Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Semalam Dengan Si Bos (One Night Stand)

Semalam Dengan Si Bos (One Night Stand)

Pasca dikhianati Leon, Reina Patricia menghabiskan malam panas bersama pria asing. Setahun berlalu, ia terkejut saat mengetahui pria itu adalah Brandon El Carro, bos barunya yang humoris namun misterius. Saat benih cinta tumbuh dan Reina mengandung, Brandon justru dijodohkan demi bisnis perusahaan. Di tengah konflik pelik, masa lalu kelam sang CEO mulai terkuak dan mengancam citranya. Reina kini terjepit antara cinta, rahasia, dan masa depan janinnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

3# Apakah Ini Takdir?

Seorang Brandon El Carro mendesah lega sambil merapatkan syalnya. Akhirnya, hari ini ia bisa berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri acara pernikahan Sisca, sahabat spesialnya. Ya, usai bertolak ke Amerika selama sebulan untuk beradaptasi, kini Brandon memiliki kesempatan untuk menyicipi udara Indonesia lagi sebelum benar-benar akan menjalankan bisnis water resort milik Ronald, ayahnya di GreenBreeze.

Sejujurnya, Brandon memang masih tidak rela untuk benar-benar pindah dari Indonesia. Sehingga, kesempatan emas seperti sekarang untuk berkunjung ke negara tercinta pun tidak ia sia-siakan begitu saja. Apa lagi, kejadian malam panas yang ia lalui sekitar satu setengah tahun lalu bersama dengan wanita misterius di bar, masih terus membekas di pikiran pria 27 tahun itu.

Hal ini malah menjadi alasan mengapa Brandon selalu menunda-nunda kepindahannya ke Amerika. Hanya karena sebuah keputusan bodoh untuk tidak menyebutkan nama masing-masing, Brandon justru malah menyesal. Setelahnya, ia seperti pria gila yang mencari dan menunggu sang wanita itu.

Dan tentu saja, usahanya nihil. Mencari seonggok manusia tanpa identitas satu pun, sama saja seperti mencari jarum di antara jerami.

Kini di sinilah ia sekarang. Brandon El Carro tengah berjalan cepat sambil menenteng jaket biru navy milik seorang wanita asing yang tadinya duduk tepat di kursi depannya ketika di pesawat. Begitu mendapati wanita itu belum pergi jauh, Brandon pun segera menyusul.

“Nona! Tunggu!” teriaknya nyaring. “Nona berambut panjang yang sedang menyeret koper biru! Tunggu! Jaket anda tertinggal!”

Langkah wanita itu langsung terhenti. Brandon El Carro pun buru-buru menghampirinya dan menyodorkan jaket.

“Milikmu.”

“Ah!” sang wanita bermasker itu pun terkesiap. “Terima kasih banyak! Astaga, hampir saja aku melupakannya.”

“Sama-sama, Nona.”

Namun, kini wanita itu menatap Brandon El Carro sejenak. Membuat Brandon akhirnya berinisiatif untuk memperkenalkan diri duluan. Ia menurunkan syalnya lalu mengulurkan tangan. Kini wajahnya terekspos sempurna.

“Maaf, aku Brandon El Carro. Namamu?”

satu detik.

dua detik.

tiga de—

“KAU!” pekik sang wanita dengan suara menggelegar. Ia buru-buru melepas maskernya dengan gemetar. “Kau … tidak mengingatku?”

Brandon El Carro mengerutkan dahinya kebingungan. Samar-samar ia merasa familiar dengan paras manis di hadapannya. “Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?”

Bibir wanita itu bergetar. “Kejadian setahun lalu … di SummerLounge …” ujarnya terbata-bata. “Kau dan aku … pernah…”

DEG!

Bagaikan disambar petir, Brandon El Carro seketika mengingat semuanya. Namun rasa terkejutnya tersita dengan bunyi ponsel sang wanita yang langsung diangkat begitu saja. Usai berbicara beberapa patah kata, wanita itu menjauhkan ponselnya dan kembali menatap Brandon.

“Kau … masih tidak mengingatku?”

Brandon El Carro bergeming, karena saking shocknya. Hal itu nyatanya memberi dampak yang di luar dugaan, karena selanjutnya si wanita justru salah paham. Mata gadis itu pun berkaca-kaca.

“Baiklah. Anyway, terima kasih … atas jaketku.” Sang gadis menunduk dan buru-buru menggeret kopernya meninggalkan Brandon El Carro tanpa memperkenalkan namanya pada lelaki itu. “Mungkin aku salah orang.”

Setelah sekian lama mencari, kini sosok itu sudah di depan mata. Brandon kehilangan kendali tubuhnya karena saking bahagianya. Namun, bodohnya reaki yang ia tunjukkan jauh dari kata tepat.

Tanpa menunggu ba-bi-bu, sang wanita itu pun meninggalkan Brandon begitu saja. Sambil berjalan lurus, sebelah tangannya menempelkan ponsel ke telinganya kembali. “Tunggu aku! Aku segera ke sana! Kenapa kau sungguh tidak sabaran, sih?!”

Brandon El Carro menekan dadanya yang berdebar tidak karuan saat ini. Matanya masih menatap punggung si wanita yang terlihat menjauh. Ingin rasanya ia mengejar, tetapi lutut kakinya mendadak lemas.

“Apa benar … wanita itu …” gumam Brandon El Carro.

Sadar bahwa ia menemukan kembali kendali tubuhnya, tangannya pun tergerak menepuk dahinya keras. “Dasar Brandon El Carro bodoh!”

Brandon buru-buru mendongak untuk memeriksa keadaan. Sayang sekali, wanita itu sudah lenyap dan tidak ada di mana-mana.

Rasa menyesal seketika hinggap di dada Brandon. Untuk beberapa menit, ia masih berdiri mematung seperti manusia bodoh.

***

Hingga keesokan harinya ketika menghadiri pernikahan Sisca di Hotel Samantha Orchid, Brandon El Carro masih merutuki kebodohannya sendiri karena lamban dalam bertindak. Kejadian kesalahpahaman di Airport masih membekas di pikirannya hingga kini. Jika boleh memilih, rasanya Brandon El Carro ingin memutar waktu agar bisa bersikap lebih cerdas.

“Ke mana perginya Sisca?” gumamnya. Matanya jelalatan mencari sepasang pengantin yang merupakan sahabatnya.

Brandon El Carro baru saja meneguk anggur di tangannya, tetapi ia refleks tersedak saat mendapati seorang wanita berambut ikal yang begitu familiar memasuki area pesta. Wanita itu mengenakan gaun merah lengkap dengan heels sepuluh senti yang menopang kaki jenjangnya.

Meski sang wanita tidak menyadari keberadaannya, jantung Brandon El Carro tetap saja seketika berdegup kencang tidak karuan. Bahkan, gelas di genggamannya hampir saja terjatuh. Untungnya, dengan sigap lelaki itu langsung mengontrol diri dengan baik serta mengalihkan pandangan.

Bagaimana bisa wanita itu berada di acara resepsi penikahan Bara dan Sisca? Wanita yang sama dan tidak sengaja ia temui tempo hari di bandara?

Harusnya Brandon bergerak menghampiri dan menyapa.

Harusnya.

Namun, lagi-lagi hawa dingin tak diundang kembali datang. Tangannya memainkan gelas karena tidak tenang. Terbesit di hatinya untuk langsung melangkah mendekat, meski harus melawan rasa canggung dan juga debar yang tidak karuan di dalam dada.

Baru saja akan berbalik badan, ternyata Sisca dan suaminya sudah berdiri di belakangnya sambil tersenyum sumringah. Melihat penampilan Sisca yang hari ini begitu cantik, hilang sudah niat pria itu untuk pergi mencari si gadis misterius bergaun merah tadi.

“Brandon El Carro! Kau berusaha membuat kejutan, huh?” seru Sisca pura-pura kesal. “Katanya tidak bisa datang, tapi ini apa?”

Selanjutnya, perbincangan antara Brandon El Carro, Sisca dan juga Bara pun berlangsung. Namun, di tengah obrolan seru itu, tiba-tiba…

“SISCA! MARI BERFOTO DENGANKU!” Sisca terlonjak karena mendengar suara wanita lain yang begitu ia kenal. Ia tersenyum mendapati seseorang itu berlari dari kejauhan menghampiri.

“Ah, iya, Brandon El Carro. Perkenalkan ini sepupuku. Kau belum bertemu dengannya, namanya Reina Patricia Ellordi,” ujar Sisca semangat. “Dan Rein, perkenalkan dia Brandon El Carro . Temanku sewaktu magang dulu.”

Brandon El Carro kemudian menoleh dan melihat dengan jelas sepupu Sisca yang bernama Rein itu. Ketika mata Brandon El Carro beradu dengan Rein, mereka sama-sama terperanjat.

Ini adalah pertemuan yang lagi-lagi tidak disengaja hingga membuat bulu kuduknya merinding. Entah mengapa, rasanya seperti takdir.

“Kau…” Brandon El Carro berpikir cepat.

Ternyata gadis yang dulu pernah menghabiskan malam yang indah di SummerLounge bersamanya bernama Rein, alias sepupu Sisca. Brandon El Carro pun otomatis tertegun.

“Long time no see, Reina?”

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95MDW" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95MDW
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Balas Dendam
8.0
Pasca kematian orang tuanya, Alena Geraldine terjebak dalam pernikahan paksa dengan CEO kejam, Azam Dirgantara, akibat ulah paman dan bibinya. Alena diperlakukan layaknya tawanan tanpa cinta, karena Azam hanya memanfaatkannya demi membalas dendam pada Jonatan. Namun, benih cinta justru tumbuh di hati Alena bagi Azam. Ironisnya, Azam masih terobsesi pada cinta pertamanya. Sanggupkah Alena bertahan saat suaminya sendiri mendambakan wanita lain?
Sampul Novel Dosen Killerku Ternyata CEO
7.9
Demi masa depan putrinya, Surya Dinata menjodohkan Alzena dengan Emilio Cullen, dosen berdarah campuran yang terpaut usia lima belas tahun lebih tua. Alzena terjebak dilema karena ia telah memiliki kekasih bernama Jody. Di balik sosoknya yang tegas, Emilio ternyata seorang CEO pewaris takhta kekayaan yang menyembunyikan identitas aslinya. Akankah Alzena memilih cinta sejatinya, atau justru terjerat dalam rahasia besar suaminya yang tak pernah jujur?
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio
8.5
Demi menyelamatkan ibu dan anaknya yang sakit, Liana terpaksa memohon bantuan finansial kepada Rafael. Namun, pria berkuasa itu memberikan penawaran yang mengejutkan. Rafael bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan dengan syarat Liana harus bersedia menjadi istri keduanya. Terjepit dalam situasi sulit, Liana harus menghadapi kenyataan pahit dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Akankah ini menjadi awal kebahagiaan atau justru luka yang lebih dalam?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Sang CEO
8.9
Pasca bercerai, Bella yakin hidupnya akan tenang tanpa bayang-bayang mantan suaminya. Namun, sang CEO yang dulu angkuh justru datang bersimpuh dan memohon pengampunan agar mereka bisa memulai kembali. Meski pria itu menundukkan kepala dengan penuh penyesalan, luka hati Bella sudah terlanjur dalam. Ia dengan tegas menolak bunga serta permintaan maaf tersebut karena merasa semuanya sudah terlambat. Kesempatan kedua yang diharapkan sang mantan kini terasa sia-sia.
Sampul Novel Mr. CEO dan Gadis Lugu
8.9
James Myre adalah CEO muda terkaya di Prancis yang sangat tampan. Saat Mr. Benkins gagal melunasi utang sebesar USD 100 juta, James meluapkan amarahnya. Terdesak, Benkins menawarkan keponakannya yang cantik, Adelia Benkins, sebagai jaminan kontrak. Gadis lugu ini terpaksa melayani segala hasrat liar James demi menebus utang pamannya. Akankah Adelia sanggup menjalani peran kelam tersebut, atau justru benih cinta tulus akan tumbuh di antara mereka berdua?
Sampul Novel Rahasia Pengantin Tersembunyi Tuan Muda
9.7
Adelia terpaksa menggantikan posisi Helia, kakaknya yang hilang, untuk menikahi Darren Aditya. Darren adalah putra konglomerat yang dikenal dingin, misterius, dan selalu menutupi wajahnya karena cacat fisik. Meski rumor menyebutnya sebagai pria berbahaya dengan amarah yang sulit dikendalikan, Adelia justru menemukan kenyataan berbeda di balik topeng tersebut. Di balik sikap kerasnya, tersimpan luka mendalam dan kerinduan besar yang selama ini Darren sembunyikan dari dunia.