Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Menyelamatkan Pujaan Hati Suamiku

Aku Menyelamatkan Pujaan Hati Suamiku

Akibat kecelakaan pesawat tragis, Paula tewas tanpa jasad, sementara sang protagonis selamat berkat parasut dari Steve. Meski tetap menikah, Steve memendam benci selama enam tahun pernikahan mereka dan menganggapnya pembunuh Paula. Saat perceraian tiba, Steve justru memilih mengakhiri hidup bersamanya di lokasi kecelakaan. Ketika terbangun kembali di hari kecelakaan itu, ia bertekad menyerahkan parasut terakhir kepada Paula, wanita yang paling dicintai suaminya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Begitu melihatku, ekspresi Joel yang tadinya tenang langsung berubah menjadi tegang. Dia berjalan cepat menuju ke arahku dan ketika melihat luka-luka di tubuhku, ada emosi samar yang muncul di matanya.

“Apa yang terjadi? Kok kamu bisa keluar sendirian dari gunung?”

Aku hanya bisa menjelaskan kejadian yang terjadi. Setelah mendengarnya, dia hanya menghela napas panjang.

“Tak ada malapetaka yang tak mendatangkan berkah. Ayo, kita pergi bersihkan lukamu dulu.”

“Iya.”

Tadinya aku mengira dia akan memapahku berjalan, tapi ternyata dia malah menggendongku, membawaku ke mobil yang terparkir di kaki gunung.

Aku bersandar di pelukannya, mendengarkan detak jantungnya yang kuat dan bertenaga. Tanpa sadar, pipiku memerah.

Aku merasa agak malu dan berkata,

“Kak Joel, turunkan aku saja, aku bisa berjalan sendiri ….”

Namun, Joel malah menggendongku lebih erat.

“Ada banyak rumput liar, kakimu bisa tambah terluka.”

Akhirnya, aku hanya bisa menyerah, membiarkan dia membawaku sampai ke mobil dan meletakkanku di kursi.

Kemudian, dia mengambil kotak P3K dari kursi dan dengan lembut membersihkan lukaku dengan alkohol.

“Sakit, nggak?”

“Nggak.”

Melihatnya begitu peduli padaku, aku menggenggam lengan tangan kananku erat-erat, berusaha menahan air mata yang hampir jatuh.

Aku teringat kehidupan sebelumnya, ketika aku baru saja menikah dengan Steve. Saat itu perusahaan mengadakan perjamuan dan orang-orang di sekelilingku terus-menerus mengajak untuk minum. Aku khawatir dia mabuk, jadi aku menyuruhnya untuk minum sedikit saja.

Namun, dia tiba-tiba marah besar dan di depan semua orang kantor, dia mendorongku hingga aku terjatuh menabrak menara sampanye.

Gelas-gelas sampanye yang ada di atas menara itu jatuh, pecah di lantai dan aku jatuh di atas serpihan kaca.

Kaca-kaca itu menancap di tubuhku, darah bercampur dengan cairan alkohol dan tubuhku penuh dengan luka.

Aku terpekik kesakitan dan baru bisa bangkit dengan bantuan karyawan. Aku memandang Steve dengan tatapan tak percaya.

Namun, dari tatapannya, tak ada sedikitpun rasa sayang.

Dengan suara dingin, Steve berkata, “Sakit? Ya, memang harusnya sakit. Waktu Paula meninggal, jasadnya juga hancur. Dia lebih sakit ribuan kali lipat! Kalau bukan karena kamu merebut parasutnya, dia nggak akan mati! Silvia, semua ini terjadi karena kamu!”

Aku berdiri di sana, di depan banyak orang, menerima semua tuduhannya tanpa bisa melawan, membiarkannya menginjak-injak harga diriku.

Dari saat itulah aku baru sadar, ternyata dia dan Paula sudah lama saling mencintai. Dia menikah denganku hanya untuk mendapatkan harta keluargaku.

“Hahahaha.”

Aku tertawa keras di tempat, menatapnya seolah sedang menonton lelucon murahan.

“Steve, kamu merasa semua ini salahku?”

“Pesawat itu rusak karena sabotase dari musuh bisnismu dan parasut yang kurang itu juga karena mereka, tapi kamu malah menyalahkanku? Dasar pengecut!”

Usai bicara, aku langsung pergi ke rumah sakit untuk mengobati luka-lukaku.

Sejak saat itu, hubunganku dan Steve benar-benar memburuk. Dia mulai merendahkanku di mana pun dan di setiap kesempatan.

Namun sekarang, kakak yang tumbuh bersamaku justru takut aku kesakitan. Tangannya begitu lembut waktu mengobati lukaku.

Aku menarik napas panjang, berusaha membuat suaraku terdengar biasa saja.

“Kak Joel, terima kasih, ya.”

Tiba-tiba Joel menatapku, satu tangannya memegang pergelangan kakiku, tatapannya juga terlihat serius.

“Silvia, mungkin kamu dan Steve memang nggak cocok. Tapi, perjanjian pernikahan antara keluarga kita masih bisa dilanjutkan.”

Aku memandangnya dengan tidak percaya.

“Apa maksudmu, Kak Joel?”

Tapi, dia malah menarik kembali tangannya, membantuku memakai sepatu dan tidak melanjutkan topik tadi.

“Lupakan saja, aku antar kamu pulang, ya?”

Sejujurnya, mungkin karena sedikit egois, aku tak terlalu ingin pulang.

Orang tuaku menikah karena perjanjian bisnis, bukan karena cinta. Setelah aku lahir, mereka malah menemukan cinta sejati masing-masing.

Bagi mereka, aku hanya anak dari hubungan sebelumnya. Meski mereka sepakat menyerahkan warisan padaku, tapi dari segi kasih sayang, tak ada satupun yang benar-benar peduli.

Sedangkan Steve, di kehidupan sebelumnya, setelah menikah, dia tak pernah sekalipun mengajakku ke acara formal.

Bahkan menyentuhku pun tidak pernah. Kalau ada yang tanya soal aku, dia hanya mengejek dan merendahkanku.

Dan begitu perusahaan keluarga diambil alih sepenuhnya, dia langsung memutus semua hakku, seperti pembagian keuntungan, saham dan bahkan uang bulanan.

Makanya sekarang, melihat Joel yang lagi fokus mengobati lukaku, aku langsung manja dan menarik lengan bajunya.

“Aku nggak mau pulang, boleh nggak aku tinggal bersamamu beberapa hari?”

Melihat dia tak langsung menjawab, aku mencoba menatapnya dengan tatapan memelas, seolah minta belas kasihan.

Di kehidupan sebelumnya, dia pergi keluar negeri. Jadi, interaksiku tak banyak dengannya. Tapi, waktu tahu aku mau cerai, dia langsung pulang ke sini tanpa ragu untuk membantuku.

Jadi, baik dulu maupun sekarang, Joel selalu orang yang membantuku.

Melihatku memasang tampang memelas, tiba-tiba Joel menunduk. Tatapannya hangat dan dalam, napasnya terasa di telingaku.

“Kamu yakin? Tinggal bersamaku itu ada pengorbanannya, lho.”

Karena jaraknya yang tiba-tiba sangat dekat, aku reflek mundur sedikit. Tapi, malah mencium aroma khas cemara dari tubuhnya, sangat wangi sampai aku agak pusing.

“Pengorbanan apapun aku siap.”

“Serius?”

“Iya.”

Jawabku dengan tegas, tapi dia malah tersenyum.

Seketika, suasananya jadi mesra. Aku sempat berpikir kami bakalan ciuman.

Namun, Joel malah mundur dan mengacak rambutku.

“Ingat apa yang kamu bilang, ya.”

“Iya.”

Namun pada akhirnya, aku tetap pulang ke rumah.

Mobil melaju melewati jalan dan waktu berhenti sebentar di pom bensin, aku lagi manja-manjaan, minta dibelikan es krim sambil memegang tangan Joel.

Tiba-tiba malah bertemu Steve dan tim penyelamatnya.

“Silvia, benaran kamu?! Kamu nggak apa-apa, ‘kan?”

Begitu melihatku, ekspresi Steve jelas-jelas terkejut, lalu berubah menjadi senang.

Namun, aku hanya menatapnya dingin, tetap menggenggam tangan Joel.

“Memangnya, apa yang bakal terjadi padaku?”

Steve menatapku kaget, seolah tak menyangka aku bisa selamat dari ketinggian ribuan meter.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B91376" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B91376
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dokter Forensikku, Kakakku
9.7
Sejak tragedi lima tahun lalu yang menewaskan Yani, sang tunangan, kakak Suzanne menaruh dendam mendalam dan berharap adiknya mati. Yani tewas demi melindungi Suzanne dari serangan pisau, meninggalkan luka batin yang tak termaafkan. Kini, takdir membawa jasad Suzanne yang hangus terbakar ke atas meja autopsi kakaknya sendiri yang bekerja sebagai dokter forensik. Keinginan sang kakak untuk melihat Suzanne tiada akhirnya terwujud, namun kenyataan pahit ini justru menghancurkan kewarasannya hingga ia menjadi gila.
Sampul Novel Gadis Kesayangan Tuan Denish
9.6
Kejadian tak terduga menimpa seorang mahasiswi saat ia memergoki aksi panas dosennya di lorong kampus yang sepi. Pria itu adalah Heruon Danish, sosok pengajar tampan nan populer yang dikenal luas oleh seluruh mahasiswa. Bukannya merasa malu setelah tertangkap basah bersama mahasiswi lain, Danish justru mendekat dengan senyum sensual. Ia melontarkan tawaran provokatif yang menantang gadis itu untuk masuk ke dalam dunianya yang penuh gairah dewasa.
Sampul Novel GHAFFAR PENAKLUK AKHWAT
8.2
Ghaffar memutuskan merantau ke Jakarta demi menimba ilmu. Namun, kehidupan pemuda ini berubah total saat ia mulai berinteraksi dengan deretan wanita di ibu kota. Perjalanan yang semula fokus pada pendidikan justru membawanya ke dalam lika-liku hubungan yang tak terduga. Kisah romansa modern ini mengandung konten dewasa yang ditujukan bagi pembaca bijak. Ikuti bagaimana Ghaffar menghadapi dinamika sosial dan godaan di tengah kerasnya kehidupan Jakarta.
Sampul Novel Kau Curangi Aku
8.4
Maya sangat terpukul saat mengetahui kekasihnya berselingkuh dengan Miya, adik kembarnya sendiri. Namun, alih-alih fokus pada pengkhianatan itu, Maya justru mengungkap rahasia gelap tentang harta keluarga yang menjadi incaran komplotan penjahat. Ternyata, Miya hanyalah alat bagi mereka untuk mencapai tujuan licik tersebut. Kini Maya harus mencari tahu siapa dalang di balik semua ini dan apa motif sebenarnya yang mengancam keselamatan keluarganya.
Sampul Novel Kehangatan Cinta
8.7
Pernikahan tujuh tahun dengan Hans hancur seketika saat Yeni, cinta pertamanya, kembali ke tanah air. Sadar hanya menjadi bayang-bayang, sang istri memutuskan bercerai. Ironisnya, putra mereka justru gembira menyambut Yeni sebagai ibu baru. Tanpa ragu, ia pergi membawa putrinya. Tiga bulan berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Saat sang putra menatapnya sambil menangis tersedu-sedu, ia memilih menggandeng putrinya dan melangkah pergi, berpura-pura tidak mengenali masa lalunya.
Sampul Novel Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia
8.6
Selama tiga tahun, Bella mengubur impiannya demi pernikahan dingin dengan Laskar, pria yang menganggapnya tak berarti. Saat kebenaran terungkap bahwa dirinya hanya tameng medis bagi kekasih Laskar, Bella memilih bercerai dan pergi. Tiga tahun berlalu, ia kembali sebagai ahli bedah jenius dan pianis ternama. Laskar yang kini penuh penyesalan berusaha mengejar Bella di bawah hujan, memohon agar wanita yang dulu ia abaikan itu kembali menjadi miliknya.