Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rosemary's Life Story

Rosemary's Life Story

Rosemary Laurens, sekretaris asal Surabaya, mendapati dunianya runtuh saat ayahnya wafat di Balikpapan. Ternyata, sang ayah terlilit judi hingga toko dan rumah mereka disita bank. Belum kering air matanya karena kemiskinan mendadak ini, tragedi kembali menghantam. Mobil yang dikemudikannya ditabrak truk hingga menewaskan Owen, kekasihnya. Kini Rosemary harus berjuang sembuh dari luka fisik dan trauma berat setelah kehilangan dua pria tercinta dalam hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Happy Birthday, Rosemary-ku. Semoga kamu semakin cantik, sehat, banyak rezeki, dan sayang sama aku,” ujar suara seorang laki-laki di telepon.

Rosemary tersenyum senang. “Thank you, Wen,” balasnya dengan hati berbunga-bunga. “Tumben ngucapin selamat ulang tahun pagi-pagi begini. Biasanya tepat jam dua belas malam.”

“Sori, Sayang,” kata Owen mengungkapkan penyesalannya. “Aku ketiduran tadi malam. Capek sekali seminggu terakhir ini pulang malam terus karena memberikan les privat tambahan. Mau nolak nggak enak. Murid-muridku bergiliran mau ujian bahasa Mandarin. Aduh, guru les privatnya yang pusing kalau begini! Hehehe….”

“Pusing sekarang tapi hepi belakangan kan, Yang,” sindir gadis itu. “Nambah jadwal les berarti kan nambah pemasukan. Hehehe….”

Si pemuda tertawa keras. “Semua itu kulakukan kan buat masa depan kita, Rosemary-ku. I love you so much, tahu!” sergah laki-laki itu merayu.

“Gombal! Lagu lama.”

“Biar lama tapi tetap merdu, kan? Hahaha….”

Rosemary tertawa mendengar gurauan tersebut. Orang yang meneleponnya adalah Owen, pemuda tampan yang menjadi kekasihnya selama enam tahun terakhir. Mereka berkenalan semenjak gadis kelahiran kota Balikpapan, Kalimantan Timur itu duduk di bangku kuliah di kota Surabaya ini.

Owen adalah seniornya di kampus namun di jurusan yang berbeda. Pemuda itu mengambil jurusan Sastra Tionghoa atau Mandarin, sedangkan Rosemary menekuni jurusan Manajemen Pemasaran. Pemuda itu jatuh hati pada gadis cantik berambut hitam lurus panjang dan berkulit putih bersih itu semenjak melihatnya pertama kali saat orientasi mahasiswa baru.

Setelah melakukan pendekatan beberapa bulan dengan rutin mendatangi rumah kos Rosemary yang terletak persis di depan kampus, akhirnya pemuda berpostur tinggi tegap itu berhasil menaklukkan hati gadis pujaan hatinya tersebut. Hubungan mereka melewati pasang-surut sebagaimana kisah asmara anak muda pada umumnya.

Namun semenjak Owen lulus sebagai sarjana, ia mengambil keputusan untuk benar-benar serius pada Rosemary. Selain bekerja sebagai guru privat bahasa Mandarin bagi murid-murid SD hingga SMA, pemuda itu juga mencari nafkah sebagai penerjemah novel-novel dan games Cina. Pekerjaan kantoran sama sekali tidak menarik minatnya, meskipun tak sedikit perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang mahir berbahasa Mandarin.

Rosemary sendiri tidak merasa keberatan dengan profesi kekasihnya itu. Bahkan dia merasa kagum karena penghasilan yang diperoleh Owen setiap bulan melebihi pendapatannya sebagai sekretaris direktur pemasaran di sebuah showroom mobil terkemuka!

“Rose,” ucap Owen selanjutnya. “Nanti malam kamu mau kuajak makan di mana?”

Gadis itu terkekeh. Begitulah kebiasaan sang kekasih. Tak pernah memberi kejutan yang romantis bagi pasangannya. Dahulu Rosemary suka mempermasalahkan hal itu. Dia iri pada teman-temannya yang sering mendapatkan surprise dari kekasih mereka. Entah itu candle light dinner yang romantis ataupun kado yang spesial.

Tapi Owen tak pernah sekalipun melakukannya. Pemuda itu merasa lebih suka bertanya dulu pada kekasihnya mau makan di mana ataupun dibelikan kado apa. “Daripada kamu nantinya nggak suka dengan makanan ataupun kadonya, kan lebih baik aku menanyakannya dulu padamu,” kata pemuda itu beralasan setiap kali pacarnya komplain.

Sejalan dengan lamanya masa pacaran mereka, Rosemary akhirnya dapat menerima kelebihan dan kekurangan Owen apa adanya. Mungkin lebih baik begini, batin gadis itu berbesar hati. Tak ada kejutan yang menggembirakan maupun menyedihkan. Jadi semuanya transparan dan tak ada benih-benih kecurigaan sama sekali di antara kami berdua.

“Aku lagi pengen makan masakan Korea,” aku gadis itu berterus terang. “Ada restoran Korea baru buka di X-Mall.”

“Ok, deh. Nanti jam enam petang kamu kujemput di kos, ya. Sekarang aku mau lanjutin nerjemahin novel online bahasa Mandarin dulu. Kamu hati-hati berangkat ke kantor, ya. Bye.”

“Bye.”

Rosemary mematikan sambungan teleponnya. Dilihatnya jam di ponselnya menunjukkan pukul delapan lebih lima belas menit. Masih ada waktu empat puluh lima menit lagi untuk pergi ke kantor tempatnya bekerja dengan mengendarai mobil Expander hitam miliknya. Mobil itu dibelikan ayahnya dua tahun yang lalu sebagai hadiah ulang tahunnya. Menggantikan Toyota Avanza-nya yang sudah dipakainya semenjak duduk di bangku kuliah.

Ayah Rosemary adalah seorang pengusaha yang cukup sukses di Balikpapan. Toko bahan bangunan yang dimilikinya termasuk yang terbesar kedua di kota itu. Rosemary dan kedua adik perempuannya tak pernah mengalami kesulitan finansial semenjak lahir. Ibunya pun hidup bahagia sebagai seorang ibu rumah tangga yang sesekali datang ke Surabaya untuk berfoya-foya.

Sebenarnya ayahnya pernah menawari putri sulungnya itu untuk dibelikan sebuah rumah di kota Surabaya sehingga Rosemary dapat tinggal lebih nyaman. Namun gadis yang pada dasarnya lebih suka hidup sederhana itu menolak dengan halus.

“Biaya perawatan rumah kan nggak murah, Pa,” elaknya waktu itu. “Sayang kalau cuma dihuni Rosemary. Kalau dibikin kos-kosan nanti ribet ngurusnya. Rose lebih suka ngekos aja, Pa. Praktis, nggak repot.”

Sang ayah terpaksa mengikuti kehendak putri tertuanya itu. “Ya sudah. Tapi kamu tetap harus menerima mobil yang Papa belikan ya, Rose. Surabaya itu kota besar. Pergi kema-mana lebih leluasa naik mobil sendiri.”

Begitulah akhirnya Rosemary terpaksa menerima mobil Avanza yang dibelikan sang ayah. Pada zaman itu belum ada taksi online. Masih taksi komersial biasa yang tarifnya mengikuti argo dan kalau macet bisa tinggi sekali biayanya.

“Ah, sudah waktunya berangkat kerja,” kata gadis itu pada dirinya sendiri.

Dia lalu bangkit berdiri dari kursi meja riasnya dan melangkah ke arah pintu. Tiba-tiba terdengar ponselnya berbunyi nyaring tanda ada telepon masuk. Dibacanya nama yang tertera pada layar: Mama.

Gadis itu tersenyum. Kini giliran ibunda tercinta yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Diterimanya telepon tersebut dan menyapa ramah, “Halo, Ma.”

“Rosemary!” seru sang ibu di seberang sana. Lalu terdengar suaranya menangis terisak-isak.

Gadis itu tersentak. Kenapa Mama menangis? pikirnya keheranan. Kan aku sedang berulang tahun!

“Ada apa, Ma?” tanyanya cemas.

“Papamu…papamu…sudah tidak ada, Nak!”

Rosemary terbelalak. Kerongkongannya tiba-tiba tercekat. Dia tak sanggup mengeluarkan kata-kata. Sementara itu sang ibu melanjutkan ucapannya, “Papa terkena serangan jantung. Mama, Oliv, dan Nelly langsung membawanya ke rumah sakit. Tapi…tapi rupanya Papa sudah tak tertolong….”

Air mata Rosemary jatuh bercucuran. Teringat olehnya sang ayah yang begitu menyayanginya selama ini. Lukman Laurens , pria bertubuh tinggi besar dan berkumis tipis yang suka berbicara keras namun memiliki hati yang teramat lembut. Pria yang selalu menggendongnya di atas bahu kekarnya semasa kecil. Pria yang dengan berat hati melepasnya kuliah di kota Surabaya karena diterima di sebuah universitas ternama dengan jalur prestasi….

Kenapa Papa pergi secepat ini? protesnya dalam hati. Kenapa?! Aku bahkan tak sempat melihatnya di saat-saat terakhir beliau. Papa….

Tangis gadis itu pecah. Hatinya hancur berantakan. Pria yang pertama kali dicintainya di dunia ini pergi untuk selama-lamanya….

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aisyah (Kisah Pilu Gadis tak Beribu)
8.7
Kehidupan Aisyah mendadak goyah setelah kepergian ibunya dan sikap acuh tak acuh sang ayah. Sebagai gadis piatu, ia harus berjuang sendirian demi meraih cita-cita di tengah kesulitan ekonomi serta kurangnya kasih sayang keluarga. Sebuah pesan penguat dari buku harian peninggalan almarhumah ibunya menjadi lentera bagi Aisyah untuk terus bertahan. Ia percaya bahwa badai pasti berlalu. Simaklah kisah haru perjuangan Aisyah dalam menjemput kebahagiaannya.
Sampul Novel Bahagiaku Bukan Denganmu
7.9
Akibat pertengkaran hebat, Imron menceraikan Humaira demi menikahi Laras yang dianggapnya lebih menawan. Namun, penyesalan datang saat Laras terbukti gagal mengurus rumah tangga. Di balik itu, Laras menyimpan rahasia kelam yang mengancam masa depan mereka. Saat Imron bertemu kembali dengan Humaira yang kini tampil lebih memikat, niat untuk rujuk pun muncul. Akankah Imron bertahan dalam kepalsuan Laras atau berhasil mengejar kembali cinta masa lalunya?
Sampul Novel Dimanja Suami Psikopat
8.8
Menikah dengan pria penderita sindrom XYY membuat hidupku penuh obsesi. Setelah dipaksa menikah melalui ancaman, suamiku yang miliarder memasang cip pelacak di tubuhku, namun ia juga sangat memanjakanku tanpa ragu menyingkirkan siapa pun yang menggangguku, termasuk keluarganya sendiri. Demi mendapatkan bayi yang sehat, ia bahkan mendanai teknologi medis khusus. Namun, saat kehamilanku terwujud, ibu mertuaku memfitnahku berselingkuh dan menyiksaku hingga sekarat tepat sebelum suamiku tiba.
Sampul Novel Istri Penebus Hutang
9.8
Elara, gadis penuh harapan di tengah kemiskinan, harus menghadapi kenyataan pahit akibat ulah ayahnya, Hasan. Demi melunasi utang keluarga yang menumpuk, Hasan memaksa Elara menikahi Raka, konglomerat misterius yang menguasai dunia bisnis namun tak pernah muncul di publik. Meski hatinya hancur dan air mata tertahan, Elara tidak memiliki pilihan lain selain menuruti permintaan sang ayah. Kini, nasibnya terikat pada sosok pria berkuasa yang tidak ia kenal.
Sampul Novel OLD VIRGIN (WHEN I LOVED YOU)
7.9
Shereen Edwarida adalah wanita karier sukses yang memendam luka mendalam. Trauma ditinggalkan kekasih demi wanita lain sesaat sebelum menikah membuatnya menutup hati rapat-rapat. Meski mendapat dukungan penuh dari orang tua dan sahabat, Shereen tetap memilih sendiri hingga dijuluki perawan tua oleh lingkungannya. Namun, keteguhannya goyah saat mantan kekasihnya muncul kembali untuk menebus kesalahan. Akankah Shereen memberi kesempatan kedua di tengah pahitnya kenangan masa lalu?
Sampul Novel Ratu di Istana yang Retak
9.6
Umi Tatu geram melihat gaya hidup bebas Attar di Jerman yang tinggal bersama kekasihnya, padahal ia lulusan pesantren. Demi memperbaiki akhlak putranya, Attar dipaksa pulang dan dijodohkan dengan Nadhera, seorang hafidzah bersahaja. Tanpa mengetahui niat tersembunyi ibu mertuanya, Nadhera terjebak dalam pernikahan dingin penuh perlakuan buruk dari Attar. Mampukah kesabaran dan kasih sayang Nadhera memulihkan keretakan rumah tangga yang penuh luka ini?