Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Kesepian di Lokasi Proyek

Wanita Kesepian di Lokasi Proyek

Dalam novel modern Wanita Kesepian di Lokasi Proyek, seorang wanita lajang harus menjalani hari-harinya bekerja di lingkungan konstruksi yang didominasi pria. Kehadirannya memicu berbagai fantasi di kalangan para pekerja di sana. Seiring berjalannya waktu, posisinya bergeser hingga ia merasa dimanfaatkan sebagai alat demi memenuhi ekspektasi dan hasrat mereka. Kisah romantis ini menyoroti perjuangan batin dan rumitnya hubungan interpersonal di tempat kerja yang keras.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Aku nggak butuh barang-barang ini sekarang. Kalau kamu mau, kamu bisa memakainya dulu ...."

Sebelum pergi, Kak Siana mengirimiku sebuah tautan yang berisi sejumlah film pendek yang membuatku tersipu dan jantungku berdebar-debar.

Setelah menonton beberapa saat, tubuhku bereaksi dengan cepat dan merasa panas dan tidak nyaman di sekujur tubuh.

Aku berbaring di tempat tidur, merentangkan kakiku, dan dengan hati-hati meletakkan mainan kecil itu di jurang hasratku.

Dalam sekejap, arus hangat datang dari tubuh bagian bawahku dan mengalir ke seluruh tubuhku. Sensasi geli itu membuat kulit kepalaku menegang.

Aku dengan cepat beradaptasi dengan mainan-mainan kecil itu. Dengan bantuan film di ponselku, aku benar-benar tenggelam dalam kenikmatan yang dibawanya.

Perlahan, aku pun mulai mencoba berbagai posisi dan merasakan kenikmatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, setelah tubuhku mencapai puncaknya beberapa kali, aku tetap tidak bisa merasa bahagia.

Meskipun kekosongan dalam tubuh terisi, kekosongan dalam hati pun secara bersamaan diperbesar tanpa batas.

Menyaksikan dialog eksplisit antara tokoh utama pria dan wanita pada film-film di ponsel, menyaksikan sang aktris menyodorkan bokong montoknya, dan menyaksikan aktris itu mencapai puncak berulang kali di bawah pengawasan sang aktor pria, rasanya seperti kenikmatan sekaligus siksaan.

Apakah benar-benar menyenangkan?

Aku juga ingin mencobanya!

Aku memasukkan kembali mainan kecil itu ke dalam kotak kecil, mengenakan pakaianku, dan pergi ke tempat Kak Siana. Aku merasa agak hampa, jadi aku ingin mengobrol dengannya.

Ketika aku melangkah ke pintu rumah Kak Siana, suara wanita yang tak asing terdengar makin dekat.

"Kamu ... pelan-pelan saja .... Aku nggak tahan lagi ...."

Melalui pintu yang setengah terbuka, aku melihat Kak Siana terbaring di tempat tidur, setengah telanjang.

"Sudah berhari-hari aku tahan diri, aku nggak tahan lagi. Ayo, angkat rokmu sendiri."

Aku merasa seperti membeku di tempat, seluruh tubuhku kaku. Dari sosok dan suara pria itu, aku mengenalinya sebagai Wibi Ciptadi dari lokasi konstruksi.

"Aku juga sudah menahannya selama beberapa hari, dan aku sudah ingin sejak lama ...."

Suara Kak Siana terdengar berbisik dan sangat menawan.

Tidak ada cahaya di ruangan itu. Melalui cahaya bulan yang redup, aku melihat Wibi dengan kasar menarik rok Kak Siana, lalu membungkuk dan menekan perut bagian bawah Kak Siana.

Saat Kak Siana berteriak beberapa kali, Wibi memasukkan jarinya ke dalam mulut Kak Siana. Kak Siana pun menekuk lututnya dan melingkarkan betisnya di pinggang Wibi.

Tidak lama kemudian, terdengar suara yang membuat orang tersipu dan jantung berdebar-debar.

Aku melihat Kak Siana mengangkat kepalanya ke belakang, tubuhnya bergerak ke atas dan ke bawah secara berirama, wajahnya memerah, dan dia sangat menikmatinya.

Aku menatap kosong pada pemandangan di hadapanku, kakiku terasa lemas dan jantungku berdebar kencang.

Aku tidak tahu berapa lama, tetapi dengan geraman rendah dari Wibi, gerakan mereka berdua perlahan berhenti.

"Tolong ambilkan dua lembar tisu ...."

Wibi menghela napas lega, "Jangan khawatir, aku akan lanjutkan lagi nanti. Kamu nggak akan bisa tidur malam ini."

"Kasih aku waktu istirahat. Lama-lama aku akan hancur karena kalian."

Tidak tidur sepanjang malam? Seberapa bagus kekuatan fisik Wibi?

Selama istirahat, mereka berdua mengobrol dan tertawa.

"Kok Pak Tirta nggak datang hari ini?"

"Dia? Pinggangnya terkilir kemarin. Mungkin butuh beberapa hari untuk pulih. Kenapa, apa aku nggak bisa memuaskan kamu?"

Wibi menerkam Kak Siana lagi, dan keduanya mulai lagi.

Aku hampir tidak percaya dengan apa yang kulihat. Pak Tirta berusia lima puluhan dan merupakan pekerja tertua di lokasi konstruksi.

Aku tidak menyangka di usianya yang setua ini, dia masih punya tenaga sebanyak ini ....

Dan apakah mereka selalu bertiga ....

Aku tidak tahan lagi dan berjalan sempoyongan kembali ke asramaku.

Berbaring di tempat tidur, aku berguling-guling, tidak bisa tidur. Ketika aku memikirkan adegan pelukan mesra antara Kak Siana dan Wibi tadi, jantungku berdetak lebih cepat dan kekosongan di hatiku makin membesar.

Aku mengambil mainan kecil lainnya dari kotak kecil di bawah tempat tidur dan menjepitnya di antara kedua kakiku, merindukan kenyamanan fisik.

Namun, kali ini, aku sama sekali tidak bisa merasa bahagia.

Segera fajar menyingsing, entah bagaimana aku bisa melewati malam itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Yang Di hina Miskin Jadi Kaya
8.0
Nur sering dipandang sebelah mata oleh keluarga suaminya, Andi, karena latar belakangnya yang sederhana. Luka hati akibat hinaan tersebut memicu tekad kuat dalam diri Nur untuk membangun bisnis sendiri dari nol. Kerja kerasnya membuahkan hasil hingga ia menjadi pengusaha sukses yang bergelimang harta. Namun, di puncak kejayaan materi yang telah ia raih, Nur justru harus menghadapi kenyataan pahit berupa pengkhianatan dari orang yang ia percayai.
Sampul Novel BENIH PEWARIS TUNGGAL TUAN MUDA
9.5
Sofia, gadis 19 tahun, terpaksa menikahi keponakan rentenir bernama Yesaya demi melunasi utang mendiang ayahnya. Yesaya ternyata pemimpin mafia yang kejam. Ketakutan setelah melihat Yesaya membunuh, Sofia yang sedang hamil pun melarikan diri. Berbulan-bulan sembunyi, mereka bertemu kembali saat Sofia hendak melahirkan bayi kembar. Meski Yesaya mencoba berubah demi cintanya, Sofia yang telanjur benci justru berbohong bahwa anak itu adalah darah daging pria lain.
Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan
8.1
Eveline terjebak dalam nasib kelam karena kemiripan wajah dengan kakaknya, Mariana. Di hari pernikahan, ia dipaksa menggantikan Mariana yang hamil akibat hubungan gelap demi menjaga nama baik keluarga. Eveline setuju menyamar hanya satu malam dengan rencana memberi obat tidur kepada Viktor, sang mempelai pria. Namun, janji Mariana untuk bertukar posisi kembali esok hari justru memicu komplikasi besar yang membongkar rahasia kelam keluarga mereka.
Sampul Novel Cinta di Tepi: Tetaplah Bersamaku
9.4
Demi melindungi wanita pilihannya, Regan terpaksa menikahi Ella dua tahun lalu. Di mata Regan, Ella adalah sosok licik yang menjeratnya dalam pernikahan, sehingga ia bersikap dingin dan mengabaikan pengabdian tulus Ella selama sedekade. Namun, saat Ella mulai lelah dan berniat menyerah, ketakutan melanda hati Regan. Ketika nyawa Ella terancam saat mengandung anaknya, barulah Regan tersadar bahwa cinta sejatinya selama ini hanyalah untuk sang istri.
Sampul Novel Delayed Love
9.1
Lima tahun berlalu sejak Reina Valeria berjuang mengubur luka hati dan melupakan sosok pria dari masa lalunya. Namun, takdir berkata lain saat ia justru dipertemukan kembali dengan Rian Nataharja, yang kini menjabat sebagai manajernya di kantor. Pertemuan ini membangkitkan memori lama saat mereka masih sekolah. Apa rahasia di balik hubungan si siswa teladan dan siswi bodoh ini? Reina pun harus menghadapi kembali perasaan yang sempat tertunda.
Sampul Novel Dosen muda
8.8
Chintya sangat gemar menghabiskan waktu di kafe Perpustakaan Universitas Merah Putih yang mewah. Baginya, fasilitas lengkap bukanlah daya tarik utama, melainkan meja kafe yang luas untuk menampung kertas gambar A3 miliknya. Dunia Chintya berpusat pada seni sketsa dan desain grafis, hobi yang sangat ia cintai. Meski bercita-cita mendalami bidang tersebut selepas SMA, ambisinya terhalang restu orang tua yang melarangnya mengambil jurusan seni saat kuliah.