Sampul Novel Saat Hati Tertusuk Duri Cinta

Saat Hati Tertusuk Duri Cinta

9.2 / 10.0
Bagi Gina, cinta bukanlah keindahan melainkan penderitaan yang mengubah hidup sempurnanya menjadi neraka. Sejak bertemu Evan, dunianya runtuh seketika. Gina harus menelan pil pahit kehilangan calon buah hati, mengalami cacat fisik di wajah, hingga menyaksikan karier dan reputasinya hancur total. Evan dengan kejam menghancurkan perasaannya tanpa sisa. Kini, hati Gina benar-benar terluka hebat, tertusuk oleh duri-duri tajam dari cinta yang menyesakkan.

Saat Hati Tertusuk Duri Cinta Bab 1

"Selamat, Nyonya. Usia kehamilan Anda sudah menginjak enam minggu!" ucap dokter yang tersenyum sambil menyerahkan hasil tes kehamilan.

Memegang kertas tersebut, tanganku gemetar ketika membaca kata-kata yang tertulis di atasnya. Aku hanya pernah tidur dengannya sekali. Bagaimana mungkin aku hamil?

Apa yang harus kulakukan sekarang?

Jika aku memberi tahu Evan tentang ini, apa dia akan bahagia dan melanjutkan pernikahan karena bayi kami?

Tentu saja tidak! Evan yang kukenal kemungkinan besar akan menuduhku mencoba untuk menjebaknya dengan bayi. Dia pasti tidak akan berubah pikiran tentang perceraian.

Rasa sedih dan bingung menyelimuti hatiku. Aku memasukkan hasil tes ke dalam tas dan meninggalkan rumah sakit.

Di luar gedung rumah sakit, ada mobil Maybach hitam mengilap yang terparkir dengan jendela terbuka sebagian. Wajah tampan dan dingin dari pria yang duduk di kursi pengemudi terlihat oleh semua orang.

Seperti biasa, pria ini menarik perhatian karena daya tariknya. Beberapa wanita, tua dan muda, bahkan terpana ketika mereka sedang lewat.

Pria ini tidak lain adalah Evan Korinus, pria yang bertanggung jawab atas kehamilanku. Dia kaya dan tampan. Jika ada orang yang paling tahu betapa menawannya dia, itu adalah aku. Aku sudah terbiasa dengan pemandangan ini setelah bertahun-tahun. Mengabaikan pandangan dari para wanita yang mengedipkan mata padanya, aku masuk dan duduk di kursi penumpang.

Evan, yang sedang beristirahat dengan mata terpejam, sedikit mengernyit. Tanpa membuka matanya, dia bertanya dengan suara rendah, "Apa kamu sudah selesai?"

"Ya." Aku mengangguk dan menyerahkan kontrak yang telah ditandatangani oleh kepala rumah sakit. "Pak Kresna mengirim salam."

Awalnya aku berencana datang ke sini sendirian untuk menandatangani kontrak, tetapi aku bertemu Evan di jalan. Yang membuatku terkejut, dia memberiku tumpangan tanpa aku minta.

"Kamu bertanggung jawab atas proyek ini mulai sekarang." Evan bukanlah orang yang banyak bicara. Namun, setiap kali dia berbicara, kata-katanya berwibawa, tidak menyisakan ruang untuk argumen atau saran. Dia menyalakan mesin, tidak peduli untuk mengambil kontrak di tanganku.

Aku mengangguk canggung dan menarik tanganku kembali.

Diam adalah apa yang bisa kulakukan setiap kali aku bersama Evan. Butuh usaha yang sangat besar untuk membiasakan diri. Seiring berjalannya waktu, aku menjadi sangat patuh ketika harus bekerja untuknya.

Evan tidak mengemudikan mobil untuk kembali ke vila. Sebaliknya, dia menuju pusat kota. Hari sudah menjelang malam. Ke mana dia akan pergi? Meskipun aku penasaran, aku tidak berani bertanya tentang urusannya. Aku tetap diam seperti biasanya setiap kali dia melakukan sesuatu yang tidak biasa.

Ketika pikiranku tertuju pada hasil tes kehamilan di dalam tas, aku merasa seperti ada batu besar yang mengendap di perutku. Aku tidak tahu bagaimana menyampaikan berita itu padanya. Aku mencuri pandang ke arahnya dan melihat matanya yang dingin tertuju ke jalan.

"Evan ...." Aku akhirnya memecahkan keheningan dan tanganku yang memegang tas menjadi berkeringat. Butir-butir keringat muncul di kepalaku dan juga turun ke punggungku.

"Katakan!" perintah Evan dengan dingin, sudah merasakan bahwa aku ingin mengatakan sesuatu.

Sama sekali tidak mengejutkan bahwa sikapnya seperti ini. Dia selalu memperlakukanku seperti ini. Meskipun itu membuatku kesal ketika kami pertama kali bertemu, lambat laun aku terbiasa.

Aku menarik napas dalam-dalam dan berkata, "Aku ...." Kata-kata yang ingin kuucapkan sederhana. Itu hanya dua kata, tetapi ponselnya tiba-tiba berdering, membuatku diam kembali dan terus gelisah.

"Ada apa, Lia?"

Bagi sebagian orang, mereka hanya mampu mencintai satu orang seumur hidup mereka. Mereka memberikan semua cinta mereka pada orang spesial ini sementara memperlakukan individu lain seperti sampah.

Evan adalah salah satu dari orang-orang tersebut. Kelembutannya hanya untuk Lia Taswin. Aku bisa mengetahuinya dengan mudah dari caranya berbicara dengan wanita itu.

Aku tidak tahu apa yang dikatakan Lia pada Evan, tetapi dia tiba-tiba menginjak rem dan berkata dengan nada menghibur, "Jangan menangis, oke? Aku akan segera ke sana. Tetaplah di rumah dan tunggu aku."

Setelah dia mengakhiri panggilan, wajahnya tiba-tiba menjadi dingin dan tegas seketika. Dia menatapku dan berkata, "Keluar!"

Itu adalah perintah tanpa ruang untuk negosiasi.

Ini bukan pertama kalinya dia meninggalkanku di pinggir jalan. Aku mengangguk, menelan semua kata-kata yang ingin kuucapkan, membuka pintu mobil dan keluar.

Pernikahanku dengan Evan adalah sebuah kecelakaan dan juga sebuah takdir, tetapi tidak ada hubungannya dengan cinta. Wanita yang dicintai Evan adalah Lia. Aku hanyalah seorang wanita yang menghalangi jalan cintanya, seseorang yang ingin segera dia buang begitu dia mendapat kesempatan.

Dua tahun lalu, kakek Evan, Landra Korinus, menderita penyakit jantung akut. Ketika terbaring sakit di tempat tidur, dia memerintahkan cucunya untuk menikahiku. Evan tidak bersedia, tetapi dia tetap menikahiku karena kakeknya.

Selama dua tahun kakeknya masih hidup, Evan hanya memperlakukanku seolah-olah aku tidak ada. Setelah kakeknya meninggal dunia, dia tidak sabar untuk mencari pengacara dan menulis perjanjian perceraian. Sekarang, yang tersisa hanyalah menungguku menandatanganinya.

Ketika aku kembali ke vila, hari sudah gelap. Rumah besar dan kosong ini selalu membuatku merinding. Aku pun selalu menganggap rumah ini seperti salah satu rumah berhantu yang muncul di film horor. Aku tidak memiliki selera untuk makan, mungkin karena kehamilanku. Jadi aku langsung menuju kamar untuk mandi dan kemudian pergi tidur.

Ketika baru saja akan tertidur, aku mendengar suara samar-samar dari sebuah mobil yang berhenti di halaman depan.

Apa Evan sudah kembali?

Bukankah dia pergi untuk menemani Lia?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Saat Hati Tertusuk Duri Cinta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
7.9
Clayden Ardhanesa, yang dahulu dikenal sebagai Bradford, pernah menguasai dunia sebelum melepaskan kejayaannya demi cinta. Dia memilih hidup sederhana demi melindungi sang istri secara rahasia. Sialnya, setelah sukses, wanita itu justru menganggap Clayden tidak berguna lalu menceraikannya. Namun, roda nasib berputar saat reputasi Clayden kembali mengguncang dunia, menyisakan penyesalan mendalam bagi mantan istrinya yang kini hanya bisa bersimpuh dan menangis tanpa henti.
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
9.0
Menikah dengan saudara kembar terpandang, Leo sang hakim dan Sam sang dokter bedah, tidak membawa kebahagiaan bagi sepasang kakak beradik kembar ini. Saat diculik perampok hingga kehilangan bayinya, sang istri diabaikan oleh Sam yang sibuk menemani wanita lain bernama Annie. Ketika sang kakak datang menyelamatkannya dari maut, suaminya, Leo, juga menolak membantu dengan alasan serupa. Setelah bertahan hidup dari badai salju yang ekstrem, kedua saudara ini sepakat untuk menggugat cerai suami mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan