Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tergoda Pesona Sang Duda Mafia

Tergoda Pesona Sang Duda Mafia

Hidup Alea yang semula dingin dan acuh berubah total setelah pertemuan tak terduga dengan Saga. Pria duda beranak satu itu menyimpan sejuta misteri di balik sosoknya yang berbahaya. Meski penuh rahasia, takdir justru menjerat mereka dalam jalinan asmara yang rumit. Kini, keduanya harus menghadapi berbagai rintangan besar yang mengancam hubungan mereka. Mampukah Alea dan sang mafia bertahan melewati badai konflik demi menjaga cinta yang baru saja tumbuh?
Bab
Bagikan

Bab 3

Dua pasang mata saling menatap satu sama lain di pertemuan pertama mereka, yang mana tatapan itu memberikan arti sebuan kekaguman mereka.

"Ehem ... Aku ke sini mau memberikan surat penolakan untuk menerima beasiswa," ucap Alea dengan sedikit canggung.

"Silahkan letakkan saja di meja itu," jawan pria itu dengan suara bulatnya kepada Alea.

"Tapi aku butuh persetujuan dan tanda tangannya sekarang," ucap Alea kepada pria itu.

Sontak saja pria itu mengambil dan membaca kertas yang dibawa oleh Alea.

"Ini adalah surat penolakan beasiswa."

"Kenapa kamu menolak menerima beasiswa ini? Padahal banyak di luar sana para mahasiswa berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan beasiswa ini," tanya pria itu kepada Alea dengan sedikit heran.

"Karena aku masih mampu untuk membiayai uang kuliah ku, dan uang ku masih sangat banyak."

"Aku tidak butuh beasiswa ini," jawab Alea kepada pria itu.

Mendengar jawaban yang diberikan oleh Alea membuat pria itu tersenyum tipis.

"Silahkan letakkan saja surat ini di sini, dan nanti aku akan menyampaikan kepada pimpinan kampus ini untuk menandatanganinya," ucap pria itu kepada Alea.

"Jadi kamu bukan orang yang punya ruangan ini?" tanya Alea dengan heran.

"Bukan, saya hanya seorang tamu di sini," jawab pria itu.

"Kenapa kamu tidak bilang dari tadi?" ucap Alea dengan tegas sembari berjalan keluar dari ruangan itu.

Alea berjalan pergi dengan perasaan sedikit kesalnya, karena ia yang merasa telah menghabiskan waktunya dengan orang yang tak ia kenal kala itu.

"Buang-buang waktu saja orang itu! Seharusnya dia bilang aja dari tadi kalau dia bukan pimpinan kampus ini! Dasar!" gerutu Alea sembari berjalan pergi.

"Gadis yang cukup menarik," lirih pria itu setelah kepergian Alea dari hadapannya.

***

Malam harinya, Alea dan Sella tengah duduk di sebuah club malam mewah dengan di hiasi oleh kerlap kerlipnya lampu, serta dentuman musik yang membuat badan mereka ikut bergoyang.

"Akh ...! Sudah lama sekali rasanya aku tidak datang ke sini, dan malam ini aku akan menyenangkan diriku dari semua sesak dan masalab tugaa tugas kuliah ku," ucap Sella sembari mengangkat segelas minuman beralkohol di tangannya.

"Aku juga akan memuaskan diri ku," sambung Alea yang ikut meneguk segelas minuman dari tangannya.

"Mumpung pacarku sedang berada di luar kota sekarang, jadi aku bebas mau ngapain."

"Haha ... Haha ...," teriak Sella dengan perasaan puasnya.

Alea memanglah terkenal dengan sikap cuek dan kejam dikalangam teman-teman kampusnya, akan tetapi ketika dia bersama sahabatnya Sella di tempat yang akan membuatnya nyaman, maka sikap cerianya pun akan keluar.

Bahkan pada malam itu Alea terlihat sangat santai di sana, serta ia pun tak malu untuk menggoyang-goyangkan badannya ke kiri dan ke kanan mengikuti alunan musik.

"Alea, aku sangat bahagia sekali sekarang, hahah ...," teriak Sella kepada Alea dengan gelak tawanya.

Malam pun semakin larut, akan tetapi Alea dan Sella pun semakin semangat dan bahagia di dalam club mewah itu, bahkan mereka pun tak ingat untuk pulang dan berhenti menikmati pesta mereka.

Seketika pandangan Alea pun teralihkan ke salah satu ruangan VIP dari club itu, karena ia melihat pria yang pernah ia temui di kampus pada siang itu dengan dikelilingi oleh beberapa wanita cantik dan beberapa pria berpakaian rapi.

"Kamu lihat apa Alea?" tanya Sella kepada Alea.

"Aku melihat pria itu di kampus tadi siang, aku pikir dia bukan orang yang suka datang ke tempat seperti ini, tapi ternyata aku salah," jawab Alea sembari menunjuk ke arah pria itu.

"Oh itu ...," ucap Sella yang terhenti.

"Kamu kenal dengan orang itu?" tanya Alea kepada Sella.

"Tentu aku tahu dia siapa, dia adalah pengusaha kaya raya di negara ini, dan merupakan salah satu duda muda tampan yang sedang banyak di intai oleh para wanita-wanita mata duitan," jawab Sella kepada Alea.

"Jadi dia duda?" gumam Alea di dalam hatinya.

"Dia duda tampan Alea, dan kalau tidak salah dia juga punya seorang putri yang masih kecil."

"Yang aku dengar istrinya meninggal ketika anaknya masih berumur dua tahun karena sebuah kecelakaan, dan semenjak itu dia tidak menikah sampai sekarang," sambung Sella menjelaskan kepada Alea.

Alea hanya diam menatap ke arah pria itu tapa sedikit pun mengedipkan matanya.

"Tapi walaupun dia duda anak satu, umur dia masih cukup muda, karena dia menikah di usia muda juga, dan kalau tidak salah umur dia sekarang tiga puluh lima tahun," kembali Sella menjelaskan kepada Alea.

Tanpa sengaja, dari dalam ruangan yang hanya tertutupi oleh kaca, pria itu pun menyadari jika ia sedang di perhatikan oleh Alea, sehingga membuatnya pun ikut menatap ke arah Alea.

Mereka berdua pun saling menatap satu sama lain dengan cahaya redup dalam waktu yang cukup lama.

"Apa yang sedang kamu lihat Saga?" tanya salah seorang pria yang berada di sebelahnya.

"Ha? Oh, tidak ada, aku hanya sedang melihat seseorang yang pernah aku lihat saja," jawa pria itu.

Saga, ya itulah nama pria yang di temui oleh Alea.

Saga merupakan seorang dudan tampan beranak satu, yang mana istrinya telah lama meninggal dunia.

Meski menyandang status duda, itu tak membuat Saga susah untuk mendapatkan pasangan, karena dengan ketampanan dan kekayaan yang ia miliki, banyak para wanita cantik berusaja untuk mendapatkan hatinya, akan tetapi Saga bukanlah pria sembarang yang akan bisa memberikan hatinya kepada wanita lain, apalagi itu berhubungan dengan masalah pernikahan.

Saga sangat teliti dalam memilih pasangan hidupnya, apa lagi itu akan menjadi Ibu sambung dari anak semata wayangnya.

"Minumlah Saga, nikmati malam ini," ucap salah seorang temannya.

"Aku sangat tidak suka dengan suasana ini," jawab Saga singkat sembari meneguk segelas minuman di tangannya.

"Kamu mau wanita seperti apa Saga? Biar aku carikan untukmu malam ini," ucap temannya kepada Saga.

Saga hanya tersenyum tipis sembari berdiri dari duduknya.

"Silahkan kalian nikmati pesta ini," ucap Saga sembari berjalan keluar.

Saga pun memutuskan untuk pergi dari tempat itu, dan di luar ia pun telah di tunggu oleh sebuah mobil mewah dan seorang asistennya.

"Bagaimana pestanya Tuan?" tanya asistennya kepada Saga.

"Sangat membosankan, dan kamu sendiri tahu bagaimana keadaan di dalam sana Jors," jawab Saga kepada asistennya yang bernama Jors.

Jors tak hanya sebagai asisten bagi Saga, tapi Jors juga merupakan sahabat Saga sedari kuliah, sehingga di luar pekerjaan mereka pun akan memperlihatkan sikap santai sewajarnya sebagai seorang sahabat.

Jors hanya tersenyum tipis mendengar jawaban yang di berikan oleh Saga kepadanya.

"Bagaimana masalah yang kemarin Jors? Apa kamu sudah menangkap orang itu?" tanya Saga kepada Jors.

"Sudah Tuan, dan sekarang orang itu sedang di sekap di pelabuhan tepi kota," jawab Jors kepada Saga.

"Antar aku ke sana Jors, karena sudah lama sekali tanganku tidak terkena percikan darah," ucap Saga.

Malam itu dengan laju kencang Jors dan Saga menuju ke salah satu pelapuhan yang terletak di tepi Kota.

Plak

Saga pun keluar dari dalam mobilnya setelah sampai di tempat tujuan, dan sana ia telah di tunggu oleh beberapa orang pria berbadan kekar yang langsung menyambut kedatangan Saga.

"Selamat datang Tuan," sambut para pria itu dengan serempak kepada Saga.

"Jadi kamu orangnya?" kedua mata menatap tajam ke arah seorang pria dengan kondisi luka-luka dan kedua tangan yang terikat.

"Ma ... maafkan saya Tuan Saga ..., saya mohon," ucap pria itu dengan deraian darah bercucuran dari hampir setiap sudut wajahnya.

"Karena ulah kebodohanmu, aku harus menunda segala rencana besar yang selama ini telah aku rencanakan."

Krek

Saga sontak mengeluarkan sebuah senjata api dari balik bajunya sembari mengarahkan tepat di kening pria itu.

"Tu ...," ucap pria itu seketika terputus.

Dor

Tanpa ada rasa kasihan Saga langsung menarik pelatuk dan menembakkannya tepat di kepala pria itu hingga tewas.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayangan Mafia Mengintai Setiap Nafasku
9.7
Terjebak di pusaran mafia yang kelam, aku merindukan kehidupan damai di balik layar. Namun, segalanya berubah saat ibuku menikahi mantan bos mafia. Kaelion Verez Montefalco, pewaris takhta kejam dari Italia Selatan, kini menjadi saudara tiriku yang obsesif. Dia mengontrol setiap gerak-gerik dan napas yang kuhela. Di saat aku berjuang mempertahankan kebebasan, Kaelion justru menggunakan kekuasaannya untuk menjeratku dalam dominasi yang dingin dan tak terelakkan.
Sampul Novel BRIDE OF THE MAFIA
8.1
Milan dikuasai Vicenzo, bos mafia kejam yang mendadak hilang usai misi gagal. Bertahun-tahun kemudian, ia muncul demi menemukan Jill, seniman tunanetra yang buta akibat peluru nyasarnya. Di kota kecil, takdir mempertemukan mereka dalam pusaran cinta dan dendam. Vicenzo harus melindungi Jill dari ancaman musuh lama, sementara Jill berjuang memaafkan pria yang merenggut penglihatannya. Di tengah bahaya, mereka menghadapi masa lalu demi sebuah penebusan.
Sampul Novel Dibiarkan Mati: Dosa Gembong Mafia
8.6
Suamiku, pemimpin mafia Jakarta, menolak memiliki anak sebelum aku mengungkap rahasia gelapnya: seorang putra dari wanita musuh bebuyutan kami. Kekejamannya memuncak saat dia mencelakaiku hingga keguguran, sementara selingkuhannya membuangku ke jurang. Namun, aku bertahan hidup. Saat aku muncul di TV sebagai arsitek kelas dunia, sang bos mafia kini bersujud di kakiku, memohon pengampunan dari sosok yang dulu ia hancurkan dan biarkan mati begitu saja.
Sampul Novel Hot Love - Birahi Anak Yakuza
8.2
Kenzo, putra tunggal bos Yakuza, menolak perjodohan ayahnya demi gadis Rusia misterius di sebuah kafe. Konflik memanas hingga Kenzo tertembak dan diselamatkan Alena, sang pujaan hati. Saat Alena menghilang, Kenzo yang frustrasi membuat kekacauan di Hong Kong hingga memicu perang antar gangster. Di tengah pelarian bersama kakak angkatnya, Sakura, Kenzo tak menyadari bahwa Alena adalah putri calon mertuanya. Akankah cinta mereka bersatu di tengah pertumpahan darah?
Sampul Novel Istri kecil tuan mafia
8.9
Hidup Yui Miura hancur saat ia terjebak prostitusi daring dan bertemu pemimpin Yakuza yang bengis. Pria itu mengklaim Yui sebagai budak demi melunasi hutang nyawa sang ayah, Matsumoto. Meski hancur, Yui mencoba bernegosiasi dengan menawarkan rahimnya demi imbalan uang. Kesepakatan gelap ini dimulai dengan tawa sinis sang mafia, membawa mereka ke dalam malam penuh gairah yang justru menjadi awal penyesalan mendalam bagi kehidupan Yui selanjutnya.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
William, putra mafia kejam, rela menempuh cara apa pun demi ambisinya. Namun, pengkhianatan fatal merenggut nyawa ayahnya, Ferdinand, dalam insiden tragis. Rosemary yang selama ini tidak tahu sisi gelap suaminya mulai menyadari rahasia tersembunyi. William kini bertekad membalas dendam dan membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah keji. Meski seorang polisi wanita terus menghalangi langkahnya, William takkan berhenti hingga peluru terakhir menentukan segalanya.