Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel After Of You

After Of You

Tiga tahun mendampingi Alvin dari nol hingga sukses rupanya tak menjamin kesetiaan. Saat kariernya memuncak, Alvin justru berselingkuh dengan sekretarisnya, memaksa Laura pergi dengan hati hancur. Terpuruk dalam depresi, Laura nyaris mengakhiri hidupnya sendiri. Namun, di ambang kematian, seorang pria misterius datang menyelamatkannya. Sebelum kehilangan kesadaran, Laura hanya sempat mendengar suara dingin yang menyebutnya wanita bodoh.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kriiing…!!

      Suara nyaring dari bunyi alarm, membangunkan tidur nyenyak nya. Laura terbangun dari dunia mimpinya. Ia duduk sejenak, merenggangkan ototnya kemudian berlalu ke kamar mandi untuk bersiap pergi ke kantor.

     Seperti biasa Laura menyempatkan waktu hanya untuk sekedar berpamitan kepada kekasihnya Alvin jika berangkat kerja. Alvin pun langsung membalas pesan singkat kekasihnya dan memberi semangat untuk Laura. Laura sendiri adalah seorang karyawan yang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang media cetak. Hari-hari Laura selalu cerah dan penuh semangat saat dia bisa bertukar pesan dengan sang kekasih terlebih lagi kekasihnya selalu mensuport pekerjaannya, sesibuk apapun pekerjaanya, Laura selalu menyempatkan waktunya untuk menghubungi sang kekasih.

     Alvin sendiri adalah sorang karyawan di perusahaan yang bergerak di bidang furniture besar di ibu kota. alvin sekarang menjabat sebagai supervisor di bagian marketing, atasan Alvin sangat puas dengan kinerjanya, karena dengan kepemimpinannya produk yang di pasarkan banyak terjual bahkan banyak orderan masuk hingga bagian produksi kuwalahan. Alvin adalah sosok laki-laki yang penyabar, tidak pernah sekalipun ia membentak Laura kekasihnya meskipun sedang bertengkar hebat sekalipun, itulah yang membuat Laura begitu menyayangi sosok seperti Alvin. Mereka menjalin hubungan sudah hampir tiga tahun lamanya, sejak mereka duduk di bangku kuliah sampai saat ini mereka di sibukkan dengan aktivitas pekerjaan masing-masing.

     Alvin❤ :

     Sayang nanti pulang aku jemput kamu di kantor ya, semangat kerjanya, i love u…

     Laura❤ :

     Ok, Love u too…

     Begitulah percakapan singkat kedua sejoli ini, yang selalu memberikan kabar di tengah kesibukan masing-masing. 

     ***

      Setelah jam pulang kerja, Alvin sudah menunggu Laura di depan kantornya. Laura tersenyum saat melihat kekasihnya sudah menunggu di depan kantor kerjanya. Dengan langkah ceria ia berjalan menuju mobil Alvin.

     "Sudah lama menunggu?" tanya Laura saat sudah masuk ke mobil.

     "Belum lama, kita makan dulu!?" Tawar Alvin yang di angguki Laura dengan menampilkan senyum manisnya. Lalu menjalankan mobilnya.

     "Gimana kerjanya, Sayang?" Alvin membuka percakapan.

     "Capek banget," Keluh Laura dengan nada merengek.

     Alvin terkekeh mendengar nada Laura saat merengek seperti bayi, membuatnya gemas. "Sabar ya, Sayang! tidak ada pekerjaan yang tidak capek, jadi kamu harus tetap semangat di tengah gempuran berkas yang menumpuk!" ujar Alvin sembari mengusap kepala Laura lembut.

     "Ya, ya, ya, oleh sebab itu aku ingin menjadi nyonya Alvin secepatnya," protes Laura.

     "Doakan saja semoga karirku selalu baik ya, Sayang, karena tidak lama lagi aku akan naik jabatan," ucap Alvin dengan senyum bahagianya.

     "Serius," ucap Laura tidak bisa menyembunyikan senyum bahagianya mendengar kabar baik dari sang kekasih, yang di balas Alvin dengan anggukan sambil terkekeh geli melihat ekspresi kekasihnya tersebut.

     Laura pun memeluk lengan Alvin sambil mengucapkan selamat kepada kekasihnya. Tidak di pungkiri Alvin memang sosok pekerja keras, tidak jarang ia menghabiskan waktunya untuk lembur hanya ingin menyelesaikan pekerjaannya. Hal-hal seperti itulah terkadang yang membuat Laura merajuk dan menyebabkan pertengkaran dalam hubungan mereka. Namun dengan kesabaran Alvin yang selalu bisa membujuk dan memberi pengertian sang kekasih, sehingga hati Laura pun melunak.

     ***

     Alvin dan Laura kini sudah berada di sebuah restauran, restauran yang menjadi langganan mereka karena rasanya sangat cocok di lidah mereka. Letaknya tidak begitu jauh dari kantor Laura, karena Alvin sering antar jemput kekasihnya, jadi tidak jarang mereka mampir di restauan tersebut. Bahkan pelayan restauran sampai hafal dengan pasangan yang selalu terlihat romantis tersebut.

     Setelah selesai makan Alvin mengantarkan pulang Laura. Sama-sama menjadi perantau di ibu kota, Laura memutuskan tinggal dan membeli sebuah Apartemen yang tidak jauh dari tempat kerjanya. Begitupun Alvin yang juga membeli Apartemen yang jaraknya tidak jauh dari tempat kerjanya. Hubungan mereka yang sudah terjalin cukup lama membuat mereka mengenal satu sama lain begitupun keluarga masing-masing. Namun begitu hanya beberapa kali saja keduanya saling berkunjung ke rumah orang tua masing-masing.

     Setelah sampai di depan Apartemen Laura, Alvin pun berpamitan pulang. Sebelum pulang Alvin selalu mencium kening Laura dengan penuh kasih sayang, tidak jarang ia mencuri ciuman bibir mungil Laura singkat.

     ***

      Keesokan harinya, seperti biasa waktu pagi merupakan waktu yang menunjukkan kepadatan lalu lintas dengan berbagai aktivitas manusia. Begitupun Laura yang sudah sangat terbiasa menghadapi kemacetan jalan saat berangkat bekerja. Ia yang memilih mengendarai mobilnya sendiri memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan. Ia tidak mengijinkan Alvin menjemputnya karena ia sendiri merasa kasihan jika Alvin harus mondar-mandir mengantarkan dirinya di tengah kemacetan jalan yang tidak pernah ada habisnya. 

     Di tempat lain Alvin yang tengah merasakan kebahagiaan sekaligus kebanggaanya atas pengumuman kenaikan jabatan di perusahaannya, tidak lepas dari senyum tampannya. Aura yang semakin bersinar tidak luput dari pandangan kaum wanita yang terpesona dengan ketampanan dan wibawanya. Banyak karyawan yang memberi ucapan selamat kepadanya, juga atasannya yang memberinya hadiah sebuah jam tangan branded yang harganya sangat fantastis. Semua itu berkat kerja kerasnya yang sudah memberikan yang terbaik untuk perusahaan tersebut.

     Alvin kini sudah menempati ruang kerja baru, ruang kerja yang lebih besar dari ruang kerja sebelumnya. Ruangan yang jauh lebih nyaman, di tambah dinding kaca yang langsung membentang pemandangan ibu kota yang memanjakan matanya. Sembari menikmati pemandangan, Alvin duduk di kursi kebesarannya dan langsung mengambil handphone untuk menghubungi kekasihnya.

     "Apa aku mengganggu pekerjaan kamu, Sayang?" tanya Alvin kepada Laura di sebrang telepon.

     "....."

     "Ok, nanti malam aku jemput kamu, aku mau ajak kamu ke suatu tempat untuk merayakan kenaikan jabatanku,"

     "....."

     "Love you too, Sayang," Alvin menutup teleponnya dengan senyum mengembang di bibirnya.

     ***

     Pada malam harinya sesuai janji Alvin, dia datang menjemput kekasihnya untuk mengajak ke suatu tempat. Sebenarnya ia mengajak Laura dinner dan juga ingin memberikan kejutan. Alvin yang mengenakan stelan kemeja dengan celana jeansnya terlihat berkali lipat lebih tampan. 

     Alvin❤ :

     Sayang aku sudah di depan.

     Selang beberapa saat setelah ia mengirimkan pesan, Laura datang menghampirinya. Alvin selalu di buat terpesona dengan kecantikan Laura yang mengenakan blouse yang selalu pas dan cantik di badannya, begitupun Alvin yang selalu membuat Laura semakin terpesona dengan ketampanannya terlebih saat mengenakan pakaian casual.

     Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh dari Apartement Laura, keduanya kini sudah sampai di sebuah restauran mewah. Laura di buat bingung lantaran restauran tersebut terlihat sangat sepi bahkan tidak ada pengunjung yang datang. Sebelum turun dari mobil Alvin mengeluarkan sebuah kain hitam yang akan ia gunakan untuk menutup mata Laura, karena ia akan memberi kejutan kepada kekasihnya.

     "Buat apa?" Laura mengerutkan keningnya bingung saat Alvin mengeluarkan sebuah kain hitam.

     "Buat tutup mata kamu, karena aku mau kasih kamu suatu kejutan," jawan Alvin tersenyum. Ia lalu memasangkan penutup mata dengan melingkarkan kain hitam di matanya.

     "Sakit gak?" tanya Alvin memastikan ikatannya tidak terlalu kencang, yang di balas gelengan kepala oleh Laura.

     "Tunggu sebentar aku bukain pintunya, kita jalan bersama," Alvin keluar dan memutari mobilnya untuk membukakan pintu Laura.

     Dengan sangat hati-hati Alvin menuntun tangan Laura, untuk menuju tempat yang sudah ia persiapkan sebelumnya. Alvin memberhentikan langkahnya saat sudah sampai yang juga diikuti oleh Laura.

     "Apa sudah sampai, Sayang?" tanya Laura saat Alvin sudah memberhentikan langkah kakinya.

     "Hmm, sudah siap, Sayang!?" Alvin dengan  perlahan membuka penutup mata Laura dari belakang.

     "Sekarang buka mata kamu," bisik Alvin tepat di telinga Laura.

     Perlahan Laura membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah tempat yang sangat indah. Ia begitu takjub dengan kejutan yang di berikan Alvin.

     "Ini semua kamu yang siapin?" ucap Laura sembari memandang Alvin.

     "Iya, ini bentuk rasa terimakasih ku karena kamu selalu setia menemaniku sampai detik ini, dan juga berkat dukungan kamu, Sayang," ungkap Alvin tulus.

     Belum sampai di situ Alvin lagi-lagi memberikan kejutan untuk Laura, dengan mengeluarkan kotak kecil merah yang setelah di buka berisi sebuah cincin yang sangat cantik. Laura di buat menangis karena terharu atas perlakuan Alvin kepadanya, sungguh ia sangat-sangat bahagia.

     Alvin mengambil cincin tersebut dan langsung menyematkan ke jari manis Laura yang sangat pas dan cantik bertengger di jari manisnya.

     Sambil berjongkok dan masih memegang tangan Laura, Alvin berkata, "Will you merry me," ucapnya yang membuat Laura begitu syok mendengarnya. 

     Laura yang merasa canggung dan malu-malu menjawab pernyataan Alvin dengan anggukan kepala, dan seketika tangisnya pecah karena terharu. Sungguh Laura sangat-sangat bahagia, menjalin hubungan bertahun-tahun dengan suka duka yang mereka jalani, akhirnya penantian Laura membawanya ke dalam kebahagiaan dalam hidupnya.

     ***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel GAIRAH TERLARANG KAKAK IPAR
8.4
Renata Adinda terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan Adi Sanjaya. Meski berstatus suami istri, Adi bersikap dingin dan mengabaikan kewajibannya, bahkan enggan berbagi ranjang. Di tengah kesepian itu, Ryota Anggara hadir. Kakak kandung Adi tersebut menyadari keretakan rumah tangga adiknya dan mulai mendekati Renata. Ketertarikan Rio memicu hubungan terlarang yang penuh gairah di antara mereka. Akankah cinta rahasia ini bertahan atau berakhir kehancuran?
Sampul Novel Jangan Lari Sayangku
9.1
Sanny Chandra mengira pernikahannya dengan Jordan Wijaya hanyalah kontrak sementara yang berakhir dengan perceraian. Namun, setelah menikah, Jordan yang semula dingin berubah menjadi suami yang sangat posesif dan memanjakan istrinya. Sanny terjebak saat Jordan melanggar janji dengan menuntut kewajiban batin hingga ia hamil. Saat Sanny menagih janji cerai dan surat kontrak yang dirobek, Jordan dengan tegas menolak melepaskan istri yang telah ia dapatkan.
Sampul Novel Luka Yang Tak Termaafkan
8.5
Tujuh tahun Celeste Marvina mengabdi sebagai istri Darian Elwood sebelum fitnah keji Ivana Greer menghancurkan segalanya. Dituduh selingkuh dan diusir tanpa harta oleh mertuanya, Celeste kehilangan segalanya. Namun, dua tahun kemudian ia bangkit sebagai direktur teknologi yang berkuasa. Celeste kembali bukan untuk mencari cinta, melainkan menuntut balas dan harga diri. Kini, kendali ada di tangannya untuk menghancurkan mereka yang pernah mengkhianatinya.
Sampul Novel Merebut Cinta Suami Dari Kekasihnya
8.9
Abimanyu Raharja terpaksa menikahi Hazna Safitri, seorang guru TK sederhana, demi menuruti keinginan ibunya. Meski Hazna adalah istri setia yang menjaga kehormatan rumah tangga, Abimanyu tetap tidak bisa mencintainya. Hatinya telah tertambat pada Angela Kana, aktris populer yang menjadi kekasih gelapnya. Kehadiran Angela bagai mawar indah bagi Abimanyu, namun durinya terus melukai perasaan Hazna. Kini kesabaran Hazna menjadi satu-satunya kekuatan untuk bertahan.
Sampul Novel Penantian seorang istri
8.9
Dalam sebuah pernikahan modern yang penuh dengan kedinginan, seorang istri berjuang tanpa lelah demi mencairkan hati suaminya yang kaku dan tak tersentuh. Dengan kesabaran yang luar biasa, ia berupaya menghadirkan benih-benih cinta di tengah rumah tangga mereka yang hampa. Namun, tantangan batin terus menguji keteguhannya. Apakah kegigihannya akan membuahkan hasil manis, ataukah ia justru akan memilih untuk menyerah karena rasa lelah yang mendalam?
Sampul Novel Penghianat Itu Sahabatku
8.3
Persahabatan erat Sabila dan Amara hancur seketika saat Amara tega merebut Jordi, kekasih Sabila. Pengkhianatan ini diperparah fitnah keji yang membuat mental Sabila terguncang hebat. Meski sempat terpuruk, dukungan keluarga berhasil membangkitkannya kembali. Kini, Sabila memilih menutup diri dan menjadi pendiam demi melindungi hatinya. Namun, situasi berbalik saat Amara mulai menuai karma pahit. Bagaimana sikap Sabila melihat kehancuran mantan sahabatnya itu?