Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku, Nerakaku!

Suamiku, Nerakaku!

Tujuh tahun mencintai Kennedy dengan tulus berakhir tragis saat penculikan mengerikan menimpanya. Sang suami menolak membayar tebusan hanya karena saran sekretarisnya yang ingin membuatnya patuh. Setelah melewati siksaan kejam bagai neraka, ia akhirnya belajar merelakan dan melepaskan hubungan mereka. Namun, saat dirinya telah menyerah, Kennedy justru datang bersujud, menangis, dan memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Mobil tiba di rumah Keluarga Prakoso. Kennedy memerintahkan orang untuk membawaku membersihkan diri di kamar mandi. Aku menolak bantuan para pembantu dan hanya meminta mereka memilihkan terusan panjang.

Mereka mencari cukup lama dan akhirnya menemukan sebuah terusan lengan panjang yang sederhana dan formal. Saat becermin, aku melihat gayaku seperti seorang pelajar.

Sebelum diculik, aku menerima surat penerimaan dari sebuah sekolah desain ternama di luar negeri. Namun, sekarang sudah tiga bulan berlalu dari waktu untuk mendaftar ulang.

"Terima kasih."

Para pembantu terkejut, tidak menyangka aku akan mengucapkan terima kasih kepada mereka. Setelah kejadian ini, aku sadar bahwa aku dan mereka sama saja. Mereka adalah pembantu yang dipekerjakan oleh Keluarga Prakoso, sedangkan aku adalah putri yang juga dipekerjakan oleh Keluarga Prakoso.

Setelah keluar dari kamar, aku melihat Kennedy berdiri di depan tangga menungguku. Dia setengah bersandar di pagar dengan culas sambil mengamatiku dari atas hingga bawah. Kemudian, dia tersenyum sinis.

"Lovia, kamu ngapain sih? Kenapa pakai baju gini?"

Apa ini sangat kolot? Kennedy mengira ini adalah tingkah kekanak-kanakanku untuk menarik perhatiannya, padahal aku hanya ingin menutupi luka di tubuhku.

Aku dan Kennedy datang ke ruang makan. Ruangan sunyi senyap. Setelah Kennedy menyuruhku maju, aku melihat ayah dan ibunya duduk di meja makan dengan ekspresi cemas.

Begitu melihatku, Ibu Kennedy langsung menyerbu ke depan. Langkah kakinya tidak stabil sehingga dia hampir terjatuh. Untungnya, wanita di samping segera memapahnya

"Bibi, jangan terburu-buru. Nona Lovia sudah kembali dengan selamat. Nona Lovia, lihatlah, Bibi mencemaskanmu sampai beruban."

Aku tentu mengenal wanita ini. Dia adalah sekretaris Kennedy. Sarah yang berambut hitam mengenakan sweter berleher tinggi yang sederhana dan celana jeans. Di lehernya tergantung kalung emas mawar yang indah.

Satu kalimat darinya membuatku yang merupakan korban menjadi anak yang tidak berbakti.

Ibu Kennedy menggenggam tanganku sambil menangis, sementara Sarah terus menghiburnya. Namun, aku tidak bisa menangis. Aku menatap Kennedy dan melihat tatapannya yang seolah-olah mengatakan aku tidak punya perasaan.

Pada akhirnya, ayah Kennedy berkata dengan tegas, "Sudahlah, jangan nangis lagi. Suruh Lovia kemari untuk makan." Bibi pun menyeka air mata. "Ya, ya. Kamu pasti kelaparan beberapa hari ini. Ayo, aku sudah buatkan sup ikan favoritmu."

Bibi menarikku untuk duduk di antara dia dan Paman. Kennedy duduk tepat di seberangku, sementara Sarah duduk di sampingnya. Kami terlihat seperti keluarga.

Aku menatap makanan di atas piring yang terlihat menggugah selera. Aku sampai hampir lupa bagaimana rasanya makanan lezat. Saking laparnya, aku ingin sekali melahap semuanya hingga bersih.

Semakin dekat dengan jalan raya di pusat kota, semakin ketat pengawasan kebersihan. Saat itu, aku kesulitan untuk mencari makanan. Makanya, aku kelaparan selama 3 hari dan hanya bisa mengisi perutku dengan makan daun.

Di bawah tatapan semua orang, aku berusaha untuk menahan diri dan makan dengan tenang. Meskipun begitu, aku masih bisa melihat Sarah tersenyum mengejek. Dia makan dengan perlahan, seolah-olah ingin menunjukkan betapa elegannya dia.

Ketika melihat pemandangan ini, Kennedy tentu merasa semakin kesal denganku. Namun, Bibi memberinya isyarat untuk mengambilkan daging asam manis untukku.

Aku awalnya mengira bubur hambar sekalipun bisa kumakan dengan lahap saking laparnya. Namun, saat melihat daging yang diambil oleh Kennedy itu, aku langsung merasa mual."

"Lovia, ayo makan. Kennedy tahu kamu sangat suka daging asam manis. Dia menyuruh pembantu untuk masak hidangan ini."

Omong kosong, Kennedy tidak tahu apa yang aku suka. Sebaliknya, aku tahu semua kesukaannya, termasuk warna favoritnya, yaitu warna rosegold.

Saat melihat aku ragu-ragu, Paman bertanya dengan perhatian, "Kenapa? Kamu bertengkar sama Kennedy ya? Tenang saja, nanti aku akan memarahinya setelah selesai makan."

"Ayah!" panggil Kennedy langsung. Mungkin, dia merasa malu di hadapan Sarah.

Aku hanya menggeleng tanpa mengatakan apa-apa. Aku berusaha menahan rasa jijik itu dan memasukkan daging asam manis itu ke mulutku. Namun, aku kesulitan untuk menelannya hingga akhirnya memuntahkannya.

Kennedy tampak terkejut. Aku buru-buru bangkit dari kursi dam berlari ke pojok untuk bersembunyi. "Maaf, maafkan aku. Aku akan makan! Jangan pukul aku!"

Semua orang tercengang. Bibi lagi-lagi menangis dan menghampiri untuk memelukku. "Lovia, orang-orang itu menyiksamu ya? Beri tahu saja aku."

Paman membawa Kennedy mendekat. Ekspresinya tampak tidak tega. Sementara itu, Kennedy hanya mengernyit dengan wajah suram tanpa melontarkan sepatah kata pun.

Apa maksudnya? Bukankah para penculik itu sudah mengancam Keluarga Prakoso? Jika tidak membayar uang tebusan, mereka akan menyiksaku habis-habisan. Kenapa sekarang mereka malah bertanya apakah aku disiksa?

Sebenarnya memberiku makan roti basi atau nasi basi tidak termasuk penyiksaan. Lagi pula, yang kumakan selanjutnya jauh lebih buruk dari itu.

Namun, aku sangat takut. Aku takut karena nyawaku ada di tangan Kennedy. Para penculik itu menghubungi Kennedy, tetapi Kennedy memilih untuk menyerahkanku kepada mereka. Dia sangat membenciku. Mungkin, hal ini yang membuatku bereaksi seperti ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BURONAN
9.5
Sammy, mantan perwira militer yang difitnah dan disiksa di penjara, berhasil melarikan diri sebagai buronan Interpol demi mencari adik angkatnya. Untuk bertahan hidup dalam pelarian, ia beralih profesi menjadi pembunuh bayaran yang dingin. Namun, hidupnya berubah saat ia jatuh cinta pada gadis jelita bernama Rheyna. Konflik batin memuncak ketika Sammy menyadari bahwa target pembunuhan berikutnya adalah orang terdekat dari wanita yang sangat ia cintai itu.
Sampul Novel Gadis Milik Tuan Mafia
8.7
Akiko harus berjuang melawan Leukemia Myeloid Akut di tengah penderitaan akibat kekerasan fisik orang tuanya sejak kecil. Nasibnya kian terpuruk saat ia jatuh ke tangan Glen Xander Mckenzie, seorang pemimpin mafia kejam yang bertekad menghancurkan bisnis keluarga Akiko. Namun, dinamika antara tawanan dan penculik ini berubah total seiring berjalannya waktu. Glen yang semula dingin justru mulai menaruh hati pada gadis yang seharusnya ia hancurkan tersebut.
Sampul Novel GAIRAH LIAR ISTRI BOSKU
9.7
Theresa menjalin hubungan gelap dengan pengawal pribadinya, Aaron Parker, demi membalas pengkhianatan suaminya, Charles Bosley. Namun, pesona Theresa juga memikat Sean Dalbert, politikus Italia yang ambisius. Setelah Charles tersingkir, persaingan sengit pecah antara Aaron dari Organisasi EXO dan Sean yang mengincar kursi walikota New York. Di tengah intrik politik dan perebutan kekuasaan, Theresa terjebak dalam pilihan sulit antara sang bodyguard atau sang politikus.
Sampul Novel Pejuang LDR
8.8
Rencana pernikahan Dissa dan Daniel terancam saat Daniel memilih menjadi dokter relawan di medan perang Gaza. Hubungan jarak jauh mereka awalnya lancar, namun Daniel tiba-tiba hilang kontak. Di tengah kekhawatiran, Dissa menerima foto Daniel bersama Jesika, mantan sahabatnya. Dissa pun bimbang apakah harus membatalkan pernikahan atau tetap percaya, tanpa mengetahui fakta sebenarnya yang menimpa Daniel di sana. Akankah cinta mereka bertahan di tengah konflik dan kecurigaan?
Sampul Novel Preman Jatuh Cinta
9.6
Rendi, penipu via telepon, terjebak saat korbannya, Mouza, justru memaki dirinya. Ketertarikan unik ini membawa Rendi mendekati gadis SPBU yang pernah tak sengaja menyiramnya bensin tersebut. Demi cinta, Rendi bertekad tobat dan meninggalkan dunia kriminal. Namun, masa lalu kelam menghancurkan ekonomi keluarganya hingga ia harus merantau ke Jakarta. Saat Mouza mulai jatuh hati, ia harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan kontak dengan Rendi dan lamaran pria lain.
Sampul Novel Rahasia Dalam Dendam
8.4
Selama dua puluh empat tahun, Aurora dan ibunya hidup dalam penderitaan mendalam. Kini, ia bertekad menuntut balas dengan misi tunggal: menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri. Namun, di tengah aksi nekat tersebut, berbagai rahasia kelam mulai terungkap satu demi satu, mengguncang keyakinannya. Akankah Aurora tetap teguh pada niat mautnya saat kebenaran terkuak? Ikuti perjuangan penuh aksi dan misteri ini dalam menuntaskan sebuah dendam masa lalu.