Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Your Uncle is My Husband

Your Uncle is My Husband

Violet Angelina terjebak dalam dilema besar antara menyelamatkan nyawa ibunya atau mempertahankan cinta sejatinya. Di sisi lain, CEO ambisius bernama Leonard Horowits sangat terobsesi untuk memilikinya. Leonard menawarkan jaminan hidup mewah sebagai imbalan atas kesediaan Violet menjadi miliknya. Akankah Violet menemukan kebahagiaan dengan menerima pinangan sang miliarder demi bakti pada sang ibu, ataukah kekuatan cinta tulus mampu mengalahkan ambisi buta?
Bab
Bagikan

Bab 3

Lima tahun berlalu dan saat ini Violet tinggal di Paris, dia kembali melanjutkan pendidikannya di bidang desain pakaian. Violet pun sama sekali tidak melakukan kontak dengan keluarganya sebab masih ada saja yang melacak keberadaannya.

Kariernya di dunia mode pun sudah mulai meningkat sehingga dia sudah menikmati hidupnya di Paris. Dia sedang duduk di depannya suda ada meja dan kertas putih beberapa lembar dan di tangan kanannya ada sebuah pensil. Violet menggerakkan tangannya sehingga guratan lembut pensil itu membentuk menjadi sebuah gaun yang indah.

Terdengar suara dering ponsel, dia mengambil ponselnya lalu melihat siapa yang menghubunginya. Dia melihat nama yang tertera di layar ponselnya ada nama seseorang yang dia kenal sebagai penjaga sang ibu yang ada di Jakarta.

“Halo,” ucapnya pada seseorang yang ada di seberang telepon.

Violet mendengar suara seorang wanita yang terdengar khawatir dan dia juga mendengar tangis kecil dari orang yang ada di seberang telepon. Dia mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang itu dan tidak menyelanya.

Ada apa dengan ibuku?” tanya Violet pada orang yang ada di seberang telepon.

Orang itu pun langsung mengatakan apa yang sedang terjadi pada ibunya, dia juga mengatakan pada Violet untuk kembali ke Jakarta sebab dia sudah tidak bisa melakukan apa-apa. Sebelum menutup sambungan teleponnya orang itu mengatakan jika ada seseorang yang selalu bertanya tentang keberadaan Violet dan selalu mengancam sang ibu untuk mengatakannya.

“Kau jaga ibuku hingga aku kembali ke Jakarta,” ucap Violet lalu dia memutuskan sambungan teleponnya.

Violet terdiam sejenak dan menyandarkan kepalanya ke belakang kursi, dia tidak mengira jika keadaan sang ibu sedang dalam keadaan yang buruk. Dia berpikir apakah dirinya harus kembali ke Jakarta sedangkan dia masih belum bisa kejadian lima tahun yang lalu tentang kecelakaan dan penghinaan semua orang-orang di media sosial.

“Ada apa? Kenapa kau terlihat gelisah?” tanya seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam ruang kerja Violet.

Wanita itu adalah sahabat Violet yang memberikan usulan untuknya pergi dari Jakarta untuk beberapa tahun agar semua pemberitaan buruk tentangnya berhenti. Dia tidak lain adalah Anya yang sampai saat ini selalu ada di sisi Violet sebab dia sudah menganggap Violet sebagai saudarinya sendiri dan dia pun sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi.

“Ibu sedang sakit dan aku harus kembali ke Jakarta,” jawab Violet atas pertanyaan yang dilayangkan oleh Anya.

“Aku akan siapkan semuanya dan kita kembali ke Jakarta secepatnya,” sambung Anya dan dia pun langsung berjalan pergi meninggalkan ruang kerja Violet.

Anya pun sudah menganggap ibunya Violet seperti ibu kandungnya sendiri sehingga dia merasa ikut khawatir juga jika sang ibu dalam kesulitan bahkan kesehatannya terganggu. Dia dengan cepat menghubungi seseorang untuk mengurus semua hal tentang kepulangannya ke Jakarta.

Di dalam ruangan kerja Violeta pun mulai bergerak cepat untuk menyelesaikan semua pekerjaannya. Sehingga di saat dia pergi semua pekerjaannya sudah terselesaikan tetapi dia masih tidak bisa mengerjakan semuanya dengan baik sebab pikirannya masih tertuju pada sang ibu.

“Aku tidak bisa berpikir lebih baik aku langsung merapikan apa yang harus aku bawa,” Violet bergumam dan dia pun langsung merapikan mejanya dan membawa beberapa berkas yang penting untuknya. Dia mengambil tasnya lalu berjalan ke luar dari ruang kerjanya.

Violet berjalan dan dia berhenti di depan sebuah ruangan dan dia melihat Anya yang sedang merapikan mejanya. Dia membukan pintu yang terbuat dari kaca itu lalu dia bertanya pada Anya, “Apa kau sudah siap?”

Anya menganggukkan kepalanya dan dia mengatakan jika dia sudah siap untuk kembali ke apartemen untuk merapikan barang yang akan dibawa ke Jakarta. Setelah mengatakan semua itu mereka pun berjalan menuju area parkir dan memasuki mobil.

Dia menyalakan mesin mobilnya dan menjalankan mobilnya ke luar dari area parkir dan langsung menuju apartemen. Dalam perjalanan menuju apartemen mereka sama sekali tidak bicara karena mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Tidak begitu lama mereka sudah tiba di apartemen dan mereka pun bergegas merapikan semua barang yang akan mereka bawa untuk kembali ke Jakarta. Violet sudah selesai dengan semua barang yang akan dia bawa. Begitu pula dengan Anya yang sudah selesai dengan apa yang akan dia bawa juga.

“Apa semuanya sudah siap dan bagaimana dengan tiket pesawatnya?” tanya Violet pada Anya.

“Sudah aku siapkan semuanya dan kita hanya menunggu di bandara,” jawab Anya pada Violet.

Anya juga mengatakan jika orang yang mengurusi semuanya adalah orang yang sudah terbiasa dengan hal yang mereka perlukan dengan cepat. Violet percaya dengan apa yang diaktakan oleh Anya dan dia pun mengajak sahabatnya itu untuk pergi ke bandara.

Mereka berdua pun berjalan ke luar dari apartemennya dan Anya sudah memesan sebuah taksi untuk mengantar mereka ke bandara. Sebuah taksi sudah menunggu mereka berdua di depan pintu masuk gedung apartemen dan mereka pun langsung masuk ke dalam taksi.

***

Setelah menempuh penerbangan yang melelahkan Violet pun tiba di bandara Jakarta, dia menghirup udara negara kelahirannya dan dia mengingat semua hal yang sudah terjadi. Dia langsung mengenakan kaca matanya agar tidak ada yang mengenalinya.

“Apa kau masih takut ada yang mengenalimu?” tanya Anya pada sang sahabat yang terlihat tidak nyaman.

“Aku tidak tahu apakah ini adalah rasa takut atau …,” jawab Violet tetapi dia menghentikan kalimatnya.

Violet kembali berkata pada Anya untuk langsung pergi ke rumah sakit sebab dia sudah ingin bertemu dengan sang ibu. Anya pun menganggukkan kepalanya dan mereka pun berjalan ke luar dari bandara untuk naik taksi menuju salah satu rumah sakit ternama di Jakarta.

Mereka berdua pun masuk ke dalam taksi yang baru saja berhenti di depan mereka, tanpa banyak berkata lagi Violet langsung mengatakan pada sang sopir taksi untuk membawanya ke rumah sakit yang dia inginkan. Sang sopir pun langsung tancap gas menuju rumah sakit yang dikatakan oleh penumpangnya.

Perjalanan menuju rumah sakit sangat lama karena jalanan ibu kota saat ini sedang padat dan membuat Violet merasa kesal. Sudah lima tahun dia tidak pernah merasakan hal seperti ini, begitu juga dengan Anya yang sudah mulai menggerutu karena keadaan jalanan yang padat.

“Kalau begini kapan kita bisa tiba di rumah sakit?” ucapnya dengan nada kesal.

Violet hanya diam meski dirinya juga kesal dengan jalanan yang super padat. Namun, semua gerutu dan kesal tidak dapat mengubah semuanya dan dia hanya berharap agar bisa tiba di rumah sakit secepatnya.

Satu jam berlalu sangat cepat dan akhirnya Violet tiba di rumah sakit, saat dia ke luar dari dalam taksi dan hendak mengambil tasnya ada seseorang yang menariknya masuk ke dalam sebuah mobil yang baru saja terhenti di depan Violet.

“Violet …,” teriak Anya yang melihat sahabatnya dibawa dengan paksa oleh orang yang tidak dikenal.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NVB" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NVB
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Boss Dingin
9.7
Zahra Aiza Naadhira sempat mengalami penolakan saat melamar di Perusahaan Haidar karena penampilannya yang berbusana Muslimah. Namun, sang bos akhirnya berubah pikiran karena melihat potensi besar Zahra untuk memajukan bisnisnya. Alvino Daffa Haidar, pemilik perusahaan terkaya di Indonesia, dikenal sangat dingin terhadap wanita. Menariknya, ayah Alvino ternyata menjalin kerja sama bisnis dengan ayah Zahra, yang menambah kerumitan hubungan mereka.
Sampul Novel Dikhianati Saat Hati Masih Percaya
9.3
Arkan Ravendra kehilangan pengantinnya, Nayara, yang terpaksa menikah siri dengan Darryl Adraya akibat penebusan utang. Arkan bersumpah merebutnya kembali, sementara istri sah Darryl, Laras, merasa dikhianati hingga terjebak hubungan gelap dengan pria lain. Nayara kini terhimpit di antara keluarga Arkan yang obsesif dan keluarga Darryl yang merendahkannya. Akankah cinta tumbuh dari keterpaksaan ini, atau semua hancur saat masa lalu menuntut balas?
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Ibu Mandul Melahirkan Sextuplets Untuk CEO Panas
8.9
Dikhianati Callan karena dianggap mandul, Amy memilih bercerai dan menghabiskan malam panas bersama seorang gigolo sebelum mengasingkan diri. Enam tahun berlalu, ia kembali membawa kejutan: enam anak kembar yang menggemaskan. Namun, Amy terkejut saat mengetahui bos barunya di NorthHill adalah pria dari masa lalunya itu. Di tengah perbedaan status, mampukah Amy menyembunyikan rahasia besar ini dari sang CEO berkuasa yang selama ini juga dikira tidak bisa memiliki keturunan?
Sampul Novel Istri Pengganti Tuan Muda!
8.8
Demi menjaga martabat keluarga Wijaya dan Maduswara, seorang ayah memohon kepada putrinya untuk menjadi pengantin pengganti. Jika pernikahan besar ini sampai batal, reputasi leluhur mereka akan hancur seketika. Tak hanya itu, nasib perusahaan yang telah dibangun sang ayah selama bertahun-tahun kini berada di ujung tanduk. Sang putri pun dihadapkan pada pilihan sulit untuk menyelamatkan kehormatan serta masa depan bisnis keluarganya.
Sampul Novel Jodoh Wasiat Nenek
9.4
Persahabatan masa kecil Jingga dan Davin berujung pada pernikahan karena wasiat nenek mereka. Sayangnya, Davin tak punya rasa cinta dan memilih mengejar karier di luar negeri. Saat kembali, ia membawa wanita lain dan menuntut cerai. Jingga yang terluka akhirnya setuju untuk berpisah. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Namun, Jingga kini membawa seorang anak kecil yang wajahnya sangat mirip Davin. Siapakah sebenarnya identitas bocah itu?