Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selamat Jalan Adit

Selamat Jalan Adit

Kisah ini menyajikan realitas apa adanya, tanpa polesan fiksi yang memikat. Kejujuran menjadi landasan utama meskipun harus berujung pada rasa pedih dan kesedihan yang mendalam. Penulis menegaskan bahwa perasaan cinta yang dahulu ada kini telah sirna sepenuhnya tanpa menyisakan sedikit pun harapan. Masa lalu tetaplah menjadi bagian dari sejarah yang tak lagi memiliki kuasa di masa kini. Sebuah ungkapan tulus tentang melepaskan sesuatu yang memang sudah berakhir.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab.3

Setelah sholat subuh, Ida langsung masuk dapur. Semangat sekali Ida memasak nasi kuning , telur dadar yang di iris tipis-tipis , opor ayam. Secepat kilat ida meletakkan nasi kuning, opor ayam, sambal goreng tempe, serundeng kelapa, kerupuk udang dan sambel. Pas jam 6 pagi, seisi rumah sudah bangun , mandi dan hendak sarapan. Ibu mertuanya, Adit suaminya, pak Asep Tosa, Jihan kakak iparnya. Tidak ketinggalan 2 adik iparnya, rizka dan Andayani masuk ke ruang makan. Semua terperangah melihat makanan yang terhidang di atas meja makan. Wajah Ida berseri-seri dan senyum manis mengungkapkan kebahagiaannya.

"Hari ini aku masak special buat Annisa Wicaksono putri tercintaku yang hari ini ulang tahun dan umurnya 15 tahun."

Semua memanggil...

" Annisa... Annisa... "

Annisa keluar dari kamarnya sambil membawa tas sekolahnya. Ibunya mendekati Annisa, dengan penuh luapan kebahagiaan ibunya langsung memeluk serta mencium kedua pipi Annisa.

" Selamat ulang tahun, Annisa anakku . Ibu memasak nasi kuning spesial buatmu. Ayo kita makan , nak."

Tanpa di duga-duga, Annisa melepaskan diri dari pelukan ibunya , kedua tangannya mendorong dadanya ibunya yang membuat ibunya terhuyung ke belakang nyaris jatuh tapi pak Asep Tosa dan Jihan langsung memegang badan ida. Mulut gadis kecil itu berteriak..

" Ibu bau jangan peluk aku nanti baju seragamku jadi bau dan kusut. Lagipula aku tidak minta ibu masak nasi kuning buatku, kenapa ibu masak ?. "

Ida terkejut tapi masih berusaha tersenyum, dengan lembut Ida menjawab..

" Setengahnya ibu simpan buat makan nanti siang. Ajak teman - temanmu kesini , beramai - ramai makan nasi kuning, nak."

Dengan tatapan sinis , Annisa menjawab..

"Aku malu dan tidak mau mengajak teman - temanku kesini , Bu."

" Kenapa malu, nak.?"

" Aku malu punya ibu bau , jelek , kampungan. Aku tidak mau di ejek teman - temanku. Ibu seperti babu."

Semua terhenyak mendengar perkataan Annisa. Ida langsung diam menunduk, sekuat tenaga dibendungnya air mata yang mau menetes lalu melangkah masuk dapur. Hatinya berkata..

{"Astagfirullah Al adziim, yaa Alloh. Aku tidak menyangka Annisa Wicaksono berani bersikap dan berbicara di hari ulang tahunnya padaku ibu kandungnya. Kuatkan aku untuk menghadapi semua ini, yaa Alloh."}

Ida masuk kamar mandi , dibasuhnya wajahnya. Dia tidak mau ada orang yang melihatnya menangis di hari ulang tahun putri kesayangannya. Diurungkan niatnya keluar dari kamar mandi karena terdengar suara ibu mertuanya..

"Annisa kamu anak durhaka, kamu berani sama ibumu."

Terdengar juga suara Annisa membalas ucapan neneknya.

" Ini hari ulang tahunku tapi nenek marahi aku."

Adit suaminya menengahi...

" Sudahlah, ma. Jangan marahi Anissa anakku. Hari ini dia ulang tahun, lebih baik mama beri uang saja biar dia traktir teman-temannya makan di luar."

Terdengar suara makin keras..

"Adit kamu itu goblok jadi bapak tidak becus mendidik sopan santun pada Anissa. Sekarang dia jadi anak durhaka berani kurang ajar pada Ida ibu kandungnya. Mama tidak mau beri uang ulang tahun pada Annisa cucu kurang ajar."

Cepat - cepat Ida keluar dari kamar mandi .

"Annisa .. ini ibu ada uang buatmu, nak."

Ida mengeluarkan 2 lembar uang kertas dari saku dasternya.

" Cepat sedikit jalannya, bu. Nanti aku terlambat ke sekolah."

Setengah berlari Ida menghampiri anaknya.

"Ini ibu punya 200 ribu buatmu, nak."

Tangannya terulur menyambar 2 lembar uang kertas di tangan ibunya.

" Ayo ayah cepat antar aku ke sekolah."

Neneknya langsung menyahut..

"Dasar anak durhaka, mengambil uang pakai tangan kiri dan mulutnya tidak bisa bicara terima kasih pada ibunya. Ayahnya juga diam saja melihat anaknya seperti itu. Ayah dan anak sama - sama tidak punya otak."

Dengan santainya Adit menjawab...

" Ayah antar kamu ke sekolah sekarang, Annisa. Nanti Tante Shella transfer uang buat hadiah ulang tahunmu."

" Iya ayah. Lebih baik tante Shella yang

kukenalkan ke teman - temanku sebagai ibuku. Cantik, uangnya banyak dan penampilannya tidak seperti babu."

Ida hanya menunduk mendengar percakapan suaminya dan anaknya. Sungguh menyakitkan hati. Ida berusaha untuk tidak menangis.

" Sebentar, aku tutup pintu pagar dulu. Setelah itu kita makan nasi kuning ya."

Selesai menutup pintu pagar, Ida berlari masuk ke dalam.

" Ayo kita makan nasi kuning. Coba masakanku ini enak atau tidak. ?"

Semua duduk makan nasi kuning masakan Ida. Jihan kakak iparnya melihat Ida.

" Enaknya masakanmu. Aku boleh tambah.?"

Ida tersenyum, sambil meletakkan tempat nasi kuning di tengah meja.

" Ayo mbak Jihan. Boleh makan sampai kenyang."

Semua ikut menambah nasi kuning dan lauknya.

Pak Asep Tosa menepuk bahu Ida.

" Kamu bisa masak seenak ini , kursus masak dimana.?"

Ida tertawa kecil.

" Aku tidak pernah kursus masak tapi emakku dulu sering mengajakku masak di tetangga - tetangga yang punya hajatan. Lama kelamaan aku bisa masak, pak Asep."

Ibu mertuanya langsung melihat Ida.

" Mama baru sekarang makan nasi kuning masakanmu. Lebih baik kamu terima pesanan nasi tumpeng , pasti laris."

" Aku kumpul-kumpul uang buat modal dulu, ma."

" Mama pinjami kamu uang buat modal , nanti kamu bayarnya mencicil tiap bulan."

" Aku tidak tahu caranya terima pesanan, ma. Takut rugi."

Jihan langsung menjawab..

" Aku yang bagian menawarkan nasi kuning, kamu yang masak dibantu Rizka dan Andayani".

Rizka dan Andayani mengedipkan matanya sembari menyikut siku Ida.

" Terima saja, nanti kami berdua yang membantu masak. Lumayan kami dapat tambahan uang jajan, mbak Ida."

Ida mengangguk.

" Iya, aku mau. Ohya hari ini aku libur tidak mengirim lemper ayam dan resoles ke pasar. Apakah kalian mau. ?"

Ibu mertuanya menatap Ida.

" Kenapa tidak kamu keluarkan dari tadi ?. Cepat bawa sini, Ida."

" Iya, ma."

Ida tertawa sambil lari ke dapur.

" Mama ini kasihan lihat Ida yang cuma bisa diam menangis, tidak melawan meskipun Adit dan Annisa seenaknya. Makanya mama pinjami uang buat modal jualan nasi kuning biar dia terhibur. Kan dia suka masak."

Pak Asep Tosa menjawab..

" Bu Wicaksono benar, Ida itu menantu yang baik. Jangan sampai dia lepas dari anak dan suaminya. Jaman sekarang susah cari menantu perempuan sesabar dia, bu."

Jihan menimpali..

" Pak Asep Tosa benar, ma. Kita ikat Ida di keluarga ini dengan cara memberinya peluang terima pesanan makanan."

Bu Wicaksono mengangguk..

" Mama juga mikir mana ada perempuan kuat jadi istrinya Adit ?. Hanya Ida yang kuat. Tidak melawan biarpun tidak di nafkahi dan tahu suami doyan main perempuan."

Jihan anak pertama melihat mamanya..

" Apa maksud mama.?"

" Selama ini mama tahu hanya diam. Adit sering "tidur" dengan semua anak buah mama. "

Semua terkejut mendengar ucapan mamanya.

" Mama juga tahu diam - diam Adit pacaran lagi dengan Shella perempuan Philipina itu padahal Shella sering juga bergonta - ganti laki. Jangan kita bahas ini kalau ada Ida, kasihan nanti dia tambah sedih."

Ida datang dari dapur .

" Lemper ayam dan resoles enak masih hangat. Ayo dihabiskan."

Ida merasa terhibur sekali, kalau masakan habis ludes tak tersisa karena memang hobinya memasak.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayangan Cinta Terlarang
8.0
Maya adalah arsitek sukses yang memiliki segalanya, namun hidupnya terasa hampa meski sudah bertunangan dengan Daniel. Segalanya berubah saat ia bertemu Ethan, pengusaha karismatik yang memicu gairah terpendamnya. Mereka terjebak dalam perselingkuhan membara yang penuh risiko. Di tengah kecurigaan Daniel yang mulai menguat, Maya dihantui rasa bersalah. Kini ia harus memilih antara kenyamanan hidup lama atau mengejar cinta terlarang yang bisa menghancurkan dunianya.
Sampul Novel Desah Di Kamar Sebelah
8.2
Terbangun mendadak usai meminum jamu pemberian adik ipar, seorang istri mendapati sisi ranjangnya kosong. Suaminya menghilang tanpa jejak di tengah malam yang sunyi. Kegelisahannya kian memuncak saat ia mendengar suara desahan misterius yang berasal dari kamar adik iparnya sendiri. Teka-teki pun muncul menyelimuti benaknya. Ke mana perginya sang suami? Apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu kamar sebelah? Rahasia kelam mulai mengintai di balik keheningan.
Sampul Novel Dokter, Aku Cinta Kamu
8.0
Kehidupan tenang Raka, seorang dokter spesialis penyakit dalam, mendadak terusik sejak menangani operasi usus buntu Dea. Gadis itu terobsesi mengejarnya, bahkan berani mengaku sebagai kekasihnya di depan orang tua. Meski awalnya Raka merasa terganggu oleh perhatian Dea, segalanya berubah saat Dea bertunangan dengan pria lain bernama Rafa. Merasa kehilangan, Raka baru menyadari perasaannya. Begitu tahu pertunangan itu batal, ia kini berbalik mengejar cinta Dea.
Sampul Novel I Love You My Secret Daddy
9.5
Kehidupan Aisyahzaara Bellova yang serba berkecukupan berubah drastis sejak sang ayah menikah lagi. Di balik sikap manis di depan sang ayah, ibu tirinya kerap menyiksa Aisyahzaara secara diam-diam. Demi menjaga kebahagiaan ayahnya, gadis berusia 17 tahun ini memilih bungkam. Merasa haus akan kasih sayang, ia pun nekat menjadi sugar baby. Namun, sosok pria yang menjadi daddy rahasianya ternyata menyimpan sebuah fakta besar yang mengguncang takdir hidupnya.
Sampul Novel JALAN PULANG
8.0
Setelah dua dekade merantau, seorang wanita karier yang sukses memilih pulang ke tanah kelahirannya. Kepulangan ini memaksa dirinya menghadapi memori pahit terkait cinta pertama serta trauma masa kecil yang belum tuntas. Di sana, ia harus berhadapan kembali dengan mantan kekasihnya sembari menentukan pilihan besar yang akan mengubah arah hidupnya selamanya. Sebuah perjalanan emosional untuk berdamai dengan masa lalu yang sempat ia tinggalkan demi masa depan.
Sampul Novel Jeli cinta
8.2
Aitana adalah manikuris populer di Spa Luna yang kariernya hancur setelah dituduh merebut kekasih kliennya. Skandal ini melibatkan Iker, pemilik Glow Agency yang manipulatif. Saat mencoba memulihkan reputasi, Aitana menemukan fakta bahwa banyak kliennya memiliki hubungan gelap dengan Iker. Di tengah persaingan agensi dan rahasia yang mengancam pekerjaannya, ia terjebak dalam dilema cinta segitiga. Kini Aitana harus memilih antara martabat atau perasaan yang kian rumit.