Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel You're My End

You're My End

Dara mengira Bryan adalah pelabuhan terakhirnya, namun hubungan dua tahun itu hancur saat Bryan lebih memilih Tasya, sahabat yang selalu diprioritaskannya. Di tengah luka mendalam akibat pengkhianatan tersebut, Dara berjuang keras untuk menghapus bayang-bayang sang mantan dari hidupnya. Akankah kehadiran Zyan menjadi titik balik yang membantunya bangkit dari keterpurukan, ataukah rasa kecewa itu terlalu berat untuk disembuhkan oleh cinta yang baru?
Bab
Bagikan

Bab 3

Prima mengangguk-angguk. “Memang seharusnya perempuan itu dicintai, bukan mencintai. Sekarang kamu sudah aman karena bisa bebas dari laki-laki rakus dan berengsek seperti dia. Semoga dia menyesal karena telah menyia-nyiakan gadis sebaik kamu.”

Dara mengulas senyum lega. Dia menegakkan tubuhnya lagi dan menghadap ke arah Prima. Sahabatnya itu tampak mengerutkan kening yang membuat Dara tersenyum geli dan langsung membawa Prima ke dalam pelukannya.

“Beruntungnya aku mempunyai sahabat seperti kamu, Prim. Awalnya aku ragu dengan keputusanku kemarin, tapi setelah kamu bicara seperti itu, aku merasa yakin jika Bryan memang bukan laki-laki yang baik untukku.”

Prima tertegun, namun dia segera membalas pelukan Dara dengan senyum mengembang. “Sebagai sahabat tugasku memang mendukungmu, Dar. Aku tidak akan membiarkan kamu tersesat dengan laki-laki yang tidak bertanggung jawab seperti Bryan.”

“Terima kasih, Prim. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika kamu tidak menjadi sahabatku,” kata Dara setelah melepas pelukannya.

“Sama-sama, ih. Jangan sungkan sama aku. Kita itu sudah menjadi sahabat sejak kecil. Semua badai sudah pernah kita lalui bersama,” jawab Prima, yang membuat Dara menarik kedua sudut bibirnya.

Prima pun tersenyum kecil dan merangkul pundak Dara dengan semangat. “Sudah, ah! Jangan melow-melow lagi. Sekarang waktunya kamu untuk move on dan melupakan mantanmu yang seperti setan itu! Are you okey, Dara?”

“Okey-dokey!” pekik Dara tidak kalah semangat.

Seseorang lalu mengetuk pintu dengan cukup keras, sehingga membuat Dara dan Misha seketika menoleh dan melihat laki-laki yang berdiri di ambang pintu dengan raut dingin bersama seorang perempuan di sampingnya.

Prima buru-buru berbisik. “Ssst, mereka rumornya pacaran, lho. Si ketua OSIS versus wakil ketua OSIS.”

Dara tidak menjawab dan hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum geli. Kemudian laki-laki yang menjabat sebagai ketua OSIS itu berdiri di depan kelas dan menyampaikan beberapa pengumuman bahwa hari ini sekolah dipulangkan lebih pagi karena para guru hendak berta’ziah.

Prima pun menjadi orang pertama yang bertepuk tangan dengan meriah. “Asyik! Pulang pagi, ya, guys, ya!”

Setelah beberapa saat ricuh, semuanya berhamburan keluar kelas untuk pulang. Beberapa masih ada yang di kelas karena tidak mau mengantre panjang di parkiran. Dara dan Prima menjadi dua gadis yang memilih menunggu di kelas terlebih dahulu sambil bergosip cantik.

Namun, Prima tiba-tiba meringis kesakitan sambil memegang perutnya. “Ya Allah, Dar. Kenapa perutku sakit, ya? Apa gara-gara kemarin malam aku makan seblak kebanyakan, terus bukannya minum teh hangat malah es teh.”

Dara mendelik, dia buru-buru mendorong tubuh Prima agar segera berdiri dan berjalan keluar kelas. “Iya sudah cepat sana ke toilet!”

Prima mendengkus, namun tidak banyak bicara lagi gadis itu bergegas menuju ke toilet sambil berlari. Dara menggelengkan kepalanya saat menatap punggung prima yang sudah hilang di balik pintu kelas. Dara pun memutuskan pergi ke perpustakaan untuk meminjam buku.

Karena kebetulan besok mata pelajaran Bahasa Inggris dan Dara tidak mempunyai kamus, dia berpikir mungkin lebih baik segera meminjam hari ini supaya besok tidak kehabisan dan antre. Selagi Prima ke toilet, tidak ada salahnya jika Dara menunggu gadis itu di perpustakaan.

Dara mendapati perpustakaan yang tampak sepi. Tentu saja karena beberapa siswa dan siswi lebih memilih pulang dari pada berlama-lama di sekolahan. Hal itu membuat Dara merasa tenang karena bisa memilih beberapa buku yang lain tanpa ada gangguan.

Lalu, ketika Dara berada di rak buku bagian kamus, dia kesulitan mengambilnya karena letak kamus yang dia incar berada di rak paling atas. Sementara tubuhnya yang mungil terlalu kesulitan untuk menggapainya. Dara pun mendengkus karena kesal saat tangannya tidak bisa mencapai kamus itu.

“Sepertinya aku harus banyak minum susu supaya bisa tinggi. Jika sudah begini, bagaimana bisa aku mengambilnya?” Dara mengembuskan napas kasar dan berkacak pinggang.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95JPS" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95JPS
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arrogant Husband
8.4
Demi menyelamatkan aset berharga peninggalan sang ibu dari kebangkrutan total akibat utang miliaran, Alexa terpaksa menghadapi tawaran gila Damian. Pria arogan yang membenci wanita itu menuntut seorang anak sebagai syarat bantuan finansialnya. Meskipun saling membenci, Damian tidak bisa menepis obsesi gelapnya pada Alexa. Kini, Alexa yang keras kepala harus terjebak dalam dinamika panas bersama pria temperamental tersebut. Akankah hubungan penuh paksaan ini berakhir sesuai rencana?
Sampul Novel Cinta Belum Berakhir
9.3
Lima tahun berlalu sejak Kanaya pergi tanpa pamit demi pernikahan pilihan orang tua, namun takdir justru mempertemukan kembali dirinya dengan Haitsam. Kini, Haitsam terjebak dalam tugas sulit membimbing Kanaya mengelola perusahaan milik ayah mertua wanita itu. Meski cintanya belum padam, Haitsam harus menekan perasaannya demi menjaga amanah sang atasan. Akankah rahasia masa lalu mereka terbongkar di hadapan suami Kanaya? Inilah dilema hati yang penuh risiko.
Sampul Novel Keponakanku yang Belum Lahir dan Telah Meninggal
9.5
Kakak iparku bersikeras melahirkan secara tradisional di desa meski kehamilannya sangat berisiko. Saat aku memaksanya ke rumah sakit demi keselamatan, dia justru menuduhku sebagai penyebab bayinya lahir prematur dan lemah. Kebenciannya memuncak hingga dia meracuniku. Namun, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu tepat saat dia meminta saran. Kali ini, aku memilih diam dan tidak akan ikut campur. Aku ingin melihat nasibnya tanpa campur tanganku.
Sampul Novel LUKA DI ANTARA KITA
8.1
Kehidupan rumah tangga seorang istri yang penuh kesetiaan seketika hancur saat ia memergoki suaminya menjalin hubungan gelap dengan sahabat karibnya sendiri. Pengkhianatan ganda ini membawa luka yang sangat mendalam. Kini, di tengah reruntuhan kepercayaan yang telah musnah, ia dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan ikatan pernikahan yang tersisa atau memilih pergi demi kedamaian dirinya sendiri selamanya.
Sampul Novel MENGGODA DOSEN GALAK
8.1
Bagi Darris, mencintai Netanya adalah dosa yang ingin ia ulangi terus-menerus. Enam tahun berpisah demi pendidikan tak mampu menghapus pesona wanita yang ia anggap sebagai hadiah Tuhan tersebut. Kini, takdir memberikan kejutan besar saat Neta kembali muncul sebagai dosen pembimbingnya di kampus. Meski panggilannya sering membuat Neta kesal, Darris tetap bertekad meluluhkan hati sang dosen galak agar hubungan mereka bisa berakhir di pelaminan.
Sampul Novel My Fated Girl
8.9
Ranaya Arabella Raharja nekat meninggalkan rumah demi menghindari perjodohan. Namun, hidupnya berubah drastis saat sang ayah mencabut semua fasilitas mewah miliknya. Tanpa tabungan dan tempat berteduh, Rana terjepit dalam kesulitan. Di tengah keputusasaan, Aiden Saka Bumi yang merupakan atasannya menawarkan tempat tinggal. Meski Aiden sangat menyebalkan, Rana harus memilih antara harga diri atau tawaran sang bos yang menegaskan bahwa tidak ada hal gratis di dunia ini.