Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami Pengganti

Suami Pengganti

Tania hancur saat Rian, kekasihnya selama tiga tahun, wafat dalam kecelakaan demi melindunginya. Terpuruk dalam duka, ia dipaksa orang tuanya menikah dengan sahabat lamanya, Andre, demi kesehatan sang ayah yang kian menurun. Meski merasa dikhianati oleh keputusan Andre yang menerima perjodohan tersebut, Tania tak punya pilihan lain. Mampukah pernikahan tanpa cinta ini membuahkan kebahagiaan, ataukah hanya akan menyisakan kekecewaan mendalam bagi keduanya?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Pa, Tania perlu berbicara dengan Andre." Tania melipat kedua tangan di dadanya.

Bram mempersilahkan mereka untuk bicara berdua. Tania dan Andre duduk agak jauh dari sekitar kedua keluarga mereka.

"Ndre, kamu tau kan kalau kita ini sahabatan dari kecil. Kamu mau kita menikah?" bujuk Tania pada Andre berharap Andre akan membantu untuk membatalkan pernikahan mereka.

"Ya, kita sahabat Tania. Tapi, aku nggak bisa menolak perjodohan ini." Andre tersenyum paksa melihat wajah Tania.

"Maksud kamu apa? Kamu tau kan aku sedang dalam keadaan berduka?" celetuk Tania dengan wajah yang mulai merah padam.

Andre tak menjawab apa-apa karena tak ingin Tania semakin baik darah kepadanya.

"Aku masuk duluan ya, Tan." Andre memegang bahu Tania dengan wajah yang sangat murung.

"Ndre, tolong aku!" pinta Tania penuh harap.

Andre tak bisa berbuat apa-apa lagi. Ia kembali ke dalam rumah duduk bersama dengan dua keluarga yang sedang menunggu perbincangan kedua anak mereka.

Tania kembali dengan wajahnya yang begitu datar. Mereka semua kembali mempertanyakan hal yang sama pada kedua anak mereka.

"Jadi, bagaimana keputusannya?" tanya Guntur yang merupakan papa dari Andre.

"Andre ikut kemauan Papa dan Mama saja. Keputusan hanya ada di tangan Tania, Pa."

Andre menundukkan kepala ke bawah sedangkan semua orang melihat ke arah Tania. Wajah Tania menatap jijik kepada Andre.

"Pa, Ma! Perjodohan ini terlalu cepat menurut Tania. Andre ini sahabat Tania sejak kecil, tidak mungkin kami akan menikah. Yang betul saja dong," Tania menggeleng kepala nya yang tidak pegal itu.

"Papa dan Mama melakukan yang terbaik buat kamu," ungkap Bram menatap putrinya dengan serius.

"Tania tidak mau dan sama sekali tidak menginginkan perjodohan ini!" erang Tania dengan wajahnya yang sudah sangat memerah.

Tania berlari ke kamar diiringi air mata yang terus mengalir dari kedua netranya. Dadanya sangat sesak.

"Bagaimana bisa Papa dan Mama berpikir untuk menjodohkan Tania dengan Andre. Dia sahabat kecil Tania yang sama sekali Tania tidak mencintainya."

"Aaaaaaaaaaaaa." Tania mengacak-acak rambutnya frustasi. Tania merebahkan tubuhnya di atas ranjang.

Perjodohan itu membuat ia semakin tidak baik saja. Ia begitu tersiksa dengan perjodohan yang tidak masuk akan itu.

Sementara di ruang tamu sana, kedua orang tua Andre dan juga Andre sendiri berpamitan untuk pulang ke rumah.

"Bram, kalau gitu kami pulang dulu ya! Bujuk putri mu baik-baik. Jika dia tidak menginginkan pernikahan ini, maka tidak usah dilaksanakan. Aku yakin, dia butuh waktu lama untuk melupakan Rian, mantan kekasihnya."

Guntur, papanya Andre mengerti dengan kondisi Tania, begitu juga dengan istrinya dan Andre.

Mereka pulang ke rumah, sedangkan kedua orang tua Tania masuk ke dalam kamar putri semata wayangnya. Mereka melihat Tania yang sedang meratapi nasib di dekat jendela sambil melihat bulan dan bintang yang menyatu di atas sana.

"Bulan dan bintang saja bisa bersama di atas sana meski mereka berbeda. Apakah kita bisa bersama walau dunia kita berbeda," ucap Tania dengan lesu sambil memandang foto Rian di dalam ponsel miliknya.

"Bulan dan bintang bersatu karena dunia mereka sama. Mereka ada di tempat yang sama. Sedangkan Tania dan Rian itu berbeda sayang. Tania dan Rian ada di dunia berbeda. Papa dan Mama yakin kalau Tania akan bersama dengan Andre. Andre adalah pria yang bisa menggantikan posisi Rian."

Bram menyela perkataan anaknya. Tania terdiam kemudian menatap balik kedua orang tuanya.

"Kenapa Papa bicara seperti itu? Papa nggak tau gimana rasanya di posisi Tania saat ini. Hati Tania hancur, Pa. Seperti kaca yang retak dan susah untuk utuh kembali. Tania baru saja kehilangan Rian dan sekarang Papa dan Mama mau jodohin Tania? Dan haruskah dengan Andre yang merupakan sahabat kecil sendiri?" sergah Tania dengan amarahnya yang semakin meluap pada kedua orang tuanya dengan tangan yang sudah mengepal di bawah sana untuk menahan amarahnya.

"Papa dan Mama selama ini tidak pernah melarang Tania untuk melakukan apapun. Apapun kemauan Tania selalu Papa dan Mama turuti. Untuk kali ini, Papa mohon turuti keinginan Papa! Papa melakukan ini demi kamu sayang." Bram memegang bahu anaknya dan meninggalkan Tania maupun istrinya berdua di dalam kamar.

Dada Bram begitu sesak ketika Tania berbicara dengan nada tinggi padanya. Bram keluar sambil memegang dadanya. Tania dapat melihat itu, ia tak ingin melanjutkan perkataannya karena tau bagaimana kondisi papanya.

"Sayang, Mama dan Papa selalu support apapun yang Tania lakukan selama ini. Percayalah Nak, kami selalu ingin yang terbaik untuk Tania. Mana ada orang tua ingin anaknya sengsara," bujuk Tiya, mamanya Tania dengan nada suara rendah.

"Ma, tapi nggak gini dong caranya. Sekarang tidak ada lagi yang namanya jodoh-jodohan, Ma. Tania berhak menentukan pilihan sendiri karena Tania sudah dewasa. Apa Mama tidak mengerti perasaan Tania sekarang? Ini bukan malah menyembuhkan hati Tania, Ma. Tania semakin sakit dengan semua yang terjadi sekarang ini." Tania terisak-isak sambil mengacak-acak rambutnya frustasi. Berharap agar sang Mama mengerti tentang isi hatinya.

"Memang, sekarang bukan zamannya jodoh-jodohan. Tapi, ini terpaksa Mama lakukan sayang, demi kebaikan kamu sayang. Tolong, jangan egois seperti ini Tania! Tolong ngertiin kondisi Papa juga. Tania tidak lihat Papa tadi memegang dadanya yang sudah sesak? Satu bulan lalu, papa kena stroke. Jangan sampai penyakit itu kambuh lagi sayang. Demi Papa, Tania!" seru Tiya kemudian pergi meninggalkan Tania sendiri di kamar. Tiya khawatir dengan keadaan suaminya, ia berjalan cepat menuju kamar.

Tania menutup pintu kamar, tubuhnya sangat lemah saat ini. Bibirnya yang mulai memucat dan kakinya gemetaran. Tania tersenyum sendiri, sesaat terbayang wajah Rian.

Tania membuka laptop, ia melihat semua kenangan mereka. Itulah yang sering Tania lakukan jika sedang merindukan Rian.

"Rian, tidak ada yang bisa menggantikan kamu. Aku tidak tau harus bagaimana sekarang. Aku sudah janji sama kamu kan, aku tidak akan pernah menduakan kamu. Bagaimana bisa aku menikah dengan Andre. Aku sama sekali nggak cinta sama dia."

Tanpa sengaja, Tania membuka video mereka berdua.

"Tania, aku sayang kamu dan tidak ada yang bisa menggantikan posisi kamu di hatiku," ucap Rian dalam video itu.

"Aku juga cinta banget sama kamu sayang. Nggak ada satu orang pun yang bisa menggantikanmu dalam hati ini. Hati ku sudah tergembok dan kuncinya hanya ada satu, kamulah kunci hatiku sayang." Tania tersenyum lebar kemudian memeluk Rian.

"Kamu janji tidak akan ada orang lain lagi?" tanya Rian kembali pada kekasihnya.

"Tidak ada orang lain lagi di hati aku sayang." Tania tersenyum lebar.

"Termasuk sahabat kamu itu? Siapa sih namanya? Emmm, Andre ya?" tanya Rian dengan menaikkan bola matanya ke atas.

"Ih apaan sih? Aku kan juga udah jauhin dia? Nggak mungkin aku sama dia," jawab Tania sambil terkekeh.

"Dia baik kok sayang. Jadi, kalau aku udah nggak ada lagi di dunia ini, dia adalah orang yang tepat untuk gantiin aku." Rian terkekeh sedangkan Wajah Tania mulai kecut.

"Kok ngomong gitu sih? Aku nggak suka deh," jawab Tania dengan kesal.

Seketika, Tania menghentikan videonya, ia tak ingin melanjutkan lagi. Video itu membuatnya semakin sedih.

"Kenapa kata-katamu itu jadi kenyataan sekarang, Rian? Aku nggak mau hidup bersama Andre. Rian, aku hanya cinta sama kamu," ucap Tania kembali terisak.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95FMR" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95FMR
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Boneka
9.1
Dituduh berselingkuh oleh ibunya sendiri, protagonis novel modern Aku Bukan Boneka berniat menyelidiki kebenaran demi melindungi haknya. Namun, sang ibu justru mengacaukan pameran seni yang ia persiapkan selama tiga tahun. Dengan kejam, ibunya merusak lukisan berharga miliaran dan mempermalukannya di depan publik demi memaksanya bercerai. Di balik topeng nasihat baik itu, terungkap rencana busuk untuk menjodohkannya dengan duda paruh baya demi keuntungan sepihak.
Sampul Novel Aku Istri Rahasia Suamiku
8.0
Syifa harus merelakan masa mudanya setelah hamil akibat hubungan terlarang dengan Rudi. Demi menutupi aib, ia mengisolasi diri dari lingkungan sekitar. Meski mendambakan rumah tangga harmonis, kenyataan pahit justru menghantamnya. Rudi menolak mengakui Syifa sebagai istri di depan keluarga dan malah menikahi kekasih lamanya, Anita. Kini, setelah tujuh tahun menderita dalam pernikahan rahasia yang penuh luka, Syifa terjebak dilema antara bertahan atau melepaskan.
Sampul Novel GAIRAH LIAR IBU TIRIKU
9.7
Meghan Crafson adalah mantan model dewasa yang tetap menawan di usia kepala tiga. Meski hidup bergelimang harta setelah menikahi miliarder New York, ia merasa hampa karena suaminya yang jauh lebih tua tak mampu memuaskannya. Situasi berubah saat Hardin, putra tiri yang tampan dan atletis, datang ke rumah mereka. Terpikat pesona Hardin, Meghan mulai melancarkan godaan terlarang. Hardin pun terjebak dalam dilema antara moralitas dan gairah liar yang ditawarkan sang ibu tiri.
Sampul Novel Istri Kedua Sang Billionaire
8.7
Hana terbangun dalam kondisi sangat terkejut saat menyadari ada sosok asing yang tidur di sisinya. Meskipun kesadarannya telah pulih sepenuhnya, ia merasa sangat bingung karena yakin dirinya belum pernah terikat dalam sebuah pernikahan. Kejadian tak terduga ini membuatnya mempertanyakan bagaimana orang asing tersebut bisa berada di ranjang yang sama dengannya. Sebuah misteri besar kini menghantui hidup Hana yang semula tenang dan sederhana.
Sampul Novel Kepincut Janda Tetangga
9.3
Devit merupakan seorang dosen yang tengah mempersiapkan pernikahan dengan mahasiswinya sendiri. Namun, takdir berkata lain saat ia harus tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana. Di sana, ia justru terjebak dalam perasaan mendalam terhadap Juwi, seorang janda muda yang menjadi tetangganya. Akankah rencana pernikahan yang sudah disusun matang tetap berlanjut, ataukah pesona Juwi mengubah segalanya? Ikuti pergolakan batin dan kisah cinta rumit mereka.
Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar
7.9
Pemakaman keluarga berubah kacau saat seorang wanita asing melabrak sang istri sah dan menuduhnya sebagai simpanan. Di depan kerabat yang acuh, wanita itu merobek pakaian sang istri. Menolak ribut, sang istri memancingnya ke arah guci abu seharga hampir 20 miliar yang dibeli pacar wanita itu. Karena murka, wanita itu menghancurkannya berkeping-keping. Dia tidak tahu bahwa guci tersebut berisi abu ibu mertua sang istri, yang tidak lain adalah ibu kandung dari pacarnya sendiri.