Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Why Im Fall For You

Why Im Fall For You

Aria menyimpan dendam masa lalu karena ayah Luna telah merebut ibunya. Saat bisnis Luna terancam hancur, Aria memanfaatkan momen tersebut untuk melancarkan sebuah rencana balas dendam yang licik. Ia menawarkan bantuan finansial dengan syarat Luna harus bersedia menjalani pernikahan kontrak selama setahun. Akankah Luna masuk ke dalam jebakan Aria untuk menyelamatkan hartanya, dan mampukah Aria menjalankan misinya tanpa melibatkan perasaan yang namanya perasaan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku memiliki sebuah rencana

Pukul 23.14

Luna masih terdiam di kamarnya. Matanya yang masih terjaga sedari tadi pun tak juga menunjukkan tanda-tanda ingin mengajak beranjak ke alam mimpi. Padahal, wanita berusia tiga puluh empat tahun dengan gaya rambut panjang berponi itu belum sempat tertidur satu jam pun sedari siang tadi.Ia terus terjaga dengan pikirannya yang kini tengah banyak memproduksi kecemasan. Tetapi ia memang sengaja membuat dirinya tak tertidur sepanjang hari dengan meminum kopi murni yang rasanya pahit, yang akhirnya mampu mengusir rasa kantuk.

Karena wanita itu kini tengah memeras otak demi menemukan solusi untuk menyelamatkan bisnisnya yang selangkah lagi akan tumbang. Dia sedang mencari pinjaman untuk jumlah dana yang sungguh sangat tidak bisa dikatakan sedikit untuk memperbaiki keuangan bisnisnya. Ia telah mencoba dan memikirkan untuk meminjam dana pada beberapa orang yang dikenalinya, namun kebanyakan dari mereka tidak sanggup dengan pinjaman dana yang diajukan olehnya. Mereka memiliki beragam alasan, mulai dari karena tak memiliki uang sebesar yang diminta Luna, tak bisa meminjamkan karena takut serta tidak mempercayai Luna, atau juga karena mereka tidak yakin, disebab mereka juga takut nantinya kehilangan uang besar yang dipinjamkan.

Sementara Luna sendiri sangat memperhitungkan dengan matang dengan rencana dirinya yang meminjam sejumlah dana sangat besar tersebut. Dia juga memikirkan banyak faktor resiko jika dia berhasil mendapatkan dana tersebut. Salah satunya dia berpikir apakah nanti ia sanggup mengganti dana besar yang dipinjam tersebut?

Ia juga bertanya-tanya apakah usahanya akan bisa bangkit setelah peminjaman tersebut, hingga mampu melunasi hutang?

Luna merasa semuanya kacau dan serba salah. Ia seperti berada dalam jalan yang buntu. Dia tak bisa meminjam pada semua rekan bisnis yang dia kenali. Dikarenakan ia tahu bahwa beberapa di antara mereka pun banyak yang menaruh rasa benci yang Luna sendiri belum tahu apa alasannya. Benci tanpa sebab. Mungkin salah satunya karena tidak suka dengan kesuksesan wanita itu. Ya, itu adalah salah satu alasan yang masuk akal. Karena seperti kata pepatah yang memberikan nasihat bahwa tidak semua kawan baik bahkan saudara sendiri suka dengan apa yang kita capai. Di antara mereka banyak yang hanya bersikap baik dan mendukung di depan, namun di belakang, mereka sangat membenci kita. Sangat tidak suka dengan pencapaian orang dekat mereka sendiri. Bahkan tak jarang dari mereka yang berusaha untuk menghancurkan atau menjatuhkan saudaranya yang telah mendapat sebuah pencapaian.

Maka dari itulah, Luna sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan saat ini, sekalipun dirinya sedang berada pada posisi yang teramat sangat membingungkan, memusingkan dan pastinya tidak diinginkan oleh siapapun. Siapa pula orang di dunia ini yang senang jika usaha yang dia rintis dari nol, kini terancam hancur dan hilang?

Sementara usaha tersebut adalah salah satu hal terpenting dalam hidup kita. Jika ada yang suka dan bahagia dengan mengalami kondisi seperti demikian, maka orang tersebut tidak bisa dikatakan orang yang waras. Dia sinting. Karena malah senang dengan masalah besar.

Sekali lagi dikatakan. Luna merasa sedang berada di jalan yang buntu. Posisinya serba salah. Jika dia tidak menyelamatkan usahanya yang tinggal tersisa satu, maka semuanya akan bertambah runyam. Dia mungkin akan kehilangan sumber penghasilan sementara membangun bisnis baru tidak semudah membalikan telapak tangan. Tetapi dia mencari dana pinjaman pun takut dan itu cukup sulit.

Maka saat itu, di malam ketika dia tak juga terlelap disebab oleh permasalahan yang tengah dihadapi, Luna mendapatkan sebuah pesan email yang entah adalah sebuah keberuntungan yang akan menyelamatkan usahanya, atau ...

Pesan di dalam inbox email itu tidak terlalu banyak. Hanya berbunyi :

[Hai. Aku tahu kau sedang dalam kesulitan. Aku mendengar kabar tentang bisnismu di banyak media berita. Nah, jika kau butuh bantuan dengan sejumlah dana yang besar, maka datang saja ke alamat ini]

Mata Luna mengulir ke bagian bawah surat tersebut, yang menyertakan sebuah alamat salah satu tempat yang berada di kota Jakarta. Namun, saat matanya menyapu habis seluruh tulisan di surat elektronik tersebut, Luna tak menemukan si pengirim menyertakan namanya untuk memberitahu.

Wanita itu kemudian menutup surat elektronik tanpa membalasnya. Lalu menaruh laptop ke atas meja dengan agak kesal. Dia merasa sebal karena di tengah dirinya yang sedang menghadapi kesulitan besar, masih ada orang yang sepertinya ingin bercanda dengannya. Meski dia yakin banyak orang yang dia kenal di luar sana yang saat ini tengah merasa senang dengan kabar tentang kebangkrutan usaha miliknya.

Itu tak bisa disangkal. Suka atau tidak, faktanya memang banyak orang yang tidak senang dengan Luna dan pencapaiannya selama ini. Bisa jadi, email dari tanpa nama si pengirim tersebut adalah merupakan keisengan orang-orang kenalannya atau saingan bisnisnya. Bisa saja mereka sedang merayakan kebangkrutan usaha milik Luna. Maka dari itu, salah satu dari mereka mengirim sebuah surat jahil. Siapa yang mau menerima tawaran bantuan dari orang misterius? Bukankah itu terdengar menakutkan?

Luna kemudian merebahkan tubuhnya ke atas kasur dan menarik selimut. Ia telah memutuskan untuk memaksakan matanya agar segera tertidur meski rasa kantuk di matanya sangatlah sedikit. Karena tetiba dia mengkhawatirkan kesehatannya. Dia teringat tentang begadang dan tidur terlalu larut malam yang akan membuat kesehatan tubuh terganggu. Jadi dia menjadi lebih peduli, tak ingin kesehatan tubuhnya ikut tumbang seperti bisnisnya saat ini. Karena dirinya harus tetap hidup untuk mengurus keluarga serta bisnis tersebut. Apapun yang terjadi. Ya, apapun yang terjadi dan apapun caranya.

Apapun?

Tetiba Luna membuka kembali matanya yang baru saja hendak membawa ke alam mimpi. Dia beringsut dari tempatnya berbaring dan tangannya meraih laptop yang telah ditaruh tadi di atas meja lalu mengubah posisi berbaringnya menjadi duduk. Lalu membuka kembali surat elektronik di dalam email dari orang yang tidak diketahui namanya. Si pengirim misterius. Disapunya seluruh isi surat itu kembali dengan mata yang kini tidak mengantuk lagi.

Dan saat di bagian yang sudah habis dari isi surat, ia menatapi dengan agak lama.

"Siapa sebenarnya yang mengirim ini?" gumamnya.

Apakah orang yang mengirim surat tersebut serius ingin membantunya atau hanya sekadar iseng. Luna tahu alamat email miliknya pribadi bukanlah sesuatu yang dia privatkan. Karena memang banyak orang yang bisa menghubunginya lewat itu. Tetapi ia yang saat ini memang sedang sangat membutuhkan bantuan, tidak bisa mengabaikan pesan tersebut begitu saja. Ia yang meskipun benci mengakuinya, malah berharap bahwa pesan tawaran bantuan tersebut terlihat konyol baginya itu adalah sungguhan dari orang yang benar-benar ingin membantunya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikah, Tapi Bukan Untuk Dicintai
9.6
Terdesak utang, Lana menerima tawaran Valerie untuk menggoda ayahnya, Cedric Vellani, demi membatalkan pernikahan pria kaya itu dengan wanita pemburu harta. Namun, Cedric yang dingin tak mudah ditaklukkan. Lana justru terjebak dalam pesona sang target hingga hubungan transaksional mereka berubah jadi perasaan terlarang. Saat Valerie merasa dikhianati, Lana harus memilih antara uang atau cinta yang berawal dari kebohongan. Akankah ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Gadis Kecil Milik Tuan Nicholas
9.6
Nicholas Lauther terkejut saat baru menjabat CEO Nexon Games, karena Billi dan Emma menjodohkannya dengan Amora Georgina. Amora, gadis 19 tahun dari keluarga sederhana, baru saja pindah ke kota untuk mengelola restoran steak milik Mark dan Anna. Meski kepribadian mereka bertolak belakang, Nicholas dan Amora terpaksa bersandiwara demi orang tua mereka. Sambil berpura-pura patuh, keduanya diam-diam menyusun rencana matang untuk membatalkan ikatan perjodohan tersebut.
Sampul Novel Istri Bayaran Untuk Bos Galak
8.9
Keinginan Devan untuk memiliki Cecil kembali berujung pada ancaman yang sangat ekstrem. Meski masa kontrak mereka telah berakhir, Devan menolak melepaskan wanita itu begitu saja. Dalam suasana penuh tekanan, sang bos yang angkuh bersumpah akan menghamili Cecil agar ia tak bisa pergi lagi. Cecil yang ketakutan mencoba memohon, namun Devan justru semakin terobsesi untuk mengikatnya melalui kehadiran seorang anak demi mempertahankan hubungan mereka.
Sampul Novel Love for Haphephobia
8.5
Demi menggagalkan pernikahan ketiga ibunya, Arkania Lintang Jagat terjebak dalam sandiwara cinta yang rumit. Ia mengaku mencintai Bintang, calon saudara tirinya. Sang ibu yang ragu karena haphephobia Lintang, menuntut bukti nyata. Di hadapan Ishan sang mantan kekasih, Lintang nekat mengecup bibir Bintang. Aksi berani ini justru memicu obsesi Ishan untuk merebut kembali hati Lintang, sementara hubungan Lintang dan sepupu angkat Ishan itu semakin pelik.
Sampul Novel Mantan Suami yang Gigih: Tetaplah Bersamaku
9.0
Linsey tak menyangka pertemuan pertama dengan suaminya, Bryson, setelah tiga tahun menikah justru terjadi dalam situasi memalukan. Bryson bahkan tak mengenalinya dan menganggapnya wanita rendah. Pasca cerai, takdir mempertemukan mereka kembali saat Linsey bekerja sebagai penasihat hukum di kantor Bryson. Kini, Bryson yang jatuh cinta memohon Linsey tetap tinggal. Akankah Bryson mampu membuang harga dirinya demi mengejar cinta Linsey yang dulu ia sia-siakan?
Sampul Novel Melahirkan Anak Bos Killer
8.9
Demi membiayai pengobatan ayahnya pasca kecelakaan hebat, Sarah Adelia terpaksa menikahi Wisnu Pratama dan berjanji memberinya keturunan. Namun, pernikahan itu penuh luka karena sikap kasar Wisnu yang masih terbelenggu masa lalu. Saat impian Wisnu memiliki putra terwujud, Sarah justru jatuh koma setelah persalinan. Kini, di ambang maut, Sarah harus berjuang antara bertahan hidup demi sang buah hati atau menyerah pada penderitaan panjangnya.