Sampul Novel Terjerat Cinta Hot Mommy

Terjerat Cinta Hot Mommy

9.6 / 10.0
Raffa Anggara, pemuda 23 tahun, adalah bintang di klub malam Jakarta yang mahir memikat wanita kaya dan kesepian. Meski banjir tawaran menjadi suami simpanan hingga pasangan resmi, sang Casanova yang sinis terhadap cinta ini selalu menolaknya. Namun, prinsipnya goyah saat bertemu klien baru yang misterius. Sosok unik ini sanggup meluluhkan hati Raffa, hingga ia rela mempertaruhkan nyawa demi wanita tersebut. Siapakah sosok yang berhasil menaklukkannya?

Terjerat Cinta Hot Mommy Bab 1

Di sebuah klub malam ternama di ibu kota tepatnya di daerah kawasan Semanggi Jakarta Selatan, hingar-bingar gemerlapnya dunia malam seakan tak pernah surut dari tempat itu. Sebagian dari mereka yang datang, bertujuan melepas penat dengan menghibur diri di diskotik yang selalu dipenuhi pelanggan. Dari kalangan muda bahkan yang sudah berkeluarga.

Suara dentuman musik DJ yang memekakkan telinga, seolah menghipnotis orang-orang yang berada di atas lantai dansa. Berjoget, bergoyang, bahkan ada yang saling bercumbu dengan bebasnya tanpa rasa malu. Mereka semua terlena dengan suasana malam yang semakin panas dan bergelora.

Sementara di sudut klub itu, seorang pemuda tengah duduk berdampingan dengan seorang wanita dewasa. Penampilan wanita itu sangat mencolok, terlihat dari warna lipstik yang dia pakai malam ini. Warna merah menyala senada dengan gaun mini sepaha model sabrina, berbelahan dada sangat rendah. Tampak menyembul bongkahan kenyal dan terlihat padat itu.

Kulitnya putih mulus, ditunjang dengan postur tubuh yang sangat pas, hingga membuat semua mata hidung belang yang berada di sana, tak jarang meliriknya dengan tatapan lapar.

Namun, wanita bernama tante Rika itu tidak peduli sama sekali. Meski banyak yang mencoba untuk menggodanya. Pilihannya tetap jatuh pada sosok pemuda di sampingnya ini. Pemuda berkharisma yang telah menariknya ke dalam pesonanya, sejak pertemuan pertama.

Sosok pemuda yang dikenal sebagai bintangnya di klub malam tersebut. Siapa lagi kalau bukan Raffa Anggara. Pemuda yang berhasil memikat para wanita muda maupun dewasa. Semua berlomba-lomba ingin mendapat kepuasan darinya dan berusaha menarik hatinya.

Tante Rika tak pernah bosan menatap pemuda berlesung pipi ini. Meski Raffa terbilang cuek dan datar, tetapi tetap saja tidak melunturkan pesona yang dimilikinya. Hal itu justru membuat para kaum wanita dewasa yang sering datang ke sini menjadi penasaran dengannya. Ingin mengenalnya lebih jauh, walau sekedar menghabiskan cinta satu malam.

"Malam ini kita ke tempat biasa atau pindah tempat?" tanya tante Rika dengan suaranya yang lembut dan sedikit serak. Dia bergelayut di lengan Raffa yang sedang asyik menikmati minumannya.

Pemuda itu menyandarkan punggungnya di tempatnya duduk lalu berkata,

"Terserah Tante. Raffa nurut aja." Dia menatap tante Rika dengan datar, suara beratnya cukup membuat wanita itu berdesir.

Tante Rika tersenyum kemudian membelai dan mengusap-usap wajah Raffa.

"Baiklah. Kalau begitu kita pindah ke tempat lain aja," ucapnya yang kini semakin posesif—menyandarkan kepalanya tepat di depan dada Raffa.

Jemari lentiknya, yang berhias cat kuku berwarna senada dengan gaunnya mulai bergerilya, menelusup di balik kemeja hitam pemuda berusia 23 tahun itu. Mengelusnya perlahan dan lembut.

Raffa bergeming. Tante Rika selalu agresif bila berhadapan dengannya. Oleh karena itu, dia hanya pasrah dengan apa yang dilakukan wanita kesepian di sebelahnya ini. Mengecup, mengelus, bahkan menghidu lekuk leher Raffa, yang katanya beraroma maskulin.

Wanita berusia 36 tahun tersebut, selalu membayarnya mahal di setiap pertemuan mereka. Uang tak jadi masalah bagi wanita yang memiliki beberapa cabang Salon dan SPA itu. Menjadi janda hampir delapan tahun lamanya membuat Tante Rika selalu mencari teman penghangat ranjang. Bertemu dengan Raffa adalah suatu kesenangan dan kepuasan tersendiri baginya.

Menyewa jasa Raffa setiap satu Minggu sekali, terkadang dua kali bila dirinya benar-benar sangat ingin. Tak mau yang lain meski ada banyak pemuda yang berprofesi sama seperti Raffa di diskotek itu.

Contohnya pemuda yang sedari tadi menatap ke arah Raffa dan tante Rika dengan tatapan tak suka. Setelah kehadiran Raffa di diskotek ini, tiga tahun yang lalu. Menggeser posisinya yang semula bintang di sini, menjadi berada di urutan kedua.

Axel—lelaki berusia 26 tahun yang sudah melakoni profesi ini selama hampir lima tahun lamanya. Dia tidak kalah tampan dibandingkan Raffa. Postur tubuhnya juga tak kalah dari pemuda 23 tahun itu. Tinggi, tegap, berotot, dan gagah. Kulitnya eksotis khas lelaki Asia pada umumnya.

"Sial! Semenjak ada dia di sini, gua jadi sepi pelanggan." Axel terus mengumpat Raffa dari kejauhan. Dia menenggak kasar minuman yang ada di tangannya.

Dadanya terasa panas, melihat Raffa yang hampir setiap hari melayani pelanggan. Sedangkan dia bisa dihitung dengan jari. Paling banyak, tiga sampai empat kali dirinya menerima B.O. Itu pun dengan bayaran di bawah bayaran yang diterima Raffa.

"Enggak bisa dibiarin. Lama-lama pelanggan gua pada lari ke dia semua. Gua harus komplain sama Mami Kumala. Biar dia enggak pilih kasih kayak gini."

Axel pun bergegas pergi dari sana, dia berniat menemui Mami Kumala di ruangannya—pemilik sekaligus bosnya di diskotek ini.

****

"Mi, kita perlu bicara." Axel merangsek masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, hingga wanita yang tengah sibuk menelepon tersebut langsung menatapnya dengan tajam.

Lelaki berambut hitam pekat itu berjalan mendekati meja Mami Kumala—wanita paruh baya dengan penampilan yang terlihat modis. Make up mencolok dengan beberapa barang branded yang menempel di tubuhnya yang montok. Terlihat sekali jika dia adalah pemilik diskotek megah ini.

Mami Kumala segera mengakhiri obrolannya dan memutus sambungan telepon. Dia meletakkan ponselnya ke meja, lalu menatap Axel yang saat ini berdiri menjulang di depannya.

"Duduklah!" titah wanita berusia 40 tahun itu. Suaranya terdengar tegas.

Axel menuruti perintah Mami Kumala, dia duduk dengan raut muka kesal menahan marah. Punggungnya bersandar di sandaran kursi jati, sambil melipat kedua tangannya di dada.

"Apa kamu tidak bisa sekali saja bersikap sopan? Paling tidak ketuklah pintu lalu minta izin masuk. Seharusnya gitu, kan?" Mami Kumala berujar dengan tegas. Dia tidak menyukai sifat Axel yang sama sekali belum berubah. Arogan dan pemarah.

Tanpa menyesali perbuatannya, Axel justru menanggapi pertanyaan Mami Kumala dengan dengusan samar. Dia seakan tidak peduli dengan perkataan orang yang selama ini sudah memberinya makan.

"Aku mau Mami memindahkan Raffa di klub cabang," ucap Raffa tanpa basa-basi sama sekali.

Mami Kumala membeliak.

"What? No, Axel! Raffa tambang emas Mami. Dia tidak mungkin Mami pindahkan ke sana," tolak mami Kumala cepat, yang membuat kekesalan Axel dan kebenciannya menjadi berkali-kali lipat.

#####

Tante Rika sudah mabuk berat, dia menghabiskan hampir satu botol minuman. Bibirnya terus meracau. Raffa sampai dibuat kewalahan dengan wanita itu.

"Enggak bisa minum banyak, pakek sok-sokan minum segala. Ck!" Pemuda itu terus menggerutu sepanjang langkahnya meninggalkan tempat tersebut. Raffa memapah Tante Rika menuju ke area parkir untuk mengambil mobilnya.

"Kunci gua mana lagi?" Dia terlihat kesulitan mencari-cari kunci mobilnya. Merogoh setiap saku celana dan kemejanya menggunakan satu tangan, sementara tangannya yang lain memapah tubuh Tante Rika.

"Ketemu!"

Tanpa menunggu lama lagi, Raffa bergegas membuka pintu mobil dan menuntun Tante Rika masuk dengan hati-hati.

"Raffa ... Raffa sayang ...." Mulut Tante Rika terus memanggil nama Raffa, dalam keadaan tidak sadar pun dia masih agresif. Tangannya melilit leher pemuda itu, menekan tengkuknya lalu melumat bibir Raffa dengan rakus.

"Tan, sadar Tan! Nanti kita lanjutin lagi di hotel." Raffa menarik wajahnya dengan segera. Dia lantas memasang seat belt di tubuh tante Rika yang masih belum mau melepaskan tangannya.

"Beneran, ya? Nanti kita lanjutin lagi di hotel," ucap Tante Rika dengan nada bicara yang terdengar tidak jelas. "Uuhhh... Raffa sayang." Wanita itu kembali mencium bibir Raffa sekilas, sebelum dirinya benar-benar tidak sadarkan diri.

"Tan!" Raffa menepuk pelan pipi Tante Rika yang sudah tidak sadarkan diri. "Yah... pingsan. Udahlah. Nanti juga dia sadar." Pemuda itu lantas menutup pintu mobil dan menyusul masuk.

Membawa pergi mobil Fortuner hitam miliknya melesat dari klub malam tersebut. Membelah jalanan yang sepi karena waktu telah menunjukkan pukul satu dini hari.

####

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terjerat Cinta Hot Mommy

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Dikhianati oleh tunangan dan saudara angkatnya setelah kembali dari desa, Sabrina membalas dendam dengan mendekati paman sang mantan, Charles. Meski awalnya Charles menolak ikatan emosional setelah malam penuh gairah, Sabrina justru memancing harga dirinya hingga mereka terikat selamanya. Kini sebagai bibi mantan kekasihnya, Sabrina yang dianggap remeh ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan bahwa dia bukan sekadar pemburu harta, melainkan pemilik takhta sesungguhnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan