Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Satu-satunya di Asrama Pria

Wanita Satu-satunya di Asrama Pria

Bekerja sebagai petugas asrama putra membawa perubahan besar bagi kehidupan seorang gadis. Di lingkungan barunya, ia kerap menyaksikan berbagai situasi canggung yang membuat pipinya memerah. Keadaan menjadi semakin rumit saat beberapa mahasiswa mulai mendatanginya secara misterius di tengah malam. Terjebak di antara tuntutan pekerjaan dan interaksi tak terduga dengan para penghuni, ia kini harus menghadapi dinamika kehidupan asrama pria yang penuh dengan kejutan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 3

Saat itu, Federic tidak mengenakan atasan, memperlihatkan otot-otot tubuhnya yang kencang dan berisi. Dia terlihat begitu kuat dan maskulin.

Aku hanya melirik sekilas, lalu buru-buru menundukkan kepala, merasa canggung dan tak berani menatapnya lagi.

"Halo Kak Wendy!"

Federic menyapaku dengan santai, seolah-olah kejadian semalam sama sekali tidak pernah terjadi.

Aku hanya mengangguk singkat. Saat ini, aku hanya ingin segera pergi, menjauh darinya.

Namun, tubuh Federic yang besar menghalangi jalanku. Saat tak ada orang di sekitar, dia membungkuk mendekat dan berbisik di telingaku.

"Kak Wendy, maaf ya ... kejadian semalam. Tapi aku tahu kamu juga menginginkannya. Aku akan datang menemuimu malam ini, jangan lupa bukakan pintu untukku ... "

Usai bicara begitu, dia berbalik hendak pergi, tapi sebelum benar-benar pergi, dia malah menepuk bokongku dengan usil.

Aku terdiam di tempat, wajahku langsung memanas dan pikiranku terasa kacau.

Setelah beberapa saat berdiri linglung di luar, aku berjalan kembali ke ruang jaga seperti zombie tanpa jiwa.

Bagaimana ... kalau coba saja? Lagipula, aku sudah menahan diri begitu lama. Sesekali melepaskan diri, sepertinya tidak ada salahnya!

Tapi, seorang wanita tidak bisa serendah itu! Jika hal ini sampai ketahuan, aku pasti akan jatuh ke dalam jurang tanpa dasar!

Sepanjang hari, aku tidak bisa fokus melakukan apapun. Kata-kata Federic terus terngiang-ngiang di kepalaku dan dua suara bertentangan di dalam hatiku terus berdebat satu sama lain.

Pada akhirnya, setelah pergolakan batin yang begitu lama, aku kalah oleh hasratku sendiri.

Setelah makan malam, aku mulai membongkar lemari mencari pakaian yang cocok.

Setelah mencari beberapa saat, akhirnya aku menemukan rok super pendek dan tanktop tipis.

Aku menutup rapat pintu ruang jaga, lalu melepas semua pakaian yang kupakai, bersiap menggantinya dengan baju yang baru saja kupilih.

Namun, saat melihat bayanganku di cermin, sejenak aku terdiam.

Wanita dalam cermin itu memiliki lekuk tubuh yang indah, dengan bentuk tubuh yang masih kencang dan menggoda. Dari setiap bagian tubuhnya, terpancar pesona seorang wanita dewasa.

Namun, siapa yang tahu? Wanita ini sudah lebih dari setahun tidak merasakan sentuhan seorang pria. Setiap malam yang dilaluinya selalu ditemani kesepian dan kehampaan.

Aku segera mengenakan pakaian itu. Saat melihat bayanganku lagi di cermin, aku tersenyum puas.

Sekarang, yang tersisa hanyalah menunggu.

Dari dalam ruang jaga, aku bisa mendengar suara para pria bercanda di lorong. Tatapanku terus menerus melirik ke arah jam dinding, berharap waktu bisa berlalu lebih cepat.

Akhirnya, tiba saatnya pintu asrama dikunci. Aku segera menutup pintu utama dan menyuruh para pria di lorong untuk kembali ke kamar mereka.

Setelah kembali ke ruang jaga, aku membiarkan pintunya sedikit terbuka. Jantungku mulai berdebar semakin kencang, membayangkan Federic yang akan datang sebentar lagi.

Namun, satu jam berlalu ... dua jam berlalu ... tiga jam berlalu ...

Lorong sudah sepi, tapi Federic tetap tidak muncul. Menunggu itu benar-benar melelahkan.

Hingga akhirnya, aku mulai mengantuk dan tertidur di ranjang.

Namun, belum lama aku tertidur, tiba-tiba terdengar suara kunci pintu yang berputar pelan.

Aku membuka mata dan di depan pintu ... Federic berdiri di sana tanpa sehelai benang pun di tubuhnya.

Tanpa berkata apa-apa, dia langsung masuk, mengangkat selimutku, lalu menyelinap ke dalamnya. Bibirnya langsung menempel pada bibirku.

Dia melingkarkan tangannya di pinggangku, menarikku semakin erat ke dalam pelukannya.

Sambil terengah-engah, aku bisa merasakan tangannya mulai bergerak menuju pangkal pahaku.

Astaga ... ini benar-benar akan terjadi!

Aku menutup mata dengan gugup, aku sudah menunggu begitu lama!

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B28324" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B28324
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 180 Days
9.4
Saat pengkhianatan suami terungkap, April tidak memilih jalan cerai seperti wanita pada umumnya. Ia justru bertekad memperjuangkan keutuhan rumah tangganya yang retak. Sebuah tantangan besar ia tetapkan bagi dirinya sendiri: menaklukkan kembali hati sang suami dalam kurun waktu 180 hari. Di tengah luka hati, April harus berjuang melawan waktu demi mengembalikan cinta yang hilang. Mampukah ia memenangkan kembali suaminya sebelum batas waktu itu berakhir?
Sampul Novel A MAN IN A TUXEDO
9.7
Psikiater muda Auristela Indira mengemban tugas berat merawat Vincent Oliver, CEO penyiaran yang menderita Anterograde Amnesia pasca insiden tragis. Stela harus menyamar sebagai sekretaris dan pengawal pribadi sebelum akhirnya diminta menikahi Vincent yang ingatannya hanya bertahan sehari. Di tengah dilema itu, misteri besar menyelimuti penyebab kecelakaan Vincent serta hilangnya calon tunangannya tepat di malam sebelum hari pernikahan mereka.
Sampul Novel Dendam Menantu Kaya Raya
9.2
Tiga tahun lamanya Liam Hanza hidup menderita sebagai menantu yang dihina dan diperlakukan bak budak oleh mertuanya. Semua penghinaan itu ia telan demi sang istri, Yolanda Liandra. Namun, kesetiaannya hancur saat ia memergoki Yolanda berselingkuh. Kecewa dan terluka, Liam akhirnya membongkar identitas aslinya sebagai pewaris tunggal kekayaan ribuan triliun. Kini, keluarga Liandra bersujud memohon ampun, tetapi Liam siap membalas dendam dengan segala kekuasaannya.
Sampul Novel Hijaunya Rumput Tetangga
7.8
Fian adalah sosok suami idaman yang sangat setia, namun ia harus menghadapi kenyataan pahit saat istrinya, Anti, mendadak meminta cerai. Anti merasa jenuh karena Fian dianggap tidak romantis meski sangat baik. Keputusan Anti untuk berpisah pun semakin kuat setelah dirinya bertemu kembali dengan mantan kekasihnya yang memiliki sifat sangat kontras dibanding Fian. Kini, keutuhan rumah tangga mereka berada di ujung tanduk akibat bayang-bayang masa lalu.
Sampul Novel Mantan Suamiku
9.7
Dua tahun pasca perceraian, Aurora kembali dipertemukan dengan mantan suaminya. Meski hubungan mereka telah berakhir, Henry tidak berniat melepaskannya begitu saja. Dengan berbagai taktik licik, Henry bertekad menaklukkan kembali hati Aurora dan memilikinya secara utuh. Di tengah deburan ombak, api gairah yang membara membawa mereka ke dalam penyatuan intim yang penuh damba. Meski penuh kerumitan, Henry terus berusaha menjerat Aurora dalam jerat asmara yang tak terelakkan.