Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Cinta di Melbourne

Terjebak Cinta di Melbourne

Daniel, arsitek sukses di Melbourne, ditantang oleh Ayana yang mengaku telah ia tiduri. Meski ragu, Daniel terpojok saat Ayana menunjukkan bukti foto hingga ia terpaksa menampung gadis itu di gudang apartemennya. Situasi kian rumit ketika Ayana berbohong kepada ibu Daniel bahwa mereka sepasang kekasih. Atas desakan sang ibu, Ayana menyusul Daniel ke Melbourne. Di tengah dinginnya kota tersebut, benih cinta mulai tumbuh tulus di antara mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab 2

Ayana mengikuti langkah Daniel, sedang tangan kanan menyeret koper hitam menuju kusen pintu berwarna coklat. Kusen pintu bernomor 918 kini tepat dihadapannya. Ayana mengeratkan pegangan koper, agar tidak terlihat gugup. Sejarah pertama kalinya ia merasakan tinggal bersama laki-laki yang baru ia kenal.

Daniel membuka pintu dengan kunci kombinasi. "1502" ucap Daniel.

"Apa?" Ayana bingung.

"1502 kunci kombinasinya, kamu harus tahu itu, agar kamu bisa keluar dan masuk tanpa seizin saya".

Ayana mengangguk, Daniel membuka hendel pintu. Pintu itu terbuka, menampakan sisi ruang apartement minimalis. Daniel kaya raya, tajir, sukses, semua hilang dari pandangannya. Lihat saja apartemen ini begitu kecil, hanya dua kamar tidur, ruang tv kecil, sekaligus difungsikan ruang tamu dan dapur. Apartement kecil ini kah Daniel tinggal? Bahkan ruangan ini hanya sebesar kamarnya dirumah. Bela sungguh keterlaluan, awas saja jika bertemu nanti, ia pastikan akan mencekiknya.

Permainan sialan itu menyebabkan ia seperti ini. Oh tidak, cuti kuliah selama satu bulan di Indonesia sia-sia. Indonesia oh Indonesia, negeri eksotis yang sangat ia rindukan selama ini. Menjadi liburan terburuk untuknya. Bodohnya, ia mengiyakan permainan bodoh itu. Daniel, lelaki kaya raya, punya usaha property, uang banyak ternyata jauh dari ekspetasi. Sangat tidak mungkin kekayaan seperti itu, hanya memiliki tempat tinggal sekecil ini. Bahkan untuk berdua saja terlihat penuh. Ayana meletakkan kopernya di samping pintu, sementara tanganya memegang erat ujung sweater rajut, menahan gugup.

"Ini tempat tinggal saya, ini kamar saya. Dan disebelah kamar kosong, kamu bisa menggunakannya" ucap Daniel melangkah masuk menunjukan pintu kamar.

Daniel mengerutkan dahi, menatap Ayana hanya diam termangu memperhatikan secara detail ruangan apartemen, wajah itu terlihat tidak suka. "apa kamu tidak suka tempat tinggal saya?".

"Ah tidak, saya suka kok minimalis".

Daniel berjalan menuju sofa satu-satunya, "Ya, saya tidak suka ruangan terlalu besar, saya laki-laki dan jarang sekali membersihkannya" Daniel duduk disofa, menyandarkan punggungnya.

Daniel meletakkan ponsel di meja satu-satunya. Daniel melirik Ayana, sedari tadi hanya diam, mematung di samping pintu.

Ayana menyelipkan rambut ketelinga, ia masih tidak percaya, apa yang dilihat. Apartement Daniel terlihat berantakkan, Ayana meneliti lebih lanjut, debu-debu sudah menebal di sudut plafon. Ia pastikan banyak sekali kecoa yang bersarang di apartemen ini. Sial....!!! ia hidup dengan pria jorok seperti Daniel. Ayana miris menatap hidupnya satu bulan kedepan.

Daniel menatap koper hitam milik Ayana. Daniel beranjak dari duduknya, ia berjalan mengambil koper milik Ayana, lalu ditarik koper itu menuju kamar kosong.

"Ini kamar kamu" Daniel membuka pintu kamar.

"Maaf sedikit berantakkan, kamu bisa membuang barang-barang bekas itu" Daniel menunjuk kardus bekas Tv dan kulkas, setahun yang lalu ia dibeli.

Ayana menatap tidak percaya, kamar itu lebih mirip gudang dari pada sebuah kamar. Kardus-kardus berserakkan di lantai kamar.

"Ya, terima kasih, ini sudah cukup untuk saya. Saya akan membersihkannya".

"Syukurlah kalau begitu, oiya sekalian bersihkan semua, saya akan pergi terlebih dulu".

Ayana dengan cepat mencegah Daniel pergi "Kamu akan kemana?" Tanya Ayana.

"Saya akan keluar sebentar ada urusan" Daniel memasukkan tangan disaku celana.

"Kemana?" Ayana penasran.

"Kenapa saya harus memberitahu kamu?" Alis Daniel terangkat.

"Saya takut kamu meninggalkan saya, sementara kamu masih punya tanggung jawab membiayai kuliah saya" ucap Ayana sakartis.

"Saya akan bertanggung jawab" ucap Daniel, menepuk bahu Ayana.

"Terima kasih" ucap Ayana.

****

Ayana dengan cepat membuka kunci layar ponsel, mencari nama Bela di kontak ponsel. Lalu menekan tombol hijau di layar ponsel pintar miliknya. Suara sambungan speaker terdengar jelas. Seketika suara itu tidak terdengar lagi.

"Halo" suara lembut Bela terdengar jelas.

"Bela kamu gila...!!!kamu tahu apa yang saya hadapi sekarang?" Ayana menyandarkan tubuh di sofa.

"Hahah apa yang kamu hadapi Aya, bukan kah Daniel tipe pria yang kamu cari selama ini, tajir, pengusaha, keren, cerdas".

"Bela, asal kamu tahu, saya akan tersiksa disini. Apartemen kotor, sempit. Saya tidak bisa tinggal disini" Ayana memekik geram.

"Benarkah? Daniel yang saya kenal itu charming, good looking, ternyata seperti itu. OMG Aya itu namanya kamu masuk perangkap dia"

"Bel, kamu pasti tidak percaya. Saya bisa gila jika berlama-lama disini. saya akan ke Bali bulan depan" Ayana menjauhkan bantal berdebu disamping, diletakkanya ke bawa.

"Ya, ya akan saya temani, tapi nikmati dulu hubungan kamu dengan Daniel, tidak ada salahnya kamu menghambur-hamburkan uangnya yang banyak itu".

"Saya tidak yakin, Daniel punya uang sebanyak itu, melihat hidupnya saja susah" Ayana mendengus kesal.

"Hemmm... sepertinya kamu yang dikerjai Daniel".

"Sepertinya begitu" ucap Ayana, mengakui dugaan Bela.

"Oke, nanti jika kamu ada apa-apa cepat hubungi saya, oiya taruhan waktu itu, mulai berlaku dari sekarang ya baby".

"Iya saya tahu, sepatu, sendal, baju, dan tas louis vuitton akan menjadi milik saya".

"Hahaha, iya iya... selamat menikmati baby" sambungan terputus.

"Dasar" Ayana terkekeh.

*****

Ayana memulai membersihkan kamar yang sekarang menjadi miliknya. Ayana mengeluarkan semua kardus-kardus berserakan, agar ia bisa leluasa mengemaskan kamarnya. Ayana mulai melepaskan kain saprai, sarung bantal, taplak meja, serta gorden lalu di masuk ke dalam kantong plastik. Ayana memutuskan mencuci di laundry saja, ia yakini lebih dari setahun barang tersebut tidak pernah di ganti. Ayana tidak mungkin hidup tidak sehat seperti ini. Ayana membersihkan debu-debu dengan vacum cleaner, tempat tidur, karpet dan plafon, Ayana juga mengelap sisi Tv dengan kain lembab. Untung saja ruangan apartement Daniel kecil, hingga membersihkan dengan cepat.

Sudah tiga jam Ayana membersihkan ruang apartemen Daniel. Kini ia manatap puas, ruangan terlihat bersih. Karpet sudah terbebas dari debu. Gorden hitam telah berganti Dengan gorden hijau, yang sengaja ia beli di supermarket bawah apartemen. Serta tidak lupa Ayana meletakkan pengharum ruangan otomatis di dekat Ac. Ayana berdecak kagum dengan hasil karyanya.

Ayana menatap lega, sejujurnya baru kali ini ia kerja keras seperti ini. Biasa asisten rumah tangga lah yang membersihkan kamarnya. Ayana membujurkan badannya di tempat tidur miliknya, mencoba memejamkan mata sejenak.

****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah Dari Anakku
8.0
Dikhianati oleh orang terdekatnya, Anastasia Tillman kehilangan segalanya dalam satu malam kelam sebelum akhirnya diusir. Lima tahun berlalu, ia bangkit menjadi desainer perhiasan sukses yang mandiri bersama putra kecilnya. Namun, ketenangan hidupnya terusik saat seorang pria kaya hadir menawarkan pernikahan demi membesarkan anaknya. Meski Anastasia merasa tak butuh bantuan pria itu, kemiripan wajah sang putra dengan pria tersebut tak bisa diabaikan. Akankah ia luluh?
Sampul Novel CINTA DI BALIK CADAR
8.0
Katrina terpaksa berpisah dari Reyhan karena perbedaan keyakinan dan pindah ke Surabaya. Satu dekade kemudian, mereka bertemu kembali. Namun, Reyhan tak mengenali sosok Katrina yang kini telah mualaf dan bercadar. Meski saling mencari, takdir justru menguji mereka lewat perjodohan Katrina dengan Hardin, sahabat Reyhan. Di sisi lain, Reyhan berencana menikahi Anggia. Akankah cinta lama mereka menemukan jalan pulang atau berakhir duka di tengah rumitnya hubungan ini?
Sampul Novel JATUH DI PELUKAN LELAKI BERISTRI
9.2
Terjebak dalam situasi sulit bukanlah pilihanku, hingga takdir mempertemukanku dengan seorang pria yang menjadi penyelamat hidup. Seiring waktu, benih cinta mulai tumbuh di hatiku bagi dirinya. Sebagai wanita biasa, aku tak mampu membendung perasaan mendalam ini. Meski menyadari bahwa ia telah beristri, aku sepenuhnya siap menghadapi segala kepedihan dan konsekuensi berat yang akan menyertai perjalanan cinta terlarang ini ke depannya.
Sampul Novel JUST WANNA BE WITH YOU
8.5
Helena Davies adalah pelukis muda berbakat dengan paras rupawan yang sukses mengelola galeri pribadinya. Namun, kehidupannya berubah rumit saat ia menerima pertunangan yang ditentang oleh Steve. Selain penolakan Steve, Helena juga harus menghadapi Dave, sepupu Steve yang penuh kejutan. Meski tertekan, kebaikan Steve serta perhatian Dave justru membuatnya bimbang. Kini, Helena terjebak dalam dilema perasaan yang sulit di antara dua pria yang memikat tersebut.
Sampul Novel Semalam Dengan Si Bos (One Night Stand)
9.0
Pasca dikhianati Leon, Reina Patricia menghabiskan malam panas bersama pria asing. Setahun berlalu, ia terkejut saat mengetahui pria itu adalah Brandon El Carro, bos barunya yang humoris namun misterius. Saat benih cinta tumbuh dan Reina mengandung, Brandon justru dijodohkan demi bisnis perusahaan. Di tengah konflik pelik, masa lalu kelam sang CEO mulai terkuak dan mengancam citranya. Reina kini terjepit antara cinta, rahasia, dan masa depan janinnya.
Sampul Novel Terjebak Suami Bayaran
9.2
Samantha Connors, pewaris sombong yang hanya memandang pria kaya, terkejut saat wasiat kakeknya mewajibkan pernikahan demi warisan. Demi harta, ia membeli Noah Spencer, pria yang terdesak membiayai pengobatan ibunya. Meski terikat kontrak, Noah tetap dingin dan menganggap Samantha sekadar atasan. Namun, Samantha justru jatuh hati pada suami bayarannya sendiri. Saat masa lalu pahit Noah terungkap, mampukah Samantha meraih cinta pria yang kini membencinya?