Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Dawson Clan

The Dawson Clan

Cliff hidup terisolasi dalam kegelapan, hanya bisa mengonsumsi darah dan terluka oleh surya. Pasca kematian ibunya, ia menemukan fakta bahwa dirinya adalah vampir blasteran dari klan bangsawan Dawson. Meski telah bergabung dengan keluarga ayahnya, Cliff justru dikucilkan dan terjebak cinta terlarang dengan tunangan kakaknya. Sebuah tragedi besar kemudian memicu dendam membara, mengubahnya menjadi pemburu yang bertekad membasmi seluruh garis keturunan Dawson.
Bab
Bagikan

Bab 3

Clara mengerjap-ngerjapkan mata, menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya matahari yang menerpa iris matanya. Dia menatap sekeliling dan mendapati dirinya tengah berada di sebuah ruangan yang asing baginya. Dia bergegas bangkit berdiri.

“Uukkhh ...,” rintihnya spontan ketika dia merasakan sakit dan perih tepat pada area sekitar pangkal pahanya.

“Aw, apa yang terjadi padaku? Kenapa sakit sekali?” Gumamnya yang tentu saja hanya bisa didengar olehnya karena tak ada siapa pun di ruangan itu. Dengan perlahan dia mencoba berjalan, namun atensinya teralihkan ketika dia melihat sebuah bunga berwarna ungu tergeletak tidak jauh dari pintu. Melihat tanaman itu, dia pun mengingat kejadian yang dialaminya ketika dia berniat mencari tanaman itu di hutan. Tapi anehnya dia tidak mengingat apa pun setelah itu, dia bahkan tidak ingat kenapa dia berada di dalam ruangan yang tampak asing baginya itu.

Dengan wajah berbinar Clara mengambil tanaman itu, dan melangkah dengan gontai meninggalkan ruangan. Setelah berada di luar, akhirnya Clara menyadari bahwa tadi dia tertidur di sebuah gubuk yang letaknya tidak terlalu jauh dari hutan terlarang. Dia berpikir mungkin dia diserang hewan liar di hutan dan seseorang telah menyelamatkan hidupnya. Dia hanya mencoba berpikir positif dengan peristiwa janggal yang dialaminya ini.

Langkah demi langkah dia arungi, hingga tibalah dia di depan rumahnya. Dia berlari memasuki rumahnya mengabaikan rasa sakit yang dirasakannya.

Namun, langkahnya terhenti ketika dilihatnya banyak orang yang berkumpul di dalam rumahnya. Orang-orang berpakaian hitam dengan wajah mereka terlihat dipenuhi duka dan kesedihan.

“Clara, ke mana saja kau, Nak? Sudah tiga hari ini kau menghilang, kami sangat mengkhawatirkanmu.” Seorang wanita paruh baya yang terlihat jelita, yang mengatakannya begitu melihat sosok Clara. Sosok wanita yang tidak lain adalah ibu kandung Clara.

“Tiga hari aku menghilang,” gumam Clara tampak tak percaya.

“Ya, ke mana saja kau selama tiga hari ini?” Clara tak mengatakan apa pun, tatapannya masih kosong. Lalu dia mengangkat tangan kanannya yang memegang tanaman obat legendaris, melihatnya membuat sang ibu terhenyak kaget. Dia tahu tanaman apa yang sedang dipegang putrinya itu karena dulu ibunya yang tidak lain adalah Cleo Huston, pernah menceritakan tentang tanaman obat ajaib itu.

“Kau ... apa kau pergi ke hutan terlarang untuk mencari tanaman ini?!” Tanya ibunya sedikit membentak. Clara hanya mengangguk.

“Ini untuk Nenek,” jawabnya pilu, tampak menyadari apa yang tengah terjadi di dalam rumahnya setelah dia melihat foto neneknya dalam ukuran besar diletakkan di sebuah meja dengan karangan bunga yang melingkarinya. Clara pun tak mampu lagi menahan lelehan air matanya.

“Nenek sudah beristirahat dengan tenang sekarang. Dia tidak akan merasa kesakitan lagi.” Tanaman obat yang sejak tadi digenggamnya kini terkulai di lantai, ibunya memungutnya menyadari tanaman itu sangat berharga.

“Kapan Nenek meninggal?”

“Tadi pagi. Pemakamannya baru saja selesai,” jelas ibunya yang sukses membuat tubuh Clara terkulai lemas. Perjuangannya sia-sia, dia sudah terlambat untuk menyelamatkan neneknya.

***

Satu bulan berlalu semenjak kejadian di hutan. Clara selalu memikirkan apa yang telah terjadi padanya, tapi melihat tidak ada yang aneh pada tubuhnya, dia pun memutuskan untuk berhenti memikirkannya.

Dia pun memutuskan untuk berhenti menangisi kepergian neneknya, setelah hampir satu bulan ini dia sering menghabiskan waktunya di dalam kamar neneknya karena belum bisa menerima kenyataan bahwa neneknya sudah pergi untuk selamanya. Dia sadar sudah saatnya untuk bangkit dari kedukaannya, terutama mengingat tinggal satu bulan lagi dia akan melangsungkan pernikahan.

“Clara! Maxy sudah menunggumu. Cepatlah keluar, apa kau masih berdandan di dalam?” Suara ibunya membuat Clara tersadar bahwa dia sedang merias diri di kamarnya. Hari ini dia memang sudah berjanji akan pergi berkencan dengan tunangannya. Beberapa hari ini Clara merasa wajahnya sangat pucat, karena itu dia memutuskan untuk sedikit merias wajah untuk menutupinya. Padahal biasanya dia tidak suka berdandan.

Setelah merasa penampilannya sempurna, dia pun beranjak keluar dari kamar untuk menemui pria tercintanya.

Seulas senyum tersungging di bibir Clara ketika tatapannya bertemu dengan tatapan prianya.

“Hari ini kau terlihat luar biasa,” ucap Maxy yang tentu saja membuat semburat merah menghiasi wajah ayu Clara.

“Sudah siap untuk menciptakan kenangan indah hari ini?” Clara hanya mengangguk, lalu mereka pun melenggang pergi sambil berpegangan tangan. Membuat kedua orang tua Clara yang melihatnya tersipu malu sekaligus lega mengetahui hubungan mereka berdua tampak baik-baik saja dan semakin romantis. Walau bagaimanapun bagi ayah Clara, pernikahan putrinya ini merupakan sesuatu yang penting. Maxy berasal dari keluarga terpandang di desa Tussand, meski sebenarnya keluarga Clara pun cukup terpandang tapi menurutnya jika kedua keluarga terpandang bersatu, maka mereka akan menjadi keluarga besar yang dihormati semua penduduk desa.

Clara dan Maxy memutuskan untuk pergi ke tempat favorit mereka, tidak lain merupakan sebuah taman yang keindahannya selalu berhasil menghipnotis mereka. Sesaat lagi mereka akan tiba di taman, namun sesuatu yang janggal terjadi.

Dalam genggaman tangannya, Maxy merasakan tangan Clara sangat dingin dan tiba-tiba saja tubuhnya oleng. Dengan sigap Maxy menahannya dan tindakannya tepat melihat Clara nyaris tumbang jika Maxy tidak menangkapnya tepat waktu.

Make up yang menghiasi wajah Clara tak mampu menutupi wajahnya yang semakin pucat, sontak membuat Maxy cemas melihatnya.

“Kau kenapa? Jika sedang sakit seharusnya kau menolak ajakan kencan dariku,” ucap Maxy tampak kesal tapi tersirat kecemasan yang amat besar. Menyadari tubuh Clara semakin lemas dan wajahnya yang semakin pucat, Maxy memutuskan untuk menggendongnya dan membawanya berobat ke tempat salah seorang tabib yang paling tersohor di desa itu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95PJJ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95PJJ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hot Love - Birahi Anak Yakuza
8.2
Kenzo, putra tunggal bos Yakuza, menolak perjodohan ayahnya demi gadis Rusia misterius di sebuah kafe. Konflik memanas hingga Kenzo tertembak dan diselamatkan Alena, sang pujaan hati. Saat Alena menghilang, Kenzo yang frustrasi membuat kekacauan di Hong Kong hingga memicu perang antar gangster. Di tengah pelarian bersama kakak angkatnya, Sakura, Kenzo tak menyadari bahwa Alena adalah putri calon mertuanya. Akankah cinta mereka bersatu di tengah pertumpahan darah?
Sampul Novel Negeri Ini Dikuasai Mafia
8.6
Basudo tumbuh dalam kemiskinan yang memicu dendam mendalam terhadap orang-orang di sekitarnya. Sejak remaja hingga dewasa, ia menempuh jalur berbahaya demi menghabisi mereka yang membuatnya menderita. Demi kekuasaan dan ambisi ekonomi, sang raja mafia ini tega membinasakan banyak nyawa tanpa ragu. Namun, kekejamannya memicu perlawanan sengit. Defian dan Telma muncul sebagai sosok pemberani yang siap mempertaruhkan nyawa untuk menghentikan Basudo dan kelompoknya.
Sampul Novel Poison, I'll Kill My Husband
9.4
Aaron, mantan pembunuh bayaran, memulai hidup baru bersama istrinya, Alice. Namun, Alice sebenarnya adalah agen rahasia yang menyusup untuk membalas kematian orang tuanya yang diduga dibunuh oleh Aaron. Memanfaatkan cinta tulus suaminya, Alice mengumpulkan bukti keterlibatan organisasi Greenice Group. Kini ia terjebak dilema antara misi dan perasaan cintanya. Di tengah intrik kriminal, Alice harus memilih antara mengungkap kebenaran atau terus hidup dalam kebohongan.
Sampul Novel PUISI CINTA DARI TIMUR
8.3
Lu Sicheng dan Yang Zhu adalah reinkarnasi maha dewa yang saling mencintai, namun kebahagiaan mereka dihancurkan oleh muslihat Raja Iblis Xin Yi. Setelah perang dahsyat menghancurkan semesta, keduanya terlahir kembali di kubu yang berlawanan: suku dewa dan suku iblis. Dengan ingatan Yang Zhu yang telah dihapus total oleh Xin Yi, mampukah Lu Sicheng menyatukan kembali cinta mereka? Temukan perjuangan epik melawan takdir dan kelicikan dalam Puisi Cinta Dari Timur.
Sampul Novel Rindu Yang Terlarang
9.1
Bagi Alessandra Vega, bertemu mantan kekasih jauh lebih mengerikan daripada melihat hantu. Sialnya, takdir justru mempertemukan kembali Alessandra dengan Fabian Reva, seorang perwira militer yang pernah mengisi hatinya. Tuntutan pekerjaan memaksa mereka untuk terus berinteraksi secara intens. Kini, Alessandra terjebak dalam dilema antara kenangan lama dan realita. Akankah benih cinta lama mereka bersemi kembali, ataukah luka masa lalu justru memicu konflik baru?
Sampul Novel SETETES DARAH SUCI
8.6
Ramalan kuno mengungkap eksistensi gadis berdarah suci yang mampu memberikan keabadian dan kekuatan luar biasa. Setetes darahnya sanggup mencegah kepunahan klan serta menjamin kemudaan abadi bagi siapa pun yang memilikinya. Kelahirannya disambut pesta pora seluruh makhluk di alam semesta, ditandai awan gelap saat bulan purnama dan hawa dingin yang mencekam. Kini, nyawa dan darah sucinya menjadi incaran utama karena semua entitas mendambakan mukjizat yang ada dalam dirinya.