Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Dalam Mantra Istriku

Terjebak Dalam Mantra Istriku

Lena, anak dari hasil perselingkuhan, terpaksa menyamar menjadi putri keluarga Evans demi menikahi Dylan di bawah ancaman. Untuk membalas dendam pada keluarganya, Lena sengaja menggoda Dylan hingga pria itu jatuh cinta secara obsesif. Dia memanfaatkan perasaan Dylan demi menghancurkan reputasi Evans. Namun, saat rencana balas dendamnya berjalan, Dylan mulai mencurigai identitas asli sang istri yang menyimpan banyak rahasia gelap di balik pesonanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Lena bergegas pulang setelah meninggalkan resor pemandian air panas.

Saat dia tiba, suasana di dalam rumah tampak kacau balau. Peralatan untuk kios makanan mereka telah hancur, adik laki-lakinya, Leroy Evans, tidak terlihat dan ibunya, Kamila Johnson tampak duduk di lantai sambil menangis.

"Bu, apa yang telah terjadi!? Di mana Leroy?"

Lena berlutut untuk membantu ibunya dan menyadari bahwa pipinya tampak bengkak karena tamparan. Di tengah isak tangisnya, Kamila berkata, "Keluarga Evans tidak mau melepaskan Leroy. Mereka mengusirku dan memperingatkan agar aku tidak berbicara dengan Keluarga Harvey. Mereka mengatakan bahwa jika aku membuat masalah ... mereka akan ...."

Suaranya agak pecah. "Mereka akan menyakiti Leroy."

"Mereka sangat keterlaluan!"

Lena tanpa sadar mengepalkan tangannya erat-erat. Amarah menyala di dadanya saat dia menyadari bahwa mereka bertiga berada di bawah belas kasihan Keluarga Evans.

Kamila berjuang membersihkan perlataan yang berserakan, sementara air mata mengalir di wajahnya. "Tubuh Leroy selalu lemah sejak dia masih bayi. Jika mereka menyakitinya, dia mungkin tidak akan bisa bertahan."

"Jangan khawatir, Bu. Aku akan membawa Leroy pulang," kata Lena, suaranya terdengar tegas.

Meski dia belum memahami kenapa Alana tidak dapat berhubungan intim dengan Dylan, dia tahu Keluarga Evans sedang menyembunyikan sesuatu.

Dia bertekad untuk meminta Keluarga Evans mengembalikan Leroy dalam keadaan sehat dan tanpa luka.

Selama bertahun-tahun, Juliet Evans, ibu Alana, telah memaksa keluarga Lena untuk bertahan hidup dengan berjualan makanan ringan di pinggir jalan. Setelah menyelesaikan pendidikan di universitas, Lena kesulitan mencari pekerjaan yang stabil karena selalu ditolak setelah selesai magang.

Keluarga Evans tidak pernah berniat membiarkan keluarganya hidup damai.

Jika tidak memanfaatkan kesempatan untuk melawan, Lena tahu Keluarga Evans akan menghancurkan mereka begitu dirinya dianggap tidak berguna.

Setelah merawat luka ibunya, Lena bergegas pergi ke rumah Keluarga Evans.

Di ruang tamu, Alana tampak sibuk melihat-lihat koleksi tas dan pakaian. Saat menyadari kedatangan Lena, dia berpura-pura tidak peduli dan terus mengagumi barang-barang barunya.

Lena mengatupkan bibir dan berjuang keras menelan rasa frustrasinya. "Alana, aku mohon padamu, tolong berhenti menyiksa ibuku."

Meski dia telah menyetujui tuntutan mereka, ibu dan adiknya masih diperlakukan denga kejam.

"Menyiksa?" Alana tertawa terbahak-bahak, seolah baru saja mendengar lelucon konyol. Dia berjalan mendekati Lena, lalu mencengkeram lehernya dengan erat. "Lena, jangan lupa ... keluargamu tidak berarti apa-apa bagi kami. Kami tidak akan membuang tenaga untuk menyiksa orang-orang rendahan seperti kalian."

Ketika wajah Lena memerah karena kesulitan bernapas, Alana melepaskannya, lalu menyeka jari-jarinya menggunakan tisu basah. "Jika kamu ingin kami berhenti, ada sebuah solusi yang sederhana."

katanya sambil tersenyum kejam. "Ambilkan papan ketik komputer."

Seorang pelayan segera membawakan papan ketik komputer.

"Letakkan di lantai," perintah Alana sambil tersenyum lebar.

Wajah Lena tampak sangat pucat. Alana berkata dengan acuh tak acuh, "Kamu hanya perlu berlutut di atasnya, menampar dirimu sendiri dan berteriak 'Aku dan ibuku adalah sampah'. Jika kamu melakukannya, aku akan mempertimbangkan untuk meminta keluargaku melepaskan kalian."

Tangan Lena erat mengepal, sehingga kukunya menusuk kulit. Dia tahu Alana berusaha menunjukkan kekuatannya di setiap kesempatan.

Alana memiringkan kepala sambil melipat tangannya. "Kenapa? Apa kamu tidak tahu cara berlutut? Apakah kamu ingin aku membantumu?"

Lena menundukkan kepala untuk menyembunyikan amarahnya, lalu berkata dengan lirih, "Kalau aku berlutut, maka lututku akan memar. Pak Dylan pasti akan curiga jika aku harus menemaninya malam ini ...."

Ekspresi di wajah Alana langsung berubah menjadi muram saat mendengar nama Dylan. Dia menampar Lena dengan sekuat tenaga. "Kamu sama seperti ibumu, kalian berdua hanyalah wanita jalang yang suka merayu pria!"

Dia menggertakkan gigi, lalu menambahkan dengan penuh kebencian, "Apa kamu belum merasa puas setelah menghabiskan malam bersamanya? Apa kamu berharap bisa menemuinya malam ini? Sayang sekali! Malam ini, dia akan menjadi milikku! Sekarang, cepat berlutut!"

Lena menundukkan kepala dan mulai berlutut sambil menahan rasa malu.

Setelah mandi susu selama seminggu, kulitnya tampak lebih halus dari sebelumnya dan tombol-tombol yang keras menusuk lututnya, sehingga menyebabkan rasa sakit yang tajam.

Alana tertawa kejam. "Aku sudah pernah mengatakan sebelumnya, kamu tidak lebih dari sekadar mainan di kakiku. Apa yang membuat orang sepertimu berani berpikir bahwa kamu dapat memiliki hubungan dengan keluargaku? Tampar wajahmu sekarang!"

Lena memilih tetap diam.

Saat melihat reaksinya, Alan mencibir, "Ada apa? Kamu tidak sanggup melakukannya? Sepertinya, aku harus menelepon rumah sakit dan meminta mereka memberikan 'perhatian' ekstra pada adikmu."

Air mata mengalir di wajah Lena saat dia mengangkat tangannya yang gemetar untuk menampar pipinya sendiri.

Sebelum dia sempat melanjutkan, suara pengurus rumah tangga terdengar dari luar. "Anggota Keluarga Harvey ada di sini."

Ekspresi puas di wajah Alana langsung berubah menjadi pucat.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baaridul Hubby (Cinta Si Dingin)
8.3
Berlatar gejolak reformasi 1998 di kota pelajar, Aruni memulai perjalanan spiritual yang mengubah hidupnya. Namun, perubahan penampilan dan keyakinan baru ini justru memicu konflik tajam dengan sang ayah yang membenci keputusannya. Di tengah tekanan keluarga, Aruni juga harus memendam perasaan cinta secara rahasia kepada seseorang yang ia kagumi. Akankah ia mampu bertahan di jalan pilihannya sambil meraih restu keluarga? Sebuah kisah romansa remaja yang diangkat dari kisah nyata.
Sampul Novel CEO Dingin Itu Penyelamatku
7.8
Embun terjebak dalam pernikahan yang menyiksa. Alih-alih kasih sayang, Putra justru menciptakan neraka karena hatinya terpaku pada wanita lain yang sudah Embun anggap kakak sendiri. Meski telah berkorban demi meraih cinta sang suami, perjuangan Embun selalu dipandang sebelah mata. Luka hatinya kian dalam saat Putra menyebut nama wanita itu usai mereka berhubungan intim. Di tengah kepedihan ini, mampukah Embun tetap bertahan saat kehadirannya tak lagi dianggap?
Sampul Novel Cinta, Dusta, dan Vasektomi
8.1
Hamil delapan bulan, duniaku runtuh saat menemukan bukti vasektomi Bima setahun lalu. Di kantornya, aku mendengar ia dan Erlan menertawakan kehamilanku sebagai bagian dari taruhan kejam demi Elsa, adik angkatnya. Pernikahan kami hanyalah permainan demi uang, bahkan mereka bertaruh soal siapa ayah bayi ini. Merasa dikhianati dan dijadikan piala dalam kontes menjijikkan, hatiku membeku. Dengan tenang, aku menelepon klinik untuk mengakhiri segalanya.
Sampul Novel Cinta Terlarang, Murka Sang Wali
9.3
Sepuluh tahun mencintai waliku, Bima Wijaya, berakhir tragis saat aku menyatakan perasaan di usia delapan belas. Alih-alih balasan cinta, dia justru murka dan merobek lukisan berhargaku. Keadaan kian perih ketika dia membawa Clara, tunangannya, ke rumah. Bima yang dulu melindungi kini menjadi sumber luka terdalam. Demi menyembuhkan hati yang hancur, aku memutuskan pergi ke Jakarta untuk tinggal bersama Ayah dan memulai hidup baru di Universitas Indonesia.
Sampul Novel Fantasi Dina, di Tengah Duda Beranak 3
8.1
Dina, sekretaris cerdas, mendapati kariernya terancam saat pandemi membuat perusahaannya hampir bangkrut. Di sisi lain, atasannya yang bernama Pak Agus tengah berduka setelah kehilangan istrinya. Saat tawaran bantuan Mr. Hanks muncul dengan syarat yang menjebak, Dina terjebak dilema moral yang berat. Namun, ia memilih bangkit demi menyelamatkan nasib rekan kerjanya. Dengan keberanian besar, Dina berjuang memimpin perusahaan melewati krisis emosional dan finansial yang melanda.
Sampul Novel Istri Bodoh Yang Terlalu Percaya Suaminya
8.0
Risa adalah istri muda yang pemalu dan menjalani hidup sederhana bersama Dika di desa. Namun, ketenangan itu terusik saat Hardiman, tetangga licik di balik topeng ramahnya, mulai masuk ke kehidupannya. Lewat ancaman halus dan permainan terlarang, Risa terjebak dalam dunia kenikmatan yang belum pernah ia kenal. Meski awalnya merasa terpaksa, ia justru tenggelam dalam candu hasrat yang membara. Batas moral pun hancur, dan kini Risa tidak akan pernah bisa kembali lagi.