Sampul Novel Skandal Cinta CEO Posesif

Skandal Cinta CEO Posesif

8.4 / 10.0
Dalam Skandal Cinta CEO Posesif, Rose menghadapi pengkhianatan Thomas setelah 5 tahun bersama. Demi mengubah nasib, ia terjun ke pergaulan baru hingga hidupnya berubah rumit. Baca romance novel ini untuk mengikuti kisah billionaire romance books yang penuh intrik dan pilihan sulit.
Ringkasan Skandal Cinta CEO Posesif
Setelah dua bulan berpisah, Rose sangat antusias saat Thomas mengajaknya berkencan. Namun, kebahagiaan itu sirna ketika ia menyadari pesan tersebut sebenarnya untuk sepupunya yang ambisius, Violet. Rose hancur mendapati kekasihnya selama lima tahun itu telah berselingkuh. Merasa rendah diri, ia mencoba mengubah pergaulannya dengan pergi ke bar hotel. Namun, sebuah malam penuh keputusasaan dan alkohol justru menjebak hidup Rose dalam kerumitan yang tak terduga.
Baca Selengkapnya

Skandal Cinta CEO Posesif Bab 1

Jakarta baru saja diguyur hujan, jalanan licin dan macet terjadi dimana mana. Rose gelisah, karena dia mendapat nomor paling buncit, dari audisi peran artis figuran di opera sabun.

[Thomas, aku mungkin telat 3 jam, karena audisi belum kelar]

Rose menggengam ponselnya dengan erat dan terus meliriknya. Dia berharap pacarnya segera membalas pesannya. Dia gelisah menatap pada layarnya, saat terdengar bunyi,

Ding!

Buru buru jarinya menggeser layar dan menemukan sebaris pesan, wajahnya langsung sumringah.

[Santai saja, aku juga sedikit sibuk dan kabari jika kamu sudah sampai-----Aku merindukanmu]

Matanya berbinar cerah, wajah cantiknya semakin merona. Thomas adalah pacar yang selalu manis, 'Aku juga merindukanmu' bisiknya dalam hati.

1 jam berlalu ternyata audisi berjalan lancar, sayangnya seorang wanita berambut pirang mendatangi Rose dan langsung mengatakan, "Maaf Rose, peran ini tidak cocok untuk Kamu. Datang lagi untuk mengikuti audisi lainnya, siapa tahu Kamu beruntung!"

Rose terdiam, peran yang dia minati hanyalah peran kecil dengan durasi singkat. Kebanyakan dari rumah produksi lain tidak memerlukan proses audisi untuk peran seperti ini. Rose memonyongkan bibirnya, kecewa karena membuang waktu hanya untuk gagal.

Dengan wajah layu, dia bergegas keluar dari ruangan dan menuju lobi untuk mencari taksi.

Di dalam taksi, Rose mengirim pesan kepada Thomas, [Aku menuju apartemenmu]

"Maaf mbak!" Supir taksi membuyarkan lamunan Rose, "Jalanan sangat macet, bolehkah saya mencari jalan alternatif?"

"Silakan pak!" Bibir Rose tersenyum menghantarkan rasa nyaman kepada supir taksi.

Dan waktu kakinya memasuki gedung Terakota, hati Rose semakin berdebar. Terakhir bertemu dengan Thomas adalah 2 bulan lalu sebelum dia berangkat bisnis ke Malaysia. Rose juga sangat sibuk mengejar audisi dari satu rumah produksi ke rumah produksi lain.

Gedung Terakota adalah komplek apartemen kelas menengah di pusat Jakarta, Rose beberapa kali mengunjungi Thomas dan dia hapal pintu belakang menuju lift terdekat dengan unit milik Thomas. Lagipula dia menyukai taman yang indah di belakang gedung. Hanya penghuni yang bisa mengakses taman tersebut.

Rose melihat lagi ponselnya dan belum ada balasan dari Thomas, dia jadi ragu untuk terus menuju unit apartemen. 'Bagaimana jika Thomas masih diluar?' Rose sejenak menghentikan langkahnya untuk memasuki lift.

'Aku tunggu di taman dulu saja, sampai Thomas membalas pesanku' Rose berbalik dan langkahnya tenang memasuki taman. Panas menyengat setelah hujan memunculkan berkas cahaya yang berpendar di antara bunga kembang sepatu yang terkulai karena terhantam hujan deras.

Ada kafe kecil di sudut taman yang menjual kudapan dan kopi.

Benar saja, karena habis hujan, suasana taman terasa adem dan sepi. Rose terus menuju gazebo, dia ingin duduk di sana menegakkan punggungnya dan menikmati segelas kopi panas.

Tetapi gazebo yang tersembunyi sudah ada yang memesan. Dari kejauhan Rose melihat punggung sepasang kekasih yang saling berpelukan dan tampaknya wanitanya menaruh kepalanya di dada pasangannya.

"Di luar agak basah karena habis hujan, kalau mau, ada bangku di lantai 2 yang menghadap taman!"

"Aku memesan kopi coklat sedikit gula dan sepotong roti bagelen!"

Selepas pelayan meninggalkannya, Rose menuju wastafel untuk mencuci tangannya. Dari tempat wastafel berada ternyata dia bisa melihat ke gazebo dan kedua pasangan tersebut sepertinya dalam suasana bahagia. Rose menyudahi mencuci tangannya, tetapi tubuhnya menjadi kaku.

Dia mendengar jelas suara gadis dari gazebo di bawahnya.

"Kak Thomas, aku sungguh bahagia dengan kehamilan ini!"

"Violet! Aku pasti bertanggung jawab! Engkaulah yang paling kucintai"

"Kak Thomas!" suara rengekan manja terdengar lebih pelan.

'Thomas dan Violet?' pikiran Rose campur aduk, 'Mungkinkah itu Thomas!?'

Kaki Rose meskipun gontai segera menuruni tangga dan dia berpapasan dengan pelayan, "Aku mencari kursi di bawah!" serunya dengan gemetar.

Dengan keberanian yang tersisa dia mencoba berjalan menuju arah gazebo. Baru dia merasa jelas, tangan yang melingkari tubuh gadis itu terasa familier di matanya. Dan rambut si gadis juga, dia mengenalinya.

Dengan suara yang lembut dia memanggil, "Thomas? Violet?"

Thomas yang lebih dulu menyadari kedatangan Rose, tersentak kaget dan melepaskan pelukannya dari tubuh gadis mungil yang terlihat cantik dan seksi. Tetapi gadis itu sebaliknya melingkari tangannya ke leher Thomas.

"Rose? Kenapa kamu di sini?"

Rose tercekat, "A-Aku menemui pacarku!"

Violet tersenyum licik, "Maaf siapa yang kamu maksut pacarmu?"

"Thomas mengundangku datang ke apartemennya dan kamu tahu dia pacarku!" Rose menemukan ketenangannya dan menghela nafas untuk mengembalikan semua rasa malu dan marah di dadanya.

Thomas menggeser tubuh Violet, "Sebentar sayang, biar aku menjelaskan pada Rose!"

Rose memandang Thomas mencari jawaban dari sikapnya, dia hanya menemukan Thomas yang terlihat normal dan normal.

"Rose, seharusnya aku memberitahumu sejak beberapa bulan lalu, kalau Violet adalah calon tunanganku yang sesungguhnya!"

"T-tetapi barusan saja kamu mengatakan------"

"Aku tahu tetapi itu typo!" sahut Thomas cepat, "Seharusnya gadis yang aku rindukan adalah Violet!"

"Thomas, kamu?" Wajah Rose menjadi pucat.

"Violet sedang hamil anakku!" jawab Thomas acuh tak acuh.

"A-apa yang harus aku katakan kepada ayah dan ibumu?" Rose menggumam dalam kesedihannya.

"Oh, itu bukan masalahmu!" sahut Violet tajam, "Aku adalah calon menantu keluarga Thomas, bayiku akan menjadi hadiah bagi ayah dan ibunya!"

"Betul Rose! Katakan saja kamu tidak menyukaiku lagi, setidaknya ayah dan ibu akan mengerti tentang perpisahan kita. Lagipula hanya Violet yang ada di hatiku"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Skandal Cinta CEO Posesif

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Di Ceraikan Karena di Tuduh Mandul
9.4
Kinara terpaksa menikah di usia tiga puluh tahun demi menuruti keinginan orang tuanya. Namun, setelah dua tahun membina rumah tangga tanpa kehadiran buah hati, ia justru dituduh mandul oleh mertuanya sendiri. Penderitaannya kian mendalam saat sang suami memutuskan untuk berpoligami dengan wanita lain. Merasa dikhianati dan hancur, Kinara bertekad bangkit demi membuktikan bahwa tuduhan kejam mereka salah besar serta menunjukkan harga dirinya yang sebenarnya.
Sampul Novel Fajar Baru
9.1
Sophie Wilson mendedikasikan hidupnya demi Daniel Carter. Namun di ranjang kematiannya, kejutan pahit menanti. Alih-alih cinta, Daniel justru mengungkap penyesalan mendalam selama menjadi suaminya. Ia merindukan kehidupan sederhana bersama Lily Harvey, wanita yang dulu menyembunyikannya di desa nelayan. Meski Daniel sempat memilih kembali ke kemewahan bersama Sophie, di detik terakhir ia mengakui bahwa janji setianya hanyalah beban yang sangat melelahkan.
Sampul Novel Lidah Menantu
9.5
Mak Esah tidak menyangka bahwa menantu yang semula tampak santun ternyata memiliki lisan yang sangat tajam dan perilaku tidak sopan. Di balik sikap buruk tersebut, Mak Esah mencurigai adanya rahasia besar yang sengaja disembunyikan darinya. Ketegangan pun terus meningkat di antara mereka. Mampukah Mak Esah bertahan menghadapi tekanan mental ini? Akankah kebenaran serta misteri yang selama ini tersimpan rapat akhirnya akan terungkap sepenuhnya?
Sampul Novel My Little Promise
9.6
Alika menyembunyikan penderitaan batinnya di balik keceriaan palsu. Meski kerap menerima kekerasan fisik dan verbal dari sang ayah, ia tetap bertahan dengan ketangguhan mental layaknya baja. Di tengah kejamnya dunia dan trauma yang mengguncang fisiknya, Tuhan menghadirkan sosok pelindung setia yang menjadi perisainya. Namun, sebuah peristiwa tragis yang tidak terduga akhirnya terjadi, mengubah hidup Alika selamanya dan menguji batas kekuatan yang ia miliki.
Sampul Novel Tangisan Bayi Di depan Pintu Rumahku
9.7
Dua tahun menikah dengan Gibran, aku belum juga memiliki anak. Hal ini memicu kebencian ibu mertua yang terus mendesak kami bercerai atau poligami, meski selalu aku gagalkan. Suatu pagi, keheningan rumah terusik oleh tangisan misterius. Padahal, tak ada tetangga yang mempunyai bayi. Saat pintu dibuka, aku terkejut menemukan bayi mungil di dalam kardus dengan tali pusar yang masih menempel. Siapakah pemilik bayi ini dan mengapa ia dibuang di depan rumahku?
Sampul Novel Terpaksa Menikah Di Usia Muda
9.0
Pernikahan idealnya menjadi ikatan suci bagi dua insan yang saling mencintai demi meraih kebahagiaan abadi. Melalui kekuatan cinta, setiap rintangan hidup seharusnya bisa dilewati bersama. Namun, realita pahit justru menghampiri seorang wanita muda yang dipaksa menjalani komitmen tersebut di usia dini. Tanpa landasan perasaan, pernikahan paksa ini menghancurkan rencana masa depannya dalam sekejap, mengubah harapan menjadi beban yang sangat berat.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan