Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Simpanan Miliarder

Wanita Simpanan Miliarder

Demi membiayai operasi jantung putranya, Amara terpaksa menerima tawaran gelap dari CEO dingin, Rendra Baskara. Ia bekerja sebagai sekretaris sekaligus wanita simpanan pria itu. Konflik batin menghantui Amara karena ia harus mengkhianati Laras, istri Rendra yang sangat baik padanya. Saat kontrak berakhir, Amara mencoba pergi, namun Rendra justru mengejarnya karena sadar akan cintanya. Kini, mereka terjebak dalam pusaran pengkhianatan dan pengorbanan yang rumit.
Bab
Bagikan

Bab 2

Hari itu, Amara berdiri di depan gedung tinggi yang megah dengan tangan gemetar. Nama Baskara Group terpampang besar di atas pintu masuk, mencerminkan kemewahan dan kekuatan perusahaan yang telah membawa Rendra Baskara ke puncak kesuksesan. Tapi bagi Amara, nama itu lebih dari sekadar lambang kekayaan. Nama itu kini menjadi satu-satunya jalan keluar dari keputusasaan yang mengikat hidupnya.

Ia mengenakan blus putih dan rok hitam sederhana yang sudah lama tak digunakan, berharap penampilannya cukup layak untuk memenuhi panggilan Rendra. Namun, ada sesuatu di dadanya yang terasa berat-sebuah firasat gelap yang tidak bisa ia abaikan.

"Bu Amara?" Sebuah suara mengejutkannya. Seorang wanita berusia sekitar 30-an dengan seragam resepsionis tersenyum ramah ke arahnya. "Pak Rendra sudah menunggu Anda di lantai 30."

Amara hanya mengangguk tanpa suara, mengikuti arahan menuju lift. Saat pintu lift menutup, ia merasakan ruangan kecil itu seperti menekan tubuhnya. Napasnya terasa berat, dan ia berusaha mengingat wajah kecil Aksa yang tertidur lemah di rumah sakit. **Demi Aksa, aku akan lakukan ini.**

Sesampainya di lantai 30, pintu lift terbuka langsung menuju sebuah ruangan besar dengan desain interior minimalis namun mewah. Dinding kaca memperlihatkan pemandangan kota Jakarta yang sibuk, sementara meja besar di ujung ruangan tampak rapi tanpa satu pun berkas berserakan.

Di sana, seorang pria berdiri membelakanginya, mengenakan setelan abu-abu gelap yang pas di tubuhnya. Rambutnya hitam pekat, dan posturnya memancarkan wibawa yang dingin. Saat ia berbalik, tatapan matanya yang tajam seperti menusuk langsung ke jiwa Amara.

"Amara Pratama." Suaranya berat dan dalam, seperti yang ia dengar di telepon.

"Iya, Pak. Terima kasih sudah memberikan kesempatan ini," jawab Amara, mencoba terdengar percaya diri meski suaranya sedikit gemetar.

Rendra melangkah mendekat, matanya tidak pernah lepas dari wajah Amara. "Kau tahu apa yang sedang kau hadapi, bukan?"

Amara mengangguk. "Saya hanya ingin menyelamatkan anak saya."

"Dan kau paham apa yang aku minta?" Pria itu tidak mengubah nada suaranya, tetap datar dan dingin, tapi ada sesuatu yang membuat Amara merasa kecil di hadapannya.

"Saya akan bekerja sebagai sekretaris Anda," jawab Amara, meskipun ada keraguan dalam suaranya.

Rendra menyeringai tipis, senyumnya tidak pernah sampai ke matanya. "Benar, tapi ada lebih dari itu. Aku membutuhkan seseorang yang bisa memenuhi kebutuhanku di luar urusan pekerjaan. Kau harus siap kapan pun aku memintamu."

Kata-kata itu seperti petir yang menyambar Amara. Meski ia sudah menduganya sejak awal, mendengar langsung pernyataan itu membuat tubuhnya menegang. "Anda... Anda meminta saya untuk..."

"Bukan hanya sekretaris," potong Rendra, tatapannya semakin tajam. "Aku butuh seseorang yang bisa menjaga 'kenyamananku'. Aku tidak akan memaksamu. Kau bisa pergi sekarang jika merasa tidak sanggup. Tapi jika kau menerima, aku pastikan Aksa akan mendapatkan semua yang dia butuhkan."

Air mata Amara menggenang di pelupuk mata. Hatinya berteriak ingin menolak, ingin melarikan diri dari ruangan ini, dari pria ini. Tapi bayangan Aksa di rumah sakit menghancurkan semua kebanggaannya. Anak itu membutuhkan dirinya, dan jika ini harga yang harus ia bayar, maka ia tidak punya pilihan lain.

"Aku terima," jawabnya dengan suara lirih, hampir seperti bisikan.

Rendra tersenyum lagi, kali ini sedikit lebih lebar. "Bagus. Aku tahu kau adalah wanita yang cerdas. Sekarang, tandatangani ini."

Ia menyerahkan selembar dokumen kontrak kepada Amara. Dengan tangan gemetar, Amara membaca sekilas isi kontrak itu. Semua terlihat formal dan profesional, kecuali satu pasal yang membuat tenggorokannya tercekat: **'Karyawan bersedia memenuhi permintaan pribadi direktur tanpa batasan waktu selama kontrak berlangsung.'**

"Berapa lama kontraknya?" tanya Amara pelan.

"Setahun," jawab Rendra singkat. "Dan setelah itu, kita lihat saja."

Amara tahu tidak ada jalan mundur. Ia menandatangani kontrak itu dengan tangan gemetar, menuliskan namanya seperti seorang narapidana yang menandatangani hukuman seumur hidup.

"Sangat baik," ujar Rendra, mengambil kembali kontrak itu. "Mulai hari ini, kau akan bekerja di sini setiap hari, dan pastikan kau selalu tersedia saat aku memanggilmu, tak peduli jam berapa pun."

Amara mengangguk lemah. Ia ingin bertanya lebih banyak, ingin memastikan semua ini hanya mimpi buruk, tapi ia tahu jawabannya sudah jelas. Ia telah menyerahkan dirinya ke dalam tangan pria yang bahkan tidak memandangnya sebagai manusia, melainkan sekadar alat untuk memenuhi kebutuhannya.

"Bersiaplah, Amara. Dunia yang kau masuki bukan dunia yang mudah," ujar Rendra sebelum berbalik dan berjalan menuju mejanya.

Saat Amara keluar dari ruangan itu, ia merasa tubuhnya semakin berat. Langkah-langkah kecilnya menuju lift seperti membawa beban yang tak terlihat, tapi ia tahu ini baru awal dari mimpi buruk yang sebenarnya. Demi Aksa, aku harus bertahan, gumamnya dalam hati, meski bayangan pria dingin itu terus menghantui pikirannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apakah Ini Cinta?
8.1
Terjebak dalam pernikahan sepuluh tahun bersama Tristan, seorang miliarder posesif dengan sindrom Jacob, sang istri hidup dalam pengawasan ketat dan gelang pelacak. Meski sangat mengekang, Tristan selalu melindunginya dari siapa pun yang merendahkannya. Demi mendapatkan cinta sang istri, Tristan bahkan melakukan vasektomi reversal hingga sang istri hamil tiga bulan. Namun, badai datang saat kakak Tristan dan teman masa kecilnya datang menyerang dengan tuduhan perselingkuhan palsu. Di tengah kondisi sekarat akibat keguguran yang dipicu oleh penganiayaan mereka, Tristan tiba dan dihadapkan pada bukti fitnah yang dirancang untuk menghancurkan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Brave Heart
8.7
Hidup Seruni Arkadewi hancur setelah kecelakaan membuatnya timpang. Ia dikhianati kekasih dan sahabatnya, lalu dipaksa ayah tirinya menikahi pria tua demi harta. Seruni pun kabur demi membuktikan kemandiriannya meski fisik terbatas. Di sisi lain, Antonio Brata Kesuma adalah pria kaya yang membenci segala bentuk kecacatan. Bagi Antonio, tekad Seruni hanyalah misi bunuh diri, namun Seruni tetap teguh berjuang menggapai mimpinya tanpa mau dikasihani.
Sampul Novel Cinta Semalam Dengan Miliarder
9.1
Melinda, gadis desa berusia 21 tahun, terjebak pengkhianatan teman hingga berakhir di pelukan Lukas, CEO ternama. Malam gairah itu membuahkan benih yang mengancam reputasi Lukas. Sang miliarder kini bimbang antara menjaga nama baik atau bertanggung jawab atas bayi tersebut. Di tengah rahasia gelap dan intrik keluarga, mereka harus menghadapi perbedaan status yang tajam. Akankah cinta mengatasi kebencian, ataukah ambisi menghancurkan masa depan yang baru saja dimulai?
Sampul Novel Kesalahan Cinta CEO: Balas Dendam Manisnya
8.2
Dunia Dayna runtuh saat Jon, pria yang ia cintai dalam diam, bertunangan dengan wanita lain. Enggan terpuruk, ia bangkit demi kebahagiaan sendiri. Karier Dayna pun melesat hingga menarik banyak pengagum baru. Jon yang menyesal berusaha kembali, namun Dayna hanya melempar senyum penuh teka-teki. Sebagai balasan, ia mengumumkan pencarian istri bagi sang CEO di internet dan menyebar nomor Jon ke berbagai situs kencan untuk mengacaukan hidupnya.
Sampul Novel Kill Me, Love Me
9.4
Fajar adalah pemilik perusahaan teknologi yang menyembunyikan rahasia besar mengenai kondisi kepribadian gandanya. Meskipun ia memiliki kekasih bernama Mariska, hanya Indira yang mengetahui kebenaran tersebut. Kedekatan yang terjalin antara Fajar dan Indira memicu benih cinta yang rumit, di mana ketiga kepribadian Fajar justru jatuh hati pada Indira. Di tengah konflik batin ini, mampukah Indira menyembuhkan Fajar? Siapa yang akhirnya akan dipilih oleh hati Fajar?
Sampul Novel Menjadi Istri Musuhku
9.8
Selena Grant, putri bangsawan Kota Seaview yang ambisius, tiba-tiba terbangun tanpa ingatan tentang tiga tahun terakhir hidupnya. Ia terkejut mendapati dirinya telah menikah dan rela merendahkan martabat demi mengejar cinta pria yang justru membencinya. Meski bukti pesan putus asa memenuhi ponselnya, Selena yang asli takkan membiarkan siapa pun menghinanya. Kini, ia bertekad membalas perlakuan buruk suaminya dan merebut kembali harga dirinya yang sempat hilang.