Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Talak Tiga

Setelah Talak Tiga

Dalam hukum pernikahan, seorang suami yang telah menjatuhkan talak tiga kepada istrinya tidak memiliki jalan untuk kembali membina rumah tangga secara langsung. Ikatan pernikahan mereka telah terputus sepenuhnya secara hukum dan agama. Satu-satunya cara agar pasangan tersebut dapat rujuk dan menikah lagi adalah jika sang mantan istri terlebih dahulu menikah dengan pria lain, yang dikenal sebagai muhallil, sebelum akhirnya bercerai kembali.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ketika Wisnu pulang ke rumah Ibunya, Bu Ratna melihat putranya yang membawa koper besar segera menghampirindan bertanya. "Bagaimana tadi? Apa Aisyah melarangmu lagi?"

"Wisnu sudah menceraikannya, Bu." ucap Wisnu pada ibunya tanpa sedikitpun penyesalan terpancar di wajahnya. Semua ini karena bayang-bayang Winda yang cantik yang sudah ada di depan matanya.

Bu Ratna memekik senang. Wanita tua itu seperti sosok tubuh yang sama sekali tak punya hati. "Akhirnya, kamu bisa lepas dari perempuan mandul itu. Lalu bagaimana rumah yang kalian tempati. Kamu bakal usir Aisyah dari sana, kan?" tanya Bu Ratna. Dia merasa kalau rumah itu adalah milik anaknya yang berarti juga miliknya.

"Rumah itu di beli pakai uang Wisnu dan Aisyah. Mungkin akan jadi harta gono-gini,"terang Wisnu.

"Gak bisa! Kamu itu kepala keluarga. Harusnya rumah itu jadi milik kamu!" Bu Ratna naik pitam.

Seorang wanita tua gemuk datang menghampiri Bu Ratna lalu berbisik di telinganya. Dia adalah asisten rumah tangga Bu Ratna yang memberitahu kalau semua masakan sudah siap. Perias pengantin juga sudah sampai. Akad nikah Wisnu dan Winda akan dilangsungkan beberapa jam lagi.

Emosi Bu Ratna perlahan mereda seiring banyaknya kegiatan yang harus diurusnya. Wanita tua itu meninggalkan Wisnu dan pergi kebelakang.

Sepeninggal Ibunya, Wisnu menghela nafas panjang. Dia benar-benar bingung soal rumah yang ditempati Aisyah karena memang tujuh puluh persen adalah uang Aisyah untuk membelinya. Bahkan seisi perabotan juga pemberian ayah dan ibu Aisyah.

"Mas ... kamu sudah datang?" suara lembut menyadarkan lamunan Wisnu. Ketika kepala laki-laki itu mendongak, dilihatnya Winda yang masih memakai kaos pendek dan celana pendek. Tubuh mulus tanpa cela itu kembali membuang segala ingatannya akan wanita solehah yang baru saja disakitinya. Winda mendekati Wisnu, lalu memeluknya dari samping. Wisnu yang seumur hidup tak pernah dipegang perempuan yang bukan mahram bergidik. Merasa risih dengan perlakuan Winda meski sisi liarnya menikmatinya.

****

"Bagaimana para saksi, Sah?"

"Sah!!!"

Bu Ratna tersenyum bahagia. Winda tersenyum manis. Wisnu tersenyum sumringah. Kebahagiaan seolah menyelimuti keluarga itu saat ini. Ketika Wisnu mengulurkan tangan untuk dicium oleh Winda, langit tiba-tiba menurunkan hujan sederas-derasnya. Padahal tadi siang, cuaca sedang panas-panasnya dan tidak ada tanda-tanda akan turun hujan. Mungkinkah saat ini ada wanita surga yang sedang menangis di bumi?

Listrik segera padam. Tamu yang datang segera panik. Winda segera memegang erat lengan Wisnu. "Mas ... aku takut," ucapnya manja.

"Tenang saja. Mas di sini," ucap Wisnu mencoba menenangkan istrinya. Padahal, laki-laki itu juga merasakan debar aneh dalam dadanya. Tiba-tiba nama Aisyah seperti palu yang terus menerus memukul dan menjadi detak jantungnya. Wisnu gemetaran.

Untunglah beberapa saat kemudian lampu menyala. Para tamu yang hadir menghela nafas lega. Namun cahaya terang lampu juga menyorot sukses wajah Wisnu yang berkeringat dingin dan wajah pucat pasi bak mayat hidup.

"Mas, kamu kenapa?" tanya Winda setelah melihat suaminya pucat pasi.

Pandangan Wisnu tiba-tiba suram. Kemudian wajah cantik Winda dengan rambut pirang yang disanggul itu berubah menjadi wajah bersih dan kerudung lebar khas Aisyah.

"Ai ..." ucap Wisnu seketika.

"Wisnu!" Bu Ratna menyentak putranya agar tersadar dari lamunannya. Wisnu tergagap. Beruntung tak banyak orang yang memperhatikan mereka. Para tamu undangan sedang sibuk menikmati hidangan yang di sediakan. Winda memasang wajah murung. Wanita itu tahu, Ai yang di maksud dalam ucapan Wisnu adalah Aisyah. Seharusnya Winda tidak perlu merasa cemburu karena dialah yang merebut suami orang lain, bukan direbut suami oleh orang lain.

Setelah acara selesai, Winda mendekati ibu mertuanya, Bu Ratna. Dia memasang wajah yang penuh kesedihan. "Bu, jangan-jangan Mas Wisnu gak bisa nerima aku jadi istrinya. Habisnya ... tadi dia liat aku sambil manggil-manggil nama Aisyah."

Bu Ratna memandang menantunya penuh kasih. Menantu yang di dapatnya dari jalanan. Tidak jelas asal usulnya. Seorang model ternama sudah cukup baginya untuk kriteria istri anaknya. "Tenang aja. Wisnu sudah menceraikan Aisyah. Kamu jadi satu-satunya istri Wisnu dan menantu di rumah ini," terang Bu Ratna.

Wajah Winda berubah cerah. Tatapannya menatap ibu mertuanya dengan hangat. Ketika perempuan itu memalingkan wajahnya, raut wajah dan sorot matanya berubah.

"Bu, maaf Haikal baru sampai." seorang laki-laki tampan dengan penampilan parlente dan jam tangan yang diketahui Winda seharga ratusan juta itu datang dan menyalami Bu Ratna dengan santun.

"Gak usah datang, juga gak papa. Lagian, siapa yang mengundang kamu ke sini?" ucap Bu Ratna ketus.

Laki-laki yang bernama Haikal itu tersenyum manis. Wajahnya yang khas indo membuat Winda menatapnya tak berkedip. Haikal bahkan lebih tampan sepuluh kali lipat di banding Wisnu.

"Saya mendengar kabar kalau Mas Wisnu menikah. Jadi saya kemari. Oh ya, bagaimana kabar Aisyah?" tanya Haikal lagi.

"Kalau kamu datang ke sini untuk membahas wanita mandul itu, sebaiknya kamu pulang. Tingkahmu dan ibumu sama saja. Suka menghancurkan kebahagiaan orang lain!" bentak Bu Ratna.

Sebelum Bu Ratna mengeluarkan sumpah serapahnya, Wisnu muncul dan menyapa Haikal. Haikal akhirnya pamit undur diri pada Bu Ratna yang bahkan enggan menoleh sedikitpun. Wisnu akhirnya mengajak Haikal ke depan agar tak terjadi peselisihan lebih lanjut antara saudaranya dan ibunya.

"Siapa dia, Bu?" tanya Winda yang mulai penasaran.

"Anak tiri saya," jawab Bu Ratna dengan masih mempertahankan mimik wajah kesalnya.

Winda mengangguk dan ber Oh ria. Wanita itu berpikir kalau mendiang ayahnya Mas Wisnu ternyata punya dua istri. Namun satu hal yang tidak Winda tahu. Dirinya dan Bu Ratna sama-sama licik. Sama-sama merebut suami orang. Di masa lalunya, Bu Ratna merasa iri dengan temannya yang sudah sepuluh tahun menikah tapi tidak memiliki anak. Hingga dengan liciknya dia membuat perangkap seolah dirinya adalah korban. Sehingga mau tak mau Mendiang ayahnya Wisnu harus bertanggung jawab. Beruntung, istri pertama adalah wanita berhati besar sehingga dia mau memaafkan kekhilafan suaminya dan menerima Bu Ratna.

Bu Ratna merasa di atas angin ketika kala itu dia bisa melahirkan anak. Rasanya dia adalah pemenang dan harta keluarga Wijaya akan jadi miliknya. Namun takdir berkata lain. Istri pertama Wijaya yang merupakan sahabat dekatnya dulu, Evelyn malah hamil di usia pernikahannya yang sudah lima belas tahun. Saat itu, Wisnu berusia lima tahun dan pernikahan Bu Ratna dengan Wijaya menginjak tahun ke enam.

Bu Ratna merasa seluruh kebahagiaan dan janji-janji masa depan penuh kekayaannya terbagi. Apalagi setelah tahu sang istri hamil, Wijaya seolah melupakan Bu Ratna meski tak pernah absen memberikan nafkah uang. Wanita tua itu memelihara dendamnya yang besar pada Haikal dan ibunya sampai sekarang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 18 Kali Gagal Nikah
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga tanpa ikatan resmi membuat tokoh utama novel modern 18 Kali Gagal Nikah ini lelah. Suaminya, seorang pilot, telah 18 kali membatalkan pendaftaran pernikahan mereka di Kantor Catatan Sipil demi menolong murid perempuannya. Mulai dari ditinggal seharian hingga diturunkan di pinggir jalan, semua ia lalui sebelum akhirnya memutuskan pergi jauh ke Doma. Namun, kepergiannya justru membuat sang suami panik dan nekat menyusulnya demi memperbaiki hubungan mereka.
Sampul Novel Aku dan Pacar Menikah Di Hari Yang Sama
7.9
Willy, seorang CEO, viral setelah melamar sekretarisnya. Saat Sarah mencari penjelasan, ia mendengar Willy meremehkan hubungan 7 tahun mereka. Willy yakin Sarah takkan pergi meski ia menikahi sang sekretaris demi melindunginya dari paksaan keluarga. Kecewa, Sarah memutuskan menikah dengan orang lain di hari yang sama. Saat mobil pengantin mereka berpapasan di jalan dan kedua mempelai bertukar bunga, Willy sangat terpukul melihat Sarah berada di mobil pengantin lain dengan gaun pernikahan.
Sampul Novel BERBEDA KEYAKINAN
8.0
Alif menemukan sosok berharga dalam diri Nurul, dan perasaan kagum itu pun terbalas. Namun, saat hubungan mereka mulai serius, Khairunnisa yang merupakan masa lalu Alif muncul kembali menyatakan cinta. Tak hanya itu, Alif harus berjuang meluluhkan hati Pak Handoko yang sulit melepas putri kecilnya. Meski Alif terus meyakinkan Nurul, sikap gadis itu berubah drastis setelah dari Surabaya. Ternyata, ada rahasia mengejutkan dari Nurul yang lebih rumit dari sekadar restu.
Sampul Novel Dihapus oleh Kebohongan dan Cintanya
9.8
Sepuluh tahun berkorban demi Baskara, Aria justru dibuang saat sang suami sukses. Demi Aurora, investor barunya, Baskara menghapus eksistensi Aria dan mengurungnya di gudang gelap meski tahu fobia yang dideritanya. Puncaknya, Baskara membiarkan Aria disiksa penculik demi menyelamatkan Aurora. Dalam kehancuran, Aria menghubungi Tante Evelyn, pengacara tangguh yang siap menjemputnya dengan jet pribadi untuk menuntut balas atas segala pengkhianatan ini.
Sampul Novel Dusta dan Kenikmatan
8.5
Seorang gadis lugu terjebak dalam dilema karena merasa belum siap menjadi ibu. Namun, kekasihnya terus melancarkan bujuk rayu manis hingga sang gadis akhirnya menyerahkan kesuciannya untuk pertama kali. Malang tak dapat ditolak, setelah berhasil merenggut kehormatan gadis itu, sang pria justru menghilang tanpa jejak. Kini, ia hanya bisa meratapi nasibnya yang malang dan merasakan kepedihan mendalam akibat pengkhianatan kekasih bajingannya tersebut.
Sampul Novel Ketika Istri Sudah Mati Rasa
7.9
Dunia Alexa hancur saat mengetahui pengkhianatan suami dan sahabatnya sendiri. Meski sempat terpuruk, ia bangkit untuk membalas rasa sakit hati tersebut dengan cara yang elegan. Namun, Sintya yang tak puas setelah merebut Ryan justru terus berusaha menghancurkan hidup Alexa, bahkan menyasar Anggia. Di tengah konflik ini, muncul Razka yang setia melindungi Alexa dari segala ancaman. Mampukah Alexa membuka hati kembali setelah dikhianati begitu dalam?