Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Ternyata Miliader

Suamiku Ternyata Miliader

Diana terpuruk dalam kesedihan setelah dipaksa menikah dengan Darel, pria yang dianggapnya miskin dan tidak sesuai kriteria idaman. Namun, di balik penampilannya yang sederhana, Darel sebenarnya adalah seorang miliarder yang sedang menyamar. Ia sengaja menyembunyikan identitas aslinya demi menemukan pasangan hidup yang tulus dan tidak materialistis. Akankah pernikahan tanpa cinta ini bertahan saat rahasia besar tersebut mulai terungkap?
Bab
Bagikan

Bab 2

Hati masih memuncak, jiwa yang kalang kabut membuat Darel seperti melayang ke neraka, memikirkan kekasihnya yang telah berkhianat.

"Sungguh wanita yang sangat biadab, bisa-bisanya dia berani menipuku selama ini, cuman gara-gara mengejar sebuah harta?" geramnya, menjadi titik penghabisan dimana semua peralatan kamarnya hancur, akibat diluluh lantakkan oleh tangannya sendiri.

"Argghhh, dia pikir wanita sehebat apa, hah? Hingga berani mempermainkanku?" sambung Darel lagi frustasi.

"Kita lihat saja, sebentar lagi Alesia pasti akan datang menemuiku, sampai bersimpuh di bawah kaki ini, dengan asa yang penuh penyesalan dan cinta yang menyeruak."

Sumpah serapah terus bergulir dari lidahnya, bagai sang penyihir yang sudah pasti akan terjadi.

Teringat akan sesuatu, tangan kekar yang dominan langsung meraba saku celana, untuk melihat berlian laknat, hasil usahanya.

"Cincin tidak berguna, menyesal aku pernah membelinya, dengan dalih ingin melamar perempuan matre seperti wanita jahara itu," hardik Darel menatap hina barang tersebut, lalu melemparnya keras hingga terpelanting jauh dan tak sengaja mengenai alas seseorang.

"Waw cincin yang bagus, sayang."

Tak perlu di sangkal lagi, tubuh menggoda yang kini sedang berjalan ke arah Darel, adalah milik sang ibu tiri-Raisya.

"Pergi! Sebelum saya berbuat kasar sama anda."

Belum sempat Raisya berada di titik akhir, Darel sudah muak dan langsung mengusirnya.

Namun, dengan menghentikan lajunya, perempuan tadi malah tersenyum smirk, menampilkan sisi egoisnya.

"Kamu kenapa mencak-mencak begitu, baby? Oh, aku tahu, pasti ini semua karena kekasih burukmu itu. Iya, 'kan?" godanya menerka, hingga membuat Darel mendelik dan bungkam seketika. Darimana ibu tirinya itu bisa tahu?

"Dari awal aku sudah pernah bilang'kan, kalau Alesia itu gak pernah tulus sama kamu, karena yang tulus di dunia hanya aku. Ya, hanya aku seorang, RAISYA NURWILA," sambung Raisya, melihat kebisuannya Darel, dia seperti di beri cela.

"Sekali lagi saya tegaskan, agar anda segera pergi dari sini!" usir Darel kembali, dengan rahang mengetat.

"Sabar dulu dong, sayang. Aku ke sini sengaja ingin menghiburmu dari luka yang diberikan oleh Alesia," sanggah Raisya, langkahnya malah semakin berani dan berdiri di hadapan Darel.

"Saya tidak butuh anda dengan semua masalah yang menghampiri." Darel menolak, seraya menampilkan wajah sangar dan mata berapi-api.

"Aku hanya-"

"Pergi!" potongnya sekali sentakkan.

Kepedihan yang seketika dijatuhi air mata, langsung menyergap kelemahan Raisya. Bagaimana tidak? Darel selama ini adalah pria yang sangat diidamkan.

"Kenapa kamu selalu menolakku, hah? Kurang aku apa? Harusnya kamu mikir aku adalah wanita terbaik di dunia ini yang selalu cinta sama kamu, di zaman kita masih SMA dulu."

"Bahkan aku rela menikah dengan si tua bangka, agar kita bisa tinggal bersama. Tapi kenapa kamu tidak pernah melirikku?"

Raisya membentak, seraya melerai wajah Darel yang kini melihatnya dengan tatapan benci. Bodoh! Itulah yang bisa lelaki itu ucapkan dalam hati.

"Itu keinginan anda sendiri, saya tidak pernah menyuruhnya. Lagian berungkali mulut ini berucap, kalau saya tidak akan pernah mungkin mencintai anda," respon Darel acuh.

Raisya semakin menghelas, mendengar jawaban Darel barusan. Tidak adakah rasa iba di hati anak tirinya itu?

"Aku tahu, bagimu hidupku ini hanya diibaratkan sebuah debu yang tak ada artinya. Maka untuk itu aku mohon, sentuhlah aku! Dengan begitu semua penantianku terbayar sudah."

Sontak itu membuat Darel semakin naik darah. "Penawaran itu lagi? Apa anda lupa, kalau anda telah menjadi istri dari papah saya, jadi raga ini tidak mungkin menyentuh sesuatu yang sudah menjadi miliknya,"

"Kenapa? Apa kamu takut tubuhku bekas si tua bangka itu? Kamu tenang saja, sentuhan dia selalu aku tolak, karena aku sengaja ingin menjaganya untuk dirimu , pria yang sangat aku cintai," tantang Raisya, kali ini tangannya malah semakin maju, meraba leher Darel.

"Dimana letak pikiranmu itu, aku ..."

"Sungguh sebelumnya aku tidak pernah menemukan wanita serendah dirimu." Saking gregetnya, Darel sampai kehabisan kata-kata untuk melawan hawa penggoda itu.

"Kamu gak usah pusing-pusing memikirkan hidupku, sayang. Cukup nikmati aku dan semuanya akan indah."

Raisya berdesis, menahan sesuatu di dalam tubuhnya, pasca jari mungil itu berhasil memegang dada Darel.

"Hentikan ibu tiri munafik! Atau aku akan mengadu semua kelakuan bejatmu pada ayahku," sentak Darel, menepis kasar sesuatu yang sangat membuatnya meradang.

Raisya tersentak, tapi tak membuatnya enyah untuk menggencarkan niatnya. "Silahkan, dia tidak akan percaya. Karena dia hanya mendengar ucapanku, meski bibirku ini memfitnamu sekalipun."

"Sayang aku pulang."

Bagai penyelamat, suara sang pemilik kekayaan, tiba-tiba terdengar dari lantai bawah.

"Sial! Kenapa si tua bangka itu, selalu datang disaat suasana lagi bergairah seperti ini?" gerutu Raisya kesal, pandangannya tak lepas dari Darel.

"Kamu tunggu saja, baby! Aku pasti akan datang lagi sampai kamu mau menerima penawaranku," ucapnya kemudian sambil mencubit hidung Darel terlebih dahulu, lalu pergi begitu saja.

"Benar-benar tidak tahu malu, aku bakalan gila kalau terus tinggal di rumah ini," sungut Darel pasca suasana sedikit mencair.

Hati semakin kacau, belum selesai masalahnya dengan Alesia, kini harus dilanda keresahan akan sikap ibu tirinya.

"Segera siapkan rumah kecil dan gerobak untuk saya!" Darel menyuruh seseorang di balik telepon.

"Untuk apa tuan?"

"Jangan banyak membantah, kamu turuti saja semua perintahku," tanggapnya marah, karena asistennya yang malah bertele-tele.

"Ba-baik tuan." Klik, sepihak dia mematikan sambungannya kembali.

"Lebih baik aku pergi dari sini dan menjalani hidup sederhana, daripada harus diganggu terus oleh Raisya.

Apalagi aku yakin, dengan pura-pura menjadi orang tidak mampu, aku pasti akan mendapatkan seorang wanita yang mencintaiku dengan tulus," batin Darel, seraya bangkit dari duduknya berdiri.

***

Malam harinya.

Semilir angin, yang menggerakkan rambut seorang perempuan, menjadi

teman pahitnya saat ini, yang sedang meringkuk di atas rooftop.

Ya, dia adalah Dania. Akibat mencyduk perbuatan kekasih bejatnya itu, kini dia hanya menangis sesenggukan sambil mengingat kembali luka yang diberikan Romeo.

Flasback on

"Aku sungguh tidak menyangka, kamu tega melakukan ini di belakangku." Dania berucap lirih, pasca Romeo dengan terburu menghampirinya hanya menggunakan celana.

"Gue terpaksa melakukan ini, karena salah loh sendiri yang gak mau gue jamah selama hubungan," respon Romeo tanpa merasa bersalah.

Dania tersentak, menggeleng parau sambil menyeka air matanya. "Apa aku salah ingin menjaga kehormatanku sampai kita menikah?"

"Menikah loh bilang? Kapan kita bakalan menikah? Ayah loh aja gak setuju sama gue," dengus Romeo remeh, seakan meludahi niat baik Dania.

"Terus kamu gak bisa, buat bersabar sedikit?" telak Dania, dengan hati yang semakin berdenyut.

"Di zaman sekarang gak ada yang namanya menunggu, gue cuman mau wanita yang bisa gue pakai setiap waktu, karena itu yang membuat gue senang dan loh gak bisa memberikan kebahagian itu."

Plak!

Dania tiba-tiba menampar Romeo, karena saking merasa geram, tidak pernah menyangka kalau pria dihadapannya mempunyai sisi terkutuk.

"Pria kurang ajar! Menyesal aku telah menerima cintamu selama ini," raungnya yang langsung disuguhi amukan oleh Romeo.

"Waw lo berani nampar gue, ya? Dasar cewek manja, sekarang juga lo pergi dari sini!"

Tanpa rasa iba, Romeo malah langsung mengusir Dania, dengan dorongan kasar pada tubuhnya.

"Baik, mulai sekarang kita putus dan jangan pernah berharap untuk kembali lagi," respon Dania pasrah, sambil menampik tangan Romeo yang terus menyuruhnya agar menjauh.

"Ge'er banget, buruan loh pergi!" tanggap Romeo acuh.

Kehancuran melanda, kisah yang mulanya bahagia, sekarang hanya bisa dijadikan kenangan hidup, yang sulit untuk dilupakan.

Flashback off

"Arghhhhhh, Romeo kamu adalah pria terjahat di dunia," jerit Dania histeris, beralaskan sendunya langit yang sangat pekat.

"Kyaaa dapat! Akhirnya kita bisa menemukan non."

Deg!

Tanpa sepengetahuan Dania, dua bodiguard rumah tiba-tiba mencekram kedua tangannya, di setiap sisi.

"Lepasin tanganku!" bentak Dania langsung berontak.

"Gak, karena kami harus membawa non pulang, sesuai perintah tuan."

"Ini masih jam delapan, terlalu siang buat aku balik ke rumah."

"Gak bisa, pokoknya non harus pulang dengan kami sekarang," balas sang bodiguard kukuh.

Namun, Dania yang berotak cerdik tidak kehabisan akal, kakinya yang cukup kuat seketika menendang keduanya, hingga dia bisa kabur dari mereka.

"Non tunggu!" teriak kedua bodiguard sambil mengejar anak tuannya.

"Aku harus segera lepas dari mereka," ucap Dania ricuh, seraya terus berlari.

Bugh!

Dania terjungkal, saking terburu-buru dia sampai tidak sengaja menabrak tukang baso, saat di persimpangan jalan.

"Aww, kalau jalan pakai mata dong!" ringisnya sambil memegang bokong, yang terasa sakit.

"Maaf jalan itu pakai kaki, bukan mata," respon si tukang baso datar, yang membuat Dania sontak melebarkan matanya.

"Dasar pria sombong, udah hanya tukang baso, angkuhnya gak ketulungan lagi. Awas aja kalau di rumah nanti, aku pasti bakalan langsung mandi tujuh kembang, karena barusan tubuhku sudah bersentuhan denganmu," cibir Dania tak beraturan, dengan sifat songongnya yang selalu mendominasi.

"Kamu sendiri yang telah menabrak saya." Si tukang baso gak mau kalah.

"Kalau kamu gak melintas di depanku, mana mungkin aku bakal nabrak kamu," timpal Dania malah menyalahkan orang lain.

"Akhirnya ketangkap lagi, non sekarang gak akan bisa lepas dari kami."

Shit! Dania benar-banar ingin meledak, karena kedua bodiguardnya tadi berhasil menangkap dia kembali.

"Aaaaa hidupku benar-benar sial!" raungnya bergerak kesana-kemari ingin dilepaskan.

"Ini semua gara-gara kamu tukang baso, awas aja kalau sampai ketemu lagi, wajah jelekmu itu akan habis ditanganku, tentunya dengan memakai hand sanitizer terlebih dahulu," ancamnya sebelum dia berlalu, dibawa hilang oleh permukaan.

"Cewek aneh," desis si tukang baso, sambil melihat kepergian Dania.

"Em, bukan'kah perempuan itu adalah kekasih dari selingkuhannya Alesia?" ucapnya kemudian teringat sesuatu.

Ya, dia adalah Darel. Dengan menyamar sebagai tukang baso, pasti tidak ada yang menyangka, kalau dia sebenarnya adalah orang kaya.

"Kenapa juga sampai bertemu kembali?" dalihnya lagi, menggeleng parau sambil melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel HOT AND DANGEROUS BILLIONAIRE
8.0
Geby terjebak dalam pernikahan paksa dengan Jeremy Loghan, miliarder kejam yang menyimpan dendam mendalam. Meski Geby masih mencintai kakak Jeremy, kebencian suaminya justru berujung pada perlakuan kasar di ranjang. Di tengah konspirasi licik keluarga bangsawan di Yorkshire, rahasia besar mulai terungkap. Jeremy pun bimbang saat rasa cinta mulai tumbuh untuk wanita yang seharusnya ia benci. Akankah ia memilih balas dendam atau perasaannya pada Geby?
Sampul Novel Kau Akan Mencariku, Saat Dia Menghilang
8.4
Cantika Putri menjalani kehidupan pernikahan yang harmonis bersama Ardi Permana. Hubungan mereka dibangun di atas fondasi cinta yang tulus, di mana Ardi sangat mengagumi pesona fisik dan kesempurnaan sang istri. Sementara itu, narasi lain mengikuti sosok miliarder ternama, Reza Dirgantara. Sang konglomerat tengah menjalin hubungan asmara dengan Luna Amara, seorang gadis desa yang memiliki paras cantik namun tetap mempertahankan kesederhanaan dalam dirinya.
Sampul Novel Luka Yang Tak Termaafkan
8.5
Tujuh tahun Celeste Marvina mengabdi sebagai istri Darian Elwood sebelum fitnah keji Ivana Greer menghancurkan segalanya. Dituduh selingkuh dan diusir tanpa harta oleh mertuanya, Celeste kehilangan segalanya. Namun, dua tahun kemudian ia bangkit sebagai direktur teknologi yang berkuasa. Celeste kembali bukan untuk mencari cinta, melainkan menuntut balas dan harga diri. Kini, kendali ada di tangannya untuk menghancurkan mereka yang pernah mengkhianatinya.
Sampul Novel Mengasuh CEO amnesia
9.7
Hidup Aurora berubah sejak menyelamatkan pria misterius di malam Valentine. Tak disangka, pria amnesia itu adalah Roberto, CEO kaya raya. Meski sempat terpisah paksa selama lima tahun, takdir mempertemukan mereka kembali di Gemini Group. Namun, Roberto yang sekarang sangat dingin dan tak mengenalinya. Aurora pun hancur saat menyadari cinta pertamanya telah melupakan janji mereka, bahkan kini ia telah memiliki tunangan yang siap bersanding di sisinya.
Sampul Novel Miss Villainess Is Wealthy
8.0
Terbangun kembali di masa lalu, Valerie berhasil lolos dari maut hanya untuk terjebak skandal cinta satu malam dengan pemuda misterius bernama Cedric. Mereka pun memulai pernikahan kontrak dua tahun demi perlindungan dari Keluarga Meyer. Meski Cedric memperingatkannya untuk tidak jatuh cinta, Valerie justru menghadapi kenyataan pahit bahwa sisa usianya tidak lama lagi. Di tengah drama yang menguji ketegaran, mampukah Valerie bertahan hidup?
Sampul Novel Rahasia Istri yang Terlantar
8.3
Tiga tahun Arini mengabdi sebagai istri Kristian sambil menutup rapat jati dirinya, namun ia justru dicampakkan. Kecewa dengan pernikahan itu, ia bangkit sebagai pewaris jaringan peretas dan ahli parfum jenius. Saat Kristian memohon kesempatan kedua karena menyesal, Kevin, seorang miliarder yang kini pulih dari kelumpuhannya, muncul melindungi Arini. Dengan tegas, Kevin menantang Kristian dan memastikan bahwa Arini tidak akan pernah kembali ke pelukannya.