Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Amara tidak pernah menyangka pernikahan megah yang ia jalani adalah bagian dari rencana suaminya untuk melindungi Liora. Kebenaran menyakitkan itu terungkap saat Amara, yang diam-diam menguasai bahasa Italia, mendengar percakapan suaminya dengan seorang sahabat. Selama ini, obat depresi yang rutin dikonsumsinya ternyata adalah pil KB demi mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Sadar bahwa seluruh perhatian dan janji perlindungan suaminya hanyalah kebohongan besar, Amara memutuskan untuk mundur dan merelakan segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Di atas meja, sebuah kotak perhiasan yang tampak mewah dan elegan. Di dalamnya, terdapat kalung safir biru yang sangat indah.

Kalung itu langka—nilai dan keindahannya tak ternilai, sulit didapat walau punya harta melimpah.

Aku sangat suka batu safir biru, suka akan keindahannya yang dingin dan angkuh. Namun selama ini, Rafael selalu memberiku perhiasan emas.

Katanya, yang penting itu nilai investasinya. Lagipula, aku sudah cantik, pakai apa pun pasti terlihat mewah.

Aku percaya kata-kata manisnya.

Aku mengeluarkan kalung berlian biru dari kotak perhiasan. Sangat cantik, begitu indah. Batu safir sebesar telur burung puyuh di tengah, dikelilingi berlian kecil yang berkilau saat kalung bergoyang pelan.

Mataku tertuju pada ukiran di balik kalung itu: LV

Liora Valeska.

Napasku tercekat. Aku menangis dan tertawa dalam kehancuran membingungkan. Dengan menahan sakit yang tak tertahankan, aku memutuskan kabur dari penjara cinta palsu yang dirajut Rafael.

Cukup. Sudah cukup.

Aku memang harus pergi sejauh mungkin.

Perusahaan pemalsuan kematian sudah kuhubungi, semua persiapan sudah matang.

Sekarang, aku cuma tinggal menunggu polisi menemukan bukti surat damai yang disembunyikan Rafael selama tiga tahun.

Malam itu, Rafael tak pulang.

Keesokan harinya saat pulang, dia tersenyum dan berkata padaku, “Sayang, besok ‘kan ulang tahun adikmu, gimana kalau kita rayakan?”

“Aku sudah undang dia makan malam, atas namamu. Kalian sudah lama bertengkar, saatnya berdamai. Anggap saja ini demi aku… boleh, ya?”

Aku menatap Rafael. Dia bicara lembut membujukku, matanya yang gelap penuh kasih dan tulus.

Entah kenapa, ingatanku melayang ke masa tergelap dan paling hancur dalam hidupku. Saat dia menatapku seperti itu dulu, merampas pisau dari tanganku, menyelamatkanku saat aku mencoba bunuh diri.

“Baik,” jawabku akhirnya, “Aku akan datang.”

Kalau itu yang dia mau, kuberikan saja. Anggap ini balas budi, karena selama bertahun-tahun, saat depresiku kambuh, dia selalu ada.

Malam Tahun Baru tiba.

Rafael menyewa restoran mewah.

Liora berjalan anggun dengan balutan gaun putih bersih selutut.

Tanpa ragu, Rafael melepaskan tanganku dan berjalan ke arahnya.

“Liora, selamat ulang tahun. Ini hadiah dariku.”

Aku melirik hadiah itu——kotak yang sangat familier.

Kalung safir biru yang semalam kulihat.

Jelas itu hadiah untuknya.

Mungkin sadar aku masih di sana, Rafael tersenyum canggung.

“Hadiah ini aku siapkan bersama kakakmu.”

Liora mengangkat alis dan tersenyum.

“Makasih, aku suka sekali.”

Setelah Rafael pergi ke dapur pesan makanan, senyum Liora memudar. Dia melangkah ke arahku.

“Istri seorang Rafael ternyata masih ingat adik malang sepertiku, ya? Luar biasa.”

“Tapi, pria yang kamu miliki cuma cadangan yang nggak aku mau. Kamu tahu itu, ‘kan?”

Aku meliriknya sebentar, lalu duduk.

“Kamu cuma mau pamer itu?”

Liora tak peduli kesedihanku. Dia tersentak, lalu senyum sinis muncul di wajahnya.

“Tentu nggak. Kamu kasih aku hadiah, aku juga punya sesuatu untukmu.”

Dia mengeluarkan gelang batu giok hijau, lalu melemparkannya di depanku seperti membuang sampah.

Saat aku melihat jelas gelang itu, wajahku langsung berubah pucat.

Itu gelang yang ada di kotak abu ibuku!

Bagaimana mungkin gelang itu bisa ada di tangan Liora?

Aku langsung meraih lengannya dengan kasar.

“Kamu dapat gelang itu dari mana? Jawab!”

Liora tersenyum puas, menatapku penuh provokasi.

“Ya jelas dari gali kuburannya. Aku ‘kan baik, masih ingat simpan gelang itu buatmu.”

“Amara… kalau ibumu nggak keras kepala nggak mau ceraikan ayahku, ibuku nggak akan depresi sampai mati di rumah sakit. Jadi… kematian ibumu memang pantas!”

“Meski sudah mati, ibumu tetap nggak pantas dihormati. Makanya aku buang abunya ke selokan. Tempat itu… lebih cocok buat dia!”

Amarahku membara. Mataku memerah, kedua tanganku mencengkeram lehernya dengan kuat.

“Liora! Jadi benar kamu sengaja bunuh mama! Aku bunuh kamu!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu
9.5
Sepuluh tahun pengabdian Delia pada mantan suaminya berakhir sia-sia hingga ia memutuskan bercerai. Tiga bulan berlalu, ia muncul kembali sebagai sosok luar biasa: CEO merek ternama, desainer kondang, dan juragan tambang sukses. Saat keluarga mantan suaminya memohon kembali, Delia yang kini dicintai Caius yang berkuasa hanya memandang mereka rendah. Baginya, mereka tak lagi selevel karena kini ia telah berada jauh di luar jangkauan mereka semua.
Sampul Novel CEO & Sekretaris
8.0
Tasya memberanikan diri melangkahkan kaki ke kantor pusat Adityaswara dengan harapan besar. Sambil menahan debar di dada, ia segera menghampiri meja resepsionis untuk mencari tahu ketersediaan lowongan pekerjaan di sana. Ia sangat berharap keberuntungan berpihak padanya sehingga bisa diterima bekerja di perusahaan bergengsi tersebut. Langkah awal ini menjadi penentu masa depannya dalam mengejar karir di bawah pimpinan CEO perusahaan yang sangat berkuasa.
Sampul Novel Cinta, Kebohongan, dan Anjing yang Mematikan
9.7
Dunia wanita ini runtuh saat ibunya sekarat akibat serangan anjing milik Helena. Bukannya peduli, Bara sang tunangan justru membela hewan itu dan pergi demi urusan bisnis. Namun, saat ibunya wafat, terungkap bahwa Bara berbohong. Alih-alih ke Singapura, ia justru berpesta mewah di Maladewa bersama Helena. Di depan pusara sang ibu, ia menyadari bahwa cinta dan janji miliarder itu hanyalah kepalsuan belaka. Pengkhianatan kejam ini mengakhiri segalanya.
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Barra Farzan, seorang duda yang mendambakan kebahagiaan, akhirnya menikahi Astra, putri konglomerat cantik. Namun, saat resepsi pernikahan berlangsung penuh tawa, seorang wanita tiba-tiba muncul dan menampar Astra. Ia mengaku sebagai istri sah Barra yang ditinggalkan bersama anak mereka. Tuduhan pelakor pun seketika menghancurkan suasana. Rahasia gelap apa yang disembunyikan Barra? Sanggupkah mereka bertahan, atau Barra hanya akan menjadi suami bayaran?
Sampul Novel I'm Your Wife : Bukan Dia Tapi Aku
8.9
Alan, wanita kutu buku, terjebak pernikahan tanpa cinta dengan CEO arogan, Gavin Wildberg. Gavin justru menjalin hubungan gelap dengan adik angkat Alan, Aluna. Derita Alan memuncak saat ibu mertuanya mengusir dan memaksanya bercerai karena dianggap buruk rupa. Di titik terendah saat ingin mengakhiri hidup, seorang pria menyelamatkannya dan mengungkap identitas asli Alan. Kini, sebagai pewaris takhta konglomerat, Alan kembali untuk menuntut balas pada mereka.
Sampul Novel Paman, Silakan Tanda Tangani Surat Cerainya
8.8
Delis sangat mencintai Kelven hingga berhasil menjadi istrinya. Namun, kebahagiaan saat ingin mengabarkan kehamilannya hancur ketika Kelven pulang bersama wanita lain yang merebut segalanya. Setelah berulang kali tersakiti, Delis membulatkan tekad untuk menyodorkan surat cerai lalu pergi menjauh. Kelven yang kehilangan tidak menyangka mantan istrinya akan lenyap tanpa jejak, membuatnya frustrasi dan mencari Delis ke berbagai belahan dunia bagai orang gila.