Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel 15 + (Lima Belas Tahun Ke Atas)

15 + (Lima Belas Tahun Ke Atas)

Kehidupan masa SMA di sekolah 15 penuh dengan momen kocak dan tingkah konyol. Tiga orang sahabat menjalani hari-hari mereka dengan tawa serta berbagai kejadian absurd yang mewarnai dunia remaja. Menariknya, rangkaian peristiwa unik ini diangkat dari pengalaman nyata seorang pemuda bernama Vlomontleus. Pembaca akan dibawa menyelami dinamika persahabatan yang autentik, penuh kejutan, serta sangat relevan dengan realitas kehidupan anak muda masa kini.
Bab
Bagikan

Bab 1

SMA! Ada yang bilang masa ini sebagai momentum pencarian jati diri, fase labil dalam proses kematangan seorang remaja menuju dewasa atau sebagian orang lagi menganggapnya sebagai proses pengenalan diri terhadap pilihan masa depan.

Menurut gue (sejauh apa yang pernah gue alami) Masa SMA adalah proses awal mengenal visi masa depan (kawin trus beranak pinak), awal mengenal fisika kuantum atau pelajaran paling membunuh di dunia (sejak tulisan ini gue kerjain tertulis lebih dari ribuan orang tewas di jepang gara-gara pelajaran yang satu ini), serta awal kita mengenal apa yang dinamakan OSIS (Hah?).

SMA juga adalah masa di mana kita belajar memahami sebuah hubungan, baik itu hubungan kita dengan keluarga, teman maupun sahabat maupun dengan tumbuhan peliharaan kita. Secara garis besar Masa SMA adalah awal kita menuju ‘hidup yang sebenarnya’ di mana realita dunia mulai menujukan eksistensinya, dan di masa ini juga kita memulai apa yang namanya menjadi seorang dewasa dengan cara absurd yang aneh.

Dan di satu sisi gue setuju banget dengan petikan lirik dari lagu Metalica yang mengatakan bahwa ‘Masa-masa paling indah, masa-masa di sekolah’..... Karena gue yakin sekolah akan Indah pada waktunya... Lho?

PERKENALAN

Nama Gue, Evan Ananda. Panggil aja Evan. Gue lahir di Jakarta 18 Februari 1994. Gue berasal dari keluarga baik-baik, tinggi badan 173cm (setelah narik tinggi di RS sebanyak 189 kali), wajah ga tampan-tampan amat cuman mirip Amat dikit (A-mat Damon, lo tau kan? aktor Hollywood itu lho) Gue juga menjadi anak tunggal sejak kakak laki-laki gue meninggal dalam sebuah kecelakaan saat gue masih duduk di bangku kelas 6 SD (alasan mengapa gue ga punya en ga tau bawa motor). Gue adalah orang yang menyukai segala jenis musik kecuali dangdut, namun gue fans banget ama bang Rhoma bahkan ampe biskuitnya gue demen. Gue fans berat Chelsea en Madrid.

Ketika gue lulus dari bangku SMP, gue memutuskan untuk masuk SMA 15 untuk lanjutin sekolah gue. But, masuk ke sekolah tersebut ga semudah membalikan telapak kaki (Coba aja, pasti susah kan?) Sempat terjadi perdebatan panjang, sengit dan menegangkan antara gue ama bokap pas mau milih SMA mana yang mesti jadi tempat berlabuh gue.

Singkat cerita kayak gini:

Suatu malam ketika guntur lagi bergemuruh di langit (akibat Zeus yang lagi terserang pilek), papa nangkring depan tipi sambil geleng-geleng palanya yang sedikit botak itu.

“Ma! ini tipi kenapa ga di matiin aja?” nyeru ke arah dapur.

“Tanggung pah, si Diego lagi mau nyerang bangsa serigala tuh!” mama nyahut dengan kepala yang nongol dari celah lemari penyimpan bubuk-bubuk masak.

Papah hanya gelengin kepala sambil mandang dalam ke arah gue yang membeku di sebelahnya. “liat tuh nyokap! suka aja nonton acara ga mutu..”

Saat itu gue hanya ngangguk (setuju) sambil mandang ke arah tipi di mana si Diego lagi ngerang ga jelas bersama gigi taring plastik yang biasa dijual mas-mas depan sekolah.

“Padahal seandainya saja Diego mau ngulur waktu buat nyerang bangsa serigala pasti ceritanya jadi lebih menarik.” bokap lanjutin kalimatnya tanpa dosa sambil masang tampang serius dengan tangan mengusap pelan ke arah dagu. Pose yang sangat mengharukan

Gue mangap.

Malam itu sebenarnya adalah malam paling menentukan masa depan gue. Bokap awalnya nyaranin gue masuk STM, tapi dengan gaya cool khas nak geol getoh gua bilang ....:

“Maaf pah, Evan ga mau jadi om-om HOMO yang duduk bengong di bengkel buat benerin mesin bajaj. Apalagi kalau bannya tiba-tiba pecah en mesti ditiup manual? OGGEOAAAAHH!” tegas gue.

Bokap hanya senyum sambil ngangguk. Gue yakin dia nerima alasan RASIONAL gue buat nolak masuk STM. Dengan tangannya yang berada di pundak gue bokap terus melayangkan senyum bangga itu. Senyum yang terus merekah sampai ucapan lirih itu keluar dari dalam mulutnya.

“Papah lulusan STM, nak.”

Gue membeku sejenak dengan tatapan berkedip-kedip. “Setidaknya anak STM jago lempar batunya, Pah!” gue ngeles.

Uang jajan gue emang di potong, plus gue ga boleh main PS selama dua bulan. Tapi setidaknya gue masuk ke SMA kesukaan gue. SMA 15 Jakarta... yeeaaahhhh!!!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ALEYA
8.5
Aleya Cantika Saraswati terpaksa memikul beban keluarga setelah sang ayah pergi tanpa jejak. Tekadnya mencari keberadaan ayahnya justru mempertemukan Aleya dengan beberapa pria dari latar belakang berbeda. Di tengah konflik asmara yang membingungkan, ia tetap fokus pada misinya. Namun, saat sosok yang dicari ditemukan, kenyataan pahit justru menanti. Aleya harus memilih: menerima keputusan sang ayah atau berjuang membawanya pulang ke rumah demi ibu dan adik-adiknya.
Sampul Novel Alpha Damon
9.5
Damon menyadari keanehan dirinya sejak kecil akibat kutukan misterius. Ayahnya melarangnya bersosialisasi, namun ia tumbuh menjadi pemburu yang mematikan. Tanpa kehadiran serigala batin, Damon berubah menjadi sosok yang brutal dan menolak tanggung jawab sebagai Alpha. Segalanya berubah saat seorang putri cantik hadir di hidupnya. Demi melindunginya, Damon terpaksa merangkul takdir yang ia benci dan bangkit menjadi Alpha terkuat guna menjaga sang pujaan hati.
Sampul Novel Matahari di Atas Benua
8.2
Dalam perjalanan ke resor mewah Swiss, Bella, penulis muda penuh ambisi, bertemu Alex, fotografer yang sinis terhadap cinta. Keduanya terikat dalam petualangan tak terduga meski menyimpan rahasia besar. Bella tertekan tuntutan karier keluarga, sementara Alex dihantui masa lalu kelam. Di tengah indahnya Alpen, mereka harus memilih: berani mengambil risiko demi cinta sejati atau melepaskan peluang ini. Sebuah kisah tentang keberanian mengejar mimpi dan kekuatan hati.
Sampul Novel Release the Darkness
8.8
Heaven dan Kaylein terobsesi menemukan kaum abadi hingga menjelajahi dunia. Saat hampir menyerah, mereka justru menemukan kenyataan pahit di sebuah kastil tua di New Orleans. Kaylein diubah paksa menjadi vampir, sementara kekasihnya dilecehkan secara kejam oleh pemimpin klan yang dingin. Di tengah penderitaan dan transformasi fisik yang menyiksa, kesetiaan mereka diuji. Apakah cinta lama akan bertahan, atau takdir telah menyiapkan cinta baru bagi mereka?
Sampul Novel Secret-Life! (Petarung Tangguh!)
9.1
Setelah sekian lama, David akhirnya menginjakkan kaki di tanah air berkat bantuan rahasia dari pemerintah. Meski identitas aslinya terkunci rapat, tantangan besar kini menantinya di depan mata. Dapatkah ia menjalani kehidupan tenang sebagai warga sipil biasa tanpa terdeteksi? Di tengah upaya menyembunyikan masa lalunya yang kelam, David harus berjuang ekstra keras demi melindungi orang-orang tercinta dari segala ancaman yang mungkin muncul kembali.
Sampul Novel Suamiku Guy, Lelaki Sombong!
8.6
Sela, gadis pemberontak yang gila adrenalin, kehilangan segalanya saat motornya disita dan kekasihnya pergi. Di tengah kekacauan hidupnya, ia tak sengaja menabrak mobil mewah milik pria asing yang dingin dan angkuh. Perseteruan panas pun meledak di antara mereka. Namun, pertemuan itu justru menyeret Sela ke dalam pusaran rahasia besar dan pertaruhan nyawa yang berbahaya. Kini, ia harus menghadapi konflik yang jauh lebih menantang daripada sekadar balapan liar.