Sampul Novel Allena

Allena

8.0 / 10.0
Dalam novel fantasy Allena, hidup sang gadis berubah drastis saat simbol kutukan Xavier muncul. Untuk menghindari nasib menjadi istri pangeran penyihir berusia 200 tahun, ia harus mematahkan janji masa lalu. Temukan kisah lengkapnya di web novel romance ini melalui platform read novels online.
Ringkasan Allena
Kehidupan Allena yang damai hancur saat tanda kutukan Xavier muncul di lengannya. Sang Putra Mahkota Xendria itu datang menagih janji ayah Allena dua dekade silam untuk menjadikannya istri. Allena menolak keras dipersunting penyihir yang telah berusia dua ratus tahun tersebut. Namun, kutukan itu nyata dan menyiksa; kini ia tak mampu menyentuh siapa pun lagi. Allena terjebak antara keinginan untuk bebas atau tunduk pada takdir sang pangeran.
Baca Selengkapnya

Allena Bab 1

Dahulu sekali aku sempat sangat bahagia saat pulang sekolah. Yah … pada saat itu satu-satunya rumah megah bergaya klasik di ujung jalan sana yang menjadi tempatku pulang masih sangat nyaman. Ada Mama yang langsung memelukku saat masih berada di depan gerbang, Papa yang akan langsung menggendong dan menciumku saat baru pulang kerja, dan Mike yang merupakan kepala pelayan yang selalu tersenyum dan mematuhi semua perintahku yang lebih sering terkesan aneh itu. Semuanya sangat menyenangkan tanpa ada satu orang pun yang mencoba merusaknya.

Menurutku keluarga kami tidak mempunyai kekurangan apapun. Semua kebutuhan materi seluruh penghuni rumah bisa dipenuhi dengan sangat baik oleh Papa yang merupakan pemimpin tertinggi salah satu perusahaan tambang emas terbesar di kotaku.

Di kehidupan sosial? Tentu saja kami sangat peduli kepada sesama. Keluargaku adalah donatUr utama banyak yayasan amal. Bahkan, juga memiliki beberapa yayasan yang dikelola sendiri oleh Mama.

Menurutku semua orang yang berada di dekatku saat itu adalah orang baik, mereka selalu tersenyum ramah saat aku melewatinya. Bahkan, orang yang tidak pernah bertemu sebelumnya juga melakukan hal yang sama. Bukankah itu suatu pertanda bahwa dunia ini hanya dipenuhi oleh kebaikan dan kebahagiaan? Bukankah senyuman itu juga adalah pertanda mereka menyukaiku?

Sempurna bukan? Tidak ada kekurangan sedikitpun dari keluarga yang akhirnya membuatku tumbuh menjadi seorang Allena yang juga sempurna dalam segala hal. Tentu saja, semua berjalan dengan damai, tanpa ada masalah berarti yang terjadi.

Perubahan total terjadi sekitar dua minggu lalu, tepatnya saat pesta ulang tahunku yang ke dua puluh dua. Awalnya semua berjalan normal, bahkan pesta mewah seperti biasanya juga dilaksanakan dengan mengundang banyak sekali tamu penting dan masyarakat sekitar.

Sampai akhirnya kejadian aneh itu terjadi. Tepat di tengah malam saat semua orang sedang menikmati pesta, tiba-tiba saja saja muncul cahaya merah aneh yang memenuhi seluruh ruangan yang membuat suasana menjadi panas seperti terbakar. Perlahan semua cahaya itu beralih mengeliliku, lalu beberapa saat kemudian hilang begitu saja seolah di serap oleh tubuhku meninggalkan rasa sakit yang luar biasa.

''Allena! Kamu baik-baik saja?'' Mama mendekatiku yang sudah terduduk di lantai, wajah Mama terlihat sangat khawatir, air mata sudah mengalir dengan deras membasahi pipi mulusnya.

''Allena baik-baik saja, Mama jangan khawatir,'' jawabku berusaha menenangkan mama, lalu mengulurkan tangan untuk menghapus air matanya yang masih mengalir.

''Allena, hentikan!''

Aku terkejut mendengar teriakan Papa, tangan yang tadi hampir menyentuh wajah Mama seketika langsung terhenti.

''Allena, maafkan Papa. Mulai saat ini kamu … tidak boleh menyentuh Mama atau siapapun lagi, karna itu akan sangat berbahaya bagi mereka.''

Apa yang Papa katakan? Kenapa aku tidak boleh lagi menyentuh Mama? Berbahaya? Berbahaya bagaimana? Bukankah selama ini aku juga sudah melakukannya? Dan semuanya baik-baik saja.

''Kenapa Papa tiba-tiba bicara seperti itu kepada putri kita?'' tanya Mama yang lebih dulu menanyakan sikap Papa yang tiba-tiba menjadi aneh seperti ini.

Papa terdiam beberapa saat, wajahnya terlihat khawatir. ''Apakah Mama tidak melihat simbolnya? Kutukan itu benar-benar terjadi,'' lirihnya kemudian dengan suara berat

Mama terlihat sangat terkejut mendengar jawaban Papa, aku juga. Setelahnya wanita baik yang sudah melahirkanku itu langsung meminta untuk mempelihatkan kedua pergelangan tanganku, ternyata memang sudah ada dua buah simbol aneh berwarna merah menyala di sana.

Saat melihat simbol itu seketika air mata Mama kembali mengalir deras, bahkan kali ini Mama sampai terisak melihatku. Ini adalah kali pertama aku melihat ada air mata yang sampai sederas itu mengalir dari sudut mata wanita baik yang paling kusayangi ini, ingin rasanya aku memeluknya seperi biasa untuk menenangkannya, tapi semua itu kuurumgkan saat Mama tiba-tiba saja menjauh dariku dan mengahambur ke pelukan Papa.

Semua orang yang menyaksikan kejadian aneh tadi seketika langsung berkumpul mengerumuniku, wajah mereka terlihat sangat khawatir, itu pasti karna melihatku yang kesakitan akibat cahaya merah tadi. Ah, mereka semua memang sangat baik dan sangat peduli padaku.

''Ternyata kutukan itu benar-benar terjadi.''

''Lihatlah pergelangan tangannya, simbol itu sudah muncul.''

''Menjauh darinya, atau kamu akan celaka.''

Samar-samar terdengar kalimat aneh dari mulut orang-orang yang sangat baik menurutku ini. Apa yang sebenarnya mereka maksudkan? Lalu, kenapa tidak ada satupun dari orang baik ini yang menolongku sekarang? Atau mungkin menanyakan keadaanku apakah aku baik-baik saja? Kenapa mereka semua malah sibuk dengan pembicaraan aneh itu sambil melihatku dengan tatapan yang juga aneh? Aku sungguh tidak mengerti dengan situasi yang terjadi saat itu.

Masih terbayang dengan jelas dalam ingatan malam itu pesta yang seharusnya menjadi momen bahagia seperti sebelumnya malah berakhir begitu saja. Aku bahkan belum sempat meniup lilin dan memotong kue saat Papa meminta seluruh tamu undangan untuk pulang, setelah sebelumnya meminta mereka untuk merahasiakan apa yang tadi sudah dilihatnya.

Ya, semuanya berubah total semenjak malam itu, hidupku yang sempurna seketika berubah tanpa kutahu penyebabnya tepat di malam bertambahnya usiaku. Semuanya sungguh terasa aneh, orang-orang yang dulu sangat ramah tiba-tiba berubah dingin dan seolah ketakutan saat melihatku.

Apa yang salah? Kenapa mereka semua tiba-tiba saja berubah? Kemana senyumana ramah itu? Apa ini karna … simbolnya? Ada apa dengan simbolnya? Apa ini simbol kutukan? Tapi kenapa? Kesalahan apa yang sudah kuperbuat?

''Pa, rasanya Mama sudah tidak sanggup untuk terus mengabaikan putri kita seperti ini. Kasihan Allena, dia pasti sangat bingung sekarang.''

Aku yang sedang berdiri di depan pintu ruang kerja Papa berniat untuk menyambut kepulanganya dari luar kota seketika langsung terhenti saat mendengar ucapan Mama. Kedua orang tuaku itu memang jauh lebih sibuk sekarang semenjak kejadian itu, aku bahkan tidak bisa menemuinya semenjak pesta ulang tahunku dua minggu yang lalu.

''Papa juga tidak mau melakukan ini kepada putri kita, tapi kita sudah tidak punya pilihan sekarang. Simbolnya sudah muncul, itu berarti Xavier sungguh-sungguh dengan ancamannya.''

Degh! Jantungku berdetak lebih cepat saat mendegar setiap kata yang diucapkan Papa, apalagi saat Papa menyebut nama Xavier. Bukankah Xavier itu adalah …

''Apa tidak ada yang bisa kita lakukan untuk putri kita, Pa?''

Kali ini suara Mama terdengar berat, aku yakin air mata pasti sudah jatuh lagi dari matanya sekarang. Sepertinya aku juga.

Setelah beberapa saat tidak ada jawaban dari pertanyaan yang diajukan Mama tadi, bahkan tidak ada satu kalimat pun yang bisa kudengar dari balik pintu ini. Apa yang terjadi? Kenapa Papa diam saja? Apa memang sudah tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kehidupan normalku yang dulu?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Allena

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bukan Calon Kakak Ipar
8.2
Nasha sangat mengagumi hubungan kakaknya, Nisha, dengan Rayyan hingga ia mencari pacar semirip mungkin. Ia pun memilih Feri yang tampak sempurna dan menjaga kehormatannya. Namun, petaka datang saat Nisha meninggal menjelang pernikahan. Di tengah duka, Nasha dikhianati Feri yang menghamili sahabatnya sendiri karena alasan nafsu. Trauma mendalam membuat Nasha menutup hati dari pria, sampai akhirnya ia kembali bertemu Rayyan, sang mantan calon kakak ipar.
Sampul Novel Suami Mokondoku Membawa Madu
9.7
Kehidupan rumah tangga Mira hancur saat suaminya, Puri, membawa wanita lain ke rumah. Ironisnya, putra mereka sendiri yang menyaksikan kemesraan sang ayah di kamar. Padahal selama ini Mira adalah tulang punggung yang membiayai segala kebutuhan Puri. Kini Mira dihadapkan pada pilihan sulit yang menguji ketahanannya. Haruskah ia tetap bertahan dalam pengkhianatan ini, atau memilih melepaskan statusnya demi menjaga kesehatan mental serta harga dirinya?
Sampul Novel Suamiku adalah menantuku
8.0
Niat tulus Hana untuk mendamaikan prahara rumah tangga putrinya justru memicu petaka yang tak terbayangkan. Ia terjerat dalam perselingkuhan terlarang dengan Romeo, menantunya sendiri. Setelah hubungan gelap itu terungkap ke publik, Hana harus menghadapi cemoohan serta kebencian dari orang-orang di sekitarnya. Di tengah kehancuran reputasi dan hidup yang kian sulit, Hana kini harus berjuang menghadapi konsekuensi pahit atas nama cinta terlarangnya.
Sampul Novel Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain
8.3
Yuri tidak menyangka kebohongan sang suami, Gaius, akan terbongkar di hari keluarga taman kanak-kanak. Alih-alih bekerja, Gaius justru hadir sebagai sosok ayah untuk putra Sunlina, teman masa kecilnya. Saat kedoknya runtuh di hadapan istri dan anak kandungnya sendiri, Gaius berdalih hanya ingin membantu seorang ibu tunggal. Namun, luka hati Yuri sudah terlanjur mendalam. Dengan ketegasan yang tersisa, Yuri meminta putrinya untuk tidak lagi memanggil Gaius sebagai ayah, melainkan hanya seorang paman.
Sampul Novel Terjebak Cinta sang "Mantan"
9.2
Mimpi Juliana Kiehf akan pernikahan indah hancur saat hubungannya dengan Rafli justru merenggut kebahagiaannya. Di tengah kemelut batin, kehadiran sang mantan kekasih, Jaden Kahfi, memicu tekadnya untuk bercerai. Meski terikat status, hati Juliana tetap terpaku pada Jaden. Dukungan kedua putranya yang remaja semakin memantapkan langkahnya. Kini, ia terjebak di antara komitmen suci yang rapuh dan godaan perselingkuhan demi mengejar kebahagiaan sejati.
Sampul Novel The Princess Revenge Plan
9.4
Terbangun secara misterius di masa lalu, jiwaku kini terperangkap dalam raga seorang putri yang dikenal lemah dan sering dizalimi. Enggan membiarkan penindasan itu berlanjut, aku bertekad membalas setiap penderitaan yang ia alami berkali-kali lipat. Namun, sebuah lamaran mendadak dari Putra Mahkota datang mengusik rencana besarku. Tak peduli siapa pun yang menghalangi, misi balas dendam ini tetap menjadi prioritas utama meski harus melawan kerajaan sekalipun.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan