
When I touch you
Bab 2
Noah memperhatikan dj black angel yang hanya berdiri mematung saja di depan pintu.
"Lo?"
"Dj black angel?" tanya Noah.
Dj black angel terlihat gugup, "Ah ya, gue."
"Sini dong, kita ngobrol." Noah menepuk-nepuk kursi disebelah nya.
Dj black angel pun menghampiri Noah dengan langkah yang diseret, seperti enggan menemui Noah.
Dj black angel duduk di kursi tepat samping Noah. Noah memberikan minuman koktail kepada dj black angel.
"Minum, biar kita ngobrolnya santai."
Dj black angel menerima minuman dari Noah sambil meminumnya, tangannya agak gemetar.
Noah terus memperhatikan gerak-gerik dj black angel.
"Apa sebelumnya kita pernah bertemu?" tanya Noah sambil menatap dj black angel.
Uhuk.. Uhuk..
Tiba-tiba dj black angel menyemburkan minumannya dan sampai terbatuk.
"Sorry.. Sorry.. " ucap dj black angel.
"Kita baru pertama ketemu ko. Mungkin lo lihat gue saat nge dj," jawab dj black angel.
Noah mengangguk sambil terus menatap wajah dj black angel. Noah ingin tahu, seperti apa wajahnya karena dj black angel terus menutupinya dengan topeng, walaupun hanya sebatas mata, tapi Noah ingin melihat jelas, siapa dj black angel itu.
"Gue baru pertama datang ke tempat ini dan dengerin musik yang lo mainkan," ucap Noah sambil meminum alkohol.
"Katanya buat booking lo itu cukup susah," ucap Noah sambil mengunyah es batu.
"Gue memang jarang menemui klien. Gue hanya nge dj, kalo ada yang mau booking gue ya gue harus pilih klien yang gue mau dan berapa banyak yang klien itu keluarkan untuk bertemu gue,"
"Lo cukup menarik," ucap Noah sambil tersenyum menyeringai menatap dj black angel.
"Jadi, lo mau apa dari gue?" tanya dj black angel.
"Having s*k?"
Dj black angel tersenyum miring, "Sorry, tapi gue ngga menerima hal seperti itu. Gue cuma menemani klien gue,"
"Kalo lo mau begitu, cari wanita lain. Biar gue hubungi kenalan gue, kalo lo mau?"
Tiba-tiba Noah tertawa, "Haha.. Lucu ya lo. Emang apa bedanya Dj, Lc, wanita malam? Lo tuh sama aja."
Dj black angel cukup jengah, jujur saja memang dia melayani klien, tapi hanya sekedar untuk menemani minum, karaoke atau mendengar celotehan-celotehan mereka. Tidak sampai berhubungan badan.
"Jangan sama kan gue dengan mereka! Kalo lo cuma mau hina gue, mending lo pergi! Biar gue balikin duit lo!" Dj black angel sudah terpancing emosi sampai dia berdiri.
"Tenang, kalem down." Noah perlahan menenangkan dj black angel. Dia meraih tangannya, sampai dj black angel duduk.
"Gue cuma penasaran aja, dan gue mau lo temenin gue minum. Sorry, kalo tadi perkataan gue salah," ucap Noah.
Sebenarnya, Noah ingin mengenal lebih jauh dj black angel karena saking penasaran, dia itu siapa? Dan wanita seperti apa? Karena banyak orang yang membicarakan nya, juga mengidolakannya, apalagi dikalangan para pria hidung belang yang suka ke klub malam.
"Jadi, nama lo Noah?" tanya Dj black angel.
"Yap.. Lo tau kan perusahaan Samudera, nah itu perusahaan gue."
"Nama asli lo siapa?" tanya Noah.
"Sorry gue ngga bisa kasih tau nama asli gue dan buka topeng gue," ucap dj black angel.
"Kalo gue bayar dengan harga tinggi gimana?"
Dj black angel tampak sedang berpikir. "Tetap aja gue ngga bakal buka."
"Menarik." Noah tersenyum menyeringai.
Dia kembali minum alkohol, begitu juga dengan dj black angel, tapi dia hanya minum sedikit.
Tangan Noah sudah berada di pinggang dj black angel, merangkulnya semakin mendekat.
"Kalo grepe-grepe boleh kan?" Noah menatap mata dj black angel, seperti tidak asing baginya.
"Jangan keterlaluan!"
Tapi tetap saja, pada dasarnya Noah nakal. Dia menyentuh paha dj black angel. Dj black angel, menahan tangan Noah.
Lalu Noah menatap bibir dj black angel, "Kalo ini boleh kan?" Jari-jari Noah telah berada di bibir dj black angel.
Noah langsung meraup bibir dj black angel dengan rakus. Ciuman yang tak terkontrol.
Sementara itu, dj black angel melotot saat tiba-tiba kliennya itu menciumnya.
"Hmmhh.. " Dj black angel memukul dada Noah, supaya berhenti.
Noah melepaskan ciuman itu, matanya seperti diliputi oleh gairah. Noah menghirup leher jenjang dj black angel dan sedikit menggigit nya, membuat tanda kemerahan.
"Aww.. "
Sampai tiba-tiba Noah tertidur karena banyak minum. Memang itu kelemahan Noah, jika banyak minum, maka dia akan tertidur.
Dj black angel langsung mendorong Noah ke sofa. "Hah.. Dasar sialan!"
Dj black angel menelepon seseorang lalu keluar dari ruangan itu, meninggalkan Noah sendiri yang sudah terkapar.
***
Matahari pagi yang silau, membuat tidur Noah terganggu. Namun, Noah malah menutup, wajahnya dengan selimut. Sampai akhirnya ada seseorang yang menyingkap selimutnya.
"Bangun.. Ini udah jam berapa? Kamu tuh seorang pemimpin, masa jam segini masih tidur." Suara seorang wanita paruh baya mengomel.
"Masih ngantuk.. "
"Kapan sih kamu dewasanya?"
Seketika, Noah langsung bangun saat baru ngeuh itu adalah suara mama nya.
"Astaga.. Mama.. " Noah duduk di kasurnya. Mama nya juga berada disisi kasur.
"Mama ko bisa ada di sini?" tanya Noah.
Wanita paruh baya dengan rambut pendek sebahu itu adalah ibunya Noah. Seorang singel parents, ayahnya telah meninggal dan mau tak mau Noah lah yang menerus kan perusahaan itu. Namanya Andini, atau disebut bu Andin.
"Kamu ngga liat lagi ada dimana?" tanya mama nya.
Noah melihat sekeliling kamar, rupanya dia ada di kamar rumahnya bukan di apartemen. Karena Noah itu tinggalnya di apartemen, supaya bisa bebas, eh malah kembali ke rumah.
"Ko aku bisa ada di sini ma? Apa yang terjadi?"
"Coba kamu ingat-ingat," ucap bu Andin sambil membuka jendela supaya udara segar masuk.
"Mama tinggal kasih tau aja, apa susahnya?"
"Kamu semalam mabuk," jawab bu Andin.
"Iya aku tau ma."
"Gitulah, tanpa pengawasan dari mama. Kamu pulang larut, mabuk, mama ngga suka kamu seperti itu." Keluhan dari seorang ibu.
"Noah, ngga bermaksud untuk mabuk ma. Noah kelepasan aja,"
"Mama, tunggu di ruang makan. Cepat mandi dan bersiap." Bu Andin turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan.
Noah berusaha mengingat bagaimana dia bisa pulang ke rumah mama bukan ke apartemen nya.
"Ah sial! Gue ga inget lagi!" Noah mengacak rambutnya frustasi.
"Ini gara-gara dj black angel." Seketika pikiran Noah melayang ke kejadian tadi malam, saat dia mencium dj black angel. "Arghh.. Bibir seksi dan manis itu."
Noah turun ke bawah, di meja makan sudah ada mama dan adiknya, Savina yang masih berusia 17 tahun.
"Pangeran baru bangun, silakan duduk ya," ucap Savina.
"Apa sih de?"
"Kebiasaan abang ini, coba kalo semalam orang itu ngga nganterin ke rumah... " belum melanjutkan kalimatnya, bu Andin sudah memotong nya duluan. "Cepat dimakan, ini udah kesiangan."
Noah jadi kepikiran apa yang dibicarakan oleh adeknya itu. Siapa orang yang telah membawanya pulang ke rumah? Orang itu tau alamat rumahnya?
Anda Mungkin Juga Suka





