Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ternyata, Cinta Tidak Semenakutkan Itu

Ternyata, Cinta Tidak Semenakutkan Itu

Aina adalah wanita yang menutup rapat pintu hatinya bagi pria mana pun. Baginya, jatuh cinta hanya akan berakhir dengan luka yang tak sanggup ia hadapi. Untuk melindungi diri, ia selalu bersikap dingin dan ketus demi menjauhkan siapapun yang mendekat. Namun, benteng pertahanan Aina goyah saat seorang pria justru terpikat oleh kepribadiannya yang sulit itu. Di tengah trauma dan ketakutan, Aina mulai mempertanyakan prinsip hidupnya tentang asmara.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam hari pun tiba. Aina dan Naysa pergi ke perpustakaan kota, siapa yang menyangka the real of love story Aina akan dimulai dari sini..

Aina mengambil salah satu buku yang bertema Psychology dan Nasya masih memilih-milih buku yang akan dia baca. Aina membaca buku sambil berjalan mengikuti Nasya, tiba-tiba...

"Bbbrruuggghhh"

"Aawww," rintih Aina.

"Mm-maaff Mba." Ucap seorang laki-laki yang sedang terburu-buru menuju pintu keluar. Laki-laki itu mengambil buku Aina yang tidak sengaja terjatuh olehnya.

"Ini bukunya, maaf yah." Ucap laki-laki itu sambil menyerahkan buku pada Aina.

Aina mengambil buku itu dari tangan laki-laki yang sudah menabraknya.

"Lain kali kalo jalan hati-hati dong!!" Ketus Aina.

Laki-laki itu mengulurkan tangannya kepada Aina. "Michael."

Aina tidak menanggapinya, karena memang sedingin itu dia kepada laki-laki. Aina lebih memilih duduk di sofa perpustakaan yang sudah di sediakan sambil melanjutkan bacaan nya. Justru malahan Nasya yang membalas uluran tangan Michael.

"Nasya." Nasya tersenyum malu-malu. Michael membalas senyumannya tapi ia melirik ke arah Aina.

"Jangan di ambil hati yah, Aina memang gitu kalau sama cowok. Dingin, datar, cuek, tapi dia aslinya baik kok, ramah, asik." Ujar Nasya.

"Aina? Jadi cewek itu namanya Aina?." Tanya Michael untuk memastikan.

"Iyah."

"Nasya!!" Panggil Aina. "Sebenarnya yang ngajak ke perpustakaan itu aku atau kamu si?." Tanya Aina dengan nada kesal karena dirinya merasa di cuekin oleh Nasya.

"Iyah Aina, aku kesitu." Balas Nasya sambil mengambil buku random yang berada di rak perpustakaan. "Dah, Michael." Nasya pun lari kecil sambil menghampiri Aina yang sedang duduk di sofa tersebut.

Michael yang benar-benar terpesona dengan Aina saat pertemuan tadi membuatnya terus memikirkan gadis itu. Gadis yang tidak terlalu tinggi, mengenakan pakaian gamis polos berwarna hitam dan hijab berwarna lavender, membuat Michael yang sedang menyetir mobil senyum-senyum sendiri.

Michael, pria berusia dua puluh tujuh tahun. Seorang dosen muda yang berhasil lulus dari universitas luar negeri. Sudah 2 tahun dia mengajar di salah satu Universitas yang berada di Jakarta, dan sekarang ia meminta di pindahkan mengajar di cabang Semarang, tempat kelahirannya. Michael, seorang anak tunggal dari pasangan dokter Wijaya dan ibu Sri, seorang psikiater.

"Aku masih penasaran sama gadis itu. Kata temannya, dia itu dingin, datar dan cuek kalau sama cowok. Apa alasannya? Kenapa dia bersikap seperti itu pada laki-laki? Apa dia tidak suka laki-laki?, ah masa iyah si. Atau dia punya trauma, mungkin?." Tanya Michael pada diri sendiri.

*** *** ***

Aina dan Nasya masih membaca buku di perpustakaan itu. Saat Aina membalik lembaran buku, Aina menemukan kata-kata motivasi yang tertulis di buku itu. Tulisannya seperti ini.

"Yang hari ini penuh keputusasaan, bisa jadi di masa depan akan merasakan banyak kebahagiaan. Yang hari ini gagal, bisa jadi di masa depan akan mendapatkan keberhasilan.

Yang hari ini terlihat dekat sekali, bisa jadi di masa depan menjadi orang asing yang seperti tidak saling mengenali. Yang hari ini memiliki segalanya, bisa jadi di masa depan kehilangan semuanya.

Yang hari ini hidup, bisa jadi besok akan mati. Yang hari ini saling membenci, bisa jadi di masa depan akan saling mencintai. Yang hari ini tidak mempunyai apa-apa, bisa jadi di masa depan mempunyai semuanya.

Hidup itu akan terus berubah. Tidak selamanya stuck di itu-itu saja. Banyak plot twist kehidupan yang akan dirasakan. Maka dari itu, tetaplah berusaha dan berdoa. Karena takdir manusia berbeda, dan "goals-nya" tidak terjadi pada kalender yang sama.

#quotespsikologi - Unamoonroll"

Itu sebabnya Aina menyukai buku-buku tentang psychology, berkat itu Aina sudah bisa belajar menerima diri sendiri, sudah bisa berdamai dengan luka dan juga keadaan. Tapi ia masih trauma dengan laki-laki, karena ia beranggapan kalau laki-laki itu kasar, suka menyakiti hati perempuan. Bagaimana tidak ia beranggapan seperti itu, karena laki-laki terdekatnya yang membuatnya beranggapan seperti itu. Walaupun pasti ada alasannya.

"Aina, udah jam 21.30 nih, perpustakaannya juga udah sepi. Pulang yuk." Ajak Nesya. Aina melirik kanan kiri, dan benar sudah tidak ada orang di perpustakaan.

"Ya udah yuk, balik." Aina menutup bukunya dan menaruhnya kembali ke rak buku bersama Nesya.

* Lokasi : lampu merah, perempatan jalur jalan ke rumah masing-masing.

"Besok jangan lupa yah buatin surat izinnya," ucap Aina.

"Siap." Balas Nesya sambil mengangkat jempolnya.

Lampu rambu lalulintas sudah berwarna hijau yang mengartikan para pengendara sudah aman berjalan.

"Daah"

"Daah"

Aina dan Nesya sudah terpisah oleh jalur jalan. Aina mulai menaikan gas motornya lebih tinggi dari biasanya karena jalanan sepi, Aina berteriak di sepanjang perjalanan. "Huuuaaa aaaaa aaaa aaaaa." Karena dengan begitu beban hidupnya tak terasa, walaupun Aina seorang guru Agama, ia tidak terlalu fanatik. Maklum saja karena Aina seorang manusia biasa, kadang bisa menjadi ukhti dan terkadang bisa menjadi kunti.

"Ccccccccccciiiiiiiiiitttttttt," setelah Aina sampai rumah, ia langsung membuka pintu.

"Kkkkkkkrrrrrriiiiieeeettt,,, assalamualaikum." Salam Aina, dan ia langsung berjalan menuju kamarnya untuk langsung merobohkan badannya di atas kasuk yang empuk.

"Brruugghh." Tak lupa Aina membaca do'a sebelum tidur.

"Bismillahirrahmanirrahim bismikallahumma ahya wa amut wa bismika amut, aamiin." Tak butuh waktu lama Aina langsung tertidur.

*** *** ***

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 180 Days
9.4
Saat pengkhianatan suami terungkap, April tidak memilih jalan cerai seperti wanita pada umumnya. Ia justru bertekad memperjuangkan keutuhan rumah tangganya yang retak. Sebuah tantangan besar ia tetapkan bagi dirinya sendiri: menaklukkan kembali hati sang suami dalam kurun waktu 180 hari. Di tengah luka hati, April harus berjuang melawan waktu demi mengembalikan cinta yang hilang. Mampukah ia memenangkan kembali suaminya sebelum batas waktu itu berakhir?
Sampul Novel AFFAIR
9.5
Mauren yang masih 19 tahun terpaksa menikahi Aron, duda kaya berusia 45 tahun, setelah dijual oleh ayahnya. Di sisi lain, putra Aron yang berumur 23 tahun, Liam, terjebak dalam pernikahan hambar bersama Bella karena ketidakpuasan ranjang. Sementara Liam merasa frustrasi dengan istrinya, Mauren harus menderita melayani nafsu pria tua tanpa pernah merasakan kepuasan. Takdir pahit ini menjerat mereka dalam kemelut rumah tangga yang penuh penderitaan batin.
Sampul Novel Budak Cinta
8.4
Dalam kondisi mengandung, aku terkejut mendapati kenyataan pahit bahwa Liam Barnes, kekasihku, membiarkan saudara kembarnya, Lucas, meniduriku selama tiga tahun. Liam melakukan pengkhianatan ini demi membalas dendam untuk cinta pertamanya, Vivian Quinn. Namun, saat aku mengonfrontasi Lucas yang berlutut di hadapanku, ia justru menunjukkan pengabdian yang berbeda. Sambil mencium kakiku dengan khidmat, Lucas bersumpah bahwa kesetiaannya hanya untukku.
Sampul Novel KESAKSIAN CINTA STEVI
8.1
Stevi terbayang pesan terakhir mendiang ibunya untuk giat bekerja sebelum wafat. Kini, setelah menikah dengan Aria, Stevi berjuang menjalani hidup barunya meski duka masih membekas. Ia berharap sang ibu tenang di sana karena Aria sangat membutuhkannya. Di sisi lain, Aria sibuk dengan profesinya di kampus. Saat memberikan bimbingan makalah kepada mahasiswi, ia menekankan pentingnya orisinalitas karya demi menghindari isu plagiarisme dalam seminar.
Sampul Novel Maafkan Aku Mam
9.5
Andre memamerkan tubuh atletisnya, memicu gairah sang tante yang tak tertahan. Rasa penasaran yang muncul sejak pertemuan mereka di toko Albert kini memuncak saat ia menyentuh Andre dengan penuh damba. Andre pun membiarkan dirinya menjadi milik sang tante sepenuhnya malam itu. Dengan penuh godaan, Andre perlahan membuka pakaiannya, sementara sang tante yang sudah tidak sabar segera membantu demi menuntaskan rasa penasaran yang telah menghantuinya sepanjang hari.
Sampul Novel Mars & Venus Fall In Love
8.3
Elga, mahasiswi kedokteran berusia 20 tahun, terjebak dalam situasi rumit bersama senior populer bernama Zyan. Berawal dari insiden ciuman hingga tinggal satu atap, kebencian di antara mereka perlahan berubah menjadi cinta yang mendalam. Namun, saat Elga siap menerima lamaran Zyan, rahasia masa lalu terkuak: Zyan ternyata sudah memiliki seorang putri. Di tengah penolakan dan luka lama, mampukah Elga bertahan dan membawa hubungan mereka menuju pelaminan?