Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel A Lover (Alec & Alea)

A Lover (Alec & Alea)

Hasrat Alec Cage memuncak saat melihat kecantikan Azalea Mahendra. Peluang muncul ketika Arsen, kakak Alea, menyerahkan adiknya demi kursi CEO. Terpaksa tunduk, Alea menjalani pernikahan formal meski hatinya milik Arza, kakak angkatnya. Namun, badai datang saat Alec mengungkap masa lalu mereka. Sebagai pria pencemburu yang benci pengkhianatan, Alec tak akan memberi ampun. Ia bertekad menyiksa Alea dengan balasan yang jauh lebih menyakitkan dari kematian.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aroma jasmine dan citrus yang berpadu, membuat mata Alec terpejam demi menyerap aroma manis, menyegarkan, sekaligus tidak menyengat di hidung. Wangi itu melintasi wajahnya hanya dalam hitungan detik, tapi seolah akan bertahan di kepalanya untuk selamanya. Ditambah efek memabukkan. Tanpa daya, kepala Alec berputar mengikuti sesosok tubuh ramping yang kini sudah berjalan menjauh dan berhenti tak jauh dari tempatnya.

Wanita itu memutar tubuh menghadap ke arah Alec, tak hanya wangi tubuhnya yang membuat Alec terhipnotis, kini tubuh Alec terpaku. Meski untuk beberapa detik, ia mengakui keindahan yang ada di hadapannya kali ini. Keindahan yang belum pernah ia temui seumur hidupnya. Sosok itu bagaikan magnet yang menarik dirinya untuk mendekat. Aura memikat begitu kental menyelubungi tubuh seksi itu dari ujung kepala hingga kaki. Daya tarik seksual melekat erat di setiap sudut yang melekuk indah.

Wanita itu berada beberapa meter dari tempatnya berdiri. Tampak menonjol di antara wanita-wanita yang terang-terangan melemparkan tatapan memuja untuknya. Tak diragukan lagi, hanya wanita itu satu-satunya yang tak menyadari keberadaan serta perhatian yang sengaja ia sisihkan, dengan niat mendapatkan sedikit balasan. Tetapi, seolah wanita itu memiliki dunianya sendiri, terlalu sibuk dengan si pria yang berdiri di hadapan si wanita. Apakah mereka sepasang kekasih? Atau sepasang suami istri? Sepertinya Alec tak pernah punya batasan untuk wanita yang bersedia berbaring di ranjangnya. Wanita ataupun istri orang lain, asalkan mereka bersenang-senang, Alec tak akan keberatan. Toh, hanya untuk satu malam.

Dari jarak sejauh ini, Alec bisa menelusuri dengan sangat jelas setiap inci dan detail wajah mungil itu. Rahang yang kecil, dagu yang runcing, hidung mancung lurus, bibir yang merekah, dan mata sejernih lautan. Alec tahu kecantikan sesempurna itu akan mampu mengguncang dunianya dalam sekali sentakan. Wanita seperti itu tentu lebih dari sekedar mampu untuk mengancam kewarasannya. Ia mulai tak yakin akan menikmati wanita itu hanya untuk satu malam.

Sialan! Alec tak menyangkal hasratnya yang begitu ingin mencicipi keindahan itu. Alec menjilat bibirnya. Cuping hidungnya membesar dan menyempit karena napas serta detak jantungnya yang berdenyut lebih cepat. Dan mendadak ia merasa gelisah. Pertanda saat ia ingin menuntaskan kefrustrasiannya di atas ranjang. Sebaiknya dengan si pencetus gairahnya.

Wanita itu tersenyum, menggumamkan sesuatu dan si pria ikut tertawa. Senyumnya bahkan lebih menawan dari yang Alec perhitungkan. Sialan, ia harus membuat wanita itu berada di atas ranjangnya malam ini juga. Setelah urusannya selesai. Urusan? Sialan lagi, saat ini ia tengah berdiri di antara keriuhan pesta demi membuat sedikit kekacauan agar pesta tidak berakhir membosankan. See, ia bahkan sampai lupa di mana kakinya berpijak karena begitu terpesona oleh wanita pengalih kewarasannya itu.

Memaksa kepalanya berputar ke arah panggung. Pada sosok yang tengah berdiri balik podium, menyebarkan basa-basinya yang sudah sangat busuk dan membuat perutnya mual. Ia harus mengakhiri ceramah itu lebih cepat atau telinganya akan ikut membusuk. Pesta tanpa suara pecahan kaca, gelas, atau apa pun akan jadi sangat membosankan untuk seorang Alec si pengacau.

Praannggggg ....

Keheningan pesta mendadak semakin mencekam dan suara sambutan dari arah podium terhenti. Lalu suara kasak-kusuk para undangan beralih menjadi rasa penasaran akan suara benda pecah yang berasal dari pusat ballrrom. Orang-orang mulai berkerumunan, mencari tahu lebih pada asal suara dan menyisakan ruang yang cukup luas di tengah ballroom.

Di sana, di meja tengah ballrom, tempat patung es berbentuk huruf MH raksasa seharusnya dipajang –karena kini patung esnya sudah jatuh tercerai berai di lantai- berdiri seorang pria. Rambut panjangnya yang sedikit bergelombang terjatuh menutupi salah satu matanya. Tuxedo berwarna gelap yang dirancang dengan bahan kualitas tinggi membungkus tubuh tinggi dan kekar itu dengan sangat apik.

“Perhatian!” Kedua tangan pria itu terangkat dengan kebanggaan dan kepercayan diri yang tinggi, mengingat ia berdiri dengan cara tak sopan di pesta resmi yang bukan miliknya. “Apa kalian tahu siapa aku?”

Keheningan sekali lagi menyebar ke setiap sudut ballroom. Tidak cukup banyak orang yang mengenali Alec, tapi kegilaan yang dilakukan pria itu membuat beberapa orang terpekik kaget ketika beberapa benda jatuh di sekitar meja karena menghalangi gerakan kaki Alec.

“Ya, ini aku. Alec Cage. Pewaris tunggal Cage Group dan bukankah pesta ini perayaan sepuluh tahun Mahendra Hotels?”

Kesiap kaget menyebar di sekitar Alec. Ya, Cage Group adalah rumah besar bagi MH. Yang hanya salah satu cabang perusahaan CG di dunia perhotelan.

“Beberapa tahun aku mengasingkan diri, dan ayahku sudah menunjuk orang lain sebagai CEO Cage Grand Hotels. Dan menggantinya dengan Mahendra Hotels? Apakah kalian benar-benar tidak tahu malu?” Alec melemparkan tawa cemooh pada Arsen yang berdiri di panggung. Tanpa sempat menyelesaikan pidato basa-basinya yang lebih mengarah ke kesombongan. Melemparkan sejuta pujian untuk diri sendiri. Cih, bagi Alec, sosok Arsen Mahendra tak lebih dari seorang pengemis yang berusaha menggerogoti posisi tertinggi dengan muka tebalnya.

Arsen menahan Arza yang hendak menghentikan keributan dengan isyarat tangan. Alec Cage, pewaris tunggal Cage Group secara sah. Apa pun yang berdiri di belakang pria itu bukanlah sesuatu yang perlu ia usik. Lalu dengan isyarat mata, Arsen menyuruh Arza mengamankan wanita yang berdiri di sisi pria itu. Tanpa membantah sedikit pun, Arza mematuhi perintah kakaknya.

“Sekarang aku kembali. Memastikan apa pun yang menjadi milikku tetap aman dalam genggamanku.” Tak lupa Alec menyelipkan seringai mengancam di garis bibirnya yang dingin pada Arsen. Lalu ia menyesap anggur di gelasnya, mengangkatnya tinggi seakan bersulang dengan seluruh tamu undangan. “Selamat menikmati pesta yang meriah ini. Tidak perlu sungkan-sungkan.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Boneka
9.1
Dituduh berselingkuh oleh ibunya sendiri, protagonis novel modern Aku Bukan Boneka berniat menyelidiki kebenaran demi melindungi haknya. Namun, sang ibu justru mengacaukan pameran seni yang ia persiapkan selama tiga tahun. Dengan kejam, ibunya merusak lukisan berharga miliaran dan mempermalukannya di depan publik demi memaksanya bercerai. Di balik topeng nasihat baik itu, terungkap rencana busuk untuk menjodohkannya dengan duda paruh baya demi keuntungan sepihak.
Sampul Novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
9.3
Dunia Kirana runtuh saat suaminya, Bima Nugraha, memamerkan kehamilan selingkuhannya di depan publik. Demi kelancaran bisnis, Bima dan keluarga angkat Kirana bersekongkol menjadikannya tahanan di rumah sendiri. Kirana difitnah gila dan dipaksa menggugurkan kandungannya. Namun, mereka tidak tahu identitas asli Kirana. Dengan satu panggilan, ia menghubungi ayah kandungnya, Antony Suryoatmodjo, konglomerat kuat yang siap menghancurkan Bima hingga tak bersisa.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio
8.5
Demi menyelamatkan ibu dan anaknya yang sakit, Liana terpaksa memohon bantuan finansial kepada Rafael. Namun, pria berkuasa itu memberikan penawaran yang mengejutkan. Rafael bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan dengan syarat Liana harus bersedia menjadi istri keduanya. Terjepit dalam situasi sulit, Liana harus menghadapi kenyataan pahit dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Akankah ini menjadi awal kebahagiaan atau justru luka yang lebih dalam?
Sampul Novel Jatuh Cinta Dengan CEO Duda
7.8
Pasca perceraian yang menyakitkan, Dimas tumbuh menjadi pengusaha dingin hingga ia bertemu Sinta. Sekretaris barunya yang penuh keceriaan itu perlahan mencairkan hatinya yang beku. Sinta bahkan menjalin ikatan emosional dengan Arya, putra Dimas yang selama ini merasa kesepian. Namun, saat benih cinta mulai tumbuh, mantan istri Dimas datang kembali untuk mengusik ketenangan mereka. Akankah cinta mereka cukup kuat untuk menghadapi gangguan masa lalu tersebut?
Sampul Novel Mami, Papi Memintamu Kembali
8.1
Binar Mentari mengakhiri tiga tahun pernikahan pilunya dengan Barra Atmadja, penguasa angkuh yang selalu menghinanya. Setelah lama menghilang, ia kembali sebagai dokter ternama bersama sepasang anak kembar yang cerdas. Meski banyak pria hebat memujanya, Barra justru muncul membawa penyesalan mendalam dan memohon kesempatan kedua. Di tengah upaya mantan suaminya menebus kesalahan masa lalu, mampukah Binar membuka hati kembali demi masa depan keluarga mereka?
Sampul Novel Membebaskan Diri: Cinta CEO yang Hilang
8.8
Miley bertahan dalam pernikahan dingin dengan Harold meski sang suami mencintai wanita lain. Saat semua orang menanti kehancurannya karena kembalinya cinta sejati Harold, Miley justru memilih pergi dan menandatangani surat cerai. Harold yang murka menuntut penjelasan, namun Miley dengan tenang mengumumkan rencana pernikahan barunya. Ternyata, selama ini Miley tidak benar-benar mencintai Harold; ada sosok lain yang selama ini diam-diam ia dambakan dalam hatinya.