Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Malam Panas dengan Billionaire

Terjebak Malam Panas dengan Billionaire

Hans berencana merebut harta Alina melalui skandal perselingkuhan rekayasa. Saat perayaan anniversary, ia mencekoki Alina dengan obat dan meninggalkannya di hotel. Namun, kesalahan teknis membuat kartu kamar Alina tertukar dengan milik Dariel Kyle, seorang miliarder tampan. Mereka akhirnya terjebak dalam malam penuh gairah yang tak terduga. Kini, Dariel mulai mengejar cinta Alina, sementara pengkhianatan Hans masih membayangi nasib hubungan mereka selanjutnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Hasrat mereka memburu mengejar kenikmatan yang terus membara, baik Hans maupun Olivia terus mendesah menikmati kenikmatan dunia yang mereka rasakan.

Setelah mendapatkan pelepasan masing-masing keduanya memejamkan mata dengan saling berpelukan.

********

Hari itu mau nggak mau Alina harus mencari pekerjaan, hidupnya kini tidak bergantung lagi pada kedua orang tuanya, dia memiliki tanggung jawab penuh atas dirinya.

Mencari pekerjaan ternyata tidak semudah membalikkan tangan, lulusan terbaik tanpa pengalaman juga tidak bisa dijadikan acuan.

Alina terus berjalan menerjang panasnya ibukota, fasilitas mobil yang diambil kedua orang tuanya membuat Alina harus berjalan dari perusahaan yang atau ke perusahaan yang lain.

"Astaga panas dan lelah sekali," kata Alina sambil mengusap keringat yang keluar dari sela pori-pori wajahnya.

Alina sudah berjalan kesana kemari untuk mencari pekerjaan namun tidak ada satu perusahaan pun yang mau menerimanya dan ini membuatnya benar-benar putus asa.

"Perusahaan mana lagi." Suaranya melemah karena dahaga yang dia rasakan.

Tak terasa seminggu sudah berlalu tapi Alina masih saja belum mendapatkan pekerjaan, meskipun dia adalah gadis yang pandai tapi itu tak cukup, buktinya sudah beberapa perusahaan yang didatangi namun tak satupun yang mau menerima Alina karena kurangnya pengalaman kerja.

"Bagiamana Alina, apa kamu sudah mendapatkan pekerjaan?" tanya Papanya.

Alina hanya menggeleng dan ini membuat papanya tersenyum sinis, rasa kesal dan marah terhadap Alina masih saja membekas di dadanya sehingga papa Alina benar-benar ingin memberikan sock terapi kepada sang anak.

"Papa yakin kamu tidak akan mendapatkan pekerjaan tanpa bantuan papa." Ucapan sang Papa benar-benar membuat doang tapi hidup terus berjalan.

Dengan tekad yang kuat Alina pergi untuk mencari pekerjaan kembali, dia ingin mematahkan statemen papanya, dia ingin menunjukkan kepada kedua orang tuanya kalau dirinya mampu mendapatkan pekerjaan tanpa bantuan kedua orang tuanya sedikitpun.

Pagi itu Alina mendatangi satu persatu perusahaan yang belum pernah didatangi hingga datanglah dia ke sebuah perusahaan besar Kyle group, perusahaan yang dimiliki oleh seorang billionaire muda yang sangat terkenal.

"Ada yang bisa dibantu?" tanya satpam yang bertugas.

"Di perusahaan ini apakah ada lowongan pekerjaan pak?" tanya Alina balik.

"Coba anda masuk dan bertanya pada resepsionis," jawab satpam.

Sesuai arahan dari pak satpam, Alina masuk ke dalam perusahaan dan menemui resepsionis. Dia mengutarakan maksud dan tujuannya datang ke perusahan Kyle grup.

"Perusahaan kami hanya membuka lowongan untuk cleaning service saja karena posisi lain sudah terisi," ungkap resepsionis.

Alina terdiam sembari menatap lamaran pekerjaannya, apa mungkin lulusan terbaik sebuah universitas yang cukup terkenal mendapatkan pekerjaan hanya sebagai cleaning service.

Dirinya kini perang batin antara menerima atau menolak hingga akhirnya suara resepsionis memudarkan lamunannya.

Dengan pemikiran matang Alina mengangguk, "Iya saya terima," kata Alina yang akhirnya berminat dengan pekerjaan sebagai cleaning service.

Resepsionis meminta surat lamaran Alina, dia meminta Alina datang keesokan harinya untuk interview.

Keesokannya saat Alina datang matanya terbelalak melihat banyaknya yang akan interview, meski hanya sebagai cleaning service namun tetap membuat orang-orang berbondong-bondong untuk mendapatkan pekerjaan tersebut mengingat gaji yang ditawarkan perusahaan Kyle cukup besar.

"Astaga hanya cleaning service tapi yang melamar banyak banget," gumam Alina.

Alina duduk di loby menunggu namanya dipanggil, saat asik memandangi setiap sudut perusahaan matanya tertuju kepada seorang pria yang baru keluar dari mobil mewah.

Saat pria tersebut masuk banyak mata yang memandangnya, mereka yang akan interview nampak terpana kemudian mengalihkan pandangan matanya sejenak untuk menatap keindahan dunia yang lewat.

"Selamat pagi pak Dariel," sapa salah satu staf.

Dariel terus berjalan tanpa menjawab sapaan stafnya, memang begitulah dirinya yang dingin dan kurang ramah dengan bawahan.

"Astaga sombong banget, percuma ganteng tapi kalau sombong," batin Alina yang kesal dengan sesosok pria yang muncul.

Tak berselang lama seorang pria yang tak kalah tampan lewat menyusul, berbeda dengan Dariel, Arcelo asistennya lebih ramah, dia tersenyum dan mengangguk setiap disapa bawahannya.

"Ini lumayan ramah," batinnya lagi.

Lama menunggu akhirnya giliran Alina dipanggil untuk interview, saat melihat surat lamaran Alina HRD nampak mengerutkan alisnya, Alina adalah lulusan terbaik dengan nilai IPK yang tinggi tapi kenapa mau menjadi seorang cleaning service?

"Kamu memiliki nilai IPK yang tinggi, kamu juga lulusan terbaik kenapa mau bekerja menjadi cleaning service? apa saat kamu lulus kuliah tidak ada perusahaan yang menawari kamu pekerjaan lebih menjanjikan?" tanya HRD.

Sebenarnya saat lulus dulu banyak sekali perusahaan yang menawarinya untuk kerjasama, Tapi semua ditolak karena rencananya memang Alina bekerja di perusahaan papanya sendiri setelah menikah nanti tapi takdir berkata lain semua fasilitasnya dicabut karena kesalahan malam itu.

Tak ingin pihak HRD tau alasannya dia segera bilang jika sangat membutuhkan pekerjaan.

"Saya sangat memerlukan pekerjaan ini pak," jawab Alina.

Melihat kesungguhan Alina akhirnya HRD memutuskan untuk menerima Alina bekerja sebagai cleaning service di perusahaan Kyle grup.

"Baiklah kamu diterima bekerja di sini dan mulai besok kamu bisa bekerja."

Sebelumnya HRD menjelaskan job deskripsi seorang cleaning service di perusahaan Kyle Grup, karena Alina adalah orang yang baru, dia ditugaskan untuk membersihkan bagian dalam kantor.

Alina yang sangat senang karena mendapatkan pekerjaan keluar ruang HRD dengan hati yang berbunga-bunga tanpa dia sadari saat berjalan dia menabrak seseorang.

Karena insiden itu berkas yang dibawa orang tersebut berceceran di lantai.

Alina segera mengambil berkas-berkas yang berceceran sedangkan orang tersebut yang tak lain adalah Dariel hanya melihat dengan tatapan membunuh.

"Ini Mas, maafkan saya," kata Alina yang kemudian menatap Dariel dengan tersenyum.

Dariel terpaku memandang Alina, ingatannya kini terbang ke malam panas itu dimana dia dan Alina menghabiskan waktu bersama di sebuah kamar hotel.

Nikmat surga dunia yang pertama kali dia nikmati membuat Dariel mematung saat melihat wanita yang mampu membuatnya ke awan.

"Mas, ini berkasnya," kata Alina lagi.

Dariel kemudian mengambil berkasnya tanpa berkata apa-apa dan ini membuat Alina menyeringai. "Dasar."

Setibanya di rumah Alina memberitahu kedua orang tuanya kalau dia telah mendapatkan pekerjaan.

"Memangnya kamu bekerja di bagian apa?" tanya papa Alina.

"Cleaning service," jawab Alina.

Papa Alina nampak kesal tak ingin malu beliau meminta Alina untuk keluar dari pekerjaannya, tapi Alina menolak dia ingin menunjukkan kepada Papanya walaupun hanya menjadi cleaning service setidaknya bisa mencukupi semua kebutuhannya.

"Baiklah Alina tapi ingat jangan bawa nama papa." Suara meninggi keluar dari pria paruh baya tersebut.

Kekesalannya terhadap sang anak membuatnya pergi begitu saja.

"Alina cukup paham akan hal itu Pa," gumam Alina sembari menatap kepergian papanya.

Tak terasa waktu berlalu, dengan cepat pagi datang kembali, hari pertama bekerja membuat Alina bangun lebih pagi, dirinya telah menyiapkan segala sesuatunya.

"Astaga uang tinggal segini," gumam Alina sambil melihat isi dompetnya.

Persediaan uang yang sangat menipis membuat Alina harus benar-benar berhemat, pagi ini dia menggunakan jasa ojek online untuk datang ke kantor, tak hanya itu dia juga membawa bekal dari rumah untuk makan siangnya agar tidak udah beli makanan.

Alina bergegas menuju ruang cleaning service, disana Alina bertemu dengan teman baru yang bernama Tessa.

Mereka semua berkenalan dan bersiap untuk bekerja, kepala cleaning service menjelaskan job diskripsi masing-masing.

Kepala cleaning service adalah orang yang julid dan sok cantik, dia sering mengerjai teman-temannya dengan memberikan pekerjaan membersihkan ruangan bos yang terkenal dingin dan kali ini Alina mendapatkan pekerjaan tersebut.

"Kamu membersihkan ruangan presdir."

Alina mengerutkan alisnya, bukankah pekerjaannya membersihkan bagian dalam kantor?

"Bukankah tugas saya membersihkan bagian dalam kantor?" Dia menunjukkan protesnya.

"Kamu itu anak baru nggak usah ngebantah!"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!
8.3
Hanif, pimpinan INANTA Group, bukanlah CEO angkuh pada umumnya. Ia adalah sosok religius yang mengutamakan ibadah di tengah kesuksesan. Namun, hidupnya berubah saat putrinya, Aisyah, bertemu Aida, seorang office girl yang sangat mirip dengan mendiang ibunya. Ikatan kuat antara Aisyah dan Aida membuat pertunangan Hanif dengan Soraya terancam gagal. Di antara tanggung jawab dan keinginan sang anak, ke manakah hati Hanif akhirnya akan memilih berlabuh?
Sampul Novel Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
9.5
Dua belas tahun lamanya hidupku diabdikan sepenuhnya bagi Davian Adhitama, pewaris takhta teknologi. Sejak usia enam belas, aku dijual demi biaya pengobatan kanker ibuku, berperan sebagai sekretaris hingga kekasihnya. Namun, kembalinya Kania, cinta masa kecil Davian, mengubah segalanya. Dia memutuskan menikahinya dan membuangku dengan tawaran pesangon miliaran rupiah sebagai ganti atas seluruh masa muda yang telah kuhabiskan bersamanya.
Sampul Novel Dia Tidak Tahu Identitas Istrinya Sampai Mereka Bercerai
8.5
Lima tahun silam, Bettina Rowe menyelamatkan nyawa Asher Lambert hingga ia kehilangan kemampuan untuk mengandung. Karena Asher mengaku enggan memiliki keturunan, Bettina terkejut saat suaminya mendadak ingin menggunakan jasa ibu pengganti. Asher memilih Betsy Sugden, mahasiswi yang berwajah mirip Bettina, demi mendapatkan ahli waris. Tanpa Asher sadari, Bettina sudah membulatkan tekad untuk bercerai tepat saat rencana itu diutarakan padanya.
Sampul Novel Diceraikan Tanpa Alasan
9.0
Tiga tahun Elira mencintai Kael Virendra dalam kesunyian sebelum akhirnya diceraikan tanpa belas kasih. Saat Kael memilih kembali pada sang mantan, Elira pergi dan mengungkap identitas aslinya sebagai Seraphina Remos, pewaris takhta miliarder yang jenius dan berbakat. Ketika Kael menyadari kesalahannya dan memohon kesempatan kedua, Seraphina yang kini telah bangkit tak lagi sudi menoleh. Masa lalu telah terkubur, dan ia sudah melangkah terlalu jauh untuk kembali.
Sampul Novel Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
8.3
Penyiksaan yang tiada henti selalu terbayang di mata Elle, seorang Ayah yang seharusnya mengayomi malah sebaliknya dia dipaksa bekerja untuk mencari uang. Ayahnya semakin hari semakin gila. "Ayah, aku mohon hentikan!" isaknya sambil memohon. "Kamu menginginkan ini! Kamu seharusnya sudah menyiapkan uang yang aku butuhkan?!" "Ayah, hentikan! Sakit!" Elle seorang gadis berusia dua puluh dua tahun harus menanggung kehidupan yang pahit. Elle si gadis penari telanjang itulah profesinya saat ini. Kini ia bertekad untuk mengakhiri semua ini dia tidak ingin dijadikan budak lagi oleh Ayahnya, dia ingin keluar dari kehidupan yang kotor dia tidak ingin menjual tubuhnya lagi, malam ini adalah malam terakhir dia bekerja sebagai penari telanjang disebuah club.
Sampul Novel Kei's Three Children
8.8
Keina diusir setelah dituduh mengkhianati kekasih saudara tirinya. Di titik terendah, ia mengalami tragedi hingga hamil. Meski berjuang dalam kemiskinan, Keina bangga membesarkan tiga anak jenius: Anna sang pelukis, Alice si penulis, dan Andre sang aktor cilik. Takdir mempertemukannya dengan Jeremy, CEO industri film yang ternyata ayah biologis mereka, saat Andre memulai syuting perdana. Kehidupan Keina pun berubah drastis sejak pertemuan tak terduga itu.