baru diketahuinya itu.
Sampul Novel Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah
9.2
Zivanna Yahya mencintai Rio Wibisono dengan ketulusan yang tak terhingga. Namun, Rio justru memintanya untuk tidak mencintai terlalu dalam demi menghindari luka. Di tengah kerumitan tersebut, muncul Gregory Abel yang tidak memedulikan batasan moral. Baginya, mencintai milik orang lain adalah sebuah dosa paling indah, dan ia bertekad untuk memiliki Zivanna sepenuhnya. Kisah ini terjebak dalam pengkhianatan dan obsesi yang mengancam kebahagiaan mereka semua.