Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Keisha rela menderita demi sang kekasih, Presley, yang sedang sakit. Dia berlutut mendaki 999 anak tangga Gunung Forel untuk mencari jimat keselamatan, hingga lututnya terluka parah. Namun, setibanya di rumah sakit, kenyataan pahit menantinya. Di balik pintu, Keisha mendengar Presley dan teman-temannya tertawa. Perjuangan beratnya ternyata hanyalah jebakan yang direkam menggunakan drone untuk menipu orang tua Presley. Keisha hanya bisa terpaku mendengar kebenaran kejam tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 5

Beberapa hari berikutnya, Presley kembali bersusah payah memperlakukan Keisha dengan baik, sama seperti setiap kali sebelumnya. Dia membelikan perhiasan mahal untuknya di sebuah lelang, menyalakan kembang api di seluruh kota pada hari biasa, dan menciptakan berbagai macam kejutan.

Namun, suasana hati Keisha tetap tidak kunjung membaik.

Hari itu, ketika Keisha keluar dari kamar tidur, dia melihat Presley ternyata sedang duduk bersama Lara di ruang tamu menunggunya.

Lara maju dengan penuh semangat dan hendak merangkul lengan Keisha, tetapi Keisha buru-buru menghindar.

Lara hanya bisa tersenyum canggung, "Kak Keisha, apakah efek samping dari kejadian waktu itu masih belum hilang? Jangan takut, aku nggak akan menyakitimu."

"Hari ini adalah pesta ulang tahunku. Aku dengar dari Presley belakangan ini suasana hatimu kurang baik, jadi aku ingin mengundangmu ikut bersenang-senang, supaya bisa rileks sedikit!"

Presley juga ikut membujuk, "Ayo, Keisha. Lara sudah khusus datang menjemputmu."

"Lagian, aku juga merasa belakangan ini ada yang berbeda dari kamu. Aku lihat kamu sering membuka aplikasi tiket pesawat, bahkan sudah mulai membereskan banyak barang-barang kita. Kamu mau pindah dan tinggal di tempat lain?"

Mendengar pertanyaan itu, jantung Keisha langsung berdebar keras. Apa Presley sudah mulai curiga?

Presley masih menunggu dua rekaman terakhir untuk menipu dirinya. Jika Presley sampai tahu rencana Keisha untuk pergi, dengan kekuatan Presley di Kota Nordam, mustahil bagi Keisha untuk melarikan diri.

Menyadari hal itu, Keisha menggertakkan giginya lalu menjawab, "Kamu salah paham. Kebetulan aku juga ingin menenangkan diri, jadi ayo pergi."

Setidaknya, ini adalah pesta ulang tahun Lara. Mengingat seberapa berartinya Lara bagi Presley, dia pasti tidak akan berbuat macam-macam pada hari penting seperti ini.

Mendengar jawaban itu, Lara tersenyum anggun sambil berkedip misterius. "Bagus sekali. Kebetulan nanti di pesta ulang tahun, aku akan mengumumkan sebuah hal penting. Kak Keisha juga harus dengar, ya."

Akhirnya, Keisha pun naik mobil dan dibawa ke pesta ulang tahun mewah itu.

Seluruh tempat pesta dipenuhi mawar merah muda kesukaan Lara, dengan aroma lembut yang menguar. Dipadukan dengan alunan musik dari orkestra profesional, semua itu mencerminkan kemegahan sekaligus ketelitian dalam setiap detail.

Lara tampak sudah terbiasa dengan pemandangan semewah itu. Dia menoleh sekilas pada Keisha, lalu berkata santai, "Semua ini dipersiapkan Presley khusus untukku. Cuma untuk pesta ulang tahun yang kecil saja, dia bisa mengatur segila ini. Kalau hari ulang tahun Kak Keisha, seharusnya bisa sampai mengguncang seluruh kota, ya?"

Keisha menundukkan kepala, hanya menampilkan senyum samar.

Dalam tiga tahun terakhir, ulang tahunnya selalu dihabiskan dengan melompat ke sungai hanya untuk mencari kalung yang terjatuh, atau menembus badai salju demi membelikan sarapan untuk Presley.

Presley tidak pernah peduli apakah ulang tahunnya berarti atau tidak. Dia hanya peduli bagaimana merekam pengorbanan Keisha demi dirinya.

Sebab, hanya dengan begitu dia bisa cepat menyelesaikan "tugas keluarga" dan akhirnya menikahi Lara.

Melihat wajah Keisha yang tampak mati rasa, Lara pun kehilangan minat. Dia segera beralih dan berbaur dengan orang-orang lain sambil minum-minum.

Presley memang berdiri di samping Keisha, tapi pandangannya terus menempel pada Lara. Setiap kali melihat Lara bersentuhan dengan pria lain sedikit saja, keningnya akan langsung berkerut dan gelas anggurnya digenggam semakin erat.

Tak lama kemudian, semua tamu pesta sudah berkumpul. Lara mengambil mikrofon sambil berdiri di tengah ruangan dengan senyum penuh kemenangan. Kemudian, dia mulai mengumumkan hal penting yang sempat dia sebutkan sebelumnya.

"Pertama-tama, terima kasih banyak untuk semua yang hadir di pesta ulang tahunku ini. Tentu saja, terima kasih pada sahabat baikku, Presley, yang sudah menyiapkan pesta indah ini untukku."

Saat mengucapkan kata "sahabat baik", Lara menekankan suaranya dengan sengaja. Tatapannya yang penuh provokasi diarahkan langsung pada Keisha, sebelum akhirnya melanjutkan dengan suara lantang.

"Sebenarnya, aku masih punya satu hal penting untuk diumumkan di sini. Itu adalah ... aku akan segera menikah!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah Mertuaku, Musuhku
8.3
Kehidupan Laras hancur setelah sang suami tiada, namun kasih sayang mertuanya menjadi pelipur lara. Di balik itu, Rizqan, kakak iparnya, menyimpan rasa yang lebih dari sekadar keluarga. Saat hujan menderu suatu malam, kebersamaan mereka di ruang tamu memicu percakapan intim yang tak terelakkan. Rizqan akhirnya mengakui perasaan terpendamnya, membuat Laras bimbang. Dalam sunyi, mereka menyerah pada ketertarikan terlarang yang menghapus duka lewat kehangatan rahasia.
Sampul Novel Cinta Diantara
8.9
Demi kehormatan keluarga, Aisyah terpaksa menikahi pria asing yang ternyata sudah memiliki putra bernama Haidar. Seiring waktu, benih cinta mulai tumbuh, namun Aisyah justru menemukan sisi gelap sang suami yang tersembunyi rapat. Saat rahasia kelam dan bayang-bayang masa lalu kembali menghantui, ia terjebak dalam dilema besar. Haruskah ia tetap bertahan, menghadapi masa lalunya, atau memilih untuk hidup sendiri? Sebuah kisah penuh rahasia dan pilihan hati.
Sampul Novel Cinta yang Melintasi Waktu
9.0
Sepuluh tahun pernikahan Lestari diwarnai kebencian Atmaja yang berduka atas kematian cinta pertamanya. Namun saat kebakaran melanda, Atmaja justru tewas demi menyelamatkan Lestari, meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang. Didorong rasa bersalah dan keputusasaan, Lestari melompat dari Menara Bintang dan terbangun di masa sepuluh tahun lalu. Di kehidupan kedua ini, ia bertekad mengakhiri hubungannya dengan Atmaja demi mencegah tragedi masa depan dan mengabulkan keinginan semua orang.
Sampul Novel Gadis Yang Terjamah
8.7
Marlina kehilangan segalanya demi ambisi pendidikan, termasuk kehormatan dan status sosialnya. Terbuang dari masyarakat, ia terjerumus ke dunia gelap narkoba di kota besar sebagai pengedar cantik yang diperebutkan para bandar. Meski berniat tobat dan berhijrah, jebakan rival mengirimnya ke penjara. Setelah mendalami agama di balik jeruji, Marlina justru kembali menghadapi penolakan keras saat bebas. Kini ia harus memilih: kembali ke jalan haram atau teguh berhijrah.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Abraham
8.5
Demi memenuhi wasiat Mikhaela yang sakit parah, Abraham Wijaya terpaksa meminta Jihan, asisten rumah tangganya, untuk menjadi istri kedua. Meski sempat menolak, Jihan akhirnya setuju demi membalas budi. Namun, situasi menjadi rumit saat Jihan hamil dan sikap Abraham mulai berubah. Rasa cemburu membakar hati Mikhaela hingga ia mengusir Jihan. Kini, Jihan terjebak dalam dilema antara pergi membawa kandungannya atau bertahan demi cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Istriku yang Seorang Taipan
9.5
Tiga tahun menikah, Stephanie hanya menerima sikap dingin dari Erik. Saat harapannya hancur oleh niat buruk sang suami, ia bangkit menjadi wanita terkaya di dunia. Erik yang terkejut melihat transformasi sang mantan istri pun berusaha mengejarnya kembali. Namun, Stephanie kini memegang prinsip bahwa pria hanya penghambat kesuksesan. Erik Palmer yang angkuh kini rela merendah di hadapan publik demi membujuk Stephanie agar bersedia membangun mahligai rumah tangga bersamanya lagi.