Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tiga Ibu Kevin

Tiga Ibu Kevin

Berdasarkan kisah nyata, narasi ini menyoroti lika-liku hidup Kevin yang besar di lingkungan poligami. Memiliki ayah dengan tiga istri membawa Kevin ke dalam pusaran konflik batin saat ia harus berpindah pengasuhan di tengah pertengkaran hebat. Kelakuan absurd sang ayah dan dinamika pelik para ibu tiri menyulitkan Kevin dalam mencari jati diri. Simak perjuangan remaja ini bertahan menghadapi rentetan peristiwa pahit demi menemukan kedamaian di tengah kekacauan keluarga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Janu terlihat sangat tegang di balik kemudi mobil hitam yang kini meluncur dengan kecepatan sedang, membelah jalanan kota Malang yang sore itu terlihat sangat lengang. Memang ini bukan malam Minggu, jadi jalanan relatif sepi di sini. Kalau hari Sabtu atau Minggu, jangan harap bisa lewat dengan nyaman di jalanan kota ini menuju ke arah Utara seperti yang sedang ditempuh oleh Janu saat ini.

“Kita ini sebetulnya mau ke mana sih, Mas?” Vita memandang curiga ke arah sopir pribadi suaminya itu. Dia merasa sedikit menyesal, kenapa tadi mau saja ketika dirinya diajak pergi oleh Janu hanya karena penasaran dengan ‘rahasia besar’ yang dikatakan oleh pria bertubuh jangkung dan berkulit hitam itu. Ya, rahasia besar tentang suami Vita.

“Saya nggak bisa cerita sekarang, Bu. Biar Ibu lihat langsung saja nanti. Kalau saya cerita sekarang, Ibu juga belum tentu akan percaya,” jawab Janu yang matanya tetap fokus menatap ke depan ke arah jalanan. Wajahnya tampak sedikit tegang. Entah, apa yang sebenarnya sedang dia sembunyikan saat ini.

Rahasia besar. Rahasia besar apa, sih? gerutu Vita di dalam hati. Dia sudah merasa sangat tidak sabar, ingin tahu rahasia besar apa yang sebenarnya disimpan oleh sang suami dan sekarang ingin dibongkar oleh Janu ini.

Janu mencoba untuk tetap fokus pada jalanan di depannya, tetapi sebetulnya pikiran dia sedang tidak keruan. Dia tidak tahu, apakah keputusan yang dia ambil sekarang adalah keputusan yang tepat. Rasa bersalah telah menghantuinya selama beberapa tahun belakangan. Janu sudah tidak sanggup lagi untuk menahan. Dia merasa sangat bersalah kepada Vita yang selama ini banyak berjasa pada keluarganya. Janu bisa bekerja sebagai sopir pribadi di sana juga berkat uluran tangan Vita. Kalau tidak, mungkin dia masih tetap jadi pengangguran hingga sekarang.

Perjalanan dari kota Malang, terus mengarah ke Utara, hingga tiba di batas wilayah kotamadya. Setelah melewati gapura pembatas dan masuk ke wilayah kabupaten, Vita masih memandang tidak mengerti kepada pria yang ada di belakang kemudi itu. Ada sedikit rasa tidak nyaman, tetapi berusaha untuk dia telan. Janu adalah orang yang selama ini bisa dia percaya. Tidak mungkin kalau pria ini sampai berniat jahat atau yang aneh-aneh terhadap dirinya dengan membawa ke luar kota. Janu sudah mengabdikan dirinya pada keluarga Harris, suami Vita, sejak lama. Sudah lima tahun lebih. Ada kisah yang panjang tentang bagaimana Janu akhirnya bisa tertaut pada keluarga Harris ini.

“Nggak jauh lagi kok, Bu. Sabar, ya. Sebentar lagi kita sudah sampai, kok,” ucap Janu yang paham kalau wanita di sampingnya itu sedang merasa gelisah. Vita tidak menjawab. Dia memutuskan untuk tetap bungkam, meski masih dengan tatapan yang penuh tanda tanya.

Sebelum rel kereta api di kawasan Singosari, Janu membelokkan mobilnya ke kanan, lanjut menyusuri sungai kecil di sepanjang perjalanan. Beberapa ratus meter kemudian, Janu membelokkan mobil, masuk ke sebuah area perkampungan. Kini, laju mobil mulai melambat.

Sejurus kemudian, setelah dua kali belokan, Janu menghentikan mobil, lalu mematikan mesin. Mereka tiba di halaman sebuah rumah tanpa pagar yang tergolong besar dan mewah dibandingkan dengan bangunan-bangunan lain di sekitarnya. Janu turun, diikuti oleh Vita yang masih belum paham, apa sebenarnya mau si sopir ini.

“Rumah siapa ini, Mas?” Vita menatap kebingungan, begitu turun dari mobil dan berdiri berhadapan dengan sang sopir.

“Ibu masuk saja. Pak Harris ada di dalam sana bersama selingkuhannya, Bu. Maafkan saya karena baru membongkar rahasia ini sekarang,” ucap Janu sambil menunduk lesu.

Kalimat yang keluar dari mulut sopir itu, terasa seperti ribuan anak panah yang melesat tiba-tiba dan menancap ke seluruh tubuh Vita. Antara cemas dan lemas, marah juga sedih, semua rasa bercampur menjadi satu. Tanpa banyak bicara lagi, Vita bergegas melangkah, menuju ke bangunan mewah tersebut.

Tak bisa dilukiskan lagi perasaan Vita saat itu. Suami yang selama ini dia kenal sebagai suami sempurna. Suami yang sangat perhatian dan penuh tanggung jawab terhadap keluarga. Seorang ayah yang sangat baik, perhatian, dan lembut, mungkinkah berselingkuh? Dia menekan tombol bel di samping pintu besar itu berkali-kali hingga muncul seraut wajah yang sangat terkejut melihat kedatangan dia.

“Mama, kok ... bisa ....” Harris berucap dengan terbata-bata.

“Jadi benar, Papa selingkuh?” Vita menatap tajam ke arah sang suami yang kebetulan membukakan pintu. Padahal, setahu Vita, Harris bilang kalau dia sedang ada di Madura untuk mengontrol salah satu pabrik rokok milik keluarga mereka yang ada di sana.

“Masuk dulu, jangan berisik. Nggak enak dilihat sama tetangga.” Harris segera menggamit tangan sang istri, lalu membawanya masuk ke dalam rumah.

Di ruang tamu, Vita sudah tak mampu lagi untuk membendung tangis. Dia menangis tersedu-sedu. Kedua telapak tangannya menangkup di wajah dan terlihat gemetar hebat. Harris membiarkan wanita itu untuk melampiaskan emosinya terlebih dahulu. Dia ingin menunggu sampai istrinya itu merasa tenang, baru mereka akan bicara baik-baik. Kalau sekarang, dia rasa akan percuma. Hanya akan dipenuhi oleh emosi dan amarah belaka.

Mendengar suara tangisan, seorang perempuan muda keluar dengan rambut acak-acakan, seperti baru bangun tidur. Mendengar kehadiran seseorang selain dirinya dan sang suami, Vita lantas mendongakkan kepala.

“Marni?” Vita yang mengangkat wajah karena mendengar suara langkah kaki orang lain datang mendekat ke arah mereka, merasa sangat terkejut karena melihat mantan pengasuh anak-anaknya ada di sana.

Marni pernah bekerja selama beberapa tahun sebagai asisten rumah tangga, sekaligus mengasuh anak-anak di rumah Harris. Seingat Vita, gadis itu minta untuk berhenti bekerja dan pamit pulang kampungnya dengan alasan akan menikah.

“Jadi, selama ini ... kamu berselingkuh dengan suami saya? Kamu pamit berhenti kerja dan pulang ke kampung karena menikah, ternyata menikah dengan suami saya?” Mata Vita membelalak.

“Tega sekali kamu, Marni. Apa kamu tidak ingat semua kebaikan kami selama ini sama kamu? Setega ini kamu merusak kebahagiaan anak-anak yang pernah kamu asuh!” teriak Vita dengan histeris.

Perempuan yang dipanggil Marni itu diam saja. Dia malah tersenyum sinis, kemudian duduk di sofa, tepat berhadapan dengan Vita. Dia sudah siap untuk menjadi penonton tunggal pada drama yang akan dimainkan oleh Harris dan Vita.

“Sudah, Ma. Nggak usah bahas yang aneh-aneh, deh. Kenyataannya memang sudah seperti ini. Nggak bisa lagi diubah. Toh, selama ini Papa juga masih bertanggung jawab sama keluarga, kan? apa pernah Papa lalai? Apa pernah kalian hidup kekurangan? Kalian bisa hidup dengan mewah, tidak kekurangan satu apa pun selama ini. Bukankah itu saja sudah cukup? Bahkan, lebih dari cukup,” ucap Harris yang mencoba untuk menenangkan sang istri, tetapi dia malah bicara dengan nada yang sangat pongah.

Tentu saja, bukannya menenangkan, kalimat Harris itu justru makin melukai dan menyulut emosi Vita sebagai istrinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Wanita Biasa
8.6
Madina kembali bertemu Adnan, mantan suami yang mengusirnya akibat fitnah perselingkuhan. Setelah tiga tahun bertahan hidup sebagai buruh kasar karena ijazahnya dirusak, Madina kini ditawari rujuk. Adnan terobsesi mengambil kembali putra mereka demi warisan keluarga, meski dulu ia menelantarkannya. Di tengah trauma dan kehadiran pria lain yang tulus, Adnan berusaha membersihkan nama Madina. Akankah Madina luluh atau memilih bangkit dari luka masa lalu?
Sampul Novel Dinikahi Ceo Angkuh
9.0
Nadia harus mengubur impiannya menjadi pramugari setelah sang ayah, yang terobsesi pada uang, memaksanya menikah. Ia kini terikat dengan Allard, pemuda kaya yang sangat angkuh dan dingin. Hidup Nadia berubah menjadi penuh tekanan karena Allard selalu mengekang kebebasannya dan menuntut kepatuhan mutlak. Di tengah ketidaknyamanan dan sikap sombong suaminya, mampukah Nadia bertahan dalam pernikahan ini, ataukah ia akan memilih untuk pergi demi kebahagiaannya?
Sampul Novel Drive Back To December
8.4
Gayatri Rumi Rahardjo tak menyangka akan dipersunting kembali oleh mantan suaminya, William Alansyah, setelah tiga tahun berpisah. Demi rasa sayangnya pada mantan ibu mertua, ia sepakat membina rumah tangga untuk kedua kalinya. Namun, pernikahan ini dihantam tekanan perihal keturunan. Di tengah kemelut tersebut, Gayatri mencurigai rahasia besar yang disembunyikan William. Akankah kenyataan pahit ini memicu perceraian kedua yang ingin ia hindari?
Sampul Novel I Love You My Secret Daddy
9.5
Kehidupan Aisyahzaara Bellova yang serba berkecukupan berubah drastis sejak sang ayah menikah lagi. Di balik sikap manis di depan sang ayah, ibu tirinya kerap menyiksa Aisyahzaara secara diam-diam. Demi menjaga kebahagiaan ayahnya, gadis berusia 17 tahun ini memilih bungkam. Merasa haus akan kasih sayang, ia pun nekat menjadi sugar baby. Namun, sosok pria yang menjadi daddy rahasianya ternyata menyimpan sebuah fakta besar yang mengguncang takdir hidupnya.
Sampul Novel Kamu Akan Miskin, Mas!
8.6
Kehidupan rumah tanggaku berubah drastis setelah momen persalinan. Sikapku kini menjadi sangat dingin terhadap suami sendiri akibat luka batin yang teramat dalam. Rasa sakit hati ini tidak akan pernah bisa sembuh begitu saja dalam waktu singkat. Aku sudah membulatkan tekad untuk menuntut keadilan. Mas, bersiaplah karena segala perbuatanmu akan kubalas dengan setimpal tanpa ampun. Kamu tidak akan pernah bisa lari dari konsekuensi ini.
Sampul Novel KERESEK HITAM DALAM FREEZER
7.9
Kehidupan Tedi berubah mencekam saat ia menemukan bungkusan kresek hitam berisi jasad bayi di dalam freezer kulkasnya sendiri. Alih-alih melapor ke pihak berwajib, Tedi justru memilih untuk menyimpan rahasia mengerikan tersebut dan bertekad memburu sosok di balik tindakan keji ini secara mandiri. Mampukah ia mengungkap identitas pelaku sebenarnya sebelum segalanya terlambat? Sebuah kisah misteri penuh ketegangan tentang pencarian keadilan yang gelap.