Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sekretaris Cantikku

Sekretaris Cantikku

Clarie Evans terpaksa menggantikan posisi sekretaris pribadi Lucas Henderson yang sedang cuti melahirkan. Meski memuja sang bos, bekerja di bawah pengawasan Lucas justru membuatnya tertekan. Situasi semakin rumit saat Lucas menawarkan kesepakatan gelap untuk menjadi pemuas nafsunya. Clarie kini terjebak dalam dilema besar, mengingat Lucas telah beristrikan seorang bintang terkenal. Akankah ia menerima tawaran gila dari pria beristri tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 3

Pria tadi adalah Steve, ayah tiri Clarie, dia sering datang menemui Clarie di flatnya setelah mengetahui tempat tinggal gadis itu dari seorang kenalannya di bar.

Ibunya berpisah dengan ayah kandungnya ketika dia masih kecil, lalu ibunya menikah lagi dengan pria yang ditemui di bar tempatnya bekerja. Steve dan Silvia menikah dan dikaruniai seorang anak perempuan bernama Caitlin yang saat ini telah berusia dua belas tahun.

Hubungan Clarie dan ibunya tidak harmonis, karena Clarie hampir saja dilecehkan oleh ayah tirinya yang tengah mabuk kala itu. Kemudian Clarie meminta ibunya untuk menceraikan pria itu, tetapi Silvia menolak.

Pada usia tujuh belas tahun Clarie memutuskan pergi dari rumah dan memilih tinggal sendiri. Awalnya dia bekerja di sebuah mini market dan restoran cepat saji untuk membiayai hidup dan kuliahnya.

Setelah pertemuan dengan ayah tirinya tadi, membuat mood Clarie memburuk. Dia pun menghubungi Daniele dan memintanya untuk datang ke rumahnya.

Kurang dari tiga puluh menit kemudian sahabatnya itu tiba di flatnya.

“Kenapa tidak kau usir saja, pria brengsek itu?!” omel Daniele marah. Dia benci bila melihat pria itu datang hanya untuk memeras Clarie terus menerus. “Bodoh!” makinya lagi.

Daniele memang selalu berbicara ceplas ceplos tanpa tau tempat, dan tak segan mengatai Clarie bila tau gadis itu telah melakukan hal bodoh.

“Sudahlah, jangan dipikirkan. Kalau dia datang dan meminta uang lagi tendang saja selangkangannya sampai dia terjungkal kesakitan. Please, Clarie jangan lemah!” seru Daniele lagi emosi.

“Oke! Oke!” balas Clarie kesal.

“Ganti pakaianmu, kita ke club malam ini!” seru Daniele seraya membuka jendela kamar Clarie untuk merokok.

“Kebetulan sekali, moodku sedang kacau!” sahut Clarie dari dalam kamarnya.

Clarie ingin sekali mabuk malam ini, dan melupakan kekesalannya pada ayah tirinya tadi. Dia tak perlu takut bila minum hingga mabuk, ada Ronald, kakak Daniele yang bekerja di sana sebagai bartender yang akan memantau mereka.

Clarie mengenakan dress berwarna oranye dengan panjang di atas lutut dan leher yang terekspos. Rambut ikal cokelat emasnya dia biarkan tergerai indah di punggungnya. Clarie memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi, tetapi sedikit berisi.

“Aku siap!” ucapnya berdiri dengan satu tangannya bertolak di pinggangnya.

Daniele menoleh ke arah Clarie dan memandang menggoda pada gadis itu.

“Aku jamin kau akan jatuh ke pelukan seorang pria malam ini,” ucapnya yakin.

Clarie menertawakan ucapan Daniele.

“Ayo, kita berangkat!” ajak Clarie seraya mengambil tas tangannya.

Sekitar tiga puluh menit kemudian keduanya tiba di club malam di mana Ronald kakak Daniele bekerja. Mereka tidak terlalu sering datang ke sini, karena Daniele selalu sibuk dengan pekerjaannya.

“Halo, Nona-nona cantik, kalian mau pesan apa?” sapa Ronald menyambut dua wanita itu.

“Aku mau Scotch saja,” pinta Daniele.

“Kau?” tanya Ronald pada Clarie.

“Um, samakan saja. Hehe ....”

“Oke. Wait!”

Ronald menaruh dua gelas kecil pesanan Daniele dan Clarie.

Dari lantai atas seorang pria mengerutkan kening ketika matanya tak sengaja tertuju pada seorang gadis yang tengah berada di meja bartender. Gadis bergaun oranye.

“Seksi,” ucapnya pelan.

“Ada target?” tanya Joe seraya menopang tangan di pagar pembatas.

“Tidak ada,” sahut Lucas datar. “Kita ke bawah,” ajaknya seraya menepuk pundak sahabatnya pelan.

Lucas berjalan menuju tangga dengan diikuti oleh Joe di belakangnya. Keduanya tiba di bartender dan memesan Vodca. Lucas masih memperhatikan gadis bergaun oranye itu yang duduk tak jauh dari tempatnya duduk.

Joe tengah mengajak wanita di sebelahnya mengobrol. Sedangkan Lucas masih memantau Clarie dari jarak yang tak nampak dari pandangan gadis itu.

Seorang pria mendekati Clarie yang hampir mabuk.

“Kau mabuk, Sayang?” sapa pria asing itu.

“Siapa kau?!” tanya Clarie ketus.

“Santai, Sayang. Bagaimana kalau kita turun ke lantai dansa?” ajak pria itu.

“Tidak mau!” Clarie menolak pria itu mentah-mentah.

Clarie memutar kepalanya ke kiri dan kanan mencoba mencari keberadaan Daniele. Tetapi, dia tak juga menemukan sahabatnya itu, tadi Daniele sempat pamit akan pergi ke toilet. Namun, hingga kini batang hidungnya belum juga nampak. Terpaksa Clarie pun menjemputnya ke sana, khawatir terjadi sesuatu pada sahabatnya itu.

“Ronald, aku akan menyusul Daniele ke toilet,” katanya pada bartender yang tangannya penuh dengan tato.

“Oke, Clarie. Cepat kembali ke sini,” balas pria itu.

Lucas masih mengawasi Clarie yang turun dari kursi bar, lalu tak lama pria yang menganggu gadis itu pun mengikutinya.

Lucas pun mengikuti pria itu, khawatir pada gadis itu karena sempat menolak tadi.

“Hei! Luke mau ke mana kau?!” teriak Joe yang masih mengobrol dengan wanita di sampingnya.

Lucas tak menyahut memilih berjalan cepat menuju lorong yang searah dengan toilet.

“Daniele?!” teriak Clarie dari luar pintu toilet. “Kau di dalam kah?” panggilnya lagi seraya mendorong pintunya.

Terdengar suara desahan dari dalam bilik toilet. Entah suara milik siapa. Clarie memilih untuk kembali keluar. Namun nahas, pria yang ditolaknya tadi ada di hadapannya dengan seringai yang menjijikan.

“Minggir!” usirnya.

“Kau tak akan bisa ke mana-mana lagi, Cantik. He he he!”

Tiba-tiba pria itu mengeluarkan sebuah sapu tangan dari saku celananya. Mata Clarie terbelalak ketika pria itu langsung menyerangnya dan menempelkan sapu tangan itu di wajahnya.

“Bajingan!” pekik Clarie yang sempat memberontak dan pada akhirnya tubuhnya pun melemas akibat pengaruh obat bius.

“Akhirnya kita akan bersenang-senang,” ujar pria itu terkekeh senang.

“Dasar pria pengecut!” desis suara di belakang pria itu ketika dia sedang mengangkat tubuh Clarie.

“Urus saja urusanmu sendiri!”

“Yang kau bawa itu tunanganku,” kata Lucas berbohong.

Pria itu tergelak. Menertawakan ucapan Lucas.

“Kau pikir aku percaya. Heh?!” Melanjutkan berjalan menuju pintu belakang dengan Clarie masih di gendongannya.

“Lepaskan dia atau kau akan menyesal!” desis Lucas tajam.

“Ck! Bagaimana kalau kita memakainya bergantian?” tanya pria itu memberi penawaran.

“Aku tidak suka berbagi!” ucap Lucas.

“Kau membuang-buang waktuku, Brengsek!” maki pria itu kesal. “Hentikan aku kalau kau bisa!” tantangnya lagi.

Tak mau membuang waktu, Lucas pun segera menerjang pria itu sehingga Clarie terlepas dari gendongannya.

“Sialan!” ujarnya murka. Dibiarkannya Clarie tergeletak di lantai.

Dua pria itu saling beradu kekuatan otot. Lucas berhasil menangkis semua pukulan yang dilayangkan pria itu dengan mudah, lalu kembali membalas serangan yang tak bisa terelakan.

Bugh!

Sebuah tinju milik Lucas bersarang di perut pria itu dan membuatnya langsung tumbang.

“Argh! Sialan!” Pria itu melenguh kesakitan dan tidak sanggup untuk bangkit membalas Lucas.

Lucas menepuk-nepuk celana dan kemejanya yang kotor terkena debu. Kemudian menghampiri Clarie yang masih tergeletak dan belum sadarkan diri. Lucas mengangkat tubuh Clarie dengan kedua tangannya dan membawa gadis itu keluar dari lorong yang sepi ini.

“Kau milikku, Clarie Evans,” ucap Lucas seraya mengecup sudut bibir gadis itu lembut.

***

Pagi itu Clarie terbangun dengan kepala yang berdenyut sakit. Dia melihat selimut putih yang menyelimuti tubuhnya, sontak dia tersadar. Matanya memindai ke sekeliling ruangan dengan tatapan nyalang.

Ruangan ini terlihat rapi dan luas. Clarie kembali menyadari dan melihat pakaian yang dikenakannya sudah berubah tidak lagi memakai dress oranye yang dia kenakan semalam. Dia mulai panik.

Clarie melihat pintu yang sepertinya mengarah ke balkon terbuka, karena tirai yang menutupinya melambai-lambai tertiup angin.

Seseorang muncul dari sana, jantung gadis itu berdegup kencang.

“Selamat pagi, Clarie Evans,” sapa suara berat itu. Mata gadis itu terbelalak melihat pria yang menyapanya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAYAR dengan Tubuhmu
9.6
Celina terpuruk dalam kehancuran setelah dikhianati oleh tunangannya sendiri. Tak hanya difitnah, ia bahkan dijadikan jaminan hutang demi melindungi saudara laki-lakinya. Kini, ia terpaksa menyerahkan dirinya kepada Mikhael, seorang pria berkuasa yang dingin. Namun, saat Celina datang dengan wajah sembab penuh duka, Mikhael justru mencemooh kondisinya yang menyedihkan. Di tengah tekanan keji ini, Celina harus bertahan melayani pria yang terang-terangan menghinanya.
Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
9.8
Selama tiga tahun, pengabdian Giselle hanya dibalas kebencian oleh Lucian. Setelah menyerah pada pernikahan yang menyesakkan itu, Giselle bangkit menjadi CEO saingan dengan berbagai identitas rahasia sebagai peretas hingga desainer ternama. Lucian yang awalnya meremehkan justru terobsesi untuk mengejarnya kembali saat rahasia Giselle terungkap. Meski Lucian memohon kesempatan kedua dengan segala cara, bagi Giselle, penyesalan suaminya sudah sangat terlambat.
Sampul Novel Dia Canduku
9.5
Dalam kondisi setengah sadar, Amira dikhianati oleh suaminya sendiri yang tega menjualnya kepada Raka, seorang pengusaha yang butuh pelampiasan. Pertemuan intim yang tak terduga itu ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi Raka hingga ia terus terbayang sosok Amira. Takdir kembali mempertemukan mereka secara mengejutkan di kediaman Raka seminggu kemudian. Bagaimana kelanjutan hubungan mereka setelah rahasia kelam di malam panas itu mulai terungkap?
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan
8.4
Kehidupan Niana Fradella berubah drastis setelah pertemuan tak terduga dengan pria yang menjadi jodoh sejatinya. Awalnya ia hanya berniat melarikan diri dari perjodohan paksa orang tuanya, namun takdir justru mempertemukannya dengan sosok yang jauh lebih sempurna. Meski kini ia menemukan cinta yang luar biasa, kebahagiaan Niana terancam sirna. Penyakit yang kian parah menggerogoti fisiknya, membuatnya ragu apakah ia mampu bertahan hidup lebih lama lagi.
Sampul Novel Pengantinku Menyembunyikan Banyak Rahasia
9.0
Pertemuan tak terduga menyatukan Helena dengan pria berkuasa bernama Charlie. Meski tampak lugu, Helena menyimpan rahasia sebagai ahli jenius dengan kekuatan luar biasa yang ditakuti keluarga elite. Charlie yang protektif bersumpah melindungi sosok yang ia anggap rapuh tersebut. Namun, saat Helena berhasil melarikan diri, Charlie pun gelisah mencarinya ke penjuru dunia. Baginya, Helena adalah kunci penting yang akan membantunya meraih puncak kesuksesan tertinggi.
Sampul Novel Pengasih Kesayangan CEO
8.6
Pulang dari Hongkong, Maya hancur mendapati kekasihnya menikahi adiknya sendiri. Statusnya sebagai anak hasil perselingkuhan membuat sang ayah mengusirnya. Hidup luntang-lantung hingga nyaris diperkosa, nasib membawanya menjadi pengasuh kakek kaya. Di sana, ia bertemu Jonatan, cucu sang majikan yang jatuh hati padanya. Meski ditentang keras oleh ibu Jonatan, cinta mereka tetap bertahan. Keduanya berjuang melewati rintangan besar hingga akhirnya bersatu dalam pernikahan.