Sampul Novel Terjebak Pesona CEO Dingin

Terjebak Pesona CEO Dingin

8.5 / 10.0
Dalam novel Terjebak Pesona CEO Dingin, Arlena harus menghadapi takdir rumit saat pria asing yang merusak hidupnya ternyata calon suaminya. Billionaire romance novel ini mengisahkan perjuangan Arlena di tengah pengkhianatan dan rahasia kelam. Baca kisah modern novel ini sekarang.
Ringkasan Terjebak Pesona CEO Dingin
Hidup Arlena hancur dalam semalam setelah dikhianati kekasihnya. Di tengah duka, ia terjebak dalam insiden salah kamar dengan Leonard Hartanto, CEO angkuh yang merenggut kesuciannya karena kelalaian asisten. Takdir mengejutkan mereka saat dipertemukan kembali dalam perjodohan keluarga. Leonard yang merasa bersalah harus menikahi Arlena untuk menolak pilihan ibunya. Di tengah luka hati dan bayang masa lalu Leonard yang kelam, mampukah pernikahan rapuh ini bertahan?
Baca Selengkapnya

Terjebak Pesona CEO Dingin Bab 1

Arlena melangkah keluar dari ruangan pesta dengan hati yang remuk. Gaun anggun berwarna perak yang ia kenakan malam itu kini terasa seperti beban. Pesta pertunangan itu-yang awalnya ia kira hanya sebuah acara formal perusahaan-mendadak berubah menjadi mimpi buruk. Di tengah riuh tawa dan percakapan tamu, matanya tanpa sengaja menangkap sosok kekasihnya, Iqbal, tengah berdiri di sisi seorang wanita. Wanita yang memperkenalkan dirinya sebagai tunangan Iqbal.

Arlena seakan tak percaya. Selama ini, ia mencintai Iqbal sepenuh hati, mempercayakan seluruh perasaannya pada pria itu. Ia berpikir bahwa Iqbal adalah masa depannya, pelindung hatinya. Namun, kenyataan di hadapannya meruntuhkan semua harapan itu seketika.

Tanpa arah, Arlena melangkah keluar dari gedung, mengabaikan panggilan teman-temannya yang bingung melihat wajah pucatnya. Ia terus berjalan, masuk ke dalam lift tanpa tujuan. Kepalanya berdenyut-denyut, campuran amarah, kecewa, dan kesedihan yang begitu mendalam menguasai dirinya.

Saat pintu lift terbuka di lantai dua puluh lima, Arlena melangkah keluar dengan pandangan kosong. Entah bagaimana, langkahnya membawanya ke depan sebuah kamar hotel yang pintunya sedikit terbuka. Mungkin akibat ketidakjelasan dalam pikirannya, ia pun masuk, mencari ruang untuk menangis tanpa ada yang melihat.

Di dalam kamar, Arlena duduk di tepi tempat tidur, wajahnya yang sembab menatap ke cermin besar di depannya. Air matanya mengalir, membasahi pipinya tanpa bisa ia tahan lagi.

"Tega sekali kamu, Iqbal..." bisiknya lirih sambil memeluk dirinya sendiri, mencoba mengumpulkan serpihan hatinya yang telah pecah berantakan.

Beberapa saat berlalu dalam keheningan, hingga tiba-tiba pintu kamar terbuka lebih lebar. Seorang pria masuk ke dalam kamar dengan langkah mantap. Pria itu terdiam sejenak ketika melihat Arlena di sana, dan begitu pula Arlena yang tercengang saat menyadari kehadiran orang asing di ruangan itu.

"Siapa kamu?" suara pria itu terdengar dalam dan tajam, sorot matanya penuh ketidakpercayaan saat melihat wanita asing duduk di kamarnya.

Arlena tergagap, kaget dan bingung. "Maaf... aku... aku tidak bermaksud mengganggu. Aku hanya..."

Pria itu mengerutkan kening, menatap Arlena dengan tajam. Ia adalah Leonard Hartanto, pewaris tunggal dari salah satu konglomerat besar di negeri itu. Dengan setelan jas rapi dan aura dingin, ia terlihat seperti seseorang yang tak akan mudah menerima penjelasan sembarangan.

"Kenapa kamu ada di sini? Ini kamarku," ujarnya dengan nada rendah namun penuh tekanan.

Arlena merasa semakin tak nyaman. Ia berdiri, berusaha menjelaskan dirinya meski lidahnya kelu. "Maaf, aku hanya... aku hanya butuh tempat untuk menenangkan diri."

Leonard memandangnya dengan sorot tajam, lalu menghela napas panjang. "Tempat untuk menenangkan diri? Kau pikir kamar hotel ini adalah tempat umum yang bisa dimasuki siapa saja?"

Arlena tak tahu harus menjawab apa. Ia hanya bisa menunduk, merasa malu sekaligus canggung di hadapan pria asing ini.

"Maafkan aku," bisik Arlena, suaranya nyaris tak terdengar. Namun, saat hendak melangkah keluar, matanya mendadak kabur, tubuhnya melemah. Emosi yang terlalu intens membuatnya merasa lelah. Sebelum ia sempat keluar, pandangannya mengabur, dan ia pun jatuh terkulai.

Leonard segera bergerak cepat, menangkap tubuh Arlena yang hampir jatuh ke lantai. Tubuh wanita itu terasa ringan, namun kulitnya panas, tanda bahwa ia sangat kelelahan. Dengan wajah dingin, Leonard membaringkan Arlena di tempat tidur.

"Dasar merepotkan..." gumamnya pelan, namun ia tak bisa mengabaikan wanita ini begitu saja. Leonard menatap wajah Arlena yang basah oleh air mata. Di balik ekspresinya yang penuh kepedihan, ada kesan ketulusan yang membuatnya heran. Ia menghela napas panjang, merasa ada sesuatu yang berbeda dari wanita ini, meski mereka baru saja bertemu.

Malam itu, Leonard membiarkan Arlena tertidur di kamar itu, tak ingin mengusiknya lebih jauh. Meski merasa risih dan kesal, ia tetap menjaga jarak. Namun, di luar dugaannya, malam itu menjadi awal dari kejadian yang tak akan pernah ia lupakan.

---

Keesokan Harinya

Pagi hari ketika sinar matahari mulai menerobos melalui jendela kamar, Arlena terbangun dengan kepala berat. Ia melihat sekeliling, mendapati dirinya berada di kamar yang asing. Perasaan panik segera menyergapnya.

"Apa yang terjadi?" pikirnya. Ingatannya tentang malam itu kabur, tetapi perasaan terluka di hatinya masih tersisa.

Ia beranjak dari tempat tidur, dan matanya menangkap sosok pria yang berdiri di dekat jendela dengan setelan yang sama seperti semalam. Pria itu berbalik, menatapnya dengan ekspresi dingin yang membuat Arlena merinding.

"Kau sudah bangun," ucapnya dingin, sambil melemparkan sebuah amplop ke atas meja di dekat tempat tidur.

"Ambil cek itu untuk bayaran semalam," lanjutnya dengan nada ketus.

Arlena membelalakkan matanya, perasaan tersinggung dan terhina memenuhi dirinya. "Apa maksudmu? Aku bukan wanita seperti itu!" serunya, berusaha menahan getaran di suaranya.

Leonard menatapnya dengan sinis. "Lalu, apa yang kau lakukan di sini? Datang ke kamar hotel seorang pria asing tanpa alasan yang jelas?"

Arlena merasa hatinya hancur. Dalam kebingungan, ia tidak mampu menjelaskan atau membela dirinya. "Aku tidak membutuhkan uangmu!" katanya dengan nada terluka.

Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi, ia meraih tasnya dan bergegas keluar dari kamar itu, meninggalkan Leonard yang hanya bisa menatap punggungnya dengan perasaan yang sulit dijelaskan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terjebak Pesona CEO Dingin

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Awan Tenang, Angin Membawa Cinta
8.7
Setelah delapan tahun menjalin hubungan, Wulan mendapati kenyataan pahit saat dirawat di rumah sakit. Ia tidak sengaja mendengar percakapan Jordan dengan kakaknya, yang mengungkap bahwa Jordan telah membohonginya. Demi menyelamatkan Maya, cinta masa kecilnya, Jordan tega mengambil sumsum tulang Wulan yang lemah dengan dalih pengobatan sakit maag. Tanpa air mata atau kemarahan, Wulan langsung menghubungi orang tuanya di luar negeri untuk menerima perjodohan dengan keluarga Lunarman.
Sampul Novel CEO lumpuh itu, suamiku
9.5
Rachel Martinique, seorang dokter bedah, terjebak dalam pernikahan paksa sebagai alat penebus hutang keluarganya. Ia harus bersuami dengan seorang CEO lumpuh yang tidak ia kenali sebelumnya. Kehidupan baru ini penuh ketegangan karena sang suami menyimpan kebencian mendalam terhadap dirinya. Tanpa landasan cinta, Rachel harus menghadapi ketidakpastian dalam rumah tangga mereka. Akankah kasih sayang tumbuh seiring waktu, ataukah nasib buruk yang menanti?
Sampul Novel Istri Rahasia Sang Miliarder
9.4
Mimpi Arabella Balqis untuk dicintai hancur saat Leonard Abraham datang membawa dendam. Leonard menyelinap ke rumahnya, namun justru memutarbalikkan fakta hingga warga memaksa mereka menikah siri akibat fitnah tersebut. Sebagai yatim piatu, Arabella terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang penuh penderitaan. Di tengah nasib buruk yang kian mengepung, mampukah ia bertahan menghadapi kekejaman suaminya dan menemukan kebahagiaan yang selama ini ia idamkan?
Sampul Novel Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
8.5
Dijual oleh ayahnya sendiri, Sofia justru disiksa Alpha Vincent dalam gudang kumuh. Fitnah kejam Isabel membuat Sofia dijebloskan ke penjara perak hingga kulitnya melepuh. Puncaknya, Vincent memberikan kalung warisan ibu Sofia kepada Isabel sebagai mainan anjing. Di tengah penderitaan itu, Sofia bangkit sebagai White Wolf yang langka. Ia memutus ikatan Mate dengan Vincent, membiarkannya meraung kesakitan, lalu pergi mencari takdir baru di Pack yang lebih kuat.
Sampul Novel Sang Pengantin Pengganti: Membuat Kenangan Tentang Kita
8.9
Demi melunasi utang, seorang wanita terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi pria berkuasa yang ditakuti layaknya iblis. Di tengah keputusasaan, ia terjebak dengan sosok suami yang kejam dan tidak sabaran. Namun, pesona sang istri perlahan meluluhkan kekerasan hati pria itu hingga ia terjerat dalam gairah yang adiktif. Saat sang pria tak lagi mampu melepaskan diri, akankah hubungan yang berawal dari nafsu dan paksaan ini berubah menjadi cinta sejati?
Sampul Novel Suamiku Tak Tahu Aku Banyak Harta
8.1
Setahun menikah dengan Dimas, Nela hanya merasakan kepedihan. Nafkah yang minim memaksanya bekerja secara rahasia demi mencukupi kebutuhan hidup tanpa diketahui suami dan keluarga besarnya. Keadaan kian pelik karena ia terjebak di lingkungan toksik, bertetangga dengan mertua serta ipar yang gemar mencampuri urusan rumah tangganya. Di tengah tekanan batin dan intervensi keluarga Dimas, sanggupkah Nela bertahan dalam pernikahan yang penuh penderitaan ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan