Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Enam tahun membina rumah tangga dengan Bagas Pradipta, seorang miliarder terpandang, Saskia Prameswari berniat mengamankan masa depan anak kembar mereka melalui dana perwalian. Namun, verifikasi sistem daring mengungkap kenyataan pahit bahwa dirinya secara hukum bukanlah ibu kandung dari bayi yang ia lahirkan sendiri. Dokumen resmi justru mencatat nama Claudia Atmadja, cinta pertama suaminya, sebagai ibu kandung mereka. Saskia kini terjebak dalam misteri besar yang mengancam pernikahannya.
Bab
Bagikan

Bab 7

Malam itu, begitu sampai di rumah, Bagas langsung memerintahkan pelayan menyiapkan koper.

“Cukup sekali saja hal seperti ini. Aku bantu tutup aibmu.” Suaranya dingin, alisnya mengerut tajam saat menatap Saskia.

“Jangan lagi cemburu buta. Jangan lagi bertindak semau kamu.”

Hening sebentar, lalu dia menambahkan, “Claudia sedang terguncang, aku harus menemaninya beberapa hari. Tenang, aku nggak akan menikahinya, juga nggak akan berdua dengannya. Anak-anak akan ikut.”

Ironis—kata-katanya bicara lain, kenyataannya berbeda.

Bagas bilang tak akan menikahi Claudia, tapi dia sudah punya dua anak dengan wanita itu. Dia bilang tak akan berduaan, tapi mereka berempat berjalan seperti keluarga utuh.

Syukurlah, kalau begitu Saskia pun bisa lebih tenang tanpa mereka.

Hari saat surat cerai mulai berlaku datang juga. Di tangannya tergenggam selembar kertas merah tua. Rasanya seperti mimpi yang akhirnya selesai.

Namun, saat hendak pergi, Claudia justru muncul dengan membawa bodyguard.

“Apa-apaan ini? Mau main tarik-ulur? Kabur dari rumah biar dikejar?” ejek Claudia sambil melirik koper yang sudah siap.

“Wanita jalang memang penuh akal busuk!” Matanya penuh perhitungan, tatapannya dingin.

Saskia tak ingin lagi terjerat dalam pertengkaran. Dia langsung mengeluarkan surat cerai.

“Sampaikan pada Bagas. Posisi Nyonya Pradipta sudah kosong. Aku nggak akan kembali.”

Claudia memeriksa surat itu. Untuk sesaat matanya bersinar—lalu berubah bengis.

“Sayang sekali. Menurutku, cuma orang mati yang nggak lagi jadi ancaman!”

“Jangan khawatir, aku pasti akan jadi Nyonya Pradipta. Dan kedua anak kecilmu yang hina itu… akan kubuat hancur!”

Ternyata, sampai detik ini pun Bagas belum membuka kebenarannya. Sementara Evan dan Eva tetap melindungi Claudia, tetap manis padanya. Betapa menyedihkan.

Saskia hendak menjawab, tapi belum sempat berkata apa-apa, sebuah hantaman keras mendarat di kepala. Dunia menghitam.

Saat tersadar, tubuhnya terikat di tepi tebing dan dililit bom. Di belakangnya menjulang jurang dalam yang membuat bulu kuduk merinding.

Tak jauh, Claudia juga terikat. Matanya memancarkan kebencian.

“Setiap kali aku ingat, hanya karena wajahmu mirip denganku, kamu bisa melahirkan anak-anak itu untuk Bagas… aku ingin kamu mati! Aku ingin kamu menyaksikan sendiri bagaimana Bagas dan anak-anakmu memilihku! Hanya tubuhmu hancur berkeping-keping yang bisa buat aku puas!”

Namun tiba-tiba, wajahnya berubah pucat, pura-pura putus asa.

Benar saja. Bagas datang, berdiri di tepi tebing bersama kedua anaknya.

Seorang penculik melangkah maju, menatap Bagas penuh nada tawar.

“Serahkan uang tebusan. Aku lepaskan satu orang. Pilih!”

Angin menerpa rambut Saskia. Di kejauhan, dia mendengar suara Bagas bergetar.

“Keduanya. Aku mau dua-duanya dilepas!”

Penculik mencibir.

“Mana bisa semudah itu? Pilih salah satu, atau dua-duanya mati.”

Anak-anak panik. Evan menjerit, Eva menangis.

“Papa! Pilih Tante Claudia saja! Aku cuma mau tante!”

“Mama dari awal sudah nggak berguna. Kalau mama mati, kita nggak akan dipermalukan lagi. Eva mau Tante Claudia jadi mama baruku.”

Bagas hendak memarahi mereka, tapi asistennya menyelak, bergumam cepat ke telinganya.

“Tuan, inforasi sudah didapat. Penculik ini saudara dari pria di klub tempo hari.”

Wajah Bagas berubah. Mata yang semula bergetar kini dipenuhi amarah yang menahan segala rasa.

Lagi-lagi ulah Saskia! Masih saja tak menyesal!

Beberapa hari ini dirinya menjaga jarak dengan Claudia, setidakpercaya itu kah Saskia padanya?

Dadanya penuh kejengkelan. Akhirnya dia tak ragu lagi.

“Aku pilih Claudia.”

Penculik menyeringai.

“Lalu yang satunya? Bukankah dia istri sahmu?”

Bagas menatap tanpa belas kasih.

“Mau mati atau hidup, aku nggak peduli.”

Penculik pun melepas ikatan Claudia dan mendorongnya.

Bagas merentangkan tangan, menahannya. Evan dan Eva segera berlari menghampiri dengan penuh kekhawatiran.

Mereka berempat berdiri, seperti keluarga sempurna, lalu berjalan menjauh—tak satu pun menoleh.

Sementara bom di tubuh Saskia terus berdetik.

Dia meronta dengan putus asa, suaranya bergetar penuh ketakutan.

“Aku bayar! Berapa pun yang Claudia kasih, aku bisa bayar dua kali lipat.”

Mata penculik itu berkedip ragu, tapi tetap bungkam.

“Aku bayar sepuluh kali lipat!”

Hening sejenak. Lalu…

klik!

Suara detik bom berhenti.

Saskia terselamatkan.

Tubuhnya langsung jatuh terduduk di tepi tebing, kakinya lemas tak sanggup menopang.

Dengan susah payah, dia meraih kembali dokumen-dokumennya yang hampir terhempas angin.

Di layar laptop, masih terpampang foto keluarga itu.

Namun, di saat paling genting tadi… suami dan anak-anaknya semua memilih Claudia.

Ingatannya kembali pada ejekan tajam Claudia, yang dengan enteng menyebut anak-anaknya “bajingan hina”.

Saskia menarik napas panjang, menekan rasa perih yang menyesak di dada.

Dia menyingkirkan niat untuk mengungkapkan kebenaran.

Itu urusan karma keluarga mereka sendiri. Aku… tak akan ikut campur lagi.

Dengan tenang, dia menghapus foto keluarga itu, menggantinya dengan gambar langit biru dan awan putih.

Saat mobil yang ditumpanginya meluncur menuju bandara, Saskia tahu…

Dia telah berhasil menembus tahun-tahun kelam yang menjeratnya.

Dan akhirnya, di hadapannya, terbentang samudra luas dan langit tanpa batas.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B38606" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B38606
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Godaan Berdosa: Tuan Playboy Miliuner Memohon Kembali Padaku
9.3
Iris diadopsi keluarga Stewart sejak kecil dan berakhir menjadi kekasih rahasia Vincent, pamannya sendiri. Di balik citra playboy sang CEO, Iris merasakan sisi dingin pria itu secara langsung. Harapan Iris hancur saat lamaran tulusnya ditolak mentah-mentah oleh Vincent yang lebih memilih pertunangan bisnis. Demi mengakhiri penderitaan, Iris nekat menerima lamaran seorang pengacara. Namun, saat hari pernikahan tiba, Vincent justru datang bersimpuh memohon agar Iris tidak pergi darinya.
Sampul Novel BOS! JATUH CINTA LAGI
7.8
Nayana Previtha dan Regan Maxwell dipertemukan oleh pengkhianatan menyakitkan dari pasangan masing-masing. Terikat nasib serupa, Regan mengajak Nayana menjalin kerja sama demi membalas dendam kepada para mantan kekasih. Namun, rencana tersebut justru memicu benih asmara yang tak terduga di antara mereka. Seiring berjalannya waktu, keduanya terjebak dalam rasa cinta dan ketergantungan. Akankah hubungan mereka berakhir bahagia atau justru luka baru?
Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang sang ayah angkat, Maya yang baru berusia 22 tahun terpaksa mengorbankan karier dan masa depannya untuk menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A. Pengusaha ternama ini dikenal tak pernah puas hanya dengan satu wanita. Di tengah kehidupan rumah tangga yang penuh rintangan dan misteri yang terus menghantui, Maya tetap berusaha mempertahankan kebaikannya meski sering dipandang rendah. Akankah ia mampu bertahan dalam pernikahan ini?
Sampul Novel Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku
8.4
Dunia Flora runtuh saat Kevin meminta cerai demi cinta lamanya yang kembali. Tanpa air mata, Flora justru menuntut mobil mewah, vila megah, dan separuh harta bersama sebagai syarat perpisahan. Kevin terkejut, baru menyadari bahwa selama ini istrinya adalah otak genius di balik kesuksesan finansialnya. Setelah kehilangan sosok kunci dalam hidup dan bisnisnya, Kevin kini harus berjuang keras demi memenangkan kembali hati Flora yang telah dia lepaskan.
Sampul Novel Direktur Iblis Takut Kehilangan
8.4
Hidup Lia Adelia hancur seketika saat ia kehilangan suami dan diusir dari rumahnya sendiri. Sebagai janda dengan dua anak, ia berjuang mencari kerja meski terus diremehkan karena status dan fisiknya. Takdir mempertemukannya dengan Bagas Samudra, direktur bank yang dingin dan menyebalkan. Meski Lia bersumpah tidak akan menikah lagi demi mendiang suaminya, sikap Bagas perlahan berubah menjadi penuh perhatian. Apa sebenarnya rencana sang direktur terhadap Lia?
Sampul Novel Istri Bodoh, Mantan Miliarder
8.1
Alisa terjebak dalam pernikahan menyesakkan bersama Dion, suami super pelit yang hanya memberinya uang belanja dua puluh lima ribu rupiah sehari untuk enam orang. Selain tekanan ekonomi, Alisa harus menelan makian mertua setiap hari. Situasi memburuk saat ia memergoki Dion mendekati mantan kekasihnya. Di tengah kemelut, Alisa menemukan aplikasi penghasil uang dan merahasiakannya. Namun, saat mencoba membongkar skandal Dion, ia justru difitnah menggoda ayah mertuanya sendiri.