Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel SOUL TRANSMIGRATION

SOUL TRANSMIGRATION

Xio terbangun dengan panik di tepi danau yang asing. Ia terkejut melihat pantulan wajah orang lain di air jernih itu. Setelah menyadari ini bukan mimpi, Xio justru disekap oleh sekelompok pria yang memanggilnya Shiro. Mereka menuduhnya sedang bersandiwara pura-pura mati. Kini, Xio terkurung di dalam kamar megah bak istana kerajaan. Meski merasa cantik di balik pakaian lusuhnya, ia bingung dengan identitas Shiro dan tuduhan drama yang dilontarkan padanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Waktu sudah menunjukkan jam 15:05 wib 

Bel keramat berbunyi,seluruh siswa/i binus sangat lega mendengarnya,termasuk xio.ia menyusun buku buku pelajarannya dan juga mencepol rambutnya sembarangan.

"Ke kantin kuy,gue haus beut"kata xio pada teman sebangkunya yaitu rea

"Yaudah ayok,oiya tugas ppt kemaren gimana?"tanya rea

"Gausah di fikirin nanti gue yang ngerjain santai ae lu"kata xio datar 

"The best sii,nggak salah gue milih lu,yaudah ayok gue traktir minum dahh"

"Tumben tumbenan lu,kesambet apaan dah haha"lirih xio penuh semangat 

"Xio" panggil salah seorang pria dari luar kelas

"Iya kenapa?"tanya xio

"Ada rapat besok pagii,tolong umumin ke grup wa,kita bakal bicarain untuk rencana literasi mading" jelas pria itu datar

Xio hanya mengangguk dan pria itu pergi 

                                       ....

"Kita ceraii,aku udah cape sama kamu"kata mita yang dikenal sebagai ibu kandung dari xio 

"Yaudah kalo itu mau kamu,kamu fikir aku tenang hidup sama kamu yang selalu mencarii masalah"triak narendra

Mendengar pertengkaran kedua orang tuanya yang sudah menjadi jadi  kini memutuskan untuk berceraii.

Jleb 

xio tak kuasa menahan segala sesak yang ia pendam kini meruntuhkan tubuhnya ke lantai marmer yang sangat dingin.Seperti ada yang menyerang tubuh xio dengan sajam,ia merasa bahwa hidupnya telah berantakan bersama keluarganya yang akan terpecah belah 

Narendra selaku ayah dari xio yang melihat kondisi anaknya itu segera berlari menuju pintu utama rumah tempat xio kini terduduk lemah.belum sempat ayahnya sampai di hadapannya, xio seketika pergi menggunakan motor scopy kesayangannya itu

"Xio" triak narendra  memanggil xio 

Mita kini  hanya diam menatap apa yang barusan terjadi.

Xio pov

"Bangke,kenapasih ayah sama mama nggak pernah ngertiin prasaanku,kenapa se enteng itu untuk mutusin cerai,aku gak kuat lihat mereka pisah nggak kuat sama sekali"lirih xio dengan prasaan yang kalut 

Dipinggir danau tepatnya bawah pohon besar adalah tempat xio untuk menenangkan dirinya,ia selalu pergi ke tempat itu yang menurutnya hening dan tidak akan ada seorangpun yang akan melihatnya menangis, ia menangis hanya itu yang bisa ia lakukan saat ini. sesak di dadanya membuatnya semakin kacau,ia tidak tahan lagi dengan semuanya,xio memejamkan matanya dan menyenderkan badannya pada pohon besar itu.tidak sengaja ia memegang suatu benda yang sangat ia kenali bentuknya 

"Buku gak si?"gumamnya dalam hati tanpa membuka matanya.karena penasaran ia membuka matanya dan melihat benda yang ia pegang dan benar adanya bahwa itu sebuah buku 

"Buku diary?,berarti selain aku ada orang lain  yang selalu datang ke danau ini"kata xio penuh selidik

Xio menyimpan buku diary tersebut di dalam ransel sekolahnya dan pergi ke apartemen milik keluarganya karena ia tidak ingin pulang kerumah setelah apa yang  terjadi tadi siang 

                                      ....

Jam sudah  menunjukkan pukul 19:30,xio sampai di apart milik keluarganya itu yang berada di lantai 04 

Sesampainya di kamar ia memilih untuk mandi dengan air hangat guna menetralkan badan juga pikirannya,setelah mandi dan menggunakan stelan baju tidurnya yang serba hitam polos,ia sangat kelaparan mengingat sepulang sekolah ia belum ada makan apapun.xio pergi ke dapur,beruhubung xio sangat lapar dan tidak mau ribet ia memasak mie instan yang ada di kulkas 

Acara masak masak didapur berakhir xio langsung menyantap mie instan yg telah ia buat 

                                        ****

Mengingat diary yang tadi ditemukan  xio dekat danau

Xio mengambil diary itu lalu membacanya,ternyata diary tersebut milik seorang wanita,wanita tersebut ingin dinikahkan  dengan seorang pria anak dari teman ibunya,nama wanita itu adalah shiro,shiro yang menginjakkan usia 22 thn itu masih ingin melanjutkan kariernya sebagai penulis,namun dilarang oleh ibundanya karena ia akan menikah dan harus fokus pada rumah tangganya,shiro tidak ingin menikah dan ia berniat kaburr darii kediaman ibundanya 

"Huff,zaman sekarang ternyata masih ada ya perjodohan perjodohan,padahal kalo pernikahan engga ada prasaan saling mencintai akan berujung dengan perpisahan,kaya ayah sama mama"lirihnya sambil tersenyum kecut

Karena kecapean dan akhirnya xio pun tertidur pulas di atas kasur empuknya

                                        ....

Xio terbangun dari tidurnya dan betapa terkejutnya xio,ia berada di dekat danau tempat ia selalu menenangkan dirinya saat tidak baik baik saja

"Wee gilaaa,napa gue ada disinii,semalam  gue itu ada di apart kenapa bangun bangun gue ada didekat danau"pekik xio 

"Lah lah lah ini lagii napa baju gue beda gini sih?"tanya xio pada dirinya sendiri 

Ia berniat untuk mencuci mukanya di pinggiran danau,berhubung danaunya sangat jernih,dan xio syok sekali dengan apa yang ia lihat di pancaran air danau 

Ia tidak menemukan wajahnya melainkan wajah orang lain 

"Aduh,parah ni parah parah ini pasti mimpi ini gak nyata,gak gak gue mimpi nggak mungkinlah mana mungkin bused"pekik xio 

Xio mencoba menetralkan prasaannya dan kemudian mencubit lengannya guna memastikan bahwa ini hanyalah mimpi

Dan ternyata ini nyata dan bukan mimpi

Jleb

xio pingsan di pinggir danau itu 

                                            ....

Saat siraman air dingin mengenai wajahnya ia pun terbangun dan mendapati dirinya dengan beberapa pria asing dan juga ia berada di ruangan asing namun terlihat begitu mewah 

"S-siapa kalian?dan aku ada dimana?"tanya xio pada pria asing itu 

"Sungguh?kau tidak mengenaliku?ternyata kau masih hidup shiro,jangan berpura pura mati lagi,hentikan semua dramamu ini,kami tak akan terkecoh lagi pada permainanmu!!"ucap salah seorang pria tersebut 

Setelah mengatakan itu pria dan teman temannya itu pergi meninggalkan xio dan menguncii ruangan itu 

"Heii,jangan tinggalkan aku sendiri disini,kluarkan aku"perintah xio 

Namun hasilnya nihil,tidak ada satu pun yang mendengarkannya,xio menatap ruangan itu,baru kali ini ia melihat ruangan semewah itu,ruangan itu adalah kamar,seperti kamar kerajaan kerajaan pada umumnya,sangat luas bahkan 5 kali lebih luas dari kamar tidurnya 

Ia melihat sekeliling dan mendapati sebuah cermin,ia melihat dirinya di cermin

Siapa aku?dan shiro?nama itu kaya ga asing,dan mati?kapan aku pura pura mati?ya emang sii aku sering bilang kalo aku pengen mati tapi aku gak pernah buat drama matii bused,tapi kalo diliat liat gue cantik juga ya,tapii baju gue lusuh banget"gumam xio 

Xio melihat lemarii dan mulai mencarii baju yang ingin ia kenakan 

Tiba tiba

Ceklek 

pintu terbuka dan mendapati pria tampan berdiri di depan pintu kamar tersebut

"Hei,ketuk dulu kalau ingin masuk"ucap shiro

"Haruskah aku mengetuk pintu kamar istriku sendiri?"

"Iya iya lah,sama cewe itu harus sopan"ucap shiro sambil menghadiahi davin tatapan sinis

Hahahahahah

"Kau lucu sekali jika seperti itu,namun alangkah lebih baiknya jika kau bersikap anggun dan manis padaku"ucap davin sambil memainkan rambut milik shiro

"Berhentilah bersikap seperti itu padaku"shiro menghempaskan tangan milik pria tampan itu

"Aku suamimu,dan kau istriku,apakah aku tidak boleh menyentuhmu?ucapnya menyerngitkan alisnya ke arah shiro

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ashes of Midgard
9.4
Terbangun di tengah kegelapan tanpa ingatan selain nama sendiri, Rio terlempar ke dunia fantasi abad pertengahan yang asing. Tanpa jawaban atas asal-usulnya, ia terpaksa bertahan hidup bersama orang-orang yang bernasib sama. Rio membentuk kelompok tentara bayaran dan mulai mengasah kemampuan tempur demi menghadapi bahaya di tanah Midgard. Inilah awal perjalanan penuh ketidakpastian bagi mereka yang lahir dari abu untuk mengukir takdir baru di dunia yang keras.
Sampul Novel MENGEJAR MIMPI KE NEGERI SAKURA
9.3
Aisyah Rana, gadis berdarah Jepang, tumbuh tanpa mengenal sosok ayahnya. Saat ia bertanya, Abah murka dan Ibu hanya menangis pilu. Luka hatinya kian dalam saat dicaci sebagai anak haram oleh teman sekolahnya. Dipicu amarah dan rasa penasaran, Rana bertekad kuliah di Jepang demi mencari kebenaran. Meski ditentang orang tuanya, ia tetap berjuang meraih haknya. Di sisi lain, seorang pemuda tulus diam-diam selalu melindungi dan menjaga hati Rana dalam diam.
Sampul Novel My Sweetheart is Nerd?
9.6
Shenia Ereshva, putri konglomerat, diam-diam terlibat dalam geng motor yang menentang shadow economy. Ia jatuh hati pada Rafka, pemuda genius korban perundungan, dan bertekad memenangkan hatinya. Namun, Rafka ternyata menyimpan rahasia serupa sebagai anggota geng motor. Keduanya pun dipertemukan kembali dalam misi besar untuk menjatuhkan organisasi R Black yang sangat kuat. Di tengah tumpukan rahasia ini, mampukah cinta mereka bertahan tanpa mengancam misi?
Sampul Novel Pedang Naga Siluman
9.5
Satya Wiguna tumbuh dalam kesederhanaan di bawah asuhan Mbah Wiguna hingga menjadi pemuda tangguh yang rendah hati. Bersama kawan-kawannya, ia berkelana ke masa silam demi membasmi kejahatan. Saat kekuatannya mencapai puncak, penghuni dunia sukma menobatkannya sebagai senopati perang. Berbekal Pedang Naga Siluman, Satya mengemban misi vital untuk melindungi alam moksa dan dunia nyata dari invasi besar Sang Raja Iblis yang ingin berkuasa.
Sampul Novel Sage Benua Longwu
9.1
Di Benua Longwu, penguasaan energi Mingzhu dan Nebula menentukan kasta seseorang. Li Wei, pemuda tanpa bakat dari Kota Shuimiao, awalnya dianggap sampah sebelum pertemuan tak terduga dengan monster laut legendaris, Longxu, mengubah takdirnya. Kini ia memiliki kemampuan beladiri dan sihir yang langka. Namun, ambisinya menjadi Sage menyeretnya ke perserikatan rahasia yang berbahaya. Diincar banyak ahli karena rahasia besar, mampukah Li Wei mencapai keabadian di tengah kejaran musuh?
Sampul Novel Senja di Kaki Gunung Arjuna
9.8
Pelatihan Korps Sukarela PMI di lereng Gunung Arjuna menjadi awal petualangan bagi Sindy. Selama tiga hari empat malam, ia terjebak dalam dilema asmara yang rumit. Meski sering ditekan oleh Imam, sang senior yang berwatak keras, Sindy justru merasakan debaran jantung yang tak menentu. Di sisi lain, perhatian tulus dari Fuad dan Yudha terus membayanginya sepanjang kegiatan. Sindy kini harus menentukan kepada siapa hatinya akan berlabuh di tengah dinginnya gunung.