Sampul Novel Sweet Stalker

Sweet Stalker

8.8 / 10.0
Dalam Sweet Stalker, Anya sang penguntit profesional terjebak misi rumit saat jatuh hati pada kliennya, Senopati Rajata. Diwarnai konflik billionaire romance novels, hubungan ini terhalang perbedaan status dalam modern novel yang penuh rahasia. Akankah cinta mereka bertahan?
Ringkasan Sweet Stalker
Anya adalah seorang penguntit profesional yang terjerat cinta pada kliennya sendiri, Senopati Rajata. Seno yang merupakan playboy kaya dari keluarga Dwisastro awalnya menyewa jasa Anya untuk memata-matai sang tunangan. Namun, pesona Anya justru meluluhkan hatinya. Saat benih cinta mulai tumbuh di antara mereka, takdir justru menghadirkan rintangan besar yang memisahkan keduanya. Mampukah perasaan mereka bersatu di tengah perbedaan dan konflik yang ada?
Baca Selengkapnya

Sweet Stalker Bab 1

Revanya Yeslyn atau yang lebih dikenal dengan panggilan Anya, sedang menekuri lagi badan email yang terpampang di layar laptop dihadapannya. Ada yang aneh dengan nama email pengirimnya kali ini. Entah kenapa Anya merasa seolah nama Senopati Rajata D (senoptrjtdwi@ymail.com) terasa tak asing di benaknya. Namun gadis itu tak bisa mengingat dengan jelas pernah bertemu di mana dengan sosok ini. Ini sudah ketiga kalinya Anya membaca berulang-ulang email yang berisi perintah untuk pekerjaan rahasianya yang akan dikerjakan mulai minggu depan.

‘Saya mendapat alamat email anda dari rekan saya yang bernama Yudhis. Dia mantan client yang sudah menggunakan jasa anda beberapa bulan silam. Karena saya memiliki situasi yang hampir sama dengan Yudhis maka saya membutuhkan jasa anda sebagai stalker untuk membuntuti seseorang dengan data yang saya sebutkan di bawah ini.

Nama : Yosanna Andriani

Alamat : Apartment Jingga tower A, unit 324

Pekerjaan : Model

Satu permintaan lagi yang saya harap bisa anda penuhi sebelumnya. Kita harus bertemu secara langsung untuk membicarakan hal detail yang tidak bisa saya sebutkan hanya lewat email seperti ini. Dengan begitu saya akan bersedia membayar jasa anda tiga kali lipat dari tariff normal yang anda tentukan.

Salam,

Senopati R.D’

“Tiga kali lipat?” gumam Anya seorang diri. “Gila aja nih orang sok kayak banget.”

Sebagai seorang yang merahasiakan pekerjaannya sebagai stalker tentu saja Anya tak langsung menyetujui permintaan client barunya ini. Siapa tadi namanya … si Senopati blablabla itulah pokoknya. Jangankan orang lain, saudara, orang tua, bahkan teman terdekat Anya saja tidak ada yang tahu tentang pekerjaannya sebagai penguntit ini. Lantas bagaimana mungkin ia tiba-tiba menyetujui untuk bertemu dengan orang asing yang baru saja menghubunginya.

“Tapi kalau dikasih bayaran sampai tiga kali lipat sih ….” gumam Anya bermonolog lantas mengambil ponsel untuk membuka aplikasi kalkulator dan menghitung kasar berapa rupiah yang akan ia terima jika mengambil tawaran ini.

“Wow … ajegile, bisa sampai sembilan puluh juta belum termasuk transportasi, tips dan lain-lain doong.” mata Anya terbelalak cerah kala melihat deretan angka yang ada di layar gawainya.

Otak Anya berpikir cepat untuk menguji keseriusan calon client potensialnya kali ini. Bukan hanya karena nominal yang ditawarkan lebih banyak. Tapi juga alasan di balik keinginannya bertemu dengan Anya. Jika memang dia ingin bertemu karena ada detail pekerjaan yang spesifik tentu saja apa yang akan diselidiki dari seorang Senopati ini adalah hal yang sangat penting.

Seiring dengan ide yang melintas cepat di kepalanya, jemari Anya juga langsung mengetikkan balasan singkat untuk Senopati.

‘Lima kali lipat?’

Setelah menekan tombol KIRIM, Anya cepat-cepat menutup emailnya. Apalagi setelah mendengar samar suara langkah kaki yang mendekati ruang meeting di mana ia berada.

“Heiii, anak perawan nggak boleh ngelamun aja sore-sore. Pamali Anya!”

Anya yang terlonjak sedikit menutup layar laptopnya karena kehadiran Prita juga Sandra, dua orang gadis yang sama-sama bekerja di salah satu wedding organizer ternama sama seperti dirinya. Anya selama ini dikenal disebagai salah satu pembawa acara dalam setiap acara-acara yang mendaulat ‘Bliss Wedding’, nama WO tempatnya bekerja.

“Heh, udah kelar kerjaan kalian berdua, Prit, San?” Anya mengulas senyum kaku saat membalas sapaan Prita juga melirikkan mata ke arah Sandra yang sedang manyun tak karuan.

“Udah lah, sampe panas telinga gue. Pasangan yang kali ini ribet banget permintaannya.” gumam Prita setelah melesakkan bokongnya duduk di sebelah Anya.

“Boro-boro, masa dia juga minta ganti make up setiap dua jam sekali. Riasan ala India lah, Arab lah, Eropa terakhir adat Bali dan Jawa ganti-gantian. Duuuh … rewel!” Sandra yang bertugas sebagai MUA juga ikut menimpali.

“Elo sendiri kenapa belum pulang sampai jam segini? run down buat acara besok lusa bukannya udah oke? garap proposal skripsi lagi? atau ada job baru?” Prita melirik penasaran ke arah layar laptop Anya. Kadang sedikit heran dengan tingkah Anya yang selalu menyembunyikan apa yang tengah ia kerjakan di alat tersebut.

“Ya begitulah, gue udah bayar orang buat ngerjain proposal skripsi gue. Ini gue lagi ada kerjaan lain aja kok.”

“Elo kerja apaan lagi sih, An. Sok misterius banget deh sampe sekarang nggak mau cerita ke kita-kita. Pelit lo, Nyai.” dengkus Sandra mengerucutkan bibir.

“Elo nggak bakal paham kali San,” kekeh Anya lantas bangkit setelah menutup laptopnya yang sudah ia matikan daya.

“Berhubungan sama apaan sih? MC juga? WO juga? atau apa? cerita kek dikit-dikit.” Si cantik Prita tertular mencecar Anya.

“Berhubungan dengan apa ya … hmmm,” Anya mengetuk-ngetukkan jari telunjuknya ke dagu seraya berpikir. “Pokoknya berhubungan dengan … skandal-skandal terlarang gitu deh.” bisik Anya lantas terkekeh meninggalkan Prita dan Sandra yang mendengkus bersamaan.

“Anjirrr! Elo wartawan? atau paparazzi gitu? atau jangan mata-mata?” Ternyata Prita ikut bangkit. Mengikuti langkah Anya yang keluar dari ruang rapat sebelah utara Bliss Wedding yang sering digunakannya kala senggang.

Anya terbahak mendengar rentetan pertanyaan dari Prita yang menurutnya menggelikan. “Bukan ketiganya, Prit.”

“Terus?” suara Sandra ikut mengekor.

“Mending elo nggak perlu tau lah, Prit, San. Daripada kalian ilfeel sama gue nantinya.” Anya bergerak cepat memasukkan barang-barang ke dalam backpack yang selalu ia bawa ke mana-mana.

“Jangan-jangan elo simpenan om-om pejabat ya?” Prita mencekal lengan Anya pelan.

“Naah jangan-jangan, duit lo kan meteran nggak habis-habis! Dari mana coba?” Si Sandra yang kadang kalem lemah lembut kini ikut melotot pada Anya.

“Heh!! ada tuduhan yang lebih jahat lagi nggak sih kalian-kalian ini?”

“Habisnya, elo kan cantik, pinter, cuma males kuliah aja. Jangan-jangan elo jadi sugar baby, makanya udah males ngerjain kuliah, mending jadi cem-ceman aja kan.”

“Ngawur banget otak lo, Prita! Pokoknya kerjaan sampingan gue itu penuh dengan misi rahasia! wajib terjaga! Elo nggak perlu mikir macem-macem karena kerjaan gue halal kok dan cukup gue aja yang tau, kalau cuannya lancar toh kalian kecipratan juga.” ceramah Anya membela diri.

“Heleeh, sok banget deh rahasia-rahasiaan segala si lampir satu nih. Pantesan kuliah lo keteteran sampe molor beberapa tahun, kerjaan lo ngelayap nggak jelas sih. Nggak bosen apa mahasiswi bangkotan?” cibir Prita mencebik.

Anya hanya nyengir kuda tak merasa tersinggung tiap kali temannya ini membahas tentang masa kuliahnya yang memang mengenaskan sekali. Pendidikannya di perguruan tinggi memang terbengkalai lantaran Anya terlalu sibuk dan nyaman dunia kerja. Namun ia juga tak ingin meninggalkannya begitu saja, karena itulah Anya bahkan bersedia membayar mahal salah satu juniornya di kampus yang terkenal sebagai mahasiswa berprestasi untuk mengerjakan semua tugas bahkan sampai proposal skripsinya.

“Hahahaha … bodo amat lah dibilang mahasiswi bangkotan, asal hidup gue happy, aman nyaman dan banyak cuan.” kelakar Anya tak mau ambil pusing.

Setelah memastikan barang-barangnya rapi dan sudah masuk tas semua, Gadis cantik itu kembali bangkit untuk berpamitan pada kedua sahabatnya. Namun gerakannya terhenti ketika merasakan getar dan bunyi notifikasi ponsel yang mengisyaratkan ada email yang baru saja mauk ke kotak masuknya. Untuk beberapa saat, Anya terpaku pada layar gawai di tangannya.

Hingga satu detik kemudian matanya kembali terbeliak hampir tak percaya. Satu tangannya terangkat menutup mulutnya yang spontan terbuka karena terkejut dengan apa yang dia baca.

“ANJIIRRRR!! nih orang beneran sultan ternyata!!” pekik Anya hampir melupakan keberadaan dua sahabat super keponya.

***

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Sweet Stalker

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh
9.5
Pasca-kecelakaan, seorang wanita memutuskan berpura-pura hilang ingatan demi menggoda suami dan putranya. Namun, pertanyaan "Kalian siapa?" justru mengungkap kenyataan pahit. Sang putra dengan gembira menarik wanita asing ke dalam ruang rawat, lalu menyebut ibunya sendiri sebagai seorang tante yang sedang mereka jenguk bersama kedua orang tuanya. Sang suami hanya diam, membenarkan sandiwara kejam itu secara tersirat. Kisah penuh misteri dalam novel modern ini menguji arti pernikahan yang sesungguhnya.
Sampul Novel Ikatan Suci
8.8
Mona, janda dari seorang pahlawan negara, harus menerima takdir saat ayahnya, Jenderal Handoko, menjodohkannya dengan Galih. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena Galih adalah mantan narapidana kasus narkoba. Di balik pernikahan yang penuh tanda tanya ini, Mona berusaha mencari alasan sebenarnya Galih bersedia menikahinya. Dua jiwa yang menyimpan luka lama kini terikat dalam janji suci, menghadapi pengorbanan demi mengungkap kebenaran di balik persatuan mereka.
Sampul Novel Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua
8.3
Keputusan menampung ibu mertua tiri dan ipar yang baru kembali dari luar negeri membawa petaka besar bagi rumah tangga sang protagonis. Alih-alih hanya menjadi beban finansial biasa, kehadiran mereka justru mengacaukan segalanya dengan menuntut hak yang seharusnya menjadi milik sang istri. Di tengah situasi yang kian kalut dan penuh tekanan, sebuah kiriman foto tak dikenal tiba di ponselnya, memperlihatkan sosok yang sangat mirip dengan istrinya dalam kondisi tanpa busana bersama pria lain.
Sampul Novel MENUNGGU MANTAN MENJANDA
8.0
Tujuh tahun menikah dengan Reynaldi Yahya hanya menyisakan luka bagi Diana Angelina, apalagi setelah rahasia poligami suaminya terungkap. Saat terpuruk, Denny Permana kembali hadir membawa cinta lama, namun hubungan mereka terhalang restu keluarga. Demi menjauh, Diana berpura-pura menjalin kasih dengan duda tampan bernama Ivan Sanjaya. Keadaan kian rumit saat William Yahya, mantan adik iparnya, turut mengejar cintanya. Siapakah yang akhirnya dipilih Diana?
Sampul Novel Merelakan Suamiku Untuk Adik Tiriku
9.8
Mayra mencintai Gavin selama 15 tahun, namun hati pria itu hanya milik adik tirinya, June. Sebelum pernikahan resmi mereka, Gavin justru menggelar upacara adat untuk menikahi June yang sakit kanker, bahkan menyebut Mayra hanya selir rendahan. Tanpa keributan, Mayra memilih melakukan aborsi dan menandatangani surat cerai. Ia lalu pergi jauh bergabung dengan tim riset geologi di Antartika yang terisolasi. Kepergian Mayra meninggalkan penyesalan hebat hingga membuat rambut Gavin memutih dalam semalam.
Sampul Novel Sesal yang Terlambat
9.4
Lima tahun lalu, dia pergi saat diminta tes DNA demi membuktikan asal-usul anaknya. Kini, dia kembali memohon hal yang sama padaku. Apakah kesuksesanku membuatnya ingin memanfaatkan anak itu sebagai alat? Namun, jawabannya sungguh mengejutkan saat aku mempertanyakan kehadirannya kembali. Dia ingin menitipkan sang buah hati karena merasa waktunya di dunia tidak akan lama lagi. Sebuah penyesalan mulai membayangi rahasia masa lalu yang kini terungkap.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan