Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Pada hari peringatan pernikahan ke-10, Franky mempermalukan istrinya dengan membawa pacar barunya yang ke-100. Dia merebut kalung simbol cinta mereka dan memberikannya kepada gadis itu. Bahkan, Franky memaksa sang istri melepas gaun pengantin modifikasinya di depan para tamu demi memuaskan keinginan pacar barunya. Setelah sepuluh tahun bertahan dalam penderitaan dan penghinaan publik, sang istri akhirnya tersenyum tulus untuk pertama kalinya dan langsung meminta cerai.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ruang bawah tanah itu lembap dan dingin. Saya menempel pada pintu besi yang dingin, badan gemetar hebat karena ketakutan.

“Lepasin aku! Kondisi ibuku benar-benar kritis!” Aku menghabiskan seluruh tenaga, meninju pintu sampai tanganku berlumuran darah dan terjatuh lemas ke lantai.

Baterai ponselku benar-benar mati dan kata ‘kesempatan terakhir’ dari dokter masih terngiang di kepala.

Aku pernah berjanji pada ibu, kalau uangnya sudah cukup, aku bakal meninggalkan Franky dan membawanya pergi dari sini. Pergi ke tempat yang hangat dan tenang untuk berobat.

Kenapa harus hari ini? Kenapa Franky nggak kasih aku kesempatan untuk memastikannya?!

Dalam kegelapan, ingatanku pun mulai menyerbu.

Di studio lukis SMA, aku sedang mewarnai kelopak bunga matahari dengan warna biru klein. Teman-teman menertawakan aku buta warna, hanya Franky yang kebetulan lewat dan berhenti.

Dia berkata, “Ini bunga matahari yang hidup di bawah sinar bulan, ya? Kamu juga nonton ‘Midnight Sun’?” Jari-jarinya menyentuh warna biru itu dan menoleh ke arahku. Cahaya matahari menyinari senyumannya, dia melanjutkan, “Estetika yang sangat kesepian, seperti orang yang melukisnya.

Perasaan tersentuh saat itu pun menjadi awal dari mimpi burukku selama sepuluh tahun.

Kemudian, di pesta makan malam keluarga Franky. Aku terbangun di ranjangnya, seluruh badanku memar. Dia mencekik leherku sambil mencibir, “Dasar ibu dan anak murahan! Berani-beraninya menjebakku?!”

Setelah kejadian itu, aku baru tahu bahwa alkoholnya diberikan keluarga Franky pada ibuku. Keluarganya butuh menantu boneka yang patuh dan aku yang mengejar-ngejarnya sejak SMA adalah kandidat paling cocok.

Aku tetap meringkuk di sudut, kenangan terus berputar di kepala. Entah sudah berapa lama, mungkin satu jam, mungkin semalaman.

“Trek.”

Pintu ruang bawah tanah terbuka dan langit sudah terang.

Franky berdiri membelakangi cahaya, “Sudah selesai dramanya?”

Vivian merangkul lengan Franky dan terkikik manja, “Pak Franky, jangan marah. Memang ada orang yang suka pura-pura kasihan.”

“Nggak ada apa-apa di rumah sakit,” ujarnya dengan sinis.

“Pak Budi bilang nggak ada panggilan telepon malaikat maut semalam.”

Aku pun langsung mendongak!

Tidak ada panggilan… itu justru kabar buruk sesungguhnya!

Kali ini, aku tidak lagi seperti biasanya. Tidak langsung bangkit, tidak minta maaf, tidak menjelaskan dengan rendah diri.

Aku hanya menurunkan tangan yang menutupi wajahku. Setelah mataku mulai menyesuaikan diri dengan cahaya, aku pun melihat mereka berdua dengan jelas.

Tatapan kami pun bertemu.

Gaun yang kukenakan penuh debu dan alkohol, sama sekali tidak terlihat seperti gaun pengantin yang dulu. Air mata di wajahku sudah kering, tapi tatapanku kini tenang, tanpa emosi seperti laut mati.

Franky pun mengerutkan keningnya dan membentak tidak puas, “Apain diam di sana? Cepat ke sini!”

Aku pun berpegangan pada dinding, perlahan-lahan menyangga tubuhku yang kaku dan mati rasa untuk berdiri. Kedua kakiku terasa seperti ditusuk jarum.

Aku berjalan melewatinya tanpa berhenti dan dengan suara serak, berkata, “Kunci.”

Franky mencengkeram lenganku dan bertanya, “Kamu mau apain lagi?”

“Kunci mobil,” ujarku tanpa menoleh.

“Berikan kuncinya padaku, aku mau pergi ke rumah sakit.”

Vivian bergumam pelan di belakangnya, “Pak Franky, dia masih saja keras kepala….”

“Biarkan saja.” Franky mencibir sambil melepaskan tangannya, “Yanto, ikuti dia.”

Yanto menyetir dengan sangat cepat.

Begitu mobil berhenti, aku pun membuka pintu mobil dan terhuyung-huyung berlari menuju lorong ICU.

Melihatku, perawat pun berkata dengan mata berkaca-kaca, “Bu Irene, kamu datang juga akhirnya… ibumu bertahan sepanjang malam. Saat sekarat, dia terus memanggil namamu, tangannya terus terulur ke arah pintu….”

Aku menggertakkan gigiku dan suaraku terdengar keluar dengan susah payah, “Bawa aku… untuk menemuinya.”

Lampu putih di kamar jenazah sangat pucat.

Saat kain putih itu disingkap, wajah ibu yang pucat langsung terpampang. Dua hari lalu kami masih menonton video promosi penginapan di pulau, dia tersenyum dan berkata akan memasakkan sup kesukaanku setelah keluar dari rumah sakit.

Sekarang matanya terpejam rapat, bibirnya membiru dan alisnya berkerut erat. Bahkan di saat terakhirnya, dia masih khawatir padaku.

“Waktu meninggal?” Suaraku terdengar bergetar.

“Pukul 4.23 dini hari,” jawab perawat dengan pelan.

“Kami menelepon lebih dari sepuluh kali….”

Tepat di saat aku dikunci di ruang bawah tanah dan menangis hingga kehabisan suara.

Dengan lembut aku memijat kerutan di dahi ibu. Aku membungkuk dan mencium keningnya yang dingin.

“Ibu… tunggu sebentar lagi. Kita akan segera bebas.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikahi Paman dari Tunanganku
8.4
Setelah menyadari bahwa Samuel Gusmawan hanya mencintai adiknya selama dua puluh tahun pernikahan mereka di kehidupan lalu, sang protagonis mengambil langkah ekstrem saat diberi pilihan pernikahan politik. Alih-alih memilih Samuel lagi, ia menyerahkan foto Jeffrey Gusmawan, paman Samuel sekaligus pemimpin tertinggi keluarga mereka. Keputusan mengejutkan ini membalikkan keadaan. Namun, saat cincin pernikahan diserahkan kepada Jeffrey di hari sakral tersebut, Samuel justru kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel Grafiti Dinding Hati
8.4
Citta Buwana menghadapi masa magang yang berat sebagai sekretaris William Rustenburg. Bagi William, Citta hanyalah bawahan tidak kompeten yang selalu menjadi pelampiasan emosinya. Ketegangan memuncak saat William mengetahui rencana perjodohan mereka yang diatur sang ayah, Johan. Meski William terus memberontak dan mempermalukan Citta, Johan tetap teguh pada pilihannya. Mampukah pengabdian dan pengorbanan mengubah kebencian menjadi cinta dalam ikatan paksa ini?
Sampul Novel Istri Kecil Penebus Hutang
8.1
Lavira Amrin adalah gadis polos yang malang. Akibat hutang sang ayah, ia dipaksa menjadi barang penebusan dan menikah dengan Avram, seorang penguasa bisnis misterius yang dikenal sangat tertutup bahkan kejam. Hidup Lavira penuh penderitaan karena ketidakadilan ayah kandung serta kekejaman ibu dan adik tirinya. Kini, ia terjebak dalam pernikahan dengan pria haus darah tersebut. Mampukah Lavira bertahan menjalani takdir barunya bersama sang penguasa gelap?
Sampul Novel Kau Akan Mencariku, Saat Dia Menghilang
8.4
Cantika Putri menjalani kehidupan pernikahan yang harmonis bersama Ardi Permana. Hubungan mereka dibangun di atas fondasi cinta yang tulus, di mana Ardi sangat mengagumi pesona fisik dan kesempurnaan sang istri. Sementara itu, narasi lain mengikuti sosok miliarder ternama, Reza Dirgantara. Sang konglomerat tengah menjalin hubungan asmara dengan Luna Amara, seorang gadis desa yang memiliki paras cantik namun tetap mempertahankan kesederhanaan dalam dirinya.
Sampul Novel Kau Layak Menderita
8.1
Hidup Selina hancur setelah dijebak Rafael Donovan dalam pernikahan paksa. Saat Rafael lumpuh akibat kecelakaan, Selina menganggapnya karma dan memilih bertahan hanya untuk membalas dendam serta menguasai hartanya. Namun, di tengah kebencian itu, ia justru menemukan sisi rapuh dan penyesalan mendalam pada suaminya. Kini Selina terjebak dalam dilema antara misi balas dendam atau perasaan asing yang mulai tumbuh di hatinya bagi pria yang seharusnya ia benci.
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
9.5
Bram mengkhianati cinta tulus istrinya demi Hesti yang tiba-tiba muncul. Di tengah vonis kanker dan duka kehilangan orang tua, sang istri dipaksa bercerai atas tuduhan palsu. Setelah memalsukan kematian demi lepas dari penderitaan, ia melepaskan identitas lamanya yang lemah. Tiga tahun berlalu, ia bertransformasi menjadi Aurora Morgan yang berkuasa. Kini ia kembali untuk menuntut balas atas segala luka dan penghinaan yang pernah Bram torehkan di masa lalu.