Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sesal yang Terlambat

Sesal yang Terlambat

Lima tahun lalu, dia pergi saat diminta tes DNA demi membuktikan asal-usul anaknya. Kini, dia kembali memohon hal yang sama padaku. Apakah kesuksesanku membuatnya ingin memanfaatkan anak itu sebagai alat? Namun, jawabannya sungguh mengejutkan saat aku mempertanyakan kehadirannya kembali. Dia ingin menitipkan sang buah hati karena merasa waktunya di dunia tidak akan lama lagi. Sebuah penyesalan mulai membayangi rahasia masa lalu yang kini terungkap.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ainun masuk ke dalam kamar, meninggalkan kami semua yang sedang berada di ruang keluarga. Sekali lagi aku menatap sinis kearah pintu kamar yang dia tutup barusan. Setelah beberapa bulan belakangan berhasil mengambil hati kedua orang tuaku, lihatlah tingkahnya yang jadi semakin jumawa. Berani-beraninya dia pergi begitu saja saat aku belum selesai bicara.

"Mama Papa bisa lihat? Sekarang menantu kesayangan yang selalu kalian bela itu sudah menjadi semakin luar biasa. Memangnya salah kalau aku ingin melakukan tes DNA? Bukannya justru aku terlalu bodoh kalau percaya begitu saja pada pengakuannya. Bagaimana pun, aku sama sekali tidak ingat kejadian malam itu. Apa memang benar aku yang sudah membuatnya hamil, atau justru orang lain?" Aku berusaha setengah mati meredam gemuruh di dadaku agar nada bicaraku terdengar normal.

Mama dan Papa bergeming. Begitu pula dengan beberapa keluarga yang lain. Mereka semua yang berada di rumahku saat ini adalah orang-orang yang sudah mendorongku untuk menikahi Ainun beberapa bulan lalu.

"Tidak salah jika kamu ingin membuktikan Farhan benar-benar putramu atau bukan, tapi tidak begini caranya juga, Arkan. Jika kamu ingin melakukan tes DNA, lakukan saja diam-diam tanpa harus mengatakannya di depan seluruh keluarga seperti ini." Papa akhirnya angkat suara. Lelaki yang selama ini sangat aku banggakan, untuk pertama kalinya aku tak senang mendengar kata-kata yang keluar dari mulutnya.

"Aku sengaja. Biar dia tahu bagaimana rasanya dipermalukan. Waktu itu dia mengaku hamil anakku saat semua keluarga kita sedang berkumpul seperti ini juga, kan? Padahal dia bisa menemuiku tanpa sepengetahuan orang lain. Apa tujuannya jika tidak ingin mempermalukan dan menjebakku? Aku tidak ingin berpura-pura baik lagi, Pa. Sudah cukup selama beberapa bulan ini aku bersabar menghadapi perempuan itu," ujarku pada Papa.

Papa hanya menghela nafasnya dan tak berkata apapun lagi, begitu pula dengan Mama. Mungkin mereka berpikir jika kata-kataku tadi ada benarnya. Selama ini mereka begitu percaya dengan apa yang dikatakan oleh Aiun. Aku sendiri heran bagaimana kedua orangtuaku ini bisa lebih percaya pada perempuan itu daripada aku, anak kandung mereka sendiri.

Tapi sekarang tidak lagi! Aku tidak akan membiarkan Ainun mengendalikan Mama dan Papa seperti sebelumnya. Akan kubuka mata semua orang agar tahu siapa perempuan itu sebenarnya. Jika Ainun bersikeras tak mau melakukan tes DNA, berarti benar jika selama ini dia telah menipuku dan seluruh keluargaku. Anak yang dilahirkannya itu bukan anakku, tapi anak orang lain.

"Mbak Ainun itu perempuan baik, Mas. Aku tidak percaya kalau Mbak Ainun sengaja menjebak Mas Arkan. Pasti disini dia juga korban dari perbuat orang lain. Lagian, seperti yang Tante bilang tadi, wajah Farhan juga mirip sekali dengan wajah Mas Arkan. Tidak perlu di tes DNA juga kita sudah bisa lihat kalau Farhan itu memang anak Mas Arkan." tiba-tiba terdengar suara Disha memecah keheningan, salah satu anak dari saudara Papa. Sepupu yang paling dekat denganku.

Aku menoleh kearah gadis itu. Dia duduk di antara Mama dan Papanya sambil menatapku lekat. Agak kutautkan kedua alisku saat melihat ekspresinya. Entah kenapa saat ini dia terlihat sedang kecewa padaku.

Hish, bahkan Disha yang sejak kecil selalu mengikuti, kini sudah berpihak pada perempuan itu. Ainun, Ainun, ternyata kamu benar-benar sangat luar biasa. Aku sungguh takjub dibuatnya. Kamu layak untuk diberikan sebuah penghargaan untuk aktingmu yang sempurna itu.

"Jika dia memang yakin bayinya adalah anakku, harusnya dia tidak keberatan untuk melakukan tes DNA," sanggahku.

"Mas Arkan terlalu kasar pada Mbak Ainun. Kalau Mas minta baik-baik, aku rasa Mbak Ainun tidak akan keberatan. Jangan seperti ini, Mas. Kami semua tahu Mas terpaksa menikah dengan Mbak Ainun, tapi sekarang dia sudah menjadi istri Mas Arkan. Dia berhak diperlakukan dengan lebih baik," ujar Disha lagi.

Aku menatap Disha dengan sorot mata tak percaya. Begitu jahatkah aku di mata gadis itu sekarang? Padahal dulu dia selalu menggodaku dengan mengatakan hanya akan menikah jika telah bertemu dengan lelaki seperti aku. Kemana semua pujian itu sekarang? Tampaknya setiap hal baik tentangku menguap begitu saja sejak Ainun masuk ke dalam keluarga kami.

Lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum sinis. Bahkan Reina dulu harus berusaha setengah mati agar terlihat baik di hadapan seluruh keluargaku untuk mendapatkan restu. Perempuan yang telah mengisi hatiku lebih dari tiga tahun lamanya itu telah melakukan banyak hal hingga akhirnya kami bisa bertunangan. Dia juga telah berkorban banyak untuk tetap berdiri di sisiku. Tapi kemudian semuanya sia-sia saja saat Ainun datang menghancurkan segalanya.

Entah bagaimana caranya, Ainun bisa membuat seluruh keluarga besarku menerimanya. Aku didesak untuk segera menikahi Ainun yang katanya hamil karena perbuatan ku, dan harus meninggalkan Reina, perempuan yang teramat sangat aku cintai.

Ah, sangat tak adil rasanya. Aku dianggap jahat oleh keluargaku sendiri. Dan Ainun yang sudah membuat hidupku menderita dianggap sebagai istri yang teraniaya.

Tiba-tiba pintu kamar Ainun kembali terbuka. Perempuan itu keluar dengan menggendong bayinya sembari menyeret sebuah koper.

Mataku kembali melihat kearahnya, begitu pula dengan semua orang yang ada di ruang keluarga saat ini.

"Pak Arkan, tidak perlu melakukan tes DNA, karena apapun hasilnya tidak akan mengubah pandangan Anda tentang saya," ujar Ainun dengan nada datar. Bicaranya berubah menjadi formal seperti saat pertama kali aku bertemu dengannya.

"Maaf, kalau selama ini saya sudah banyak menyusahkan Anda. Saya akan membawa anak saya pergi dari rumah ini. Mulai sekarang saya tidak akan muncul di hadapan Anda lagi. Terima kasih untuk kebaikan Anda sekeluarga selama ini." Ainun menyeret kopernya dan berlalu menuju pintu utama.

Seluruh orang yang ada di sana terperangah dengan apa yang dilakukan Ainun. Kemudian tatapan mereka beralih padaku, seakan mengatakan jika apa yang dilakukan Ainun sekarang adalah kesalahanku.

Bagus. Bagus sekali, Ainun. Drama yang sangat menakjubkan sekali lagi dimainkannya di hadapan seluruh keluarga besarku. Benar-benar licik!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Om Duda
7.9
Rehan Hadinata adalah CEO sukses sekaligus duda dengan satu anak yang merindukan kasih sayang wanita. Meski banyak yang mengejarnya, tak ada satu pun yang berhasil memikat hatinya. Suatu hari, ia mencoba aplikasi kencan daring dan tertarik pada sosok bernama Nesya Cintia Ayu. Rehan pun memberanikan diri untuk mengirimkan pesan dan memulai perkenalan. Akankah interaksi mereka berkembang menjadi hubungan yang lebih serius dan penuh komitmen di masa depan?
Sampul Novel Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy
8.9
William Samsons MacRay, arsitek ternama berusia 37 tahun, tak sengaja bertemu Emmy Estelia Setiawan saat tertimpa sial di bandara. Emmy, lulusan Harvard yang baru kembali ke Jakarta, ternyata adalah karyawan baru di perusahaan milik William. Ketertarikan mendalam membuat William selalu membawa Emmy dalam perjalanan bisnis dunianya hingga hubungan mereka berkembang menjadi sugar daddy dan baby. Namun, perjodohan dari orang tua William mengancam cinta beda usia ini.
Sampul Novel His Darling Debtor
9.2
Dunia Clara runtuh saat ayahnya kabur membawa uang milik Tuan Blackwell. Tanpa pilihan lain untuk menebus utang tersebut, ia terpaksa menyerahkan kebebasannya dan menjadi wanita simpanan sang miliarder. Di balik perjanjian dingin ini, Clara terjebak dalam pusaran emosi terlarang dan rahasia masa lalu yang perlahan terkuak. Hubungan penuh konflik ini pun menjadi ujian berat yang akan mengungkap seberapa kuat ikatan sejati di antara mereka berdua.
Sampul Novel Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki
9.6
Nayara adalah staf administrasi cantik yang tetap rendah hati meski tampil modis di sebuah perusahaan besar Jakarta. Kehidupannya bersinggungan dengan Leonardo Arvandre, miliarder muda keturunan Prancis-Indonesia sekaligus pewaris tunggal Arvandre Global Corporation. Sejak pertemuan pertama mereka tiga tahun lalu, keduanya terjerat dalam hubungan yang rumit. Kini mereka terjebak antara perasaan cinta, harga diri, dan rahasia besar yang masih tersimpan rapat.
Sampul Novel Lelaki Itu Membeliku Bukan Mencintaiku
8.7
Vania, mahasiswi yang terhimpit utang keluarga, terpaksa terjun ke dunia malam demi masa depan adiknya. Takdir mempertemukannya dengan Reza, pria kaya penuh trauma yang awalnya hanya menganggap Vania sebagai objek transaksi. Namun, hubungan dingin itu berubah menjadi keterikatan emosional yang rumit. Di tengah bayang-bayang masa lalu dan tekanan sosial, mereka terjebak antara benci dan candu. Mampukah cinta tumbuh di atas luka dan pengorbanan yang menghancurkan harga diri?
Sampul Novel Modus Tuan Muda
8.5
Mona Latea terjebak dalam nasib malang saat terpaksa menggantikan posisi kakaknya, Elisa, yang menolak perjodohan keluarga. Kini, ia harus melayani seorang tuan muda yang ternyata hanyalah pria manja dengan tingkah menyusahkan seperti bayi besar. Tanpa bayaran sepeser pun, Mona harus menghadapi hari-hari penuh tekanan demi memenuhi tanggung jawab tersebut. Kisah romansa dewasa ini penuh intrik antara pengabdian paksa dan pesona sang tuan muda yang manipulatif.