Sampul Novel Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa?

Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa?

8.1 / 10.0
Nindy harus menelan pil pahit saat suaminya, Bastian, berselingkuh dengan sepupunya sendiri, Dini. Di tengah perjuangan melawan penyakit, pengkhianatan orang terdekat ini menghancurkan kepercayaan Nindy pada cinta. Namun, kehadiran Rangga, sahabat masa kuliahnya, perlahan membawa harapan baru melalui ketulusan yang nyata. Saat Nindy berusaha bangkit, Bastian dan Dini mulai menuai karma buruk atas perbuatan mereka. Ini adalah kisah tentang luka yang menjadi kekuatan.

Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa? Bab 1

Nindy duduk di teras rumahnya, menatap langit sore yang mulai berubah jingga. Udara sejuk berhembus pelan, tetapi dinginnya tak sebanding dengan rasa gelisah yang menguasai hatinya. Sudah beberapa bulan ini tubuhnya terasa lemas, sering pusing, dan kadang-kadang nyeri di beberapa bagian tubuhnya. Namun, ia tetap berusaha tegar, terutama di hadapan suaminya, Bastian.

"Sayang, kamu yakin nggak mau ke dokter lagi?" Bastian bertanya dengan nada sedikit cemas. Ia duduk di samping Nindy, menatapnya dengan alis berkerut.

Nindy tersenyum tipis, meskipun wajahnya terlihat pucat. "Aku nggak apa-apa, Mas. Mungkin cuma kecapean."

Bastian menghela napas. "Aku nggak mau ambil resiko. Besok kita ke rumah sakit lagi, ya?"

Keesokan harinya Bastian mengantarkan Nindy ke rumah sakit, ia diperiksa secara intensif. Meskipun ada beberapa tes yang harus dilakukan oleh Nindy yang tidak bisa langsung diketahui hasilnya.

Setelah beberapa hari kemudian, hasil pemeriksaan dokter keluar. Kabar itu lebih buruk dari yang mereka bayangkan.

"Kondisi istri Anda cukup serius. Dia perlu perawatan intensif dan harus istirahat total," ujar dokter dengan ekspresi prihatin.

Tenggorokan Nindy tercekat, Bastian hanya bisa menggenggam tangan Nindy yang mulai basah karena berkeringat, seolah itu bisa menghentikan beban yang kini dirasakan sang istri . "Seberapa parah, Dok? Apa yang harus kami lakukan?" Tanya Bastian dengan nada cemas.

"Kalau dari hasil yang terlihat disini sepertinya ada sel kanker yang sudah menyebar di tubuh istri Anda. Tetapi jangan khawatir dengan pengobatan yang teratur insyaaAllah sel kanker nya bisa dilumpuhkan. Kami akan melakukan serangkaian terapi dan observasi. Apakah sel kanker yang ada di tubuhnya tergolong berbahaya atau tidak, saran saya lebih baik jika ada perawat khusus yang membantu istri anda di rumah." Jawab dr Yoga yang merupakan spesialis penyakit dalam.

Beberapa hari kemudian Bastian memberitahukan kepada orangtua Nindy tentang kondisi Nindy, dan mereka menyarankan agar Nindy dirawat oleh kerabatnya yaitu sepupu dari Nindy sendiri.

Meskipun Dini sudah lama tidak berhubungan erat dengan mereka, tetapi ia memiliki pengalaman di bidang medis.

"Sayang, bagaimana kalau kita minta bantuan sepupumu untuk merawatmu? Orang tuamu merekomendasikan Dini untuk jadi perawat mu," Ucap Bastian, meminta persetujuan dari Nindy.

"Tapi.., apa tidak apa-apa, mas?"

Awalnya, Nindy merasa ragu, namun ia tak ingin menolak bantuan yang mungkin bisa meringankan beban Bastian.

"Demi kesehatan kamu, asal kamu bisa pulih lagi apapun akan aku lakukan." ucap Bastian, akhirnya ia memutuskan untuk meminta bantuan Dini, sepupu Nindy yang juga seorang perawat.

"Iya, Mas. Bagaimana baiknya aja, aku nurut apa kata, Mas Bastian. Ucap Nindy pasrah.

Beberapa hari kemudian, Bastian membawa Dini ke rumah. "Sayang, liat nih aku sudah membawa seseorang untuk merawat kamu," ucapnya menghampiri Nindy yang sedang duduk di ruang tamu ditemani bi Yati.

"Iya, Mas."

Dini pun menghampiri Nindy dan duduk disebelah Nindy dengan wajah cerah dan penuh antusias. Ia menggenggam lengan Nindy. "Hallo Nind, aku bakal jaga kamu sampai kamu sembuh, ya. Jangan khawatir!"

Nindy tersenyum lemah. "Terima kasih, Din, Aku benar-benar senang dan bersyukur, aku juga menghargai niat baikmu. Semoga aku bisa cepat sembuh, dan pulih lagi," ucap Nindy penuh harap.

"Tentu saja, aku akan membantumu supaya kamu sehat lagi," ucap Dini pada Nindy tetapi matanya malah melirik Bastian.

"Ayo, saya antar ke kamar kamu, Din," ajak Bastian, sambil berjalan ke arah kamar belakang. "Oh iya, Bi, mulai besok kalau pekerjaannya sudah selesai, bibi bisa langsung pulang. Gak usah nunggu saya pulang kerja, sekarang sudah ada sepupunya Nindy yang akan merawat Nindy," ucap Bastian sebelum berjalan menuju kamar tamu yang berdekatan dengan ruang makan.

"Iya, pak," jawab bi Yati penuh hormat.

Dini berjalan di samping Bastian, saking dekatnya tangan mereka nyaris bersentuhan.

Kemudian mereka pun menuju kamar yang diperuntukkan untuk Dini.

"Bu, emang gak apa-apa gitu, sepupunya ibu tinggal disini? kan bapak sama dia bukan mahram. Dan saya kok ngerasa ada yang beda dari tatapan sepupu ibu itu," ucap bi Yati menaruh curiga.

"Gak apa-apa, Bi. Dini itu Kan sepupu saya, gak mungkin dia mau macam- macam. Saya malah lebih nyaman karena di rawat sama saudara sendiri, jadi gak canggung," jawab Nindy tetapi jauh dari lubuk hatinya ada perasaan kurang nyaman, ia merasa ada sesuatu tapi ia tidak tau apa?

"Dia itu masih gadis atau sudah berkeluarga, Bu?"

"Masih single, kenapa memangnya, Bi?"

"Ya, gak apa-apa, Bu. Semoga aja mbak Dini itu beneran tulus dan mau merawat bu Nindy."

Nindy bingung dengan ucapan bi Yati kala itu, dia hanya berpikir mungkin bi Yati keberatan karena dengan begitu gajinya untuk bulan depan tidak akan ditambah oleh Bastian.

Dua hari kemudian..

Bruk ..

"Aduh...," ucap Nindy spontan, Nindy terjatuh karena lantainya licin, ia hanya bisa meringis menahan sakit, merasakan dinginnya lantai yang masih basah. Sebelum terjatuh Nindy oleng dan hilang keseimbangan karena tidak ada sesuatu yang bisa dipegang untuk menahan tubuhnya agar tidak jatuh ke lantai.

"Din..., kamu dimana? Tolong saya..," teriak Nindy, suaranya hampir bergetar karena menahan sakit.

"Ya Allah, ibu kok bisa jatuh, sih? Emang ibu mau apa?" Tiba- tiba Bi Yati datang dari arah depan, ia menghampiri Nindy tampak khawatir.

"Tadinya saya mau ambil minum, Bi. Ini kenapa lantainya licin?" Jawab Nindy masih menahan sakit.

"Astagfirullah, Bu. Tadi itu, Mba Dini yang mengepel, dia bilang, mau bantu saya."

"Dininya sekarang kemana, Bi?"

"Lah, itukan di.." ucapan bi Yati terputus ketika tiba-tiba Dini datang entah dari mana.

"Ya ampun, Nind. Kok bisa jatuh?" kemudian Dini menghampiri Nindy. "Sini, biar aku bantu," ucap Dini sambil mengangkat badan Nindy.

"Aww, sakit, Din. Seperti nya aku gak bisa jalan," keluh Nindy menahan sakit karena sepertinya kakinya terkilir dan tak bisa berdiri.

"Jangan manja, sih, Nind. Masa jatuh gitu aja sampai ga bisa jalan. Kalau sakit ya dilawan jangan dimanja gitu, biar cepat sembuh," ucapnya terlihat peduli tetapi dengan raut wajah yang malas.

Sayup-sayup terdengar suara salam dari luar rumah, Rupanya Bastian baru pulang dari bekerja.

Tak lama Bastian datang menghampiri.

"Ada apa?" Kenapa Nindy, Din?" Tanya Bastian terlihat cemas, karena melihat Nindy duduk di lantai.

"Jatuh, Mas. Aku tadi lagi sholat jadi gak tau kalau Nindy ke dapur."

"Kamu bisa jalan, gak?"

"Kaki ku sakit, Mas. Sepertinya terkilir."

Tanpa menunggu lama Kemudian Bastian menggendong Nindy ke dalam kamar, dan diikuti oleh Dini dari belakang.

"Maafin aku, Mas, mungkin ini salahku. Kalau tadi aku gak membiarkan Nindy jalan sendiri, mungkin gak akan jatuh," ucapnya ketika sudah berada dalam kamar dengan nada menyesal, tetapi sorot matanya menyiratkan sesuatu yang berbeda.

"Gak apa-apa, bukan salah kamu." Ucap Bastian lembut menoleh ke arah Dini yang sedang menatapnya.

"Aku pijat kakinya ya, Sayang," Ucap Bastian sambil mengusap kaki Nindy.

Dini terus saja menatap Bastian tanpa berkedip, ada rasa kekaguman terlihat jelas dari sorot matanya dan Nindy melihat itu.

"Din, Dini? Bisa kamu keluar dari kamar saya?"

Bersambung..

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa?

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Dua tahun menikah, Nadia Antika bertahan menghadapi hinaan ibu mertuanya karena cinta tulus Askara Brahma. Namun, kebahagiaan itu sirna saat suaminya berubah menjadi tertutup dan dingin. Nadia mulai mencium rahasia besar yang disembunyikan sang suami di balik perubahan sikapnya. Mampukah ia mengungkap kebenaran yang menyakitkan? Bagaimana reaksi Nadia saat mengetahui Askara ternyata menjalin hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri di rumah mereka?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Sampul Novel SUAMI BLANGSAKKU TERNYATA PENGUSAHA
8.5
Hidup Muhamad Andio Alfareza penuh penderitaan akibat kebencian mertuanya. Bekerja sebagai penjual cendol, Dio terus dihina karena kemiskinannya. Beruntung, Marisa sang istri tetap setia mendukungnya. Namun, di balik kesederhanaan itu, Dio menyimpan rahasia besar sebagai pewaris tunggal keluarga terkaya yang tak diketahui siapa pun. Akankah Dio tetap bertahan menghadapi kekejaman mertuanya, atau identitas aslinya akan segera mengubah segalanya?
Sampul Novel Suami Penggoda Iman
8.8
Rifki Viran Al-Maqdisi adalah selebgram tampan berotot yang sering menghiasi majalah dewasa. Di usia 22 tahun, hidupnya terusik saat dipaksa menikahi Nabila Syakira Putri, gadis berhijab pilihan orang tuanya. Rifki merasa Nabila jauh dari kriterianya dan bersikap sinis pada pernikahan tersebut. Namun, Nabila tetap ikhlas mendampingi suaminya yang digilai banyak wanita. Akankah rahasia pernikahan ini terungkap ke publik dan bagaimana nasib hubungan mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan