Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Triplets Secret Lover

Triplets Secret Lover

Pasca cerai akibat perselingkuhan Hans Graham dengan dua pria, Ann Davis yang hancur bertemu J. Carter, CEO Carter Group. Insiden mabuk berujung pada tawaran pernikahan kontrak setahun demi menghindari Merry Smith. Tak disangka, kesepakatan ini mengungkap misteri kebakaran yang menewaskan ayah Ann. Di tengah intrik Franz Smith dan rahasia kelam sang miliarder, mampukah Ann menemukan cinta sejati dan mengungkap kebenaran di balik pengkhianatan yang ia alami?
Bab
Bagikan

Bab 3

Ann masih terbayang-bayang dengan ciuman Jace yang begitu memabukkan. Sensasi lidah Jace yang menari dengan lihai di mulut Ann masih terasa hingga sekarang. Ann menginginkannya lagi dan lagi. Ann menginginkan lebih dari sekedar berciuman. Ann menginginkan pria itu menyentuh setiap bagian dari tubuhnya. Aroma Jace begitu memabukkan. Kendalikan dirimu, Ann!

Selama pernikahannya, Hans Graham sangat jarang menyentuhnya. Kalaupun Hans menyentuhnya, Ann sama sekali tidak menikmatinya, bahkan dia cenderung merasa sakit. Hans tidak pernah memperlakukan Ann dengan lembut, apalagi melayaninya hingga dia mencapai puncak kenikmatannya. Hans hanya peduli dengan dirinya sendiri.

Jace berbeda. Jace membuat perasaan Ann melayang, bahkan hanya dengan senyumnya yang menggoda. Ada getaran aneh di dada Ann. Seolah-olah ada ribuan kupu-kupu mengepakkan sayap di perut Ann setiap kali dia melihat senyum Jace. Padahal, mereka baru saja bertemu!

Ann menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Jace hanya menciumnya saja sudah beberapa jam lalu, namun Ann masih belum bisa melupakannya. Astaga!

“Kita sudah hampir tiba, Nyonya,” kata sopir sambil membelokkan mobilnya ke sebuah perumahan mewah dengan pengamanan yang ketat. Mereka masuk ke area pemukiman elit. Ada gerbang pengamanan tambahan di area yang dimasuki oleh mobil tersebut.

Sesuai perkataan J. Carter, mobil jemputan telah menantinya setelah Ann kembali ke hotel dan bersiap-siap. Ann sempat mengambil sedikit waktu untuk menikmati fasilitas spa yang tersedia di hotel untuk membuat dirinya lebih rileks.

Mobil itu mendekati sebuah rumah mewah yang amat besar seperti istana. Dari tampak luar, bangunan itu terlihat artistik dan dilengkapi dengan sistem pengamanan yang canggih. Ann sudah terbiasa tinggal di rumah mewah, mengingat Hans Graham juga pemilik saham terbesar di Graham Corporation. Namun, rumah ini jelas-jelas jauh lebih menakjubkan daripada tempat tinggal Hans Graham.

Siapa sebenarnya J. Carter?

Ann paham kalau dia adalah CEO Carter Holding Group. Namun memiliki rumah semewah ini, dia pasti bukan CEO biasa. Entah dia adalah billionaire sejak lahir atau memiliki kemampuan hebat dalam bisnis.

Ann turun dari mobil dan disambut oleh pelayan yang bertugas di rumah itu. Mereka membawakan koper Ann ke sebuah kamar yang sudah disiapkan untuknya. Setelah melakukan penjelasan dan tur singkat mengenai isi rumah, pelayan mengantarkan Ann kembali ke kamarnya.

Ann menata barang-barangnya di dalam kamarnya. Tidak banyak barang yang dibawanya. Jace sudah mengembalikan kunci kopernya, meskipun pria itu belum mengembalikan dompetnya. Dia mengganti bajunya dengan baju tanktop dan celana pendek santai, merebahkan tubuhnya, dan tertidur lelap. Pijatan ringan di spa membuat tubuh Ann rileks dan mengantuk. Ketika dia terbangun, ada aroma harum masakan yang membuat perutnya berbunyi nyaring.

Dengan setengah mengantuk, Ann keluar dan menuju dapur. Bunyi penggorengan yang berdesis disertai suara seorang pria bersiul sambil memasak terdengar merdu di telinga Ann. Dia menghampiri dapur dan duduk di kursi tinggi di meja bar dekat kitchen set. Punggung pria yang memasak itu terlihat kekar dengan t-shirt slim fit. Otot-ototnya tercetak jelas.

Mm… pria ini sangat menarik untuk dilihat! Sepertinya koki di rumah ini sangat seksi dan enak dilihat.

Pria itu sama sekali tidak menyadari kedatangan Ann. Dia menyelesaikan masakannya dan menatanya di piring-piring. Ketika dia sudah menyelesaikan beberapa masakan, pria itu membalik tubuhnya sambil membawa piring berisi masakan.

Pria itu sedikit terkejut melihat kehadiran Ann.

“Ah, maafkan aku, J. Aku tidak tahu kalau kamu yang sedang masak. Kupikir koki rumah ini, dan aku lapar. Jadi… aku datang…” kata Ann sedikit malu-malu.

J. Carter terlihat blank sesaat memandangi Ann. Dia seperti berusaha mengingat-ingat sesuatu, lalu tersenyum ramah.

“Apa kamu lapar? Kita bisa makan bersama,” kata J. Carter.

“Iya, aku lapar. Terima kasih J,” kata Ann tersenyum.

J. Carter dengan cepat menata piring di atas meja. Dia memberikan piring dan peralatan makan hingga Ann bisa mulai mengambil makanan.

“Maafkan aku. Kupikir aku sendirian di rumah. Aku benar-benar lupa,” kata J. Carter.

“Oh, tidak apa-apa. Supirmu tadi mengantarku ke sini, dan aku tertidur. Ini enak sekali, J. Kamu pintar masak,” kata Ann memuji sambil makan dengan lahap.

“Terima kasih. Habiskan saja makanannya, masih ada banyak,” sahut J terkekeh.

“Terima kasih, J. Ngomong-ngomong, apakah ada perjanjian yang harus ditandatangani terkait dengan kesepakatan kita sebagai kekasih di depan publik?” tanya Ann.

“Apa kamu lebih merasa nyaman bila menandatangani perjanjian khusus?” tanya J. Carter dengan sabar.

“Aku tidak tahu. Mungkin, supaya sama-sama enak bagi kita untuk paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama perjanjian,” kata Ann sambil mengangkat bahu.

“Oke, kalau begitu biar perjanjiannya disusun terlebih dahulu draftnya. Sekarang, kemarikan piring kotornya,” kata J. Carter sambil bergerak menyeberangi meja bar dan menghampiri Ann.

Ann sedikit mendongak dengan bibir terbuka dengan sensual. Matanya menatap kepada J. Carter dengan penuh gairah.

J. Carter menyadari tatapan Ann dan tersenyum puas diam-diam. Dia menyentuh bibir Ann, dan menyapunya lembut dengan jemarinya.

“Ada sisa makanan…” kata J. Carter.

Tanpa sadar tubuh Ann condong ke depan sebagai respon sapuan jemari J. Carter di bibir Ann.

Pria itu mencium bibir Ann dengan lembut dan memainkan lidahnya di dalam mulut Ann, hingga wanita itu mengerang nikmat. Ann membalas ciuman itu dengan penuh gairah. J. Carter tampak berlama-lama menikmati bibir Ann hingga wanita itu kehabisan napas.

“Kamu rasanya enak,” bisik J. Carter di telinga Ann, hingga bibir Ann bergetar.

“Aromamu enak,” balas Ann dengan napas terengah-engah.

Melihat respon Ann, J. Carter menyelipkan tangannya ke balik tank top Ann, dan menyentuh pucuk dari area sensitive di dadanya.

“Aah…” desah Ann menikmati sentuhan J. Carter sambil memejamkan matanya.

Pria itu menciumi leher Ann, lalu perlahan-lahan menyingkap tanktop yang menutupi tubuh Ann. J. Carter melempar tank top milik Ann ke lantai, dan menyusuri lekuk tubuhnya perlahan dengan jemarinya. Bibirnya menyapu permukaan kulit di tubuh Ann dengan lembut hingga seluruh tubuh Ann menggigil dengan penuh kenikmatan. Bibir J. Carter bergerak naik dan menciumi area sensitif di dada Ann. Lidahnya membelai pucuk area sensitid Ann di dadanya yang indah.

Tepat ketika gerakan jemari J. Carter semakin intens di tubuh Ann, terdengar bel pintu berbunyi.

“Oh, shit!”

Ann tersentak kaget dan J. Carter menjauhkan tubuhnya dari Ann.

“Ada tamu?” tanya Ann dengan napas terengah-engah. Pipinya merah merona. Dia bergerak tergesa-gesa mengambil tank top miliknya yang berada di lantai, lalu memakainya segera.

“Biar aku cek ke depan,” kata J. Carter.

“Kalau begitu aku kembali ke kamar saja. Aku ingin mandi,” kata Ann dengan wajah merona. Pipinya terasa panas.

J. Carter tersenyum seksi ketika mendengar kata mandi.

Suara bel terdengar kembali.

“Aku pergi dulu,” kata Ann gugup. Dia lalu membalikkan badannya dan berlari kecil ke kamarnya.

“Okay. Sampai jumpa lagi,” jawab J. Carter sambil menyeringai lebar.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NMV" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NMV
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku dan "Sahabatku"
8.9
Setelah dikhianati di kehidupan sebelumnya, aku terlahir kembali dan menyetujui perjodohan dengan Aldi Noran, seorang putra konglomerat, setelah pacar kedua puluhku terbukti brengsek berkat Melinda Bosna. Namun, kedok Melinda sebagai sahabat karib belasan tahun mulai terbongkar saat ia mencoba menggoda suamiku di sebuah pesta dengan modus menguji kesetiaannya. Tidak lagi naif seperti dulu, aku langsung mempermalukan putri sopirku yang berlagak sosialita itu dan mengungkap niat busuknya yang ingin merebut Aldi dariku.
Sampul Novel Aku Tak Lain Hanyalah Tamu
8.9
Tujuh kali menikah dan tujuh kali diceraikan oleh pria yang sama membuat perasaan wanita ini mati rasa. Sang suami memanfaatkan pernikahan berulang ini hanya demi melindungi kekasih lamanya dari gosip. Setelah melewati fase histeris hingga kepasrahan mendalam di setiap perceraian, kini sang istri tidak ingin lagi menjadi mainan. Begitu mendengar kabar kepulangan wanita tersebut, ia menyerahkan surat cerai dengan tangannya sendiri dan bersiap pergi selamanya, mengakhiri siklus manipulatif ini.
Sampul Novel Bayangan Cinta Terlarang
8.0
Maya adalah arsitek sukses yang memiliki segalanya, namun hidupnya terasa hampa meski sudah bertunangan dengan Daniel. Segalanya berubah saat ia bertemu Ethan, pengusaha karismatik yang memicu gairah terpendamnya. Mereka terjebak dalam perselingkuhan membara yang penuh risiko. Di tengah kecurigaan Daniel yang mulai menguat, Maya dihantui rasa bersalah. Kini ia harus memilih antara kenyamanan hidup lama atau mengejar cinta terlarang yang bisa menghancurkan dunianya.
Sampul Novel Benih Sang Kakak Ipar
9.7
Pernikahan Aura dengan Gavin membawanya masuk ke lingkaran obsesi keluarga Mahendra. Atas desakan ekonomi, Gavin mengajak Aura tinggal di rumah sang kakak, Adrian Mahendra, seorang pengusaha dingin yang berkuasa. Tanpa diduga, Adrian menyimpan hasrat gelap terhadap istri adiknya tersebut. Dengan karisma dan kekuasaannya, Adrian memanipulasi keadaan hingga Aura terjepit antara kesetiaan pada suami dan godaan sang kakak ipar yang terus menjeratnya.
Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
9.8
Selama tiga tahun, pengabdian Giselle hanya dibalas kebencian oleh Lucian. Setelah menyerah pada pernikahan yang menyesakkan itu, Giselle bangkit menjadi CEO saingan dengan berbagai identitas rahasia sebagai peretas hingga desainer ternama. Lucian yang awalnya meremehkan justru terobsesi untuk mengejarnya kembali saat rahasia Giselle terungkap. Meski Lucian memohon kesempatan kedua dengan segala cara, bagi Giselle, penyesalan suaminya sudah sangat terlambat.
Sampul Novel PESONA ISTRI YANG TERSAKITI
8.3
Sambil mengelus perutnya, Lina memutuskan pergi dari hidup Dewa Hartono demi janin di kandungannya. Harapannya hancur setelah melihat sang CEO DMC Company itu terlelap bersama wanita lain tanpa busana. Dengan hati hancur, ia mengemasi barang pribadinya dan meninggalkan semua fasilitas mewah pemberian suaminya di atas meja. Lina memilih mundur dan mengakhiri perannya sebagai istri, membawa luka mendalam saat melangkah keluar dari mansion mewah tersebut selamanya.