Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tuan Muda Konglomerat

Tuan Muda Konglomerat

Tujuh tahun silam, Sean kehilangan ibunya dalam kecelakaan misterius yang ia yakini sebagai ulah selingkuhan ayahnya. Setelah lama mengasingkan diri dan menikahi Mega, Sean justru terus dihina sebagai pria tak berguna oleh ibu mertuanya sendiri. Kini, ia memutuskan pulang ke Yogyakarta untuk menghadapi masa lalunya di Kediaman Diningrat. Akankah Sean membalas perlakuan buruk mertuanya, atau justru fokus memperjuangkan cintanya pada sang istri di tengah konflik ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Khair menatap sekilas kearah Mega dan Sean, seketika dia muncul ide. Lalu berkata, "Mega, sepertinya bantuanku tidak disetujui suamimu. Kalau begitu, aku pergi dulu."

     "Tunggu, Pak Khair..." ucap Mega pelan.

     Khair tertawa ke arahnya dan melangkah besar meninggalkan ruang pasien. Dia sudah menebak bahwa Sean dan Mega tidak bisa membayar tiga ratus juta saat ini, jadi dia terlihat sangat percaya diri, seperti ingin mengalahkan Sean.

     Setelah Khair pergi, dia menunjukkan senyuman liciknya dan menemukan suster yang bertanggung jawab untuk memberi obat untuk Andin.

     Diam-diam Khair memberikan tiga juta rupiah kepada suster itu, "Orang tua Andin belum mendapatkan uangnya. Tolong nanti kamu suruh mereka untuk mengurus administrasi keluar rumah sakit."

     Suster tersenyum senang dan mengangguk kepalanya setelah melihat sejumlah uang yang diberikan.

     Setelah kepergian Khair, tatapan Mega menjadi kosong dan raut wajahnya penuh dengan kekecewaan, "Sean, apakah harga dirimu lebih penting dari nyawa anakmu sendiri?"

     Sean terdiam sesaat dan meletakkan kuenya diatas meja. Dia berkata, "Aku pergi nyari pinjaman uang dulu."

     "Kamu mau nyari pinjaman uang? Mau nyari kemana? Siapa yang akan meminjamkan uang sebanyak itu? Sekarang selain Pak Khair, siapa lagi yang bisa mengeluarkan tiga ratus juta untuk membantu kita?" ucap Mega kesal.

     "Aku memiliki caraku sendiri untuk meminjam uang!" Sean menggelengkan kepalanya dan pergi kearah lorong.

     Dia pernah memulai usaha, juga pernah gagal, tapi dia juga memiliki beberapa teman untuk beberapa tahun ini.

     "Sean!" Suara Mega terdengar dari belakang, "Kamu jangan membuatku membencimu!"

     Sean mempercepat langkah kakinya dan Mega melihat punggung kepergian Sean yang semakin jauh dari dirinya. Seperti tenaga yang ditarik habis dari tubuhnya, sekujur tubuhnya terduduk lemas. Dia merasa menyesal, menyesal dirinya yang gegabah, menyesal menikah dengan Seann

     Tatapan Mega tiba-tiba terjatuh ke kotak kue yang diletakkan di atas meja, lalu sedikit terkejut. Sean keluar dari rumah sakit dan menyalakan sebatang rokok. Dia menarik nafas dalam dan tiba-tiba membuatnya terbatuk, matanya agak memerah.

     "Uang! Uang!! Semua ini karena uang!"

     Meskipun uang bukan segalanya, tapi kalau tidak ada uang, nyawa anaknya yang akan terancam. Sean mencari tempat untuk duduk, lalu menghubungi beberapa nomor. Tapi saat mendengar dia ingin meminjam uang, semua penerima panggilan memutuskan panggilan.

     Akhirnya, dia menghela nafas dan mengeluarkan telepon untuk menghubungi nomor telepon yang asing.

     "Ini aku," ucap Sean dingin.

     "Tuan Muda," ucap pria di seberang sana dengan semangat, "Apakah Tuan Muda menghubungiku karena sudah memikirkan semuanya dengan baik dan kembali bersamaku?"

     "Maaf, aku tidak bisa pulang." Sean berkata, "Paman Roby, aku menghubungimu, karena ada suatu hal. Apakah aku boleh meminjam tiga ratus juta? Aku sangat membutuhkannya."

     "Tuan Muda seluruh harta kekayaanku merupakan milik Keluarga Diningrat. Jangan bilang Anda ingin tiga ratus juta, bahkan Anda boleh memiliki nyawaku!" Roby berbicara sambil terkekeh pelan, "Tapi dengan syarat, Anda harus menandatangani surat perjanjian penerus warisan. Setelah tanda tangan, Anda baru bisa mendapatkan uangnya."

     "Masalah tanda tangan itu gampang, bisa kita bahas nanti. Aku sekarang sungguh membutuhkan uang itu," ucap Sean.

     Da tidak ingin berkaitan lagi dengan Keluarga Diningrat, tapi anaknya sudah seperti ini, dia tidak ada jalan lain lagi.

     "Tidak bisa, Tuan, Tuan Besar telah menyuruhku, hanya dengan menandatangani surat perjanjian penerus warisan, Tuan Muda baru bisa menggunakan harta kekayaan keluarga," ucap Roby dengan tegas.

     Sean menggertakan giginya, "Apakah tidak ada jalan lain?"

     "Maaf, Tuan Muda."

     Sean menarik nafas dalam-dalam. Dia mengangkat kepalanya untuk melihat langit dan memasang senyuman yang dingin.

     Apakah akhirnya dia memilih untuk menuruti perkataan Ayahnya? Iya, memang sudah seharusnya dia lakukan demi anak perempuannya.

     "Baik, akan kulakukan," ucap Sean.

     Dia bisa merasakan kesakitan pada wajahnya, "Dimanakah kamu sekarang?"

     "Aku sedang di Perusahaan Martaguna. Dimana Anda sekarang? Sebaiknya aku menyuruh orang untuk menjemput Anda," ucap Roby.

     "Tidak perlu, aku akan segera pergi mencarimu," Sean memutuskan panggilan.

     Atas kepergian ibunda Sean, Sejak itu hubungan Sean dan Arga dibatasi oleh kebencian. Awalnya dia mengira seumur hidup pun tidak bisa melepaskan kebencian ini dan menerima kesalahan ayahnya.

     Tapi anaknya sedang sakit berat, dia sudah tidak ada jalan lain lagi dan memilih untuk menundukkan kepalanya, berinisiatif melepaskan rasa dendamnya. Kehidupan ini memang sangat menyebalkan!

     Sean mematikan rokoknya dan pergi naik taksi menuju Perusahaan Martaguna.

     —

     Sore hari, ketika Sean tiba di Perusahaan Martaguna, Sean yang baru saja turun dari taksi, langsung melihat Ibu Mertuanya Natalie Margaretha keluar dari gedung itu. Dia langsung berpikir tidak ingin bertemu dengan Natalie Margaretha, tetapi setelah itu Natalie berjalan ke arahnya.

     "Kamu bilang kamu mau pergi mau meminjam uang, untuk apa kamu datang kesini?" Natalie memandang remeh dan jijik kepada Sean.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KSJ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KSJ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Membencimu
8.5
Demi melunasi utang ibunya, Ayyara Faderica terpaksa menikahi CEO Kieran Bimantara. Meski Kieran memperlakukannya bak ratu karena rasa cinta yang lama terpendam, Ayyara justru sulit membuka hati dan diam-diam masih menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya. Walau dikhianati, Kieran tetap gigih berjuang demi mendapatkan cinta sang istri. Akankah Ayyara akhirnya menyadari ketulusan Kieran, ataukah masa lalu akan menghancurkan pernikahan mereka?
Sampul Novel Anak Yang Ku Bawa Dalam Rahimku
8.6
Baru seminggu bekerja di kediaman Arsanta, Alesha Devandra mengalami tragedi kelam saat Reiner yang sedang mabuk akibat dikhianati kekasihnya melampiaskan amarah padanya. Alesha yang trauma memilih kabur ke desa, namun ia justru mendapati dirinya hamil. Kini ia terjepit antara menuntut tanggung jawab pada Reiner yang mungkin lupa, atau membesarkan bayinya sendirian di tengah cibiran. Akankah Reiner mengakui darah dagingnya saat rahasia ini terungkap?
Sampul Novel Bayarlah Kesalahan Ayahmu Dengan Hidupmu
8.0
Alona terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan Ferdinand Craig, seorang konglomerat yang dipenuhi amarah. Ferdinand menikahinya demi membalas dendam atas kematian ayahnya. Tragedi itu bermula saat ayah Alona, seorang dokter, melakukan kesalahan fatal dalam operasi kanker darah ayah Ferdinand. Kini, Alona harus menanggung dosa orang tuanya di bawah bayang-bayang kebencian sang suami. Akankah Alona mampu bertahan menghadapi kekejaman Ferdinand dalam rumah tangga mereka?
Sampul Novel Cinta Kita Sudah Sampai Ujung
7.9
Lima tahun menjalani pernikahan kontrak, Vanesa akhirnya menyadari pengkhianatan Steven saat mengetahui anak yang ia asuh adalah putra kandung suaminya dengan wanita lain. Di tengah kabar kehamilannya sendiri, ia memilih pergi dan mengembalikan anak itu. Vanesa bangkit menjadi sosok mandiri yang kaya raya, membuat keluarga yang dulu menindasnya dan anak tirinya memohon maaf. Saat ia mulai didekati pria lain, Steven yang menyesal justru menolak menandatangani surat cerai mereka.
Sampul Novel Istri Dadakan Presdir
9.0
Salsabila Ayu Hanifa mengadu nasib ke Jakarta demi mengubur masa lalu kelam. Namun, takdir menyeret gadis desa ini ke dalam pernikahan tanpa cinta dengan Raditya Wijaya. Sebagai pengusaha dingin dan acuh, Radit justru memperlakukan istrinya sendiri layaknya seorang pembantu. Di tengah tekanan batin, mampukah Salsa melunakkan hati suaminya dan diakui sebagai istri seutuhnya, ataukah mahligai rumah tangga mereka akan berakhir dengan kegagalan total?
Sampul Novel Jerat CEO Tunangan Paksa
8.3
Pasca membalas pengkhianatan mantan kekasih, Melinda Arum tak sengaja bertemu Reyhan Azrael karena insiden salah masuk toilet. Reyhan, CEO ternama di Jakarta, menolong Melinda keluar dari masalah besar yang mengancamnya. Namun, bantuan tersebut menuntut imbalan berat: Melinda harus bersedia menjadi tunangannya. Terjepit antara rasa bimbang dan amarah, Melinda terpaksa masuk ke dalam hubungan penuh ketegangan, kebohongan, serta luka emosional yang mendalam.